Kuliah Minggu ke 6 Gymnospermae Podocarpaceae Araucariaceae Pinaceae

  • Slides: 74
Download presentation
Kuliah Minggu ke – 6 Gymnospermae: Podocarpaceae, Araucariaceae, Pinaceae Angiospermae: Arecaceae (Palmae)

Kuliah Minggu ke – 6 Gymnospermae: Podocarpaceae, Araucariaceae, Pinaceae Angiospermae: Arecaceae (Palmae)

Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae Habitus Batang Daun Bunga Gymnospermae Semak, perdu atau pohon sistem

Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae Habitus Batang Daun Bunga Gymnospermae Semak, perdu atau pohon sistem akar tunggang Angiospermae Semak, perdu, pohon, sistem akar serabut dan akar tunggang Bermacam-macam, bercabang Tegak lurus, bercabang-cabang atau tidak Kebanyakan berdaun lebar, Jarang berdaun lebar, jarang tunggal atau majemuk dengan bersifat majemuk komposisi yang beraneka ragam Beraneka ragam sistem Sistem pertulangan tidak banyak pertulangan ragamnya Bunga ada tersusun dari sporofil Bunga sesungguhnya belum ada, plus bagian-bagian lain sporofil terpisah-pisah atau membentuk strobilus betina dan jantan Makrosporofil (daun buah) membentuk badan yang disebut dengan bakal biji putik dengan bakal biji di (makrosporangium) yang dalamnya (tidak tampak) nampak menempel padanya Makrosporofil dan mikrosporofil Makro dan mikrosporofil terpisah (benang sari) terpisah atau terkumpul pada satu bunga

Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae Penyerbukan Sel Kelamin Jantan Anatomi Gymnospermae Angiospermae Hampir selalu dengan

Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae Penyerbukan Sel Kelamin Jantan Anatomi Gymnospermae Angiospermae Hampir selalu dengan anemogami Bernacam-macam (autogami, anemogami, hidrogami, zoidiogami, dll) Serbuk sari jatuh pada kepala putik Serbuk sari jatuh (pada tetes penyerbukan) langsung pada bakal biji Jarak waktu antara penyerbukan sampai pembuahan relatif panjang Sel Kelamin Jantan berupa spermatozoid yang masih bergerak aktif Akar dan batang berkambium, selalu mengadakan pertumbuhan menebal sekunder, berkas pembuluh pengangkutan koleteral terbuka Jarak waktu antara penyerbukan sampai pembuahan relatif pendek Sel Kelamin Jantan berupa inti sperma (inti generatif) yang tidak bergerak aktif Ada yang berkambium ada yang tidak, Ada yang menebal sekunder ada yang tidak Berkas pembuluh pengangkutan ada yang kolateral terbuka, ada yang kolateral tertutup, ada yang bikolateral

Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae Anatomi Gymnospermae Angiospermae Xilem terdiri atas trakeida saja Xilem terdiri

Perbedaan Gymnospermae dan Angiospermae Anatomi Gymnospermae Angiospermae Xilem terdiri atas trakeida saja Xilem terdiri atas trakea dan trakeida Floem dengan sel-sel pengiring Floem tanpa sel-sel pengiring

1. Podocarpaceae n n n Berupa pohon, tinggi bisa lebih dari 30 meter Daun

1. Podocarpaceae n n n Berupa pohon, tinggi bisa lebih dari 30 meter Daun berbentuk sisik, jarum, atau lanset; berseling atau opposite. Pada marga Phyllocladus daun tereduksi menjadi kecil dan fungsi daun diambil alih oleh ranting yang memipih dan melebar, disebut phylloclad. Bunga berumah 1 atau 2, strobilus jantan tersusun spiral pd kerucut yg terdiri atas sisik 2 yg memiliki 2 kantong sari. Strobilus betina tdk berbentuk kerucut, menyendiri dan mempunyai 1 bakal biji. Buah tdk tergolong buah kerucut, dan biji diselubungi oleh lapisan berdaging (epimatium)

Anggotanya 7 marga, 3 marga dijumpai di Asia Tenggara yaitu : Podocarpus, Dacrydium, dan

