KELOMPOK 3 M DAFFA NAUVAL 1824090009 RIDHA MUSLIMAH

  • Slides: 29
Download presentation
KELOMPOK 3 M. DAFFA NAUVAL (1824090009) RIDHA MUSLIMAH J (1824090028) MELANI HERNANDA T. M.

KELOMPOK 3 M. DAFFA NAUVAL (1824090009) RIDHA MUSLIMAH J (1824090028) MELANI HERNANDA T. M. (1824090046) HASSYA INDRIANI SASMITA (1824090144) MARSYA NURLITA (1824090158) KEYSYA AZZAHRA (1824090185) STEFFANI EGA T. R. (1824090193) SONIA MARATUL HASANAH (1824090211) ZAHARA BASSANA (1824090222) ZHAFIRA PUTERI R. (1824090241) FACHRI ABUBAKAR (1824090248)

VARIASI PERNAFASAN • Pada waktu bernapas terjadi pengembangan dan pada waktu menghembuskan terjadi penyempitan

VARIASI PERNAFASAN • Pada waktu bernapas terjadi pengembangan dan pada waktu menghembuskan terjadi penyempitan (pengecilan). • Orang yang umumnya adalah orang yang aktif, penuh vitalitas dan ramah biasanya cenderung memberi penekanan pada saat pengambilan nafas ditandai dengan pengambilan nafas yang sangat dalam dan dilakukan secara datar. • Kecendrungan penekanan pada waktu menghembuskan nafas ditemukan pada mereka dengan rongga dada agak cekung dengan bahu agak dimajukan sehingga rongga dada sukar untuk bergerak bebas. Keadaan ini ditemukan pada mereka yang sering sakit, pasif, pesimis dan kecewa

Menghembuskan nafas mempuyai fungsi melepaskan ditemukan pada 3 macam keadaan, yaitu : 1. Menghembuskan

Menghembuskan nafas mempuyai fungsi melepaskan ditemukan pada 3 macam keadaan, yaitu : 1. Menghembuskan nafas yang dilakukan secara aktif, ada unsur kemauan jadi ada unsur kemauan, misalnya bila kita memandang rendah seseorang maka terkadang kita menghembuskan nafas dengan kemauan, melalui mulut maupun hidung 2. Menghembuskan nafas karena pelemasan urat-urat pernafasan terjadi apabila sesuatu yang kita inginkan telah tercapai, diiringi dengan senyum puas. 3. Menghembuskan nafas karena dipaksa, terjadi ketika kita mengalami kekecewaan bila keinginan tak terpenuhi

 • Akibat kecenderungan membesar dan mengecil terhadap anggota badan: Menunjukkan suatu isolasi, menjauhkan

• Akibat kecenderungan membesar dan mengecil terhadap anggota badan: Menunjukkan suatu isolasi, menjauhkan diri dari luar. • Jika orang meletakkan tangan di atas pangkuan maka dapat diartikan bahwa ia siap untuk bertindak aktif tetapi tak berarti ia menutup diri, ia masih dapat berfikir dan itu berarti ada hubungan dengan dunia luar. Arti ini dapat kita lihat pada dua orang yang terlibat pembicaraan. • Seseorang pimpinan yang sedang mengarahkan bawahan juga melakukan gerakan ke luar dan ke dalam walaupun misalnya orang/bawahan tidak mengerti. Kita lihat hal ini dari sikap kepala, tubuh, cara pernafasan yang dibuat lebih besar dan lebih luas, mata diperbesar yang mencari kontak mata dengan yang ada dihadapannya, menaikkan lengan atau tangan. Kadang-kadang membuat gerakan kecil

 • Bagaimana akibat dua kecenderungan arah terhadap pakaian? Pakaian dapat memberikan pernyataan yang

• Bagaimana akibat dua kecenderungan arah terhadap pakaian? Pakaian dapat memberikan pernyataan yang kita lihat dalam macamnya, pakaian seperti membesar, terbuka, sempit ataupun menutupi. Pakaian yang menutupi badan Pakaian yang menutupi seluruh tubuh menandakan isolasi. Contoh: pakaian orang eksimo bertujuan untuk menghalangi masuknya udara dingin. kemudian pakaian biarawan/biarawati dulu merupakan pakaian isolasi terhadap keadaaan duniawi. • Orang yang terbuka pada umumnya ingin menikmati dunia luar, sehingga ini tercermin dari pakainnya. • Pakaian pria yaitu jas, yang mempunyai bantalan

BENTUK-BENTUK PERKEMBANGAN Mencakup 2 (dua) macam bentuk yaitu : Gerakan Lurus. Menandakan ada kemauan

BENTUK-BENTUK PERKEMBANGAN Mencakup 2 (dua) macam bentuk yaitu : Gerakan Lurus. Menandakan ada kemauan untuk mencapai tujuan (niat). Untuk mencapai suatu gerak lurus diperlukan suatu kemauan, tanpa pengaruh emosi, maka gerakan yang terjadi adalah gerakan bertujuan. Secara umum dapat dikatakan bahwa segala gerak lurus memberi pernyataan suatu proses psikis yang diktatoris. Misalnya seperti : Saat ketika lomba lari (atau lomba lainnya).

Gerakan Membulat. Terjadi jika diwarnai suasana hati, misalnya gembira, bahagia. Segala hal yang melibatkan

Gerakan Membulat. Terjadi jika diwarnai suasana hati, misalnya gembira, bahagia. Segala hal yang melibatkan emosi berlawanan dengan gerakan yang dilatar belakangi kemauan. Semakin kabur suatu tujuan maka semakin timbul pernyataan sikap suasana hati. Misalnya seperti: Berlari karena Ketakutan.

2. CIRI-CIRI UMUM SELURUH MOTORIK 2. 1 Keurutan Gerakan Keurutan gerakan adalah seluruh kelompok

2. CIRI-CIRI UMUM SELURUH MOTORIK 2. 1 Keurutan Gerakan Keurutan gerakan adalah seluruh kelompok gerakan yang berdiri sendiri yang dapat dibedakan menurut bentuk dan hubungan. 2. 1. 1 Bentuk-bentuk Ulangan Bentuk-bentuk ulangan merupakan bentuk gerakan yang sama dan muncul kembali dalam tempo yang sama.

Berikut ini beberapa bentuk ulangan yang mencakup : Ritme merupakan keurutan gerakan yang saling

Berikut ini beberapa bentuk ulangan yang mencakup : Ritme merupakan keurutan gerakan yang saling bersambung dan tersusun dalam suatu keseluruhan. 1. Ritme yang menenangkan Sikap yang memerlukan ritme lambat dan teratur akan melepaskan semua ketegangan dan memadamkan dorongan kemauan sehingga menimbulkan suasana hati tidak berhasrat yang memuaskan.

 • Perseverasi Proses Ritme Proses ritmis yang selalu berlangsung tanpa disadari. Pada beberapa

• Perseverasi Proses Ritme Proses ritmis yang selalu berlangsung tanpa disadari. Pada beberapa kejadian, perseverasi terjadi karena awalnya dipelajari dan karena sudah mahir maka menjadi otomatis. • Ritme dan Fantasi Bila gambaran semakin jelas. Seolah-olah mimpi dalam keadaan sadar, ini menggambarkan harapan yang belum terpenuhi. Penyebabnya adalah ritme yang melancarkan fantasi.

 • Ritme dan Kerja Bekerja dengan senang dalam suasana ritme. Dalam banyak pