MANAJEMEN MUTU PELAYANAN KESEHATAN dandy maslowalumni ui ac

  • Slides: 21
Download presentation
MANAJEMEN MUTU PELAYANAN KESEHATAN dandy. maslow@alumni. ui. ac. id PENGANTAR MUTU PELAYANAN KESEHATAN

MANAJEMEN MUTU PELAYANAN KESEHATAN dandy. maslow@alumni. ui. ac. id PENGANTAR MUTU PELAYANAN KESEHATAN

MENU Kontrak pembelajaran Gambaran mata kuliah Pre test Pengantar mutu

MENU Kontrak pembelajaran Gambaran mata kuliah Pre test Pengantar mutu

KONTRAK PEMBELAJARAN

KONTRAK PEMBELAJARAN

EVALUASI � Kehadiran (absensi min 75%) � Tugas (Kelompok dan Individu), Quiz, Keaktifan dalam

EVALUASI � Kehadiran (absensi min 75%) � Tugas (Kelompok dan Individu), Quiz, Keaktifan dalam diskusi kelas, Hasil laporan kunjungan ke pelkes, dll � UTS dan UAS

PRE TEST MENURUT SAUDARA APAKAH PENGERTIAN � MANAJEMEN � MUTU � MANAJEMEN MUTU

PRE TEST MENURUT SAUDARA APAKAH PENGERTIAN � MANAJEMEN � MUTU � MANAJEMEN MUTU

MANAJEMEN • Organisasi • Manajer

MANAJEMEN • Organisasi • Manajer

Manajemen �The management process is planning, organizing, leading, and controlling the use of resources

Manajemen �The management process is planning, organizing, leading, and controlling the use of resources to accomplish performance goals (Schermerhorn, 2015). �Management is coordinating work activities so that they are completed efficiently and effectively with and through other people. (Robbins , et. all, 2013) �To perform five basic functions: planning, organizing, staffing, leading, and controlling (Dessler, 2014).

Fungsi Manajemen ● Perencanaan (Planning): Menetapkan tujuan dan standar; mengembangkan peraturan dan prosedur; mengembangkan

Fungsi Manajemen ● Perencanaan (Planning): Menetapkan tujuan dan standar; mengembangkan peraturan dan prosedur; mengembangkan rencana dan prakiraan. ● Mengorganisir. (Organizing) Memberikan setiap bawahan tugas tertentu; mendirikan departemen; mendelegasikan wewenang kepada bawahan; membangun saluran kewenangan dan komunikasi; mengkoordinasikan karya bawahan. ● Menyusun Kepegawaian (Staffing) Menentukan jenis orang yang harus dipekerjakan; merekrut calon karyawan; memilih karyawan; menetapkan standar kinerja; kompensasi karyawan; mengevaluasi kinerja; konseling karyawan; melatih dan mengembangkan karyawan. ● Memimpin (Leading) Membuat orang lain menyelesaikan pekerjaan; menjaga moral; memotivasi bawahan ● Mengontrol (Controlling) Menetapkan standar seperti kuota penjualan, standar mutu, atau tingkat produksi; memeriksa untuk melihat bagaimana kinerja aktual dibandingkan dengan standar ini; mengambil tindakan korektif sesuai kebutuhan.

MUTU Mutu harus dipahami sebelum bisa dikelola. Meskipun orang-orang memahaminya, tidak ada definisi mutu

MUTU Mutu harus dipahami sebelum bisa dikelola. Meskipun orang-orang memahaminya, tidak ada definisi mutu yang pasti. Seperti keindahan, mutu tergantung kita memandangnya. Misalnya, kepada produsen, produk berkualitas adalah produk yang sesuai dengan spesifikasi desain, tidak memiliki cacat, dan sesuai dengan standar yang diharapkan pelanggan. Bagi pengecer, produk berkualitas adalah produk yang memiliki kombinasi harga dan fitur yang baik dan menarik bagi mayoritas pelanggan. Bagi konsumen, produk berkualitas adalah produk yang memenuhi harapan masing-masing. Apa yang seseorang anggap sebagai produk berkualitas mungkin tidak dianggap sebagai produk berkualitas bagi orang lain.

