KINGDOM PROTISTA Kingdoms of the Living World 1

  • Slides: 43
Download presentation
KINGDOM PROTISTA

KINGDOM PROTISTA

Kingdoms of the Living World 1. Eukariotik (memiliki membran inti sel) 2. Umumnya uniseluler,

Kingdoms of the Living World 1. Eukariotik (memiliki membran inti sel) 2. Umumnya uniseluler, ada juga yang berkoloni serta multiseluler.

 • If you look at a drop of pond water under a microscope,

• If you look at a drop of pond water under a microscope, all the "little creatures" you see swimming around are protists. • Uniceluller or multiceluller • All protists have a nucleus and are therefore eukaryotic.

 • Protists are either plant-like, animal-like or fungus-like. • Plant-like protists are autotrophs

• Protists are either plant-like, animal-like or fungus-like. • Plant-like protists are autotrophs – they contain chloroplasts and make their own food. • Animal-like and fungus-like protists and are heterotrophs.

PROTISTA MIRIP HEWAN

PROTISTA MIRIP HEWAN

PROTISTA MIRIP HEWAN

PROTISTA MIRIP HEWAN

What is a Protozoan ? ? ? • Protozoans are animal -like protists (heterotrophs)

What is a Protozoan ? ? ? • Protozoans are animal -like protists (heterotrophs) grouped according to how they move. • The word protozoa means "little animal“. They are so named because many species behave like tiny animals—specifically, they hunt and gather other microbes as food.

Protozoa • Protozoa range in size from 1/5, 000 to 1/50 of an inch

Protozoa • Protozoa range in size from 1/5, 000 to 1/50 of an inch (5 to 500 µm) in diameter. They can be classified into four general groups based on how they move.

Cara Hidup Bersifat heterotrof dengan memangsa bakteri protista lain, dan sampah organisme Habitat protozoa

Cara Hidup Bersifat heterotrof dengan memangsa bakteri protista lain, dan sampah organisme Habitat protozoa hidup soliter atau berkoloni. Misalnya di selokan, kolam, atau sungai Reproduksi Aseksual : pembelahan biner Seksual : konjugasi Dalam siklus hidupnya protozoa biasanya menghasilkan sel yang tidak aktif (Sista / Kista)

KLASIFIKASI PROTOZOA Berdasarkan alat gerak yang dimilikinya Protozoa dibedakan menjadi 4 fillum yaitu: 1.

KLASIFIKASI PROTOZOA Berdasarkan alat gerak yang dimilikinya Protozoa dibedakan menjadi 4 fillum yaitu: 1. Rhizopoda/Sarcodina (alat gerak : pseudopodia / kaki semu) 2. Cilliata/Cilliophora (alat gerak: silia/bulu getar) 3. Flagellata/Mastigophora (alat gerak: flagel/bulu cambuk) 4. Sporozoa (tanpa alat gerak,

1. Rhizopoda (Sarcodina) • Protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopodia (kaki semu) • Rhizopoda

1. Rhizopoda (Sarcodina) • Protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopodia (kaki semu) • Rhizopoda yang terbungkus oleh cangkang misalnya Foraminifera dan Arcella • Amoeba adalah hewan bersel satu yang memiliki bentuk berubah-ubah hidup bebas atau hidup sebagai parasit.

 • Struktur tubuh Amoeba – Membran plasma berfungsi sebagai pelindung isi sel, mengatur

• Struktur tubuh Amoeba – Membran plasma berfungsi sebagai pelindung isi sel, mengatur pertukaran zat misalnya zat makanan, ekskresi – Cara bergerak Amoeba dengan menggunakan kaki semu (pseudopodia) yang merupakan penjuluran dari sitoplasma. Pseudopodia digunakan untuk bergerak dan menelan mangsa (makanannya). – Sitoplasma yang dibedakan menjadi ektoplasma (bagian luar) dan endoplasma (bagian dalam)

 • Amoeba yang hidup bebas di tanah yang berair dan banyak mengandung bahan

• Amoeba yang hidup bebas di tanah yang berair dan banyak mengandung bahan organik, contohnya: Amoeba proteus • Sedangkan contoh Amoeba yang bersifat parasit terdapat dirongga mulut seperti Entamoeba ginggivalis dan di dalam usus manusia adalah Entamoeba histolytica. • Reproduksi amoeba secara aseksual yaitu membelah diri

2. Cilliata/Cilliophora • These are generally the largest protozoa. • They are covered with

2. Cilliata/Cilliophora • These are generally the largest protozoa. • They are covered with hair-like projections called cilia. • Ciliates are found in every aquatic habitat. • Bentuk tubuh menyerupai sandal, lonceng, terompet, atau ovale. • Reproduksi aseksual (membelah diri) dan seksual (konjugasi)

