KONSEP TES MINAT DEFINISI MINAT Sumadi Suryabrata 2002
KONSEP & TES MINAT
DEFINISI MINAT Sumadi Suryabrata (2002) • Suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pd suatu hal/aktivitas tanpa ada yg menyuruh Winkel (1983) Hilgard (2003) • Kecenderungan yg agak menetap u/merasa tertarik pd bidang 2 tertentu & merasa senang berkecimpung dlm bid. tsb • Kecenderungan yg tetap untuk memperhatikan, mengenang bbrp kegiatan Minat adalah kecenderungan tinggi thd suatu hal, tertarik, ada perhatian, gairah dan keinginan u/terlibat. Perhatian : rasa ingin tahu & mempelajari
Faktor minat: INTRINSIK Sikap diri Prestasi, Bakat, Jenis kelamin, Harapan diri EKSTRINSIK Latar belakang kel, Pergaulan, Status ekonomi, Minat ortu, Informasi
PENGEMBANGAN INVENTORI MINAT • Alat ukur untuk bimbingan dan konseling bagi sejuml besar orang 2 normal penting membuat inventori minat, berakar dari studi minat Thorndike (1912) minat 100 mahasiswa • 1919 Yoakum mengembangkan 1000 kumpulan soal terkait minat anak 2 - dewasa awal • dimasukkan dalam inventori minat Carnegie disempurnakan Cowdery (1926 -1927) menambah juml soal dg bandingkan respon 3 kelompok kriteria (Dr, ir, pengacara).
MINAT • Tahun 1921 : diterbitkan tes minat yang pertama, yakni Carnegie Interest Inventory • Minat dipandang sebagai aspek non-kognitif • Tes Minat mengungkap reaksi seseorang terhadap berbagai situasi yang secara keseluruhan akan mencerminkan minatnya • Terdapat 15 macam tes minat
Penerapan tes minat Konseling Karier Konseling Pekerjaan Penjurusan Siswa Perencanaan Bacaan Siswa
PENERAPAN TES MINAT 4 bidang terapan, yaitu • konseling karier bagi siswa sekolah lanjutan, • konseling pekerjaan bagi karyawan, • penjurusan siswa sekolah lanjutan atau • mahasiswa, dan perencanaan bacaan dalam pendidikan dan latihan
ROTHWELL MILLER INTEREST BLANK (RMIB) • Disusun : ROTHWELL (1947) • Ada 9 kategori jenis pekerjaan • 1950 Kenneth Miller menyempurnakan jadi 12 kategori. • Outdoor aestetik • Mechanical practical • Computational personal contact • Scientific medical • Literary musical • Sosial services clerical
INSTRUKSI TES • “Dibawah ini Saudara dihadapkan pada daftar bermacam jenis pekerjaan yang tersusun kedalam beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 12 macam pekerjaan. Setiap pekerjaan merupakan keahlian khusus yg membutuhkan latihan dan pendidikan keahlian tersendiri”. Sebelah kanan kiri kolom ada huruf P ke bawah menunjukkan macam pekerjaan PRIA dan W untuk wanita. Silahkan perhatikan sesuai jenis kelamin anda. • Tugas saudara adalah menuliskan no/angka 1 hingga 12 di setiap kolom di tengah setiap pekerjaan. Perkolom A hingga I. • No 1 untuk pekerjaan yg paling saudara sukai dan seterusnya sampai no. 12 sebagai pekerjaan yang paling tidak anda sukai • Bekerjalah dg secepatnya & tuliskan no sesuai kesan dan keinginan saudara. Jangan sampai ada yang terlewatkan
JENIS TES MINAT SVIB (Strong Vocational Interest Blank ) 1. SVIB (Strong Vocational Interest Blank ) • Edward K Strong (1884 -1963) • Pada SVIB edisi tahun 1966 terdapat 399 item yang mengukur 54 macam pekerjaan untuk pria. Bentuk yang lain digunakan khusus untuk 32 macam pekerjaan untuk wanita. Skor standar digunakan dengan mean 50 dan SD 10 (T score system). • Memilih 3 butir pilihan
