MANAGEMENT SUMBER DAYA PENDIDIKAAN Fokus MANAGEMENT SUMBER DAYA

  • Slides: 18
Download presentation
MANAGEMENT SUMBER DAYA PENDIDIKAAN Fokus : MANAGEMENT SUMBER DAYA MANUSIA Dalam Organisasi Pendidikan

MANAGEMENT SUMBER DAYA PENDIDIKAAN Fokus : MANAGEMENT SUMBER DAYA MANUSIA Dalam Organisasi Pendidikan

PARADIGMA MSDM Paradigma Lama : Personnel Administration : record keeping, mechanical job evaluation, automatic

PARADIGMA MSDM Paradigma Lama : Personnel Administration : record keeping, mechanical job evaluation, automatic merit increase. Paradigma Baru : Human Resource Management : Pegawai unsur vital, human investment organisasi, manajemen kinerja, pemanfaatan TIK.

Konsep MSDM (th. 1980 -an) Optimum utilization of human resources for maximum benefit of

Konsep MSDM (th. 1980 -an) Optimum utilization of human resources for maximum benefit of organization Konsep ini lebih menekankan pada pemberdayaan para pegawai sebagai “alat produksi” (disetarakan dengan sumber daya lainnya) yang berada dalam organisasi pada saat tertentu

Konsep MSDM(1990 – forward) • Pengakuan pada pentingnya tenaga kerja pada organisasi sebagai sumber

Konsep MSDM(1990 – forward) • Pengakuan pada pentingnya tenaga kerja pada organisasi sebagai sumber daya manusia yang vital (menentukan), yang memberikan sumbangan terhadap pencapaian tujuan organisasi, • Melaksanakan fungsi dan kegiatan MSDM yang menjamin bahwa sumber daya manusia dimanfaatkan secara efektif dan adil demi kemaslahatan individu, organisasi dan masyarakat • Konsep MSDM didasarkan atas apresiasi terhadap martabat kemanusiaan, bukan semata-mata “alat produksi” dalam satu organisasi

Tujuan MSDM Manajemen sumber daya manusia bertujuan untuk merumuskan kebutuhan pegawai, mengembangkan dan memberdayakan

Tujuan MSDM Manajemen sumber daya manusia bertujuan untuk merumuskan kebutuhan pegawai, mengembangkan dan memberdayakan pegawai untuk memperoleh nilai maslahat optimal bagi individu pegawai, organisasi, dan masyarakat. MSDM dilaksanakan untuk mewujudkan organisasi yang sehat, yaitu organisasi yang memiliki jumlah dan kualifikasi pegawai sesuai dengan beban tugas organisasi. MSDM harus mendukung tingkat ketahanan, pertumbuhan, profitabilitas dan daya kompetitif.

DUKUNGAN KINERJA SDM TERHADAP PERTUMBUHAN ORGANISASI Core bussines : Quality Learning COMPETITIVENESS KINERJA SDM

DUKUNGAN KINERJA SDM TERHADAP PERTUMBUHAN ORGANISASI Core bussines : Quality Learning COMPETITIVENESS KINERJA SDM PROFITABILITY GROWTH SURVIVAL

Pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia • • Martabat Manusia Pendekatan Sistem Pendekatan Pro-aktif. Pendekatan

Pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia • • Martabat Manusia Pendekatan Sistem Pendekatan Pro-aktif. Pendekatan tanggung jawab manajemen

POSISI SDM DALAM ORGANISASI Disain, visi, misi STRUKTUR PEKERJAAN Spektrum dan cakupan tugas DESKRIPSI

POSISI SDM DALAM ORGANISASI Disain, visi, misi STRUKTUR PEKERJAAN Spektrum dan cakupan tugas DESKRIPSI PEKERJAAN SPESIFIKASI PEKERJAAN Kompetensi, Fasilitas, dan Kondisi SPESIFIKASI ORANG/PEGAWAI Learning Achievement (Kemampuan/Keahlian) Personality Characteristics

Fungsi-fungsi MSDM (Ruang Lingkup Kajian) 1. Perencanaan SDM 2. Analisis Pekerjaan 3. Pengadaan Pegawai

Fungsi-fungsi MSDM (Ruang Lingkup Kajian) 1. Perencanaan SDM 2. Analisis Pekerjaan 3. Pengadaan Pegawai 4. Seleksi Pegawai 5. Orientasi, Penempatan, dan Penugasan 6. Kompensasi 7. Penilaian Kinerja 8. Penilaian Kinerja Guru 9. Pengembangan Karir 10. Pelatihan dan Pengembangan 11. Mutu Lingkungan Kerja 12. Perundingan Pegawai 13. Riset Pegawai 14. Pensiun dan Pemberhentian