Anggotanya 7 marga, 3 marga dijumpai di Asia Tenggara yaitu : Podocarpus, Dacrydium, dan Phyllocladus. Contoh jenis: 1. Podocarpus imbricatus (jamuju) 2. Podocarpus neriifolius (ki puteri) Tumbuh di ht. peg. (> 500 m dpl. ) 3. Dacrydium elatum Tumbuh di hutan kerangas (tnh. podsol, pasir kwarsa, p. H rendah) di P. Kalimantan 4. Phyllocladus hypophyllus, dijumpai di hutan peg. atas di Sarawak dan Sabah (Kalimantan Utara) menghasilkan kayu melur (ky. perdagangan)

(a) Podocarpus (a) (b) Dacrydium (a) (c) Phyllocladus (c)

(a) Podocarpus (a) (b) Dacrydium (a) (c) Phyllocladus (c)

Jamuju (Podocarpus imbricatus) n n n Tanaman asli Indonesia Penyebaran : Cina, Sri langka,

Jamuju (Podocarpus imbricatus) n n n Tanaman asli Indonesia Penyebaran : Cina, Sri langka, Thailand, Malaysia Habitus : pohom, tinggi mencapai 50 m, kulit batang kasar, coklat tua/kehitaman, daun tersusun spiral, lanset dan menyerupai sisik-sisik yang saling menutupi. Daun muda menyebar dan menyerupai kulit Tumbuh dominan pada lapisan atas kanopi di hutan primer (2500 -3400 mdpl) Kegunaan : mebel, rangka rumah, pertukangan, tanaman hias

Tajuk Jamuju

Tajuk Jamuju

Batang pohon Jamuju

Batang pohon Jamuju

Jamuju di Cibodas

Jamuju di Cibodas

Podocarpus neriifolius

Podocarpus neriifolius

Dacrydium elatum (Kayu Alau, cemara) di Kalteng

Dacrydium elatum (Kayu Alau, cemara) di Kalteng

2. Araucariaceae n n n n Pohon tinggi besar dgn tajuk berbentuk kerucut, evergreen

2. Araucariaceae n n n n Pohon tinggi besar dgn tajuk berbentuk kerucut, evergreen (tdk gugur daun). Kulit batang mengelupas. Daun berbentuk sisik atau bulat telur dan bersifat dimorfik. Strobilus betina berbakal biji 1 Buah kerucut dgn sisik berbentuk baji dan memiliki satu biji per sisik Anggotanya 2 marga : Agathis dan Araucaria -Ujung daun: -tidak tajam -Biji dgn sisik buah: -tdk menyatu -Kulit batang : -mengelupas bundar panjang

Contoh jenis : 1. Agathis alba, sin. Agathis dammara, A. loranthifolia (Damar putih) 2.

Contoh jenis : 1. Agathis alba, sin. Agathis dammara, A. loranthifolia (Damar putih) 2. Agathis borneensis (Damar pilau), di P. Kalimantan 3. Agathis labillardieri (Agatis), di Papua 4. Araucaria cunninghamii (Araukaria), di Papua Manfaat : • Penghasil kayu, untuk veneer, kayu lapis, pulp, meubel • Hasil hutan non-kayu: getah kopal

Agathis sp n n Penyebaran : Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan papua Agathis alba

Agathis sp n n Penyebaran : Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan papua Agathis alba Warb (Sumatera, Kalimantan) Agathis bornensis Warb (Kalimantan) Agathis becarii Warb (Kalimantan) Agathis loranthifolia Salisb (Maluku) Agathis hanii (Sulawesi) Agathis phillipinensis Warb (Sulawesi) Agathis labilardieri Warb (Papua)

Agathis sp n n Nama daerah : damar sigi, kayu sigi (Smt); damar, kidamar

Agathis sp n n Nama daerah : damar sigi, kayu sigi (Smt); damar, kidamar (Jw); bindang, damar pilau, damar kapas, damar wana, hulu sinua (Slw); damar puti, damar raja, koano, kolano (Mlk); damar putih, damar papeda, kesi, kosima (IJ) Habitus : Pohon dengan tinggi 55 m, Panjang batang bebas cabang 12 -25 m, diameter 150 cm/lebih, batang silindris dan lurus. Tajuk berbentuk kerucut & berwarna hijau dengan percabangan mendatar melingkari batang. Kulit luar berwarna kelabu sampai coklat mengelupas kecil-kecil berbentuk bundar. Tidak berbanir

