MANUSIA Alkitab mengatakan bahwa manusia adalah ciptaan Allah
MANUSIA
Alkitab mengatakan bahwa manusia adalah ciptaan Allah yang mulia, berharga dan sangat dikasihi oleh Tuhan. Manusia diciptakan berbeda dengan makhluk lainnya. Allah menciptakan manusia sesuai dengan gambar dan rupa Allah sendiri
Berfirmanlah Allah: “ Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi ( Kejadian 1: 26) Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan (1 : 27)
Mazmur 8: 6 -9 Apakah manusia, sehingga engkau mengingatnya? Apakah manusia, sehingga engkau mengindahkannya? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah , dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segalanya telah Kau letakkan di bawah kakinya; kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan
supaya mereka berkuasa atas. . Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu. . .
Manusia yang diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah memiliki: 1. Pikiran/ akal budi: manusia dapat berpikir, memiliki ide-ide kreatif, menerima informasi mengelola dan menganalisanya 2. Perasaan: sedih, kecewa, marah, gembira, menyesal 3. Kehendak: Manusia memiliki kehendak untuk melakukan apa yang ingin ia lakukan dan mana yang tidak
4. Kebenaran : manusia adalah makhluk yang benar, yang dapat juga membedakan yang baik dan yang jahat 5. Kekudusan : memiliki sifat yang kudus 6. Roh: manusia dapat berhubungan ( berelasi) dengan Allah. Aspek ini adalah satu hal mendasar yang membedakan manusia dengan binatang
Relasi manusia Pada awal penciptaan, relasi atau hubungan manusia dengan Tuhan, dengan sesama dan dengan alam adalah relasi yang benar Tuhan Manusia Alam Manusia
Relasi manusia dengan Tuhan • Manusia adalah ciptaan yang taat dan hormat pada Tuhan • Manusia berhubungan dekat dengan Tuhan, di mana manusia dapat melihat Tuhan secara langsung, berbicara dan mendengarkan suara Tuhan secara langsung, Tuhan seringkali berjalan di Taman Eden untuk bertemu dengan manusia.
Relasi Manusia dengan sesama manusia hubungan manusia dengan sesamanya adalah hubungan yang setara. Seseorang tidaklah lebih tinggi derajatnya daripada orang lain. Hubungan yang setara ini dilandasi dengan saling mengasihi.
Relasi alam dan manusia adalah penguasa, pemelihara dan pengelola alam
Terdiri atas apa sajakah manusia ? Allah menciptakan manusia dari debu tanah, yang dihembuskan nafas hidup oleh Allah ( kejadian 2: 7), sehingga manusia terdiri dari Materi dan non materi
Tubuh dibentuk dari debu tanah, yaitu dari materi yang sudah ada ( kejadian 2: 7) Roh/jiwa. Allah menghembuskan nafas kedalam hidung manusia dan manusia menjadi makhluk yang hidup ( Kejadian 2: 7; Pengkh. 12: 7; Mat. 10: 28; 2 Kor. 5: 1 -8; Fil. 1: 22 -24; Ibr. 12: 9) Dengan demikian kita diciptakan sebagai makhluk yang memiliki relasi dengan Allah
Tujuan Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa -Nya Jadi saat seseorang melihat manusia , orang tersebut harus melihat refleksi Allah dalam diri manusia. Atau dengan kata lain di dalam diri manusia, Allah menjadi kelihatan di bumi Untuk Mencerminkan Allah
Allah seolah berkata: “ jika kamu ingin melihat seperti apakah Aku, lihatlah ciptaan-Ku yang paling istimewa: manusia. ” Ini berarti ketika manusia bisa menjadi sebagaimana ia seharusnya, maka orang lain akan bisa melihat sesuatu tentang Allah di dalam dia: sesuatu dari kasih, kemurahan dan kebaikan
Sebagai wakil Allah di bumi Sebagai duta Allah, kita tidak boleh melakukan apa yang kita inginkan , melainkan apa yang Allah inginkan. Melalui kita, Allah mengerjakan maksud-Nya di bumi ini.
DOSA • Definisi Dosa • Dosa dalam bahasa Yunani adalah “hamartia, ” yang berarti meleset dari sasaran. Dengan demikian dosa adalah meleset atau menyimpang dari kehendak Tuhan.
Macam-macam Dosa • Pikiran. Contohnya: pikiran kotor, pikiran negatif terhadap orang lain, dll. • Perasaan. Contohnya: merasa dengki, benci, dendam, iri hati, dll. • Perbuatan. Contohnya: mencuri, membunuh, korupsi, dll. ’
• Perkataan. Contohnya: berkata kotor, fitnah, gosip, berbohong, mencaci-maki, dll. • Segala hal yang kita tahu baik namun tidak melakukan (Yakobus 4: 17). Contohnya: tidak menolong orang yang kesulitan, tidak memberi kepada orang yang membutuhkan, malas belajar, dll.
