Latihan sholat dengan pasrah Ingat Al Baqoroh 46
Latihan sholat dengan pasrah Ingat : Al Baqoroh 46
Fadl Ibnu Abbas r. a meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW. Bersabda : Kerjakanlah shalat dalam dua (rakaat), kemudian dua (rakaat) dengan tasyahud yang diucapkan pada akhir dari tiap-tiap dua rakaat, dan (shalat) doa penuh merendah diri, dengan khusyu’ dan ketentraman. Kemudian (sesudah menyempurnakan shalat) angkatlah kedua tanganmu ke arah mukamu. Dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku”, dan barangsiapa yang tidak berbuat demikian, maka shalatnya tidak sempurna. (HR. Musnad Ahmad) 2
“Sungguh, shalat itu tidak lain merupakan penundukan diri, perendahan diri, penghinaan diri, pengalpaan diri, penyesalan diri, dan perelaan diri untuk Tuhanmu, dengan mengucapkan, ‘Ya Allah…’ Barang siapa yang tidak melakukan itu, shalatnya tidak sempurna. ” (HR. Baihaqi)
Sholat adalah perjalanan pulang Caranya dengan pasrah kepada Allah
� � � � � �� � � � � � “Apabila engkau telah berdiri dalam shalatmu, maka kerjakanlah shalatmu seperti shalat orang yang berpamitan. ” (HR. Ahmad 5/412, Shahihul Jami’ No. 742)
� � �� � � � �� � � � � � �� � � �� � � � � �� � � �� � � � ���� “Shalatlah engkau dengan shalat perpisahan! Anggaplah seolah-olah engkau tidak punya kesempatan lagi untuk menunaikan shalat setelah itu. Sembahlah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya jika tidak bisa maka Dia selalu melihatmu” (HR. IBNUN NAJJAR dan ASKARI kitab Al-Amtsaal) 6
Ya Allah kepada-Mu aku ruku’, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku dan urat syarafku khusyu’ / tunduk kepada. Mu. (HR. Muslim, Tirmidzi & Abu Dawud, dari Ali bin Abi Thalib r. a)
- Slides: 7