Komponen Algoritma Implementasi Algortima Komponen Algoritma HargaNilai Suatu























- Slides: 23
Komponen Algoritma Implementasi Algortima
Komponen Algoritma Harga/Nilai: Suatu besaran bertipe yang telah dikenal. Harga diperoleh dari: 1. Isi suatu nama/tempat (variabel atau konstanta) 2. Hasil perhitungan suatu ekspresi 3. Hasil yang dikirim dari suatu fungsi 2
Manipulasi Harga 1. Diisikan ke variabel yang mempunyai tipe sesuai (assignment). NIM 613120001 2. Diacu dari suatu nama/tempat untuk digunakan dalam ekspresi. hasil 100 * bil + 3 3. Dituliskan ke piranti keluaran. Output (hasil) 3
Assignment Adalah instruksi primitif algoritmik untuk menyimpan harga pada suatu nama/tempat yang isinya boleh bervariasi. Contoh: bil 1 bil 2 { bil 1 & bil 2 bertipe sama, bil 2 disalin ke bil 1 } kampus “IT Telkom” zakat 0. 25 * penghasilan 4
Input & Output (1) • Input : Pemberian suatu harga ke suatu nama / tempat melalui piranti masukan (keyboard, mouse, dsb) Contoh : input (usia) { user memasukan angka 17 melalui keyboard / piranti masukan , kemudian disimpan dalam tempat “usia” } 5
Input & Output (2) • Output : Mengkomunikasikan harga ke dunia luar melalui piranti keluaran (layar, printer, dsb) Contoh : Output (usia) Output (“IT Telkom”) { menampilkan isi harga dari tempat yang bernama “usia” } { menampilkan tulisan didalam tanda petik } Output (1945+2013) { menampilkan hasil perhitungan } Output (“Dirgahayu Indonesia ke”, 2013 -1945) 6
Ekspresi (1) Ø Ekspresi Uner adalah ekspresi dengan operator uner, yaitu operator yang hanya membutuhkan satu operan Ø Ekspresi Biner adalah ekspresi dengan operator biner, yaitu operator yang membutuhkan 2 operan. 7
Ekspresi (2) Ø 3 macam notasi : q Infix operan 1 operator operan 2 q Prefix operator operan 1 operan 2 q Sufix operan 1 operan 2 operator Ø Contoh : q Infix : ( ( 3 * 5 ) + ( 4 div 7 ) ) - ( a * b ) q Prefix : - + * 3 5 div 4 7 * a b q Sufix : 3 5 * 4 7 div a b * + - 8
Sequence Adalah sederetan Instruksi primitif dan/atau aksi yang akan dilaksanakan oleh komputer berdasarkan urutan penulisannya. Inisial state (IS) Final state (FS) terakhir : state awal yang harus dipenuhi : state akhir setelah instruksi/ aksi 9
Notasi Algoritmik untuk Sequence Ø Sequence dapat ditulis menjadi satu baris program dengan cara memisahkan instruksi dengan tanda “Titik-Koma” 10
Notasi Algoritmik untuk Sequence Ø Contoh: Judul Miss. World 2013 {contoh penulisan sequence dengan titik-koma} Kamus Type Body : <tinggi : berat : Type Miss. World : <nama : badan: data : Miss. World integer, real> string, Body> 11
Notasi Algoritmik untuk Sequence Algoritma Input(data. nama) ; input(data. Badan. tinggi) input(data. badan. berat) ; output(data. nama) output(data. badan. tinggi) output(data. badan. berat) 12
Catatan! • Perhatikan urutan penulisan program • Penulisan sequence dengan titik-koma dilakukan untuk sequence yang jika urutan penulisannya diubah tidak berpengaruh kepada program • Ada sequence yang jika diubah urutan instruksinya akan menghasilkan efek neto yang sama / tidak berpengaruh 13
Contoh-1 • Pernyataan : Dibaca 2 buah harga a (alas) dan t (tinggi), yang akan digunakan untuk perhitungan luas segitiga. Harus dihitung & dituliskan hasilnya. • Spesifikasi : Input : alas integer , tinggi integer Proses : menghitung Luas = ½ alas. tinggi Output : Luas 14
Contoh-1 Judul Luas_Segitiga_1 {dibaca alas & tinggi, menghitung luas & menampilkan hasilnya} Kamus alas , tinggi : integer luas : integer Algoritma input(alas, tinggi) luas 0. 5 * alas * tinggi output(luas) 15
Contoh-1 Judul Luas_Segitiga_2 {dibaca alas & tinggi, menghitung luas & menampilkan hasilnya} Kamus alas, tinggi : integer Algoritma input(alas, tinggi) output(0. 5*alas*tinggi) 16
Contoh-2 Ø Penyataan : Tuliskan algoritma untuk membaca 2 buah besaran bertipe pecahan & menuliskna hasil kali kedua pecahan tersebut. Pecahan harus direpresentasikan sebagai 2 bilangan integer yang menyatakan pembilang penyebut. Untuk penyederhanaan, penyebut selalu tidak pernah sama dengan nol. Pecahan negatif ditandai dengan pembilang berupa integer negatif. 17
Contoh-2 • 18
Contoh-2 Judul pecahan_1 { input : p 1, p 2 bertipe pecahan, output : hasil kali p 1 dan p 2 } Kamus Type pecahan : <pembiang, penyebut : integer > p 1, p 2 : pecahan Algoritma input(p 1, p 2) output(p 1. pembilang * p 2. pembilang , p 1. penyebut * p 2. penyebut) 19
Latihan Soal 1. Tuliskanlah minimal 10 rumus dari bidang Fisika & Matematika, kemudian tuangkan algoritmanya (seperti pola “Luas”) 2. Tuliskanlah algoritma untuk membaca 2 buah besaran bertipe”JAM” yang mewakili awal & akhir suatu percakapan telepon & menuliskan durasi waktu dalam detik, yang dihitung dari kedua jam yang dibaca. format JAM : MENIT : DETIK contoh : 23 : 10 : 05 20
Latihan Soal 3. Dibaca sebuah bilangan real yang mewakili hasil pengukuran temperature dalam derajat Celcius. Hitung ekivalensinya dalam derajat Fahrenheit, Rheamur, dan Kelvin ! 21
Referensi • Liem, Inggriani. Diktat kuliah Algoritma & Pemrograman. ITB. 2003
See you… Thank you!