MATERI PEMBAHASAN KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Multimedia dan Sistem
MATERI PEMBAHASAN KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Multimedia dan Sistem Multimedia Human Visual System Human Auditory System Persepsi Visual Manusia Persepsi Pendengaran Manusia
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Definisi Multimedia MULTIMEDIA Multi (Latin; Nouns) Banyak atau bermacam-macam Media (Latin; Medium) Perantara atau sesuatu yang dipakai untuk menghantarkan, menyampaikan, atau membawa sesuatu Medium Dalam American Dictionary (1991) Heritage Electronic Alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi Multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media (format file) yang berupa teks, gambar (vektor atau bitmap), grafik, sound, animasi, video, interaksi, dan lain-lain yang telah dikemas menjadi file digital (komputerisasi) digunakan untuk menyampaikan atau menghantarkan pesan kepada publik.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Definisi Multimedia Menurut Para Ahli Munir dan Halimah Badioze Zaman (1999) Elsom-Cook (2001) Keterpaduan diantara berbagai media teks, gambar, video dan animasi dalam satu media digital yang mempunyai kemampuan untuk interaktif, umpan balik dan informasi diperoleh dengan cara yang non-linear. Kombinasi berbagai saluran komunikasi menjadi sebuah pengalaman komunikatif yang koordinasi dimana interpretasi saluran lintas bahasa terintegrasi tidak ada Rosch (1996) Kombinasi dari komputer dan video
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Mengapa Multimedia? Lebih Komunikatif Interaktif Mudah Dilakukan Perubahan Lebih Leluasa meluangkan kreativits
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Manfaat Multimedia 1. Ekonomi / Bisnis 5. Film 2. Informasi & Komunikasi 6. Game 3. Iklan 7. Hiburan 4. Pendidikan 8. Virtual Reality
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Multimedia Sistem adalah setiap sesuatu yang terdiri atas objek, unsur atau komonen yang berhubungan atau berkaitan satu sama lain sehingga menjadi satu kesatuan pemprosesan dan pengelolaan. Sebagai sebuah sistem, multimedia terdiri dari komponen-komponen pendukung, seperti perangkat keras, perangkat lunak, dan ide/gagasan atau kreativitas, serta organisasi sebagai wajahnya.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Multimedia v Perangkat Keras Mandell(2001) menyatakan komponen yang diperlukan suatu sistem multimedia, yaitu : Perangkat capture Perangkat penyimpanan Jaringan komunikasi Sistem computer Perangkat penampil v Perangkat Lunak Adobe Director Adobe Freehand Adobe Photoshop Sound. Forge Macromedia Flash 3 D Studio Max v Kreativitas v Organisasi
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Komponen Multimedia 1. Teks 2. Gambar 3. Video 4. Animasi 5. Audio 6. Interaktivitas
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Sistem Visual Merupakan bagian dari sistem saraf pusat yang memungkinkan organisme untuk melihat. Sistem visual menafsirkan informasi dari cahaya untuk membangun sebuah representasi dari dunia yang mengelilingi tubuh kita.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) visual. Sistem Visual Sistem . mengkategorikan benda visual yang ada di sekeliling kita. Mata merupakan bagian dari system visual yang sangat vital, Lebih dari 70 persen dari semua reseptor sensorik dalam tubuh manusia terdapat di mata. Sedangkan untuk reseptor pendengaran, penciuman, pengecapi, dan peraba berada diurutan belakang.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Stimulus Visual Stimulus visual masuk ke dalam mata karena adanya cahaya yang dipantulkan dari benda-benda di sekitar kita sehingga kita bisa melihat benda- benda tersebut CAHAYA Panjang Gelombang ; berperan penting dalam persepsi warna Intensitas ; berperan penting dalam persepsi tentang kontras gelap terang (brightness).