Agathis sp n n n n Tumbuh pada daerah dengan tinggi 300 -1500 mdpl,

Agathis sp n n n n Tumbuh pada daerah dengan tinggi 300 -1500 mdpl, kecuali A. bornensis dapat tumbuh pada ketinggian 0 -50 mdpl, A. alba dari ketinggian 200 mdpl. Pada tanah yg relatif subur Tipe iklim A dan B Menghasilkan damar (kopal) Kayu bernilai tinggi (pertukangan, pulp, kayu lapis) Kelas awet IV dan kelas awet III Kegunaan : membuat kotak, korek api, mebel, vener, kayu lapis, pulp

Bunga & buah Agathis

Bunga & buah Agathis

Batang Agathis

Batang Agathis

Daun Agathis

Daun Agathis

Daun Araucaria

Daun Araucaria

Buah Araucaria

Buah Araucaria

Batang Araucaria

Batang Araucaria

Bunga jantan Agatis (Agathis alba) Buah Agatis Sisik dan biji Agatis

Bunga jantan Agatis (Agathis alba) Buah Agatis Sisik dan biji Agatis

Kopal

Kopal

Pohon Agatis di Kebun Raya Bogor

Pohon Agatis di Kebun Raya Bogor

Tegakan Agathis di Hutan Pendidikan Gunung Walat

Tegakan Agathis di Hutan Pendidikan Gunung Walat

3. Pinaceae • Daun jarum, bbrp daun tergabung dalam satu fasicle (berkas) • Strobilus

3. Pinaceae • Daun jarum, bbrp daun tergabung dalam satu fasicle (berkas) • Strobilus betina mengandung 2 bakal biji • Buah kerucut dgn sisik berkayu, setiap sisik memiliki 2 biji yang bersayap • Anggotanya 8 marga, dimana Pinus mrp marga terbesar atau terbanyak anggotanya, yg umumnya tersebar di belahan bumi utara

Contoh jenis : 1. Pinus merkusii (Tusam) • • Tiap fasicle berisi 2 daun

Contoh jenis : 1. Pinus merkusii (Tusam) • • Tiap fasicle berisi 2 daun jarum Tersebar alami di 3 lokasi : Aceh, Tapanuli dan Kerinci Tumbuh di dataran rendah hingga pegunungan Manfaat : - Hasil kayu : papan, peti, sumpit, korek api, pulp kertas - Hasil non-kayu : gondorukem, terpentin, dan spirtus 2. Pinus insularis (Filipina) 3. Pinus caribaea (Amerika Tengah) 4. Pinus radiata (Australia)

Pinus merkusii n n n Banyak dijumpai di belahan bumi bagian selatan Pohon bertajuk

Pinus merkusii n n n Banyak dijumpai di belahan bumi bagian selatan Pohon bertajuk lebat, berbentuk kerucut mempunyai perakaran cukup dalam dan kuat Tumbuh baik pada ketinggian 400 -1500 mdpl, tipe iklim A dan B, berbagai tipe tanah Kayunya : bahan bangunan ringan, peti, korek api, bahan baku kertas dan vinir Getah : Gondurukem dan terpentin

Gambar tusam Pohon tusam Buah Pinus Batang Pinus Gondorukem Penyadapan getah tusam

Gambar tusam Pohon tusam Buah Pinus Batang Pinus Gondorukem Penyadapan getah tusam

Daun jarum dan strobilus jantan pada tusam Setiap sisik pada buah tusam memiliki 2

Daun jarum dan strobilus jantan pada tusam Setiap sisik pada buah tusam memiliki 2 biji bersayap

Subdivisi Angiospermae Kelas Monocotyledoneae 4. Arecaceae (Palmae) • • Pohon berbatang tegak atau tumbuhan

Subdivisi Angiospermae Kelas Monocotyledoneae 4. Arecaceae (Palmae) • • Pohon berbatang tegak atau tumbuhan memanjat Daun kaku, majemuk menyirip atau berbentuk kipas • • • Bunga beraturan, kecil, malai atau bongkol Buah batu, nut atau berry Anggotanya lebih dari 200 marga, di tropika dan sub-tropika Kelompok tumbuhan pinang-pinangan/palem •