STRUKTUR TUBUH CILIATA • Di dalam sitoplasma terdapat mitokondria, ribosom, lisosom, inti sel, vakuola

STRUKTUR TUBUH CILIATA • Di dalam sitoplasma terdapat mitokondria, ribosom, lisosom, inti sel, vakuola makanan, vakuola berdenyut • Terdapat makronukleus (sintesis RNA, pertumbuhan sel dan reproduksi aseksual) dan mikronukleus (reproduksi seksual) • Alat pencernaan makanan terdiri atas celah mulut (oral groove), mulut sel (sitostoma), kerongkongan sel (sitofaring), vakuola makanan, dan lubang anus (anal pore) • Memiliki pelikel dan trikosis

STRUKTUR SEL Paramecium sp.

STRUKTUR SEL Paramecium sp.

CONTOH-CONTOH CILIATA

CONTOH-CONTOH CILIATA

REPRODUKSI Paramecium sp.

REPRODUKSI Paramecium sp.

REPRODUKSI Paramecium sp. Dua sel berkonjugasi membentuk jembatan sitoplasma Meiosis menghasilkan 4 mikronukleus tetapi

REPRODUKSI Paramecium sp. Dua sel berkonjugasi membentuk jembatan sitoplasma Meiosis menghasilkan 4 mikronukleus tetapi yang 3 hancur Masing –masing mikronukleus haploid (n), membelah secara mitosis Pasangan mikronukleus pada setiap sel kemudian saling bertukar mikronukleus satu sama laiin

REPRODUKSI Paramecium sp. Penyatuan mikronukleus dari individu yang berbeda = singami Pasangan sel Paramecium

REPRODUKSI Paramecium sp. Penyatuan mikronukleus dari individu yang berbeda = singami Pasangan sel Paramecium berpisah Mikronukleus diploid setiap sel membelah secara mitosis sebanyak 3 x, shg terbentuk 8 mikronukleus Makronukleus asli pada masing sel akan hancur 4 mikronukleus = 4 makronukleus, dan 4 mikronukleus = 4 mikronukleus

3. Flagellata/Mastigophora • The third group is the Flagellates, of the phylum Zoomastigophora. •

3. Flagellata/Mastigophora • The third group is the Flagellates, of the phylum Zoomastigophora. • Flagellates are generally the smallest of the protozoa and have one or several long, whip-like projections called flagella poking out of their cells. • Flagellates use their flagella to move.

CIRI-CIRI FLAGELLATA • Memiliki pelikel • Tubuh berbentuk oval memanjang, melengkung langsing (mirip bulan

CIRI-CIRI FLAGELLATA • Memiliki pelikel • Tubuh berbentuk oval memanjang, melengkung langsing (mirip bulan sabit), atau pipih panjang seperti daun • Umumnya hidup parasit • Reproduksi secara aseksual dengan pembelahan biner

CONTOH FLAGELLATA Trypanosoma sp

CONTOH FLAGELLATA Trypanosoma sp

4. sporozoa • Tidak memiliki alat gerak. • Merupakan protozoa parasit, dan memiliki siklus

4. sporozoa • Tidak memiliki alat gerak. • Merupakan protozoa parasit, dan memiliki siklus hidup yang kompleks. • Reproduksi secara aseksual dan seksual. • Contoh : Plasmodium sp. , Toxoplasma gondii

 • Fase Plasmodium sp. 1. Fase yang masuk ke dalam tubuh manusia :

• Fase Plasmodium sp. 1. Fase yang masuk ke dalam tubuh manusia : SPOROZOIT 2. Fase yang berada di dalam tubuh manusia : MEROZOIT dan TROPOZOIT 3. Fase yang berada di dalam tubuh nyamuk : OOKINET dan OOKISTA

PROTISTA MIRIP JAMUR

PROTISTA MIRIP JAMUR

Acrasiomycota Protista Mirip Jamur Myxomycota Oomycota • Ciri umum protista mirip jamur : Eukariotik,

Acrasiomycota Protista Mirip Jamur Myxomycota Oomycota • Ciri umum protista mirip jamur : Eukariotik, heterotrof, tidak memiliki klorofil, dan dapat menghasilkan spora • Protista mirip jamur tidak dimasukkan ke dalam kingdom fungi (jamur) karena struktur tubuh dan reproduksinya berbeda dengan jamur sesungguhnya • Reproduksi mirip dengan jamur, namun fase vegetatif (mencari makan) mirip dengan amoeba

1. Acrasiomycota /Jamur Lendir Selular • Heterotrof saprofit • Memiliki fase soliter dan agregat

1. Acrasiomycota /Jamur Lendir Selular • Heterotrof saprofit • Memiliki fase soliter dan agregat • Reproduksi aseksual membentuk tubuh buah • Reproduksi seksual dengan singami sel amoeboid.

