Manajemen Persediaan 6 7 Model Deterministik Dani Leonidas
























- Slides: 24
Manajemen Persediaan 6 -7 Model Deterministik Dani Leonidas S , ST. MT
AGENDA o o o Lot For Lot Ordering Periodic Order Quantity Silver-Meal Algorithm Least Unit Cost Part-Period Algorithm
Pengantar o Teknik-teknik lot sizing yang dikembangkan untuk item permintaan yang kontinu dan bebas (Eo. Q, Eo. I, EPQ) didasarkan pada asumsi permintaan yang pasti pada kecepatan pemakaian yang konstan o Jika permintaan bervariasi dari periode ke periode, maka perlu dilakukan analisis dengan menggunakan teknik-teknik lot sizing yang memperhatikan variasi permintaan
Lot For Lot Ordering o Pendekatan sederhana dalam menentukan jadwal pemesanan untuk setiap periode o Pembelanjaan item disesuaikan dengan jumlah pasti yang dibutuhkan dari setiap periode o Pendekatan ini menghilangkan biaya penyimpanan karena persediaan nol pada tiap periode o Biaya pemesanan diabaikan o Biasanya digunakan untuk barang dengan ongkos pesan kecil dan ongkos simpan besar o Barang mahal yang permintaannya tidak kontinu
Kebijakan LFL o Ukuran Lot Pemesanan (qt) besarnya sama dengan banyaknya permintaan pada periode perencanaan (Dt) (qt = Dt ) o Pemesanan dilakukan L periode sebelum barang diperlukan
Contoh o Kebutuhan barang selama 6 minggu mendatang dapat dilihat pada tabel. Diketahui ongkos pesan Rp. 500. 000, ongkos simpan Rp. 10. 000, / unit, dan waktu ancang 1 minggu. Tentukan ukuran lot pemesanan dan saat pemesanan dengan metoda LFL. Perioda Permintaan (D) Ukuran Lot (q) Saat Pemesanan 0 1 2 3 4 5 6 8 20 56 45 35 40
Jawab Perioda 1 2 3 4 5 6 Permintaan (D) 8 20 56 45 35 40 Ukuran Lot (q) 8 20 56 45 35 40 Saat Pemesanan 0 8 • Tampak dengan LFL tidak akan timbul persediaan pada tiap akhir periodenya • Penerapan LFL pada contoh ini membutuhkan 6 kali pesan dengan ongkos pesan Rp 500. 000, per pesan • Ongkos pesan total selama 6 minggu = 6 X 500. 000, =Rp. 3. 000,
Periodic Order Quantity (Po. Q) o
Contoh o Biaya pembelanjaan suatu barang per unitnya adalah $50, biaya pemesanan $100 per pemesanan dan biaya simpan periode adalah 0, 02 dari harga per unit. Tentukan lot size berdasarkan kuantitas pemesanan setiap periode pada tabel berikut dengan menggunakan pendekatan Po. Q Periode 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kebutuhan 10 3 30 100 7 15 80 50 15 0
o
Jawab o Periode 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kebutuhan 10 3 30 100 7 15 80 50 15 0 Lot size 43 0 0 122 0 0 145 0 0 0
Silver-Meal Algorithm o Penemu: Edward Silver dan Harlan Meal o Pengembangan variasi dengan pendekatan berbasis EOQ dan optimalitas Wagner Whitin untuk horizon waktu yang diberikan
o
o o o o C = Biaya pemesanan periode H = persentasi biaya simpan periode P = Harga pembelian per unit Ph = Biaya simpan periode TRC(T) = total biaya relevan pada periode T T = Waktu penambahan dalam periode Rk = Rata-rata permintaan dalam periode k
o Tujuannya adalah memilih T untuk minimasi TRC periode
Contoh soal o Sebuah barang memiliki harga beli per unit $50, biaya per pesan $100, dan biaya simpan periode adalah 0, 02 dari harga per unit. Gunakan metode silver-meal untuk menentukan jumlah pemesanan dengan asumsi bahwa persediaan awal = 0 Periode 1 2 3 4 5 6 Permintaan 75 0 33 28 0 10
o Dik : n C = $100 n P= $50 n h= 0, 02 o Dit n Tentukan pemesanan per tiap periode dengan algoritma Silver meal
Least Unit Cost o Mirip dengan metode silver-meal o Penentuan rata-rata biaya per unit adalah jumlah periode dalam penambahan pesanan. o Penambahan pesanan direncanakan ketika biaya rata-rata per unit pertama meningkat. o Total biaya relevan adalah penjumlahan biaya pemesanan dan biaya simpan
Contoh soal o Sebuah barang memiliki harga beli per unit $50, biaya per pesan $100, dan biaya simpan periode adalah 0, 02 dari harga per unit. Gunakan metode least unit cost untuk menentukan jumlah pemesanan dengan asumsi bahwa persediaan awal = 0 Periode 1 2 3 4 5 6 Permintaan 75 0 33 28 0 10
o Dik : n C = $100 n P= $50 n h= 0, 02 o Dit n Tentukan pemesanan per tiap periode dengan algoritma Least Unit Cost