Prosedur Analisis Kasus 1. Deskripsi kasus : (1) Subyek pelaku – orang atau institusi,

Prosedur Analisis Kasus 1. Deskripsi kasus : (1) Subyek pelaku – orang atau institusi, (2) Peran, kegiatan, saling kaitan antara subjek pelaku. (3) Setting/context 2. Analisis : SWOT 3. Penentuan Masalah Utama 4. Perumusan alternatif solusi 5. Rekomendasi solusi

Syarat-syarat Profesi • Praktek yang ditopang konsep dan teori yang dipelajari secara sistematik. •

Syarat-syarat Profesi • Praktek yang ditopang konsep dan teori yang dipelajari secara sistematik. • Pengakuan klien • Perlindungan hukum – sertifikasi • Sangsi sosial (dari masyarakat) • Kode etika yang regulatif. • Organisasi profesi yang kuat dan berpengaruh.

Tanggung Jawab Profesional 1. Otonomi dalam menentukan keputusan/tindakan terbaik dalam pelaksnaan pekerjaan. 2. Pengembangan

Tanggung Jawab Profesional 1. Otonomi dalam menentukan keputusan/tindakan terbaik dalam pelaksnaan pekerjaan. 2. Pengembangan diri secara terusmenerus melalui proses belajar (selfrenewal capacity)

CORE COMPETENCIES GURU • Memahami prinsip-prinsip pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik (paedagogi dan/atau

CORE COMPETENCIES GURU • Memahami prinsip-prinsip pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik (paedagogi dan/atau andragogi) • Menguasai bahan ajar (peta/struktur kajian keilmuan) • Mampu merancang disain instruksional • Mampu mengimplementasikan disain instruksional • Mampu mengembangkan strategi belajar-mengajar yang efektif • Memahami prinsip-prinsip reinforcement dalam proses pembelajaran. • Mampu menilai efektivitas implementasi pembelajaran.

Pengembangan SDM melalui Pelatihan Tujuan Pelatihan : 1. Menghilangkan kesenjangan kinerja pegawai yang disebabkan

Pengembangan SDM melalui Pelatihan Tujuan Pelatihan : 1. Menghilangkan kesenjangan kinerja pegawai yang disebabkan mereka bekerja tidak sesuai dengan yang diharapkan 2. Meningkatkan kemampuan angkatan kerja yang lentur dan mampu menyesuaikan diri (adaptabilitas) dengan perkembangan teknologi baru yang dihadapi organisasi. 3. Meningkatkan keterikatan (komitmen) pegawai terhadap organisasi dan membeina persepsi bahwa lembaga tempatnya bekerja sebagai organisasi yang propektif

MODEL RANCANG BANGUN DIKLAT PROGRAM CONTENT NEED ASSESSMENT TRAINING AND DEVELOPMENT OBJECTIVES ACTUAL PROGRAM

MODEL RANCANG BANGUN DIKLAT PROGRAM CONTENT NEED ASSESSMENT TRAINING AND DEVELOPMENT OBJECTIVES ACTUAL PROGRAM LEARNING PRINCIPLES EVALUATION CRITERIA EVALUATION SKILL KNOWLEDGE ATTITUDE

Tugas/kegiatan 3 Diskusikan dalam kelompok dengan anggota 5 -7 orang : 1. Apakah prosedur

Tugas/kegiatan 3 Diskusikan dalam kelompok dengan anggota 5 -7 orang : 1. Apakah prosedur tersebut memiliki potensi keterlaksanaan. 2. Berdasarkan refleksi pengalaman, dalam hal apa progarm pelatihan memiliki kelemahan/kekurangan.

Pemberdayaan SDM • Meningkatkan daya dukung pegawai terhadap organisasi • Mewujudkan organisasi yang sehat

Pemberdayaan SDM • Meningkatkan daya dukung pegawai terhadap organisasi • Mewujudkan organisasi yang sehat • Penilaian kinerja • Pendidikan dan pelatihan

Bentuk-bentuk Lain Pemberdayaan SDM • Analisis lingkungan internal • Kajian need assessment • Kajian

Bentuk-bentuk Lain Pemberdayaan SDM • Analisis lingkungan internal • Kajian need assessment • Kajian spesifikasi pekerjaan dengan spesifikasi pegawai • Meningkatkan kepuasan pegawai • Audit kinerja • Gugus kendali mutu