LOKASI KEPERLUAN PENGERUKAN HARBOURENTRANCE LOKASI KEPERLUAN PENGERUKAN HARBOURBASIN

  • Slides: 37
Download presentation
LOKASI KEPERLUAN PENGERUKAN (HARBOURENTRANCE)

LOKASI KEPERLUAN PENGERUKAN (HARBOURENTRANCE)

LOKASI KEPERLUAN PENGERUKAN (HARBOURBASIN)

LOKASI KEPERLUAN PENGERUKAN (HARBOURBASIN)

TAHAPAN PERENCANAAN (PLANNING) KEGIATAN PENGERUKAN PENYELIDIKAN SIFAT TANAH/BATUAN YG AKAN DIKERUK JUMLAH TANAH/BATUAN YG

TAHAPAN PERENCANAAN (PLANNING) KEGIATAN PENGERUKAN PENYELIDIKAN SIFAT TANAH/BATUAN YG AKAN DIKERUK JUMLAH TANAH/BATUAN YG AKAN DIKERUK PEMILIHAN JENIS KAPAL KERUK DAN LOKASI/CARA MEMBUANG MATERIAL KERUKAN SURVEY TANAH/BATUAN SURVEY BATIMETRY - JENIS/KARAKTERISTIK KAPAL KERUK - KARAKTERISTIK TANAH/BATUAN -FAKTOR DIMENSI, KEDALAMAN PERAIRAN, PANJANG/LEBAR/TEBAL, PENGERUKAN, CUACA, GELOMBANG, ARUS - JARAK KE LOKASI PEMBUANGAN

TAHAPAN PERENCANAAN (PLANNING) KEGIATAN PENGERUKAN LANJUTAN KAPASITAS DAN JUMLAH KAPAL KERUK YG AKAN DIGUNAKAN

TAHAPAN PERENCANAAN (PLANNING) KEGIATAN PENGERUKAN LANJUTAN KAPASITAS DAN JUMLAH KAPAL KERUK YG AKAN DIGUNAKAN VOLUME MATERIAL HASIL KERUKAN -ESTIMASI DAN KAPASITAS KAPAL KERUK - DATA TANAH/BATUAN - SIKLUS KAPAL

PEMILIHAN KAPAL KERUK • JENIS DAN KARAKTERISTIK KAPAL KERUK ITU SENDIRI • KARAKTERISTIK TANAH/BATUAN

PEMILIHAN KAPAL KERUK • JENIS DAN KARAKTERISTIK KAPAL KERUK ITU SENDIRI • KARAKTERISTIK TANAH/BATUAN DASAR LAUT • AREAL LOKASI PENGERUKAN • JUMLAH TANAH/BATUAN YANG AKAN DIKERUK • KONDISI PERAIRAN LAUT/SUNGAI (KEDALAMAN, GELOMBANG, ARUS, PASUT) • LALU LINTAS KAPAL DI LOKASI PENGERUKAN • KEADAAN CUACA • LOKASI PEMBUANGAN MATERIAL KERUK • PRODUKSI KAPAL KERUK

JENIS KAPAL KERUK METODA PENGGALLIAN MATERIAL KERUK MEKANIS MENGGALI/ MEMOTONG MEKANIS HIDROLIS JET AIR

JENIS KAPAL KERUK METODA PENGGALLIAN MATERIAL KERUK MEKANIS MENGGALI/ MEMOTONG MEKANIS HIDROLIS JET AIR DIPPER DREDGER BACKHOE DREDGER BUCKER DREDGER GRAB DREDGER METODA PENGANGKATAN MATERIAL KERUK KE ATAS PERMUKAAN AIR MEKANIS MENGANGKAT BUCKET HIDROLIS POMPA CUTTER SUCTION DREDGER TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER DUSTPAN DREDGER

JENIS KAPAL KERUK METODA PENGANGKUTAN MATERIAL KERUK KE TEMPAT PEMBUANGAN DIRECT JARINGAN PIPA SEMI

JENIS KAPAL KERUK METODA PENGANGKUTAN MATERIAL KERUK KE TEMPAT PEMBUANGAN DIRECT JARINGAN PIPA SEMI DIRECT INDIRECT KAPAL KERUK TONGKANG

METODE PEMBUANGAN INDIRECT METHOD SEMI-INDIRECT METHOD

METODE PEMBUANGAN INDIRECT METHOD SEMI-INDIRECT METHOD

BUCKET DREDGER MENGGALI – MAJU DENGAN TALI DEPAN – MENGGALI – MAJU DENGAN TALI

BUCKET DREDGER MENGGALI – MAJU DENGAN TALI DEPAN – MENGGALI – MAJU DENGAN TALI DEPAN (DIULANG-ULANG) – MEMINDAHKAN JANGKAR TALI SAMPING

BUCKET DREDGER • Tipe Bucket Dredger : a. Keruk-Bucket bermesin (self propelled bucket dredger),

BUCKET DREDGER • Tipe Bucket Dredger : a. Keruk-Bucket bermesin (self propelled bucket dredger), – Cara Pengerukan : dengan bucket rantai – Cara Pengangkutan : dengan tongkang – Cara Pembuangan : Buang bawah, grab, atau pompa hisap b. Keruk Bucket Sistem Pipa (pipeline bucket dredger), – Cara Pengerukan : dengan bucket rantai – Cara Pengangkutan : dengan pipa – Cara Pembuangan : dengan pipa

BUCKET DREDGER KEDALAMAN PENGERUKAN NORMAL : 15 – 18 M

BUCKET DREDGER KEDALAMAN PENGERUKAN NORMAL : 15 – 18 M

DIPPER DREDGER KEDALAMAN PENGERUKAN NORMAL : 6 – 12 M MENGGALI – MENGANGKAT BUCKET

DIPPER DREDGER KEDALAMAN PENGERUKAN NORMAL : 6 – 12 M MENGGALI – MENGANGKAT BUCKET SEBATAS TINGGI TONGKANG – MENGAYUN – MEMBUANG (KE TONGKANG) – MENGAYUN KEMBALI – MENURUNKAN BUCKET KE BAWAH SAMPAI DI TANAH

DIPPER DREDGER – Cara Pengerukan : dengan shovel – Cara Pengangkutan : dengan tongkang

DIPPER DREDGER – Cara Pengerukan : dengan shovel – Cara Pengangkutan : dengan tongkang – Cara Pembuangan : Buang bawah, grab, atau pompa hisap

BACKHOE DREDGER Cara Pengerukan : dengan bucket backhoe Cara Pengangkutan : dengan tongkang Cara

BACKHOE DREDGER Cara Pengerukan : dengan bucket backhoe Cara Pengangkutan : dengan tongkang Cara Pembuangan : Buang bawah, grab, atau pompa hisap

BACKHOE DREDGER KEDALAMAN PENGERUKAN NORMAL : 18 M MENGGALI – MENGANGKAT BUCKET SEBATAS TINGGI

BACKHOE DREDGER KEDALAMAN PENGERUKAN NORMAL : 18 M MENGGALI – MENGANGKAT BUCKET SEBATAS TINGGI TONGKANG – MENGAYUN – MEMBUANG (KE TONGKANG) – MENGAYUN KEMBALI – MENURUNKAN BUCKET KE BAWAH SAMPAI DI TANAH

GRAB DREDGER MENGGALI – MENGANGKAT BUCKET SEBATAS TINGGI TONGKANG – MENGAYUN – MEMBUANG (KE

GRAB DREDGER MENGGALI – MENGANGKAT BUCKET SEBATAS TINGGI TONGKANG – MENGAYUN – MEMBUANG (KE TONGKANG) – MENGAYUN KEMBALI – MENURUNKAN BUCKET KE BAWAH SAMPAI DI TANAH

GRAB DREDGER • Tipe Grab Dredger : a. Stationary Grab Dredger – Cara Pengerukan

GRAB DREDGER • Tipe Grab Dredger : a. Stationary Grab Dredger – Cara Pengerukan : dengan grab (cengkram) – Cara Pengangkutan : dengan tongkang – Cara Pembuangan : Buang bawah, grab, atau pompa hisap b. Self-Propelled Grab Dredger – Cara Pengerukan : dengan grab (cengkram) – Cara Pengangkutan : sendiri – Cara Pembuangan : buang bawah, grab, atau pompa hisap

GRAB DREDGER

GRAB DREDGER

METODE OPERASIONAL GRAB DREDGER DENGAN DUA GRAB METODE OPERASIONAL GRAB DREDGER DENGAN TIGA GRAB

METODE OPERASIONAL GRAB DREDGER DENGAN DUA GRAB METODE OPERASIONAL GRAB DREDGER DENGAN TIGA GRAB

METODE OPERASIONAL GRAB DREDGER DENGAN EMPAT GRAB

METODE OPERASIONAL GRAB DREDGER DENGAN EMPAT GRAB

CUTTER SUCTION DREDGER MEMOTONG – MAJU DENGAN GANTI SPUD – MEMOTONG – MAJU DENGAN

CUTTER SUCTION DREDGER MEMOTONG – MAJU DENGAN GANTI SPUD – MEMOTONG – MAJU DENGAN GANTI SPUD

CUTTER SUCTION DREDGER – Cara Pengerukan : roda pemotong (primer), pompa sentrifugal (sekunder) –