2. SCII (Strong-Campbell Interest Inventory ) • Tes ini dibuat untuk mengatasi kelemahan SVIB. Bentuk untuk pria yang terpisah dari wanita disatukan dalam SCII. Studi yang impresif dilakukan untuk 437 macam pekerjaan. Terdapat 6 faktor kepribadaian yang berkaitan dengan minat, yaitu : realistic, investigative, artistic, social, enterprising, dan konvensional. Lebih jauh dalam SCII hal tersebut diterjemahkan menjadi : • (1). Pekerjaan : 131 item (contoh item : aktris, pengacara, sekretaris) • (2). Subjek sekolah : 36 item (contoh item : aljabar, ekonomi) • (3). Aktivitas : 51 item (contoh item : memasak, melihat, operasi) • (4). Hiburan : 39 item (contoh item : memancing, tinju) • (5). Tipe orang : 24 item (contoh item : perwira militer, penari) • (6). Preferensi antara 2 aktivitas : 30 item (contoh item : jadi pilot atau petugas biro perjalanan) • (7). Karakteristik anda : 14 item (contoh item : sabar ketika mengajar)
PERKEMBANGAN TES MINAT KUDER • Kuder preference record • Kuder general interest survey • Kuder occupational interest survey • Merupakan tes ipsatif : membandingkan kekuatan relatif minat 2 dalam diri individu • X membandingkan responnya thd berbagai kelompok profesional
Kuder preference record-VOCATIONAL • • • Oleh Frederick Kuder 1934 -1935 FORM A: 1939– 7 DAERAH MINAT FORM B: 1948– 9 DAERAH MINAT FORM C: --KINI – 10 DAERAH MINAT: 0 1. 2. 3. 4. OUTDOOR 5. ARTISTIK MECHANICAL 6. LITERACY COMPUTATIONAL 7. MUSICAL SCIENTIFIC 8. SOSIAL SERVICE PERSUASIVE 9. CLERICAL
� Selain 10 bidang pekerjaan itu terdapat subskala, yaitu verifikasi, yang bukan merupakan pengukur minat pekerjaan. Verifikasi digunakan sebagai cek kejujuran dan kecermatan dalam memberikan jawaban. Hal ini dapat dipahami, karena pengukuran minat (kemampuan non kognitif) memiliki kelemahan yang sukar dihindari. Yaitu kemungkinan subjek memberikan jawaban yang sebenarnya tidak cocok dengan keadaan dirinya, tetapi merupakan jawaban yang dikehendaki oleh orang lain. � Ke-10 bidang pekerjaan ditambah dengan subskala Verifikasi itu diukur melalui 168 pasang pernyataan (14 pasang x 12 halaman). � Setiap nomor pada KPR-V terdiri atas 3 pernyataan, subjek disuruh memilih 1 pernyataan yang paling disukai dan 1 pernyataan yang paling tidak disukai. Setiap pernyataan merupakan satu aktivitas dalam pekerjaan tertentu. � Waktu untuk mengerjakan pada skala yang asli hanya berkisar 30 – 40 menit, tetapi pada bentuk skala yang berbahasa Indonesia memerlukan waktu 2 kali lipat, yaitu 60 menit.
TUJUAN KUDER • + 1 SKALA TAMBAHAN: (V) VERIVICATION • Tidak UKUR KESUKAAN JABATAN, MELAINKAN VALIDITAS JAWABAN yang tidak jujur/ceroboh
KEGUNAAN KUDER • DALAM PROGRAM BIMBINGAN: 1. Menunjukkan jabatan 2 bagi studi lanjut (tipe 2 kerja yg disukai /ditampilkan murid) identifikasi jabatan , bukan kemampuan bagi jabatan itu 2. Uji “apakah pilihan jabatan tsb sesuai tipe kesukaan yg dikerjakannya”. Bila tidak memuat jabatan 2 yg biasanya tidak ia nikmati pilihannya salah 3. Cek pemilihan karir sesuai minat. Bukan coba 2/karena teman/karena mudah.
