Kuliah Pertemuan 2 Strukturisasi Spasial Model Transportasi Dr

  • Slides: 69
Download presentation
Kuliah Pertemuan 2 : Strukturisasi Spasial Model Transportasi Dr. Sri Atmaja P. Rosyidi Laboratorium

Kuliah Pertemuan 2 : Strukturisasi Spasial Model Transportasi Dr. Sri Atmaja P. Rosyidi Laboratorium Teknik dan Infrastruktur Transportasi Jurusan Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Perspective of urban transportation planning: “The purpose

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Perspective of urban transportation planning: “The purpose of planning tools is to provide systematic and neutral information to support decision-making, while the ethical content of planning is assumed to be in the definition of the problem and the weighing of information by decision makers” – Wachs, 1985 “Transport planning must be seen as an integral part of a much wider process of decision making. Too often in the past transport solutions have been seen as the only way to resolve transport problems…transport planning must be seen as part of the landuse planning and development process, which requires an integrated approach to analysis and a clear vision of the type of city and society in which we wish to live” – Banister, 1994

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Sistem Transportasi 3

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Sistem Transportasi 3

Lesson Learned on Transport Facts

Lesson Learned on Transport Facts

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Households are getting smaller with more vehicles…

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Households are getting smaller with more vehicles…

More workers and more cars on the road… Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan

More workers and more cars on the road… Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Millions of Workers commuting by POV—U. S. Census

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi A Real Shift to Longer Commutes… U.

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi A Real Shift to Longer Commutes… U. S. Census

Vehicles commutes by time of day… NHTS 2001

Vehicles commutes by time of day… NHTS 2001

All Vehicles in Motion— The Changing Peak Period NHTS 2001

All Vehicles in Motion— The Changing Peak Period NHTS 2001

“Transportation is a derived demand” Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi “but it

“Transportation is a derived demand” Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi “but it also helps a community change its form – for good or bad, depending on the quality of planning” Improved access changes the land use A New community B Land use A generates trips Need for transportation facilities Land use B attracts trips

Multimodal transportation system and land use system Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi

Multimodal transportation system and land use system Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Multimodal transportation planning: “The process of defining problems, identifying alternatives, evaluating potential solutions and selecting preferred actions that meet community goals in a manner that includes all feasible transportation modes” – Michael d. Meyer, GIT

Intermodalism example: Gateway Intermodal Center “Gateway Intermodal Center” – near the current AMTRAK station

Intermodalism example: Gateway Intermodal Center “Gateway Intermodal Center” – near the current AMTRAK station U Downtown SLC TRAX I-15 Sandy Terminal SLC Airport Streets Provo/Orem “Commuter Train” Payson

CAAA – ISTEA - TEA-21 Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi LAND USE

CAAA – ISTEA - TEA-21 Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi LAND USE INTEGRATED MODELS = AN ACCOUNT FOR TWO WAY RELATIONSHIPS TRANSPORTATION AIR QUALITY

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Mobility vs accessibility policies (Kennedy et al,

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Mobility vs accessibility policies (Kennedy et al, 2005)

-Policy Coordination with Packages of Policy Actions in the EU -Effective Governance = Integration

-Policy Coordination with Packages of Policy Actions in the EU -Effective Governance = Integration of Policies = New Needs for Policy Action Assessments = More Informative Models

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Transportation and Land Use � Land Development

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Transportation and Land Use � Land Development --> Location Choices � Location Choices --> Activities � Location Choices - Car Ownership � Activities -> Travel � Travel -> Flows � Flows -> Activity Patterns � Use Spatial Distribution � AND MANY MORE � See next

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Wegener’s simplified cycle

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Wegener’s simplified cycle

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Wegener’s LU/T Feedback Cycle

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Wegener’s LU/T Feedback Cycle

