Kohesi leksikal Konjungsi Kalimat simpleks dan kompleks Kalimat








- Slides: 8
� Kohesi leksikal � Konjungsi � Kalimat simpleks dan kompleks � Kalimat definisi � Kalimat deskripsi
� Menemukan kosakata yang memiliki kohesi leksikal dalam teks laporan observasi � Menemukan konjungsi dalam teks laporan observasi � Menentukan kalimat kompleks dan kompleks dalam teks laporan observasi � Menentukan kalimat definisi dalam teks laporan observasi � Menentukan kalimat deskripsi dalam teks laporan observasi
Kohesi adalah hubungan yang erat (keterkaitan) Leksikal adalah bersangkutan dengan kosakata meliputi nomina, verba, adjektiva) Hubungan antara bagian-bagian wacana untuk mendapatkan keserasian struktur secara kohesif. Unsur kohesi leksikal terdiri dari sinonim, antonim, hiponim, repetisi, kolokasi sanding kata, ekuivalensi.
§ sinonim, mengklasifikasikan = menggolongkan § antonim, persamaan X perbedaan hiponim, makhluk hidup: binatang, hewan repetisi, mengulang kata: menggolongkan, digolongkan, tergolong § §
§ § § kolokasi (asosiasi tetap dengan kata lain di lingkungan yang sama), contoh kata umum dalam pengklasifikasian memiliki arti biasa/kebanyakan bukan memberitahu Sanding kata, contoh: mempunyai ciri-ciri, terdapat lima elompok ekuivalensi (makna yang sangat berdekatan), contoh: memilah, membedakan, membagi
� Kalimat yang berisi penjelasan tentang makna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas; batasan; rumusan, konsep yang menjadi pokok pembicaraan atau studi. � Mamalia adalah binatang menyusui. (X=Y) � Binatang menyusui adalah mamalia. (Y=X) = berupa verba penghubung adalah, ialah, termasuk, digolongkan, terdiri atas, disebut, meliputi.
� Kalimat yang berisi gambaran sifat benda yang dideskripsikan. Sifat-sifat itu antara lain, berupa ukuran (besar-kecil, tinggi-rendah), warna (merah, kuning, biru), rasa (manis, pahit, getir, halus, kasar), atau sifat-sifat fisik yang lain. � Contoh: � Harimau dapat mencapi tinggi 1, 5 meter, panjang 3, 3 meter, dan berat 300 kilogram.