Akibat Dosa
• Gambar dan rupa Allah ( imago Dei) dalam diri manusia menjadi rusak dan tercemar oleh dosa
Pikiran /Akal budi Perasaan Kehendak Kebenaran Kekudusan Roh Roma 3: 11 Efesus 4: 19 Roma 1: 24 Roma 3: 10 Roma 3: 23 Roma 1: 25; 3: 11
Kondisi manusia yang sudah rusak dan tercemar oleh dosa menyebabkan manusia tidak dapat menolak dosa
• Kejatuhan Adam dan Hawa dalam dosa menyebabkan seluruh umat manusia berada dalam kondisi berdosa juga
Rusaknya relasi Allah dan manusia
Relasi Allah dan manusia Before Allah Manusia After Manusia Allah
Rusaknya relasi manusia dengan sesamanya
Rusaknya Relasi manusia dengan sesamanya Before After • Manusia a Manusia • Manusia
Rusaknya relasi manusia dan alam Before • Manusia • Alam After • Alam • Manusia
Manusia mengalami penderitaan
Kematian Jasmani Kematian Rohani Kematian Kekal
Siapakah kita di hadapan Tuhan?
Usaha Manusia untuk selamat
Usaha Manusia untuk mendapatkan keselamatan
Allah menjanjikan keselamatan bagi manusia berdosa (Kej. 3: 15)
Allah tetap peduli dan mengasihi orang berdosa Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan mengenakannya pada manusia (Kej. 3: 21).
Allah mempersiapkan keselamatan bagi manusia Abraham ( Kej. 12: 2, 3 & Mat. 1: 1; Gal. 3: 16) Ishak ( Kej. 21: 12 & Mat. 1, 2, 3) Yakub ( Kej. 35: 10 -12 & Luk. 3: 23, 34) Yehuda ( Mik. 5: 1 & Mat. 1: 2; Ibr. 7: 14 Isai ( Yesaya 11: 10 & Mat. 1: 6) Ketika kita masih Daud ( Yer. 23: 5 & Luk. 3: 23) berdosa
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi ( mat. 1: 22 -23)
Pribadi Yesus memiliki Pribadi yang unik. Mengapa? Karena Ia adalah Allah dan manusia Sebagai Allah, Yesus tentu tidak Berdosa, Ia dapat memenuhi tuntutan Allah sebagai korban yang sempurna, karena Allah yang sempurna menuntut korban yang sempurna juga ( tanpa dosa,
Sebagai manusia, Ia dapat menggantikan posisi kita, karena yang berdosa adalah manusia
Sifat Keselamatan 1. Penebusan (I Kor. 1: 30; Gal. 3: 13, 4: 5) 2. Penggantian (Substitusi) (Yes. 53) 3. Penahan/Pemuas Murka Allah (Rom. 5: 9; Yoh. 3: 36) 4. Sekali untuk Selamanya (Rom. 5)
Jaminan Keselamatan di dalam Tuhan Yesus S ifatnya kekal, tidak bisa hilang Ketika kita mempercayakan hidup kita kepada Dia, maka percayalah bahwa Dia yang akan memegang hidup kita. Ini nyata dalam ilustrasi berikut: Jabat Tangan ROMAWI yang berbeda dengan jabat tangan kita pada umumnya. Jabat tangan Romawi adalah memegang pergelangan tangan, sehingga ketika pihak yang satu terlepas, pihak yang lain masih memegang tangan yang terlepas itu. Seperti itulah Tuhan memegang kita. Ada kalanya kita lemah. . . terjatuh. . . tetapi Dia tidak pernah melepas kita yang telah memberikan hidup kita kepada. Nya.
Pertanyaan untuk dipikirkan dalam pelajaran selanjutnya Kalau aku sudah percaya Yesus, maka bagaimana kalau aku berbuat dosa? 2. Apa sih tandanya kalau aku sudah percaya Yesus? 3. Kok bisa aku percaya Yesus? Apa yang Tuhan kerjakan ’sih? 1.
Keselamatan adalah Anugerah adalah sesuatu yang tidak layak untuk kita terima, tetapi diberikan kepada kita. Jadi, anugerah keselamatan bukan sesuatu yang murah. Anugerah memang diberikan ”Cuma”, tetapi itu disebabkan karena kita tidak mampu untuk membeli atau mendapatkannya dengan usaha kita. Bahkan harga dari anugerah keselamatan adalah Diri Tuhan Yesus yang rela mati menebus dosa kita (1 Pet. 1: 18 -19)
- Slides: 69