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Lagged Relationships

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Lagged Relationships

Chapter 01 Model Spasial dalam Pemodelan Transportasi

Chapter 01 Model Spasial dalam Pemodelan Transportasi

Pendahuluan Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Model suatu sistem wilayah (perkotaan)

Pendahuluan Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Model suatu sistem wilayah (perkotaan) adalah model spasial, sehingga diperlukan cara untuk menjelaskan karakteristik spasial secara numerik. � Suatu wilayah sebagai daerah studi perlu dibagi dalam beberapa zona dan dinyatakan secara numerik untuk setiap zona (misal. : ukuran tata guna lahan) 21

… Pendahuluan Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Jaringan transportasi didefinisikan sebagai

… Pendahuluan Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Jaringan transportasi didefinisikan sebagai urutan ruas jalan dan noda. � Ruas : Potongan Jalan, Jalan Kereta Api, dll. � Noda : Persimpangan Jalan, Stasiun, dll. � Setiap ruas, noda diberikan nomor untuk mengidentifikasi data yang berkait dengan ruas, noda dan zona. 22

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Contoh Hasil Akhir master Plan Transportasi yang

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Contoh Hasil Akhir master Plan Transportasi yang melibatkan Peta Spasial dan Jaringannya Sumber : chesapeake. va. us 23

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Contoh Penzonaan Sumber : consult. rochdale. gov.

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Contoh Penzonaan Sumber : consult. rochdale. gov. uk 24

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Ilustrasi Spasial ke Numeris 12 smp/menit 102

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Ilustrasi Spasial ke Numeris 12 smp/menit 102 425 103 25

Daerah Studi Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Pengertian Daerah studi ditetapkan sebagai

Daerah Studi Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Pengertian Daerah studi ditetapkan sebagai suatu ruang/spasial (obyek) yang dilakukan perencanaan dan pemodelan untuk memprediksi kebutuhan transportasi yang ada di dalam/dari/menuju ke daerah tersebut. Daerah studi dapat berupa daerah perkotaan atau pengembangan kota di masa yang akan datang. �Cordon Daerah studi dibatasi oleh suatu garis batas yang disebut sebagai cordon. Cordon ditentukan untuk tidak memotong jalan yang sama lebih dari dua kali. Cordon dapat ditentukan sebagai batas alami, seperti sungai, jalan kereta api, dll. 26

… Daerah Studi EXTERNAL CORDON LINE Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi 300

… Daerah Studi EXTERNAL CORDON LINE Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi 300 370 DAERAH STUDI 360 310 350 320 330 340 27

Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Daerah studi biasanya dipecahkan menjadi beberapa

Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Daerah studi biasanya dipecahkan menjadi beberapa zona. Zona adalah satuan wilayah yang merupakan pendekatan terhadap agregasi bangkitan/tarikan individu. �Zona dianggap sebagai satuan pergerakan terkecil sehingga seluruh sifat pergerakan merupakan rata-rata atau mewakili dari seluruh bagian zona. Variabilitas sifat pergerakan sering menjadi kendala yang tidak dapat diantisipasi dalam zona. 28

… Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Ukuran zona tergantung dari tujuan

… Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Ukuran zona tergantung dari tujuan pekerjaan yang dapat berupa banyak zona kecil atau sedikit zona-zona luas. �Zona kecil memiliki akurasi yang lebih baik namun memerlukan data yang lebih banyak dan waktu pemprosesan komputer yang lama. �Zona luas memiliki intra-zonal trip yang cukup besar yang sulit untuk dibebankan kepada jaringan jalan. 29

… Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Zona luas sesuai untuk

… Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Zona luas sesuai untuk strategic study karena memiliki periode jangka panjang. � Banyak studi jangka menengah menggunakan zona kecil yang selanjutnya diagregasikan menjadi sejumlah zona-zona yang lebih besar. � Zona kecil biasanya digunakan di daerah pusat kota dimana tata guna tanah/lahan lebih rapat. Zona luas digunakan untuk daerah pinggiran kota. 30

