Kelompok 3 Zaman Batu Muda Neolitikum Anggota 1
Kelompok 3 Zaman Batu Muda (Neolitikum) Anggota: 1. Citra Suryanto / 10 2. Clarissa Yovalim / 11 3. Devika Adira / 12 4. Felix Melvin P / 14 5. Giovano Putra K / 16 6. Paskalia Revita R / 26
Zaman Batu Muda (Neolitikum) • Pada masa ini masyrakat prasejarah sudah mengalami perkembangan pada pembuatan • peralatan. Mereka sudah mulai mengasah batu menjadi lebih bagus dan indah. Selain itu, juga dikembangkan pembuatan tembikar serta kain-kain hasil tenunan sederhana. (Tembikar adalah alat keramik yang dibuat ole perajin. Tembikar dibuat dengan membentuk tanah liat menjadi suatu objek). • Peiode ini juga disebut juga sebagai masa bercocok tanam karena masyarakat praaksara mulai berpindah dari pola food gathering menjadi food producing. Contoh tembikar
Ciri Kehidupan Masa Neolitikum • Pada masa Neolitikum telah terjadi “Revolusi kebudayaan”, yaitu terjadinya perubahan pola hidup manusia. (Pola hidup food gathering digantikan dengan pola food producing). • Pola kehidupan pada masa Neolitikum mengalami perkembangan pada proses produksi makanan berupa bercocok tanam dan memelihara hewan ternak. • Masyarakat juga sudah mulai mengerti cara-cara mengolah tanah dengan teknik sederhana seperti membersihkan hutan, membajak sawah, dan menanaminya. • Peralatan yang digunakan juga sudah mulai dihaluskan diberi tangkai. • Pada masa ini juga masyarakat sudah mulai menetap(sedenter) dan bercocok tanam dekat tempat tinggal mereka. • Masyarakat hidup dengan berkelompok dengan membuat rumah-rumah panggung untuk tempat tinggal. Hal ini dilakukan untuk menghindari serangan binatang buas dan kondisi alam yang belum stabil.
Hasil Budaya Masa Neolitikum 2. Kapak Lonjong Merupakan hasil kebudayaan zaman Neolitikum yang terbuat dari batu kali dan nefrit. 3. Kapak Persegi Merupakan senjata atau alat yang digunakan manusia purba untuk kencangkul, berburu, dan digunakan pada upacara pemakaman manusia prasejarah. Kapak persegi yang besar disebut beliung berfungdi untuk mencangkul, sedangkan yang kecil disebut tarah atau tatah yamg berguna untuk memahat. Bahan pembuatan kapak persegi adalah batu biasa atau batu api(chalchedon). Ditemukan di Jawa, Bali, dan Sumatera.
LANJUTAN 4. Mata Panah Mata panah terbuat dari batu yang diasah secara halus. Gunanya untuk berburu. Penemuan mata panah terbanyak di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. 5. Gerabah dibuat dari tanah liat. Fungsinya untuk berbagai keperluan.
Kapak Persegi Gerabah Kapak Lonjong Mata Panah
- Slides: 7