QUALITY Menurut Donabedian (1980), Mutu adalah sifat/nilai yang dimiliki oleh suatu program/produk/pelayanan. Menurut Crosby

QUALITY Menurut Donabedian (1980), Mutu adalah sifat/nilai yang dimiliki oleh suatu program/produk/pelayanan. Menurut Crosby (1984), Mutu adalah kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan. Mutu: Kesesuaian terhadap apa yang diharapkan oleh pelanggan

QUALITY Mutu pelayanan kesehatan adalah hasil akhir (outcome) dari interaksi dan ketergantungan antara berbagai

QUALITY Mutu pelayanan kesehatan adalah hasil akhir (outcome) dari interaksi dan ketergantungan antara berbagai aspek, komponen atau unsur organisasi pelayanan kesehatan sebagai suatu sistem. Menurut Prof. A. Donabedian, ada tiga pendekatan evaluasi (penilaian) mutu yaitu aspek : Input atau Struktur Input (struktur), ialah segala sumber daya yang diperlukan untuk melakukan pelayanan kesehatan, seperti SDM, dana, obat, fasilitas, peralatan , bahan, teknologi, organisasi, informasi dan lain-lain. Pelayanan kesehatan yang bermutu memerlukan dukungan input yang bermutu pula. Hubungan input dengan mutu adalah dalam perencanaan dan penggerakan pelaksanaan pelayanan kesehatan. Proses merupakan pengubahan/Transformasi berbagai masukan oleh kegiatan operasi/produksi menjadi keluaran yang berbentuk produk dan/atau jasa. Proses, ialah interaksi professional antara pemberi layanan dengan konsumen (pasien / masyarakat ). Outcome adalah hasil akhir kegiatan dan tindakan tenaga kesehatan profesional terhadap pasien. Penilaian terhadap outcome merupakan evaluasi hasil akhir dari kesehatan atau kepuasan pelanggan, melalui audit medis pasca tindakan medis, studi kasus/kematian 48 jam, review rekam medis, informed consent ataupun dari keluhan pasien dan keluarganya.

MUTU Mutu: Tingkat keunggulan yang dirasakan Produk atau layanan berkualitas adalah produk/layanan yang memenuhi

MUTU Mutu: Tingkat keunggulan yang dirasakan Produk atau layanan berkualitas adalah produk/layanan yang memenuhi atau melampaui ekspektasi. Harapan bisa berubah, sehingga kualitas harus terus ditingkatkan. (Patrice Spath, 2009)

MUTU Healthcare quality : Tingkat layanan kesehatan untuk individu dan populasi meningkatkan kemungkinan hasil

MUTU Healthcare quality : Tingkat layanan kesehatan untuk individu dan populasi meningkatkan kemungkinan hasil kesehatan yang diinginkan dan konsisten dengan pengetahuan profesional saat ini. (Spath, 2009) Kualitas perawatan adalah sejauh mana layanan kesehatan untuk individu dan populasi meningkatkan kemungkinan hasil kesehatan yang diinginkan dan konsisten dengan pengetahuan profesional saat ini. (IOM, 1990)

MUTU (Donabedian, 2002)

MUTU (Donabedian, 2002)

MANAJEMEN MUTU Manajemen mutu mengacu pada bagaimanajer yang beroperasi di berbagai jenis organisasi dan

MANAJEMEN MUTU Manajemen mutu mengacu pada bagaimanajer yang beroperasi di berbagai jenis organisasi dan pengaturan layanan kesehatan memahami, menjelaskan, dan terus memperbaiki organisasi mereka agar memungkinkan mereka memberikan pelayanan pasien yang berkualitas dan aman, mendorong hasil pasien dan organisasi yang berkualitas, dan meningkatkan kesehatan di komunitas mereka. (Diane Kelly, 2006)

REFERENSI Donabedian, Avedis. 2003. An introduction to quality assurance in health care. New York

REFERENSI Donabedian, Avedis. 2003. An introduction to quality assurance in health care. New York Kelly, Diane L. 2006. Applying quality management in healthcare : a systems approach. Chicago Spath, Patrice. 2009. Introduction to healthcare quality management. Chicago Gary Dessler. Fundamentals Human Resource Management. 2014 John Schermerhorn. Management. 2012 Stephen Robbins, David De. Cenzo, Mary Coulter, Ian Anderson. Fundamentals of Management. 2013

TUGAS KELOMPOK 1. JELASKAN KORELASI ANTARA TERMINOLOGI ORGANISASI, MANAJEMEN, MANAJER, DAN MANAJEMEN MUTU ?

TUGAS KELOMPOK 1. JELASKAN KORELASI ANTARA TERMINOLOGI ORGANISASI, MANAJEMEN, MANAJER, DAN MANAJEMEN MUTU ? 2. JELASKAN PENGERTIAN MANAJEMEN MUTU MENURUT KELOMPOK ANDA? 3. JELASKAN PERANAN MANAJEMEN MUTU DALAM PELAYANAN KESEHATAN? DIKUMPULKAN PADA PERTEMUAN BERIKUT DALAM BENTUK MAKALAH DAN PAPARAN SERTA DIPRESENTASIKAN OLEH SALAH SATU KELOMPOK