Syarat Penentuan Sistem Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Batas zona

Syarat Penentuan Sistem Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Batas zona diusahakan bertepatan dengan batas daerah/wilayah kajian. � Besar zona konsisten dengan kerapatan jaringan tinjauan. � Luas zona tidak terlalu kecil agar pergerakan dapat dibebankan ke jaringan secara efektif. � Batas masing-masing zona sesuai dengan jenis perkembangan tata ruang kota (diusahakan agar sehomogen mungkin). � Batas- batas zona dapat menggunakan batas administratif, batas alam, batas jaringan atau batas jenis tata guna lahan. 31

Pembagian Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Untuk menjelaskan pergerakan yang

Pembagian Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Untuk menjelaskan pergerakan yang berasal dari luar daerah studi (daerah yang lain) diperlukan suatu zona yang disebut sebagai zona eksternal. Data populasi zona eksternal biasanya digunakan untuk mendapatkan nilai akurasi tinggi dan mengkaji pengaruh pergerakan dalam daerah studi, meskipun demikian tidak perlu diperinci sebagaimana model yang digunakan dalam daerah studi. � Zona-zona yang berada di dalam daerah studi disebut sebagai zona internal. � Zona eksternal tidak memiliki batas yang pasti dan ditetapkan lebih besar dari zona internal. 32

Ukuran Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Rata-rata ukuran zona dapat ditentukan

Ukuran Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Rata-rata ukuran zona dapat ditentukan dengan jumlah populasi. Well (1975) merangkumkan untuk studi perencanaan transportasi di UK. : Daerah Studi terpusat di_ Barnsley Gt. Yarmouth Cambridge Slough Norwich Hull Doncaster Sheffield Populasi Jumlah zona Rata-rata populasi 91000 127000 144000 170000 345000 387000 730000 72 52 90 103 75 153 200 430 1260 2450 1600 1400 2280 2250 1930 1700 33

Representasi Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Aktivitas tata guna lahan diasumsikan

Representasi Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Aktivitas tata guna lahan diasumsikan berlokasi pada suatu titik dalam zona yang disebut dengan pusat zona (Black, 1981) ZONE 3 ZONE 1 ZONE 2 ZONE 4 34

… Daerah Studi DAERAH STUDI CEC 716 Perencanaan Transportasi 300 200 370 INTERNAL ZONA

… Daerah Studi DAERAH STUDI CEC 716 Perencanaan Transportasi 300 200 370 INTERNAL ZONA 230 260 220 310 240 Jurusan Teknik Sipil 210 360 250 320 330 340 EXTERNAL ZONA 35

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Pola Perjalanan dalam Jaringan 36

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Pola Perjalanan dalam Jaringan 36

Sifat Pergerakan dalam Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi 1. 2. 3.

Sifat Pergerakan dalam Zona Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi 1. 2. 3. 4. Pergerakan dalam zona (intra zonal trip) yaitu pergerakan dari dan ke zona yang sama umumnya diabaikan (dianggap = nol). Pergerakan antar zona internal (internal zonal trip) yaitu pergerakan dari dan ke zona yang termasuk zona internal. Pergerakan antar zona internal dan eksternal, yaitu pergerakan ke luar/masuk wilayah studi. Pergerakan antar zona eksternal yaitu pergerakan antar zona yang melewati wilayah studi yang dikenal sebagai through traffic. 37

Keuntungan Penggunaan Sistem Zona mengidentifikasi lokasi kota � Sistem grid dapat digunakan untuk menentukan

Keuntungan Penggunaan Sistem Zona mengidentifikasi lokasi kota � Sistem grid dapat digunakan untuk menentukan pusat zona � Tipe dan intensitas tata guna lahan dapat diagregasi dengan sistem zona. Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Nomor dapat digunakan untuk 38

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Sistem Transportasi Jaringan transportasi dapat dimodelkan dengan