Contoh jenis : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Contoh jenis : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Cocos nucifera (kelapa) Arenga pinnata (aren) Areca catechu (pinang) Elaeis guineensis (kelapa sawit) Borassus flabellifer (lontar) Metroxylon sagu (sagu) Nypa fruticans (nipah) Salacca zalacca (salak) Daemonorops rubra (rotan getah) Calamus manan (rotan manau) Calamus caesius (rotan sega) Corypha umbraculifera (gebang)

Sagu (Metroxylon sagu) n n n Istilah lain : Rumbia Bahasa Inggris : Sago

Sagu (Metroxylon sagu) n n n Istilah lain : Rumbia Bahasa Inggris : Sago Palm Spesies lain : Metroxylon rumphi, Metroxylon squarrosum Tumbuh merumpun dengan akar rimpang yang panjang dan bercabang yang menjulur di permukaan tanah Berasal dari Maluku dan Papua

Sagu (Metroxylon sagu)

Sagu (Metroxylon sagu)

Sagu (Metroxylon sagu)

Sagu (Metroxylon sagu)

Kelapa (Cocos nucifera) n n n Nama lain : coconut (Inggris), cocotier (Perancis), kelapa,

Kelapa (Cocos nucifera) n n n Nama lain : coconut (Inggris), cocotier (Perancis), kelapa, nyiur (Indonesia), Kambil, kerambil, klapa (Jawa) Termasuk jenis tanaman palma yg mempunyai buah berukuran cukup besar. Batang pohon kelapa berdiri tegak dan tidak bercabang. Tinggi dapat mencapai 1014 m bahkan lebih. Daunnya berpelepah, panjang dapat mencapai 3 -4 m lebih dengan sirip-sirip lidi yg menopang tiap helaian, daun tersusun majemuk, menyirip sejajar tunggal Buah terbungkus dengan serabut dan batok, diameter 10 -20 cm, bahkan lebih Akar serabut, tebal dan berkayu, membentuk bonggol, adaftif pada lahan berpasir pantai

Kelapa

Kelapa

Pinang (Areca catechu) n n n Bahasa Inggris : Betel palm, betel nut tree

Pinang (Areca catechu) n n n Bahasa Inggris : Betel palm, betel nut tree Daerah : pineung (Aceh), pining (Batak Toba), penang, jambe, bua, wua, pua, fua, hua Batang lurus langsing, dapat mencapai ketinggian 25 meter dengan diameter 15 cm Tajuk tidak rimbun, pelepah daun berbentuk tabung dengan panjang 80 cm, tangkai daun pendek, helaian daun panjangnya sampai 80 cm, dengan ujung sobek dan bergerigi Buah : buni bulat telur terbalik memanjang, merah oranye, panjang 3, 5 -7 cm, dinding buah berserabut. Biji 1 berbentuk telur dan memiliki gambar seperti jala

Buah Pinang

Buah Pinang

Pohon, buah, dan biji pinang

Pohon, buah, dan biji pinang

Pinang Merah

Pinang Merah

Nibung (Oncosperma tigillaria)

Nibung (Oncosperma tigillaria)

Nipah (Nypa fruiticans) n n n Tumbuh di daerah rawa yg berair payau/daerah pasang

Nipah (Nypa fruiticans) n n n Tumbuh di daerah rawa yg berair payau/daerah pasang surut di daerah pantai. Pohon nipah tumbuh di lingkungan hutan bakau Nama lokal : daon, daonan, nipah, bhunjok, lipa, buyuk (Sunda, Jawa); buyuk (Bali); bhunyok (Madura); bobo (Manado, Ternate), boboro (Halmahera); palean, palenei, pelene, puleanu, puleno, pureno, parinan, parenga (Maluku) Inggris : nipa palm, magrove palm

Nipah (Nypa fruiticans) n n n Batang nipah menjalar di tanah membentuk rimpang yg