CUTTER SUCTION DREDGER – Cara Pengerukan : roda pemotong (primer), pompa sentrifugal (sekunder) – Cara Pengangkutan : dengan sistem pipa – Cara Pembuangan : dengan sistem pipa

TIPE-TIPE CUTTERHEAD PADA CUTTER SUCTION DREDGER

TIPE-TIPE CUTTERHEAD PADA CUTTER SUCTION DREDGER

TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER MENURUNKAN DRAGHEAD – BERGERAK MAJU SAMBIL MENGERUK – MENGANGKAT DRAGHEAD

TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER MENURUNKAN DRAGHEAD – BERGERAK MAJU SAMBIL MENGERUK – MENGANGKAT DRAGHEAD - BERPUTAR

TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER – Cara Pengerukan : kepala drag (primer), jet air, pompa

TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER – Cara Pengerukan : kepala drag (primer), jet air, pompa sentrifugal (sekunder) – Cara Pengangkutan : dengan sistem pipa – Cara Pembuangan : dengan sistem pipa atau buang bawah

TIPE-TIPE KEPALA DRAG PADA TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER DILENGKAPI DENGAN JET AIR (WATER JET)

TIPE-TIPE KEPALA DRAG PADA TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER DILENGKAPI DENGAN JET AIR (WATER JET)

TIPE-TIPE KEPALA DRAG PADA TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER DILENGKAPI DENGAN ACTIVE ROTATING CUTTER DILENGKAPI

TIPE-TIPE KEPALA DRAG PADA TRAILING SUCTION HOPPER DREDGER DILENGKAPI DENGAN ACTIVE ROTATING CUTTER DILENGKAPI DENGAN CUTTING BLADE

CARA GERAK DAN OPERASI KAPAL KERUK

CARA GERAK DAN OPERASI KAPAL KERUK

Jenis Kapal Keruk Kelebihan Kekurangan Bucket Dredger -Kapasitas pengerukan besar, cocok untuk pengerukan dengan

Jenis Kapal Keruk Kelebihan Kekurangan Bucket Dredger -Kapasitas pengerukan besar, cocok untuk pengerukan dengan skala besar - Unit cost pengerukan rendah - Permukaan area hasil pengerukan relatif datar - Tahan terhadap angin, gelombang dan arus pasut - Bile dilengkapi meskin keruk yang kuat akan mampu mengeruk material keras -Karena gerakannya memakai tali baja dan jangkar, memerlukan ruang gerak yang besar dan bisa mengganggu lalu lintas kapal - Tidak cocok untuk volume pengerukan yang kecil Dipper Dredger -Cocok untuk setiap tipe tanah yang akan dikeruk, termasuk batuan yang mudah pecah - Tidak perlu ruang gerak yang luas untuk operasinya - Dapat bergerak bebas -Hanya kapal keruknya mahal - Unit cost pengerukannya tinggi

Jenis Kapal Keruk Kelebihan Kekurangan Grab Dredger - Bentuknya kecil, sehingga dapat mengeruk di

Jenis Kapal Keruk Kelebihan Kekurangan Grab Dredger - Bentuknya kecil, sehingga dapat mengeruk di daerah yang sempit - Dapat digunakan untuk mengeruk volume kecil dengan unit cost tidak terlalu mahal - Dapat mengeruk pada kedalaman besar - Memperbesar volume pengerukan hanya dengan mengganti grab - Kapasitas pengerukan kecil - Tidak cocok untuk material keras Trailing Suction Hopper Dredger -Cocok untuk mengeruk alur pelayaran dengan volume besar dan jarak ke disposal area jauh - Efisien untuk soft material - Tidak cocok untuk hard material - Unit cost menjadi tinggi jika volume kerukan kurang besar - Biaya servis tinggi - Permukaan tanah hasil kerukan sangat tidak merata

B : Bucket Dredger Gs : Small grab bucket dredger Gl : Larger grab

B : Bucket Dredger Gs : Small grab bucket dredger Gl : Larger grab bucker dredger D : Dipper dredger Pl : Larger cutter suction dredger Ps : Small cutter suction dredger Ts : Trailing suction hopper dredger