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Sistem Transportasi Jaringan transportasi dapat dimodelkan dengan metode grafis. Jaringan dapat direpresentasikan dalam bentuk ‘ruas’ dan ‘noda’ (Black, 1981). Ruas merupakan fasilitas transportasi (misal. Jalan, rute bis, dll. ). Dalam pemodelan sebaiknya menggunakan ruas-ruas yang penting untuk menghindari sistem yang rumit. Node 1 Node 2 Node 4 Node 3 Node 5 39

Representasi Ruas Noda adalah tempat dimana ruas-ruas jalan berpotongan atau tempat dimana orang atau

Representasi Ruas Noda adalah tempat dimana ruas-ruas jalan berpotongan atau tempat dimana orang atau barang memasuki jaringan (bus stop, stasiun, terminal, dll. ). • Pusat Zona adalah noda khusus dan merupakan noda yang menunjukkan asal dan tujuan perjalanan • Untuk menghubungkan ruas dengan pusat zona digunakan dummy link atau centroid connector. Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi • 40

Hubungan antara Zona, Ruas, Noda, Pusat Zona dan Centroid Connector 147 146 28 CEC

Hubungan antara Zona, Ruas, Noda, Pusat Zona dan Centroid Connector 147 146 28 CEC 716 Perencanaan Transportasi 27 145 152 151 144 25 149 26 Jurusan Teknik Sipil 154 143 148 150 153 Zone Boundary Links (Road) Centroids Centroid Connectors Nodes 41

Keuntungan Metode Grafis dalam Penetapan Jaringan Transportasi Jaringan dapat dinyatakan secara numerik dan juga

Keuntungan Metode Grafis dalam Penetapan Jaringan Transportasi Jaringan dapat dinyatakan secara numerik dan juga karakteristik sistem dapat dikaitkan untuk setiap ruas dan jalan, contohnya: jalan satu atau dua arah, kecepatan, waktu tempuh, kapasitas, tingkat pelayanan dll. � Seluruh informasi dapat dinyatakan dalam bentuk matriks. Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � 42

Keuntungan Metode Grafis dalam Penetapan Jaringan Transportasi Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi

Keuntungan Metode Grafis dalam Penetapan Jaringan Transportasi Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Matriks digunakan dengan dua maksud : 1) Menunjukkan informasing-masing ruas, misalnya : panjang, kapasitas. Matriks ini menggunakan noda dan nomor untuk menyatakan kolom dan baris. 2) Menunjukkan informasi antara setiap pasangan zona, misalnya : jarak, waktu atau jumlah pergerakan. Matriks ini mempunyai nomor zona untuk menyatakan baris dan kolom. Nilai setiap ruas jalan ditambahkan untuk mendapatkan total waktu tempuh, biaya, dll. 43

Konsep Fungsi Klasifikasi Jalan Hirarki Pergerakan dan Komponennya Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan

Konsep Fungsi Klasifikasi Jalan Hirarki Pergerakan dan Komponennya Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Ada enam (6) pergerakan dalam hubungannya dengan konsep fungsi klasifikasi jalan yaitu, pergerakan utama, transisi, distribusi, koleksi dan pergerakan akses ke terminal: Hubungan Fungsi Klasifikasi Jalan Rumah/ terminal/ kantor Jalan lokal Desa Jalan Akses Jalan kolektor p m ” Jalan bebas hambatan Kecamatan a “R Ibukota Propinsi Jalan Arteri Gambar Hirarki pergerakan kendaraan di jalan Ibukota Kabupaten Gambar Garis Perjalanan (Desire lines)

Konsep Hirarki Jalan lokal CEC 716 Perencanaan Transportasi Desa Jalan kolektor Ibukota Propinsi Kecamatan

Konsep Hirarki Jalan lokal CEC 716 Perencanaan Transportasi Desa Jalan kolektor Ibukota Propinsi Kecamatan Jalan kolektor Jalan arteri Jurusan Teknik Sipil Desa Ibukota Propinsi Jalan arteri Ibukota Kabupaten Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam konsep dasar hirarki sistem jaringan jalan antara lain adalah: jarak antar simpang, penentuan jaringan yang baik dan efesien

Klasifikasi Jalan sesuai Fungsinya Clearly serve traffic movement Service only a Intermediate Roads traffic

Klasifikasi Jalan sesuai Fungsinya Clearly serve traffic movement Service only a Intermediate Roads traffic & Theoritical balance between traffic and land service Clearly serve adjacent Land 100 % Access only for CEC 716 Perencanaan Transportasi Network function Land service % traffic Function T Traffic Function Land service Function % Land Function L No network function Jurusan Teknik Sipil 100 % No Access Arterials Kollektor Local Street Road Type Gambar Klasifikasi jalan sesuai fungsinya sebagai Media arus lalu lintas dan pelayanan daerah. Dengan demikian setidaknya terdapat dua pertimbangan dasar dalam menentukan fungsi klasifikasi jalan dan jaringan jalan yaitu, aksesibilitas dan mobilitas

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Peran Fungsional Jalan Sistem Klasifikasi dan Peran

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Peran Fungsional Jalan Sistem Klasifikasi dan Peran fungsional Jalan menurut pergerakan dan Akses

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Karakteristik Pergerakan Klasifikasi jaringan jalan juga sangat

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Karakteristik Pergerakan Klasifikasi jaringan jalan juga sangat ditentukan oleh karakteristik pergerakan (lalu lintas) yg menggunakan jaringan jalan tersebut. Perjala-nan jarak jauh yang sifat pergerakannya memerlukan kecepatan yang tinggi perlu dipisahkan dengan perjalanan lokal jarak pendek yang tipi-kal penggunannya akan memerlukan kemudahan dan keselamatan dalam aksesnya ke lingkungan sekitar Ped. Trips And access Local traffic distribution District Traffic distribution Long distance and through traffic distribution 1, 0 Proportion of Trips (Tij) with journey Distance, (d) Pedes. Streets And Access Roads Local distribution 0, 5 District Distribution (A) 0 (L) d. A Primary Distribution (D) d. L d. D (P) Journey distance, d Gambar Karakteristik Pergerakan Pada Masing- masing Kelas Jalan

Sistem Jaringan Jalan di Indonesia Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Jalan adalah

Sistem Jaringan Jalan di Indonesia Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Jalan adalah suatu prasarana perhubungan darat dalam bentuk apapun, meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu-lintas (UU No. 38/2004) Ruang Pengawasan Jalan Batas pinggir Ruang Milik Jalan Ruang Manfaat Jalan Bahu Jalan Jalur Lalu-lintas Jalur pejalan Batis pinggir Jalur pejalan Halaman rumah Gambar Bagian-bagian (unsur) Jalan Bagian-bagian jalan adalah: Ruang manfaat jalan (RUMAJA). Meliputi badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya serta bangunan utilitas. Ruang Milik Jalan (RUMIJA). Meliputi Daerah Manfaat Jalan dan sejalur tanah tertentu di luar Daerah Manfaat Jalan Ruang Pengawasan Jalan (RUWASJA). Merupakan sejalur tanah tertentu di luar Daerah Milik Jalan yang ada dibawah pengawasan pembina jalan

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Screen Lines Screen Line adalah sebuah garis

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Screen Lines Screen Line adalah sebuah garis yang membagi daerah studi menjadi dua bagian yang relatif hampir sama dimana digunakan untuk menentukan lokasi traffic counting bagi kalibrasi hasil pemodelan dalam wilayah studi tersebut. Syarat screen line : diusahakan merupakan batas alami misalnya : jalan kereta api, atau sungai, sehingga tidak berubah lokasi untuk waktu yang akan datang. 50