Nipah (Nypa fruiticans) n n n Batang nipah menjalar di tanah membentuk rimpang yg terendam oleh lumpur. Hanya daun yg muncul di atas tanah sehingga seperti tak berbatang. Akarnya serabut yg mencapai belasan meter Dari rimpang, tumbuh daun menjemuk hingga 9 meter dgn tangkai daun sekitar 1 -1, 5 m. Daun nipah yg muda berwarna kuning dan yg tua hijau Bunga nipah majemuk muncul di ketiak daun dgn bunga betina terkumpul di ujung membentuk bola dan bunga jantan tersusun dalam malai. Tandan bunga disadap untuk diambil nira

Nipah (Nypa fruiticans) n n n Buah nipah bulat telur dan gepeng dengan 2

Nipah (Nypa fruiticans) n n n Buah nipah bulat telur dan gepeng dengan 2 -3 rusuk, berwarna coklat kemerahan. Panjang 13 cm dan lebar 11 cm. Buah berkelompok membentuk bola berdiameter 30 cm. Dalam satu tandan, terdiri 30 -50 butir buah. Penyebaran : Sri langka, Bangladesh, Brunei, kamboja, Cina, Indonesia, jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Australia, Papua New Guniea, Kepulauan Solomon Manfaat : atap rumah, anyaman dinding, kerjajinan, sapu lidi, air nira : cuka, tuak, etanol, tepung, kolang-kaling

Nipah

Nipah

Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) n n n Habitus : Pohon, tinggi dapat mencapai 24

Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) n n n Habitus : Pohon, tinggi dapat mencapai 24 m. Akar serabut mengarah ke bawah dan samping. Daun tersusun majemuk menyirip. Daun berwarna hijau tua dan pelepah sedikit lebih muda. Batang diselimuti bekas pelepah hingga umur 12 thn. Setelah 12 thn, pelapah yg mengering akan terlpeas sehingga penampilan mirip dengan kelapa. Bunga jantan dan betina terpisah namun berada dlm 1 pohon dan memiliki waktu pematangan berbeda sehingga sangat jarang terjadi penyerbukan sendiri

Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) n n Bunga jantan memiliki bentuk lancip dan panjang sementara

Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) n n Bunga jantan memiliki bentuk lancip dan panjang sementara bunga betina terlihat lebih besar dan mekar Buah bergerombol dalam tandan yg muncul dari tiap pelepah. Buah : eksoskarp (kulit buah berwarna kemerahan dan licin); mesokarp (serabut buah); endokarp (cangkang pelindung inti) Syarat tumbuh : daerah tropis, ketinggian 0 -500 mdpk, kelembaban 80 -90%, curah hujan stabil 2000 -2500 mdpl

Kelapa sawit

Kelapa sawit

Lontar (Borassus flabellifer) n n Istilah lain : Siwalan/tal, lonta, ental, taal, dun tal,

Lontar (Borassus flabellifer) n n Istilah lain : Siwalan/tal, lonta, ental, taal, dun tal, jun tal, tala, lontara, lontoir, maggita, manggitu. Berasal dari Sulawesi Selatan Habitus : Pohon kokoh kuat dengan tinggi 15 -30 m, diameter 60 cm Daun besar, terkumpul di ujung batang membentuk tajuk yg membulat. Helaian daun serupa kipas bundar, berdiameter hingga 1, 5 m. Sisi bawah daun terdapat lapisan lilin. Tangkai daun mencapai 1 m dengan pelepah yg lebar dan hitam dibagain atasnya. Sisi tangkai dengan deretan duri yg berujung dua

Lontar (Borassus flabellifer) n n Bunga dalam tongkol 20 -30 cm dengan tangkai sekitar

Lontar (Borassus flabellifer) n n Bunga dalam tongkol 20 -30 cm dengan tangkai sekitar 50 cm. Buah bergerombol dalam tandan, hingga 20 butir, bulat berpeluru berdiameter 7 -20 cm, hitam kecoklatan kulitnya dan kuning daging buahnya bila tua. Berbiji tiga butir dengan tempurung yg tebal dan keras Kegunaan : bahan kerajinan, kipas, tikar, topi, keranjang, tenunan untuk pakaian dan sasando, bahan bangunan, nira lontar, buah dimakan