KEGUNAAN KUDER • KONSELING PEGAWAI : 1. Seleksi pegawai 2. Membuktikan apakah penempatan pegawai sekarang cocok dg jabatan. menambah kemampuan dan efisiensi kerja, kepuasan kerja Tetap pertimbangkan kemampuan ybs
KEGUNAAN KUDER • KONSELING PADA UMUMNYA: 1. Mengembangkan motivasi kemampuan untuk membaca perbaiki kecakapan membaca 2. Membaca bahan 2 yg sesuai dg kesukaan dan karirnya
SKORING KUDER 1. HITUNG NILAI V. • Bila (V) 38 -44 : skoring dilanjutkan • BILA <37 ATAU > 44 maka jawaban “MERAGUKAN” • <37 OP tidak sungguh 2, tidak konsisten • > 44 OP tidak mengikuti petunjuk tes yg berlaku
SKORING KUDER 2. HITUNG NILAI 2 MINAT SELURUHNYA MULAI DARI OUTDOOR (O)-CLERICAL (C) • NORMA PERSENTIL ASLI DARI Science Research Associates 2 nd Revision, Januari 1950. katalog no. 7 -293 • Dibedakan menurut jenis kelamin
SKORING KUDER 3. TIGA ARTI DAERAH : - 0 – 24% : Daerah minat yg RENDAH - 25 – 74% : Daerah minat yg SEDANG - 75 – 100%: Daerah minat yg TINGGI
KOIS (Kuder Occupational Interest Survey) • Ini merupakan perkembangan dari Kuder Preference Survey yang terbit pertama 1939. Prinsipnya sama, yaitu subjek diminta memilih 3 alternatif aktivitas, yaitu pilih yang paling disukai dan yang paling tidak disukai. • KOIS mengandung 126 kelompok pekerjaan yang spesifik dengan 48 major (setingkat dengan program studi pada perguruan tinggi). Sebagai catatan perlu dikemukakan bahwa skoring KOIS hanya dapat dilakukan dengan menggunakan komputer.
GPII (GEIST PICTURE INTEREST INVENTORY) • Ukur minat dg pakai gambar yg mencerminkan berbagai macam pekerjaan & hobi • Dapat mengatasi kesukaran 2 berbahasa yg biasa ditemui dalam inventori minat yg bersifat verbal
TUJUAN GEIST 1. Tahu motivasi yg melatarbelakangi suby pilih pekerjaan tsb 2. Berguna bg sso yg punya keterbatasan kemampu verbal & memudahkan BK 3. Untuk kepentingan proyektif dapat digunakan memperoleh cerita ttg gambar tsb 4. Membuka kesempatan untuk penelitian terkait dinamika pemilihan pekerjaan & pengembangan karir serta motivasi 2 yg melatarbelakangi
STRUKTUR GEIST • Manual • Picture triad bookled laki 2: 44 set gambar • perempuan 27 set gambar • Administrasi : kelompok/indv – Individual: beri buku, isi identitias, baca petunjuk yg diberikan, lingkari gambar yg dipilih – Kelompok: idem + apakah sudah jelas, beri contoh, diskusi hingga peserta paham semua – Tanpa batasan waktu yg ketat, tapi dorong untuk secepatnya
SKORING GEIST • Di skor dg tanda silang pada semua lingkaran di sebelah kanan masing 2 soal. • Total ke bawah sesuai minat • Angka mentah dikonversi ke t score (norma sesuai usia, pendidikan, lokasi, keanggotaan dl kelompok)
SKORING GEIST 11 minat laki-laki & 12 bidang minat perempuan • Persuasif (A) klerikal (B) • Mekanikal (C) musikal (D) • Scientific (E) Outdoor (F) • Kesastraan (G) Komputasi (H) • Artistik (I) Pelayanan Sosial (J) • Drama (K) personal service (L)
Prosedur tes minat Interpretasi Skoring Pelaksanaan Adminitrasi
TERIMA KASIH
- Slides: 32