Contoh Screen Line pada Daerah Studi 147 146 28 CEC 716 Perencanaan Transportasi 27

Contoh Screen Line pada Daerah Studi 147 146 28 CEC 716 Perencanaan Transportasi 27 145 152 151 144 25 149 26 Jurusan Teknik Sipil 154 143 148 150 153 Screen Line Titik Pertemuan Screen Line dengan Links 51

Jurusan Teknik Sipil Ada Pertanyaan ? 52 CEC 716 Perencanaan Transportasi

Jurusan Teknik Sipil Ada Pertanyaan ? 52 CEC 716 Perencanaan Transportasi

Assignment 1: Model Spasial orang) �Waktu: 3 minggu (setelah liburan Idul Fitri) �Detil tugas

Assignment 1: Model Spasial orang) �Waktu: 3 minggu (setelah liburan Idul Fitri) �Detil tugas akan dimonitor oleh Asisten Dosen Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Sifat: Tugas Kelompok (1 kelompok = 2 53

Detil Tugas 1 Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi 1. 2. 3. Silahkan

Detil Tugas 1 Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi 1. 2. 3. Silahkan saudara membuat kelompok maksimal 2 orang. Tugas Saudara adalah membuat peta spasial-numeris (zona, ruas, noda, centroits dll. ) untuk wilayah kabupaten/area/urban-suburban tertentu (contoh Kabupaten Bantul, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sleman, dll. ). Peta spasial kabupaten bisa secara bebas Saudara tentukan sendiri wilayahnya (boleh dari luar jawa, jika memungkinkan). Detilkan komponen model numeris dari peta spasial. 54

Chapter 02 Teknik Pengumpulan Data untuk Pemodelan Transportasi

Chapter 02 Teknik Pengumpulan Data untuk Pemodelan Transportasi

Batasan Praktis dalam Kajian Transportasi untuk Penentuan Survei Waktu Pelaksanaan Kajian Horison Kajian, terdapat

Batasan Praktis dalam Kajian Transportasi untuk Penentuan Survei Waktu Pelaksanaan Kajian Horison Kajian, terdapat dua situasi yang harus dipertimbangkan yaitu : Tahun Rencana Pendek dan Tahun Rencana Panjang (misal. 20 tahun). 3. Batas Daerah Kajian, batas kajian harus lebih luas dari batas wilayah yang diperkirakan berpengaruh. 4. Sumber Daya Kajian. Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi 1. 2. 56

Jenis Survei Sistem Prasarana Transportasi : Inventarisasi prasarana jalan : desain geometrik, pengendalian lalu

Jenis Survei Sistem Prasarana Transportasi : Inventarisasi prasarana jalan : desain geometrik, pengendalian lalu lintas, tata guna lahan, fasilitas jalan lainnya. 2. Inventarisasi kinerja angkutan umum. 3. Inventarisasi fasilitas dan kebutuhan parkir : survei inventarisasi ruang parkir dan survei kebutuhan parkir. 4. Inventarisasi waktu tempuh. Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � 1. 57

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � 1. Sistem Tata

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � 1. Sistem Tata Guna Lahan Survei Wawancara Rumah Tangga (home interview survey): guna mendapatkan informasi rumah tangga untuk karakteristik latar belakang sosial-ekonomi suatu pergerakan : anggota keluarga, usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan, kepemilikan kendaraan dan intensitas pergerakan per hari oleh anggota keluarga. Survei wawancara rumah tangga dapat juga menanyakan karakteristik pergerakan, misal : jenis tata guna lahan (zona asal dan tujuan), waktu berangkat dan tiba), tujuan pergerakan, dan moda transportasi. 58

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Sampel wawancara rumah tangga