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Stimulus Visual
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Anatomi Sistem Visual
Video Fisiologi dan Anatomi Mata
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Mekanisme Proses Visual Cahaya memasuki mata dan mencapai retina Retina dan translasi (menerjemahkan) cahaya menjadi sinyal neuron Transduksi Visual : Konversi Cahaya menjadi Sinyal-Sinyal Neural
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Mekanisme Proses Visual Cahaya memasuki mata dan mencapai retina Cahaya masuk kedalam melalui pupil (merupakan lubang pada iris), besar- kecilnya ukuran pupil saat menangkap perubahan suatu cahaya ditentukan oleh dua level. Dibelakang pupil ada lensa mata yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang akan ditangkap oleh retina, dan bagian yang mengontrol lensa mata ini disebut dengan otot-otot siliari
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Mekanisme Proses Visual Retina dan translasi (menerjemahkan) cahaya menjadi sinyal neuron Retina terdiri dari 5 lapisan yang berbeda, yaitu: Receptors cells Horizontal cells Bipolar cells Amacrine cells Retinal ganglion cells Kelima lapisan tersebut terletak pada dari belakang ke depan bola mata. Masing-masing tipe neuron memiliki beragam subtype, lebih dari 50 jenis neuron retina diketahui. Sel-sel amakrin dan selsel horizontal terspesialisasi untuk komunikasi laterai (komunikasi di seluruh saluran utama input sensorik.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Mekanisme Proses Visual Transduksi Visual : Konversi Cahaya menjadi Sinyal-Sinyal Neural Transduksi visual adalah konversi cahaya menjadi sinyal-sinyal neural oleh reseptor-reseptor visual. Untuk proses perubahan cahaya menjadi sinyal-sinyal neural ini terjadi terutama pada bagian reseptor rod.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Melihat Warna ketika suatu objek terpapar cahaya, objek tersebut akan menyerap sebagian cahaya tersebut dan memantulkan sisanya. Gelombang cahaya mana yang dipantulkan atau diserap tergantung dari properti objek itu sendiri. Misalnya, untuk buah pisang matang, gelombang cahaya panjang 570 -580 nm akan dipantulkan; gelombang tersebut akan menghasilkan warna kuning terang. Gelombang yang dipantulkan objek inilah yang menentukan warna apa yang anda lihat.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Mekanisme-mekanisme Korteks Pengelihatan Aliran utama informasi visual dalam korteks dimulai dari korteks visual primer melalui nuklei genikulat lateral, lalu digabungkan disegresikan ke dalam banyak jalur yang berproyeksi secara terpisah ke berbagai daerah fungsional korteks sekunder kemudian ke daerah-daerah asosiasi.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Penglihatan Manusia (Human Visual System) Kerusakan dan gangguan pada Sistem Visual Kerusakan Sistem Visual 1. Skotoma dan Komplesi 2. Blindsight 3. Prosopagnosia Gangguan pada Sistem Visual 1. 2. 3. 4. 5. Miopi Hipermiopi Mata astigmatisma Katarak Buta Warna
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Pendengaran Manusia (Human Auditory System) Sistem Auditori Manusia bisa mendengar karena adanya suara atau bunyi yang diterima oleh indera auditori, yaitu telinga. Suara sebagai stimulus berasal dari benda-benda yang bergetar baik dalam zat padat, cair, ataupun gas. Getaran benda akan menggetarkan partikel-partikel di udara sekitarnya. Lalu getaran yang berlangsung terus menerus akan menimbulkan gelombang suara yang akhirnya akan sampai di telinga.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Pendengaran Manusia (Human Auditory System) Stimulus Pendengaran Suara atau bunyi adalah vibrasi molekul-molekul udara yang menstimulasi sistem auditori. Fungsi sistem auditori adalah untuk mempersepsikan bunyi. Manusia hanya bisa mendengarkan bunyi dengan vibrasi molekular antara 20 -20. 000 hertz (putaran per detik).
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Pendengaran Manusia (Human Auditory System) Anatomi Sistem Auditori Telinga merupakan organ penting yang membuat kita dapat mengenali dan mendeteksi berbagai jenis suara serta berperan dalam keseimbangan dan posisi tubuh. Pada proses mendengar tentu tak lepas dari peran organ- organ yang terdapat pada telinga. Telinga terdiri dari 3 bagian yaitu Telinga Luar, Telinga Tengah, dan Telinga dalam
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Pendengaran Manusia (Human Auditory System) Mekanisme Proses Auditori Dalam proses pendengaran, telinga luar bertugas untuk menangkap getaran bunyi dan telinga tengah akan meneruskan getaran tersebut ke telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam memiliki reseptor yang akan menerima rangsangan bunyi dan meneruskannya ke otak untuk diproses dalam bentuk impuls. Sistem auditori hanya terdapat sebuah jaringan jalur kompleks dan tidak ada jalur utama ke korteks. Karena terlalu kompleks, tedapat satu sistem subkortikal yang lebih mudah untuk dipahami yaitu lokalisasi dalam ruang.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Sistem Pendengaran Manusia (Human Auditory System) Kerusakan pada Sistem Auditori 1. Tinnitus : Telinga mendering atau mendengung secara terus-menerus atau tiba-tiba muncul dan hilang. 2. Neuroma Akustikus : Tumor jinak yang tumbuh pada saraf keseimbangan (vestibular) atau saraf penghubung telinga dengan otak. 3. Tuli Konduksi : kondisi ketika suara tidak bisa masuk ke telinga bagian dalam karena ada masalah pada saluran telinga, gendang telinga, maupun tulang-tulang pendengaran di telinga bagian tengah.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi adalah terminologi yang berasal dari bahasa Latin perceptio atau percipio yang memiliki makna tindakan menyusun, mengenali, dan menafsirkan informasi sensoris guna memberikan gambaran dan pemahaman tetang lingkungan. Sementara itu, definisi persepsi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dimaknai dalam dua pengertian. Pertama, persepsi adalah tanggapan (penerimaan) langsung dari sesuatu. Kedua, persepsi adalah proses seseorang mengetahui beberapa hal melalui pancainderanya.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi Secara sederhana, persepsi dapat didefinisikan sebagai suatu proses seseorang dalam memberikan interprestasi atas suatu sumber berdasarkan informasi yang ditampilkan oleh sumber tersebut. Persepsi terjadi ketika seseorang mendapatkan informasi melalui inderanya. Manusia umumnya dianugerahi lima macam indera, yaitu indera penglihatan (mata), indera pendengaran (telinga), indera peraba (kulit), indera penciuman (hidung), dan indera perasa (lidah). Masing-masing dari indera tersebut dapat memberikan informasi yang berbeda mengenai apa yang ada di lingkungan manusia.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi Visual persepsi visual dimengerti sebagai kemampuan untuk menterjemahkan apa yang dilihat oleh mata yaitu jatuhnya cahaya masuk ke retina mata. Hasil dari persepsi tersebut dikenal dengan istilah: penglihatan (vision). Beragam komponen psikologis yang melibatkan penglihatan itulah yang secara keseluruhan disebut sebagai sistem visual.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi Visual Apabila seseorang melihat sesuatu objek maka stimulus yang mengenai mata bukanlah objeknya secara langsung, tetapi sinar yang dipantulkan oleh objek tersebut yang bekerja sebagai stimulus yang mengenai mata. Sinar yang mengenai mata mempunyai sifat gelombang, ada yang bergelombang pendek dan ada juga yang bergelombang panjang. Di samping itu sinar juga mempunyai sifat kekuatan atau intensitas gelombang yang bermacam-macam. Perbedaan dalam soal intensitas akan membawa perbedaan dalam soal terang tidaknya sinar yang diterima. Perbedaan panjang pendeknya gelombang akan membawa perbedaan dalam warna yang dilihat. Apabila seseorang melihat suatu benda, maka dari benda itu dapat dilihat bentuknya, jaraknya, warnanya, ukurannya, dan kadang-kadang geraknya.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Teori-teori Persepsi Visual Teori Emisi Teori Intromission Teori Alhazen
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi Auditori Persepsi auditori didapatkan melalui indera pendengaran yaitu telinga. Pendengaran dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengenali suara. Meskipun suara ditangkap dengan telinga, namun proses “mendengarkan” juga melibatkan berbagai syaraf dan otak. 1. Telinga bagian luar, yaitu merupakan bagian yang menerima stimulus dari luar. 2. Telinga bagian tengah, yaitu merupakan bagian yang meneruskan stimulus yang diterima oleh telinga bagian luar, jadi bagian ini merupakan transformer. 3. Telinga bagian dalam, yaitu merupakan reseptor yang sensitif yang merupakan syaraf penerima
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi Auditori Beberapa bentuk persepsi dalam sistem auditori 1. Perception of Pitch Persepsi tinggi rendahnya suara berdasarkan tinggi rendahnya frekuensi gelombang suara melalui dua proses berikut ini: • Place Coding → suara dengan frekuensi tinggi dikode oleh neuron yang aktif → otak • Rate Coding → suara dengan frekuensi rendah < 200 Hz dikode oleh neuron yang melepaskan sinaps sesuai dengan pergerakan apical dan basiliar membran
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi Auditori Beberapa bentuk persepsi dalam sistem auditori 2. Perception of Timbre 3. Perception of Spatial Location Manusia dapat membedakan berbagai campuran warna suara yang kompleks. • Manusia dapat menentukan lokasi sumber suara Contohnya dapat membedakan bunyi yang dihasilkan dari piano atau terompet • Neuron dengan selektif dapat membedakan arrival times dari suara pada telinga atau gitar karena tiga instrumen musik tersebut menghsilkn bunyi dengn warna kanan atau kiri → dapat mengetahui lokasinya suara yang berbeda.
KONSEP SISTEM MULTIMEDIA Persepsi Auditori Beberapa bentuk persepsi dalam sistem auditori 4. Perception of Environmental Sounds • Terdapat tiga fungsi utama mendengar pada manusia, yaitu untuk mendeteksi suara, menentukan lokasi sumber suara dan mengidentifikasikan pola suara tersebut. • Perception of environmental sounds merupakan persepsi tentang identifikasi pola suara. Daerah korteks yang mengaturnya terletak di hemisfer kiri tepatnya di lobus temporal.
- Slides: 35