1. Acrasiomycota /Jamur Lendir Selular • Pada jamur lendir selular, ketika persediaan makanan banyak,

1. Acrasiomycota /Jamur Lendir Selular • Pada jamur lendir selular, ketika persediaan makanan banyak, maka sel-sel tersebut akan hidup soliter (individual), sel amoeboid soliter ini akan bergerak dengan pseudopodia dan memakan bakteri. • Sedangkan ketika persediaan makanan habis, sel-sel amoeboid tersebut akan membentuk agregat (koloni). • Contoh : Dictyostelium sp. Arcyria sp.

Siklus Hidup Jamur Lendir Selular (Penjelasan Gambar) REPRODUKSI ASEKSUAL 1. Saat makanan habis, sel

Siklus Hidup Jamur Lendir Selular (Penjelasan Gambar) REPRODUKSI ASEKSUAL 1. Saat makanan habis, sel amoeboid (n) membentuk agregat. 2. Agregat dapat berpindah tempat. 3. Agregat menetap di suatu tempat dan membentuk tubuh buah. 4. Beberapa sel mengering dan membentuk batang penyokong (stalk). Sedangkan sel yg lain terus bergerak ke atas menjadi kumpulan spora. 5. Spora tahan terhadap lingkungan buruk. 6. Jika jatuh di tempat sesuai, spora tumbuh menjadi sel amoeboid (n). 7. Sel amoeboid berada dalam tahap makan, hidup soliter, dan bergerak dengan pseudopodia.

Siklus Hidup Jamur Lendir Selular (Penjelasan Gambar) REPRODUKSI SEKSUAL 1. Pada kondisi tertentu, sel

Siklus Hidup Jamur Lendir Selular (Penjelasan Gambar) REPRODUKSI SEKSUAL 1. Pada kondisi tertentu, sel amoeboid melakukan singami sehingga terbentuk zigot (2 n). 2. Zigot (2 n) akan memiliki dinding yg kokoh, kemudian mengalami meiosis dan mitosis berkali-kali, sehingga dihasilkan sel amoeboid (n). 3. Bila dinding sel zigot pecah, maka sel amoeboid akan keluar dan mencari makan.

2. Myxomycota /Jamur Lendir Plasmodial

2. Myxomycota /Jamur Lendir Plasmodial

Siklus Hidup Jamur Lendir Plasmodial (Penjelasan Gambar) 1. Plasmodium tumbuh dewasa (2 n) dan

Siklus Hidup Jamur Lendir Plasmodial (Penjelasan Gambar) 1. Plasmodium tumbuh dewasa (2 n) dan membentuk jaringan. 2. Plasmodium dewasa (2 n) membentuk sporangium bertangkai (stalk). 3. Terjadi pembelahan meiosis dan menghasilkan spora (n). 4. Spora akan tumbuh membentuk sel yg aktif(n). 5. Sel-sel aktif tersebut memiliki bentuk berbeda dan dapat berubah menjadi sel amoeboid atau sel berflagela. 6. Terjadi peleburan antara sel-sel yang memiliki bentuk yang sama, sehingga menghasilkan zigot (2 n). 7. Nukleus zigot (2 n) membelah secara mitosis tanpa pembelahan sitoplasma.

Myxomycota (Jamur Lendir Plasmodial)

Myxomycota (Jamur Lendir Plasmodial)

PERBEDAAN ACRASIOMYCOTA • Jamur lendir seluler / bersekat • Berkromosom haploid (n) MYXOMYCOTA •

PERBEDAAN ACRASIOMYCOTA • Jamur lendir seluler / bersekat • Berkromosom haploid (n) MYXOMYCOTA • Jamur lendir plasmodial / tidak bersekat • Berkromosom diploid (2 n)

3. Oomycota /Jamur Air

3. Oomycota /Jamur Air

Contoh Spesies Oomycota

Contoh Spesies Oomycota

Contoh Spesies Oomycota • Saprolegnia sp. = parasit pada ikan • Phytophthora infestans =

Contoh Spesies Oomycota • Saprolegnia sp. = parasit pada ikan • Phytophthora infestans = parasit pada tomat dan kentang • Pythium sp. = penyakit rebah semai pada tanaman