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Sampel wawancara rumah tangga dapat diukur dalam prosentase Bruton (1985) : Populasi di bawah 50. 000 – 150. 000 – 300. 000 – 500. 000 – 1. 000 di atas 1. 000 Ukuran Sampel (rumah tangga) Rekomendasi Minimum 1: 5 1: 8 1 : 10 1 : 15 1 : 20 1 : 25 1 : 10 1 : 20 1 : 35 1 : 50 1 : 70 1 : 100 59

… Jenis Survei CEC 716 Perencanaan Transportasi 2. Jurusan Teknik Sipil 3. Survei Angkutan

… Jenis Survei CEC 716 Perencanaan Transportasi 2. Jurusan Teknik Sipil 3. Survei Angkutan Umum, bertujuan untuk mendapatkan informasi jumlah naik-turunnya penumpang untuk setiap rute, profil pembebanan untuk setiap rute, zone asal dan tujuan pergerakan, moda transportasi dari zona asal ke angkutan umum, serta moda transportasi dari angkutan umum ke zona tujuan. Survei Angkutan Barang, guna mendapatkan informasi karakteristik barang, jenis kendaraan yang digunakan, jenis dan volume barang yang diangkut, zona asal dan tujuan, informasi penggunaan multi moda, dll. 60

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi … Jenis Survei 4. Survei wawancara tepi

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi … Jenis Survei 4. Survei wawancara tepi jalan, menanyakan informasi yang sama dengan survei lainnya : jenis kendaraan, tingkat isian penumpang, zona asal dan tujuan pergerakan. Kelemahan survei ini : mengganggu arus lalu lintas dan pengambilan sampel 100 % tidak dapat dilaksanakan jika arus lalu lintas terlalu sibuk. Biasanya dilakukan di ruas jalan yang berpotongan dengan external cordon line guna mendapatkan informasi perjalanan dari/ke luar daerah studi. 61

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Rekomendasi ukuran sampel survei

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Rekomendasi ukuran sampel survei wawancara di tepi jalan (Ortuzar dan Willumsem, 1994) : Arus lalu lintas (kendaraan/jam) Ukuran sampel 900 atau lebih 700 – 899 500 – 699 300 – 499 200 – 299 1 - 199 1 : 10 1: 8 1: 6 1: 4 1: 3 1 : 2 62

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Traffic Counting :

… Jenis Survei Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi � Traffic Counting : Menghitung/mencacah jumlah kendaraan yang melewati pada suatu ruas jalan dalam waktu tertentu. Survei ini digunakan untuk mengkalibrasi hasil pemodelan transportasi. TC dilakukan di ruas jalan yang berpotongan dengan screen line dan external cordon line. 63

Lokasi TC dan Road Side Interview ROAD SIDE INTERVIEW TRAFFIC COUNTING 147 146 CEC

Lokasi TC dan Road Side Interview ROAD SIDE INTERVIEW TRAFFIC COUNTING 147 146 CEC 716 Perencanaan Transportasi HOME INTERVIEW 28 27 145 152 151 144 25 149 Jurusan Teknik Sipil 26 154 143 148 150 153 Screen Line Titik Pertemuan Screen Line dengan Links 64

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Thank You 65

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Thank You 65

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi

Tugas Kelompok Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Tugas Minggu 1: Membuat Kelompok

Tugas Kelompok Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi �Tugas Minggu 1: Membuat Kelompok 4 -5 orang �Tugas Minggu 2: Diskusikan permasalahan transportasi di Yogyakarta: Output Minggu 3: Buatlah paper dalam maksimum 5 halaman (12 pt TNR) tidak termasuk foto dan peta, yang menunjukkan permasalahan di Yogyakarta yang disebabkan oleh disintegrasi anatara sistem transportasi dan tata guna lahan. Lengkapi dengan foto dan peta lokasi kajian. 68

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Final Output untuk Tugas Kelompok 69

Jurusan Teknik Sipil CEC 716 Perencanaan Transportasi Final Output untuk Tugas Kelompok 69