Pohon dan buah lontar (Borassus flabellifer) di P. Timor

Pohon dan buah lontar (Borassus flabellifer) di P. Timor

Tanaman siwalan di Kec. Bancar, Kab. Tuban, Jatim

Tanaman siwalan di Kec. Bancar, Kab. Tuban, Jatim

Buah Lontar (Siwalan) Legen (air nira lontar)

Buah Lontar (Siwalan) Legen (air nira lontar)

Penjual minuman dari air nira lontar (di Kupang)

Penjual minuman dari air nira lontar (di Kupang)

Sasando dan topi orang Flores dari daun lontar

Sasando dan topi orang Flores dari daun lontar

Rotan gunung (Plectocomia gigantea) di hutan Cibodas

Rotan gunung (Plectocomia gigantea) di hutan Cibodas

Salak (Salacca zalacca) Famili : Arecaceae n Genus : Salacca n Spesies : Salacca

Salak (Salacca zalacca) Famili : Arecaceae n Genus : Salacca n Spesies : Salacca zalacca n Inggris : snake fruit n Berbentuk perdu/hampir tidak berbatang, berduri banyak, melata dan beranak banyak, tumbuh menjadi rumpun yang rapat dan kuat. n

Buah salak (Salacca zalacca)

Buah salak (Salacca zalacca)

Rotan Manau (Calamus manan Miq) n n Tumbuh batangnya merambat di antara batang dan

Rotan Manau (Calamus manan Miq) n n Tumbuh batangnya merambat di antara batang dan ranting pohon, tumbuh tunggal tidak merumpun. Warna batang kuning lansat, diameter berkisar 25 mm, panjang ruas 35 cm, total panjang batang bila merambat dewasa mencapai 40 m. Penyebaran alami : Thailand, semenanjung Malaya, Sumatera, kalimantan. Pembudidayaan hanya melalui biji Daun rotan manau manjemuk menyirip, tiap daun terdiri dari kurang lebih 40 pasang anak daun

Rotan Manau (Calamus manan Miq) n n n Bentuk anak daun bervariasi dari bentuk

Rotan Manau (Calamus manan Miq) n n n Bentuk anak daun bervariasi dari bentuk lanset sampai bulat telur lanset sunsang. Pelepah dan tangkai daunnya diselimuti duri tajam dan rapat. Bunganya tersusun dalam tandan berbentuk malai, berukuran panjang dan letaknya menggantung. Buah tidak terlalu besar panjang kurang lebih 3 cm bersisik dan berbentuk lonjong Kegunaan : furniture Terdapat 40 jenis rotan terpenting di Indonesia

Rotan Manau Buah Rotan

Rotan Manau Buah Rotan

Gebang (Corypha sp. )

Gebang (Corypha sp. )

Gebang (Corypha umbraculifera)

Gebang (Corypha umbraculifera)

Aren (Arenge pinata) n n Habitus : Pohon, tinggi dapat mencapai 25 m dan

Aren (Arenge pinata) n n Habitus : Pohon, tinggi dapat mencapai 25 m dan diameter dapat mencapai 65 m, batangnya tidak berduri, tidak bercabang. Tangkai daun aren panjangnya dapat mencapai 1, 5 m, helaian daun dapat mencapai 1, 45 m, lebar 7 cm dan bagian bawah daun ada lapisan lilin Penyebaran alami : India, Srilangka, Burma, Bangladesh, Thailand, laos, Malysia, Vietnam, hawai, Philipina, Guam, berbagai pilau di sekitar Pasifik, Indonesia (khususnya di daerah perbukitan dan lembah)

Aren (Arenge pinata) Nama daerah : bakjuk/bakjok (Aceh), pola/paula (Karo), bagot (Toba), agaton /

Aren (Arenge pinata) Nama daerah : bakjuk/bakjok (Aceh), pola/paula (Karo), bagot (Toba), agaton / bargat (Mandailing), anau / neluluk / nanggong (Jawa), aren/kawung (Sunda), hanau (Dayak), onau (Toraja), mana / nawa-nawa (Ambon) n Kegunaan : konservasi, produksi (akar, batang, daun, bunga, buah) n

Bunga dan ijuk aren (Arenga pinnata)

Bunga dan ijuk aren (Arenga pinnata)