Kerahasiaan Medis dr Nur Azid Mahardinata Center for

  • Slides: 28
Download presentation
Kerahasiaan Medis dr. Nur Azid Mahardinata Center for Bioethics and Medical Humanities Faculty of

Kerahasiaan Medis dr. Nur Azid Mahardinata Center for Bioethics and Medical Humanities Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada

Contoh Kasus Seorang wanita datang berobat ke dokter ahli kandungan karena keputihan. Dalam pemeriksaan

Contoh Kasus Seorang wanita datang berobat ke dokter ahli kandungan karena keputihan. Dalam pemeriksaan dokter menemukan penyebabnya, yaitu kondom yang tertinggal cukup lama di dalam vagina. Pada suatu hari, dokter tersebut bertemu dengan suami pasien tersebut dan mengatakan sambil bergurau “kalau masuk pake jas hujan, keluarnya jangan ditinggal”…. Mendengar gurauan ini suami pasien sadar apa yang sebenarnya terjadi dengan istrinya. Dia tidak pernah menggunakan kondom saat berhubungan dengan istrinya. Karena itulah kemudian dia menggugat cerai istrinya karena kecurigaan perselingkuhan.

Pelajaran Apa yang Bisa Diambil? Dokter adalah pemegang kerahasiaan pasien

Pelajaran Apa yang Bisa Diambil? Dokter adalah pemegang kerahasiaan pasien

SENSITIVE HEALTH PROBLEMS 1. Medical problems related to sexual activities 2. Emotional/Psychological 3. Alcohol

SENSITIVE HEALTH PROBLEMS 1. Medical problems related to sexual activities 2. Emotional/Psychological 3. Alcohol and drug abuse 4. Contagious disease 5. Stigmatized disease

Definition of Medical Confidentiality Discloses any information about the patients to another through words,

Definition of Medical Confidentiality Discloses any information about the patients to another through words, or any others, without permission of the patients

The importance of confidentiality in health care service 1. 2. 3. 4. 5. 6.

The importance of confidentiality in health care service 1. 2. 3. 4. 5. 6. To gain patients’ trust To Respect the patients’ privacy Encourages patients to seek medical care To increase validity of the data To maintain professionalism of physician Prevents discrimination/stigmatization based on illness

The Ethical Basis (1) • Hippocratic Oath “What ever, in connection with my professional

The Ethical Basis (1) • Hippocratic Oath “What ever, in connection with my professional practice, or not in connection with it, I see or hear, in the life of men, which ought not to be spoken of abroad, I will not divulge, as reckoning that all such should be kept secret”

The Ethical Basis (2) • World Medical Association (Declaration of Geneva): “I will respect

The Ethical Basis (2) • World Medical Association (Declaration of Geneva): “I will respect the secrets which are confided in me, even after patient has died…. . ”

The Ethical Basis (3) • “A physician may not reveal the confidences entrusted to

The Ethical Basis (3) • “A physician may not reveal the confidences entrusted to him in the course of medical attendance” (AMA ‘ 57) • “A physician shall safeguard patient confidences within the constraints of law” (AMA ‘ 80) • “A doctor shall preserve absolute secrecy on all he knows about his patient because of the confidence entrusted to him” (Int. Code Of Medical Ethics)

The Ethical Basis (4) • Lafal Sumpah Dokter Indonesia “Saya akan merahasiakan segala sesuatu

The Ethical Basis (4) • Lafal Sumpah Dokter Indonesia “Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter” • KODEKI (Pasal 12) “Setiap dokter wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang seorang pasien, bahkan juga setelah pasien itu meninggal dunia”

The Legal Basis • Peraturan Pemerintah No. 10/1966 Wajib Simpan Rahasia Kedokteran Kewajiban Moral

The Legal Basis • Peraturan Pemerintah No. 10/1966 Wajib Simpan Rahasia Kedokteran Kewajiban Moral dan Hukum • Undang-Undang No. 23/1992 tentang Kesehatan (Pasal 53) – Bahwa rahasia kedokteran adalah hak pasien yang wajib dihormati

Subjek Kerahasiaan (1) • Priestly Medicine Penyakit adalah hukuman atas dosa dari Tuhan, sehingga

Subjek Kerahasiaan (1) • Priestly Medicine Penyakit adalah hukuman atas dosa dari Tuhan, sehingga memberitahukan seseorang berpenyakit sama artinya dengan memberitahukan dosa orang lain Subjek Kerahasiaan Medis adalah seluruh informasi yang terkait dengan pasien

Subjek Kerahasiaan (2) • Modern Medicine ü Subjek kerahaasiaan tidak berubah ü PP No.

Subjek Kerahasiaan (2) • Modern Medicine ü Subjek kerahaasiaan tidak berubah ü PP No. 10/1966 Pasal 1 Segala sesuatu yang diketahui selama melakukan pekerjaan di lapangan kedokteran, yaitu: – Hasil pemeriksaan – Interpretasi untuk menegakkan diagnosa dan melakukan pengobatan (termasuk anamnesis, pemeriksaan jasmani, pemeriksaan penunjang) – Dan fakta-fakta lain yang dikumpulkan oleh tenaga kesehatan lainnya

Siapa saja yang harus menjaga kerahasiaan medis? 1. Semua tenaga kesehatan 2. Semua mahasiswa

Siapa saja yang harus menjaga kerahasiaan medis? 1. Semua tenaga kesehatan 2. Semua mahasiswa kedokteran 3. Semua murid yang bertugas dalam lapangan pemeriksaan, pengobatan, atau perawatan 4. Orang-orang yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan

SURVEYS (1) Expectations & Practices Patients Ø 17 % were dissatisfied on how the

SURVEYS (1) Expectations & Practices Patients Ø 17 % were dissatisfied on how the physician handle confidential information Ø 96 % recognized the common practiced for second opinion Ø 69 % expected to be discussed in professional setting Ø 50 % expected to be discussed with nursing staff Ø Generally did not expect to be discussed in Medical Journals, or to the spouses or friends

SURVEYS (2) Expectations & Practices Medical Students and House Staff – 57 % discussed

SURVEYS (2) Expectations & Practices Medical Students and House Staff – 57 % discussed with physician spouse – 70 % discussed with other parties

DIFFICULTIES in Maintaining the CONFIDENTIALITY • Referring patient to other physicians or consultant •

DIFFICULTIES in Maintaining the CONFIDENTIALITY • Referring patient to other physicians or consultant • Nurses • Insurance employee • Quality care reviewers • Common peoples (related to • House staff legal cases and political • Social workers reason) • Pharmacists • Secretary • etc

THREATS TO CONFIDENTIALITY • Medical records • Medical history • Drugs prescription • Medical

THREATS TO CONFIDENTIALITY • Medical records • Medical history • Drugs prescription • Medical tests administered • Reimbursement records • Computerized record

A DECREPIT CONCEPT Confidentiality in Medicine is a decrepit concept because what both physicians

A DECREPIT CONCEPT Confidentiality in Medicine is a decrepit concept because what both physicians and patients have traditionally understood as medical confidentiality is no longer exists (Mark Siegler comment) Confidentiality has been compromised in routine medical care

Pembukaan Rahasia Medis (1) • Izin dari yang berhak – Dengan persetujuan atau otorisasi

Pembukaan Rahasia Medis (1) • Izin dari yang berhak – Dengan persetujuan atau otorisasi pasien (implied consent) misalnya kecelakaan kerja, kehamilan, dll – Prinsip-prinsip: • Minimal • Relevan • Cukup

Pembukaan Rahasia Medis (2) • Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang (KUHP Pasal 50) – UU

Pembukaan Rahasia Medis (2) • Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang (KUHP Pasal 50) – UU Wabah dan Karantina – Kesaksian Medik (KUHAP) Hak Undur Diri Harus diperhatikan tingkat hirarki perundangan (Lex Specialist derogate lex generali)

Pembukaan Rahasia Medis (3) • Keadaan Darurat – Pasien tidak mampu memberikan consent, boleh

Pembukaan Rahasia Medis (3) • Keadaan Darurat – Pasien tidak mampu memberikan consent, boleh dilakukan komunikasi atar sejawat Individual Interest/rights Social interest/rights

Sanksi Pelanggaran Kerahasiaan Medis (1) • Sanksi Pidana, Pasal 322 KUHP – Barangsiapa dengan

Sanksi Pelanggaran Kerahasiaan Medis (1) • Sanksi Pidana, Pasal 322 KUHP – Barangsiapa dengan sengaja membuka rahasia yang ia wajib menyimpannya oleh karena jabatan atau pekerjaannya, baik sekarang maupun yang dulu, dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya enam ratus rupiah – Jika kejahatan itu dilakukan terhadap seorang yang tertentu, maka ini hanya dituntut atas pengaduan orang itu

Sanksi Pelanggaran Kerahasiaan Medis (2) Jika rahasia yang dibocorkan menyangkut kepentingan yang luas (mis,

Sanksi Pelanggaran Kerahasiaan Medis (2) Jika rahasia yang dibocorkan menyangkut kepentingan yang luas (mis, kesehatan presiden), maka sanksi pidana akan lebih berat Peraturan Pemerintah No. 10/1966, Pasal 4: – Menteri Kesehatan tetap dapat melakukan tindakan administratif meskipun pasien tidak mengadukan tindakan pembocoran rahasia tersebut berdasarkan pasal 111 UU Kesehatan jika tidak bisa dipidanakan menurut KUHP

Sanksi Pelanggaran Kerahasiaan Medis (3) Gugatan dapat diajukan secara perdata berdasarkan pasal 1365 KUHPerdata

Sanksi Pelanggaran Kerahasiaan Medis (3) Gugatan dapat diajukan secara perdata berdasarkan pasal 1365 KUHPerdata – “Barangsiap yang berbuat salah sehingga orang lain menderita kerugian, berwajib mengganti kerugian tersebut – Kerugian dapat berupa materiil atau immateriil

Kasus Diskusi: Surat Keterangan Sakit Dengan ini, Saya Nama : dr. ……. No. SIP

Kasus Diskusi: Surat Keterangan Sakit Dengan ini, Saya Nama : dr. ……. No. SIP : …………. . menerangkan bahwa Saudara dengan identitas: Nama: …… No. ID: ………… Tengah berada dalam keadaan sakit hipertensi/darah tinggi dan berada dalam perawatan saya dan membutuhkan istirahat selama 3 hari. Harap informasi ini dapat dipergunakan seperlunya.

Kasus Diskusi: HIV Seorang pasien meminta kepada dokter untuk tidak menceritakan kepada orang lain,

Kasus Diskusi: HIV Seorang pasien meminta kepada dokter untuk tidak menceritakan kepada orang lain, termasuk kepada istri, orang tua, dan anak pasien mengenai diagnosisnya sebagai penderita HIV/AIDS. Penyakit ini didapatkannya dari kebiasaan pasien yang sering “jajan. ” Pasien dan keluarganya memiliki bisnis restoran yang cukup terkenal dan ramai dikunjungi oleh masyarakat. Pasien bertanggung jawab pada makanan (koki), sedangkan anggota keluarga yang lain (istri dan pembantunya) bertanggung jawab pada penyajian dan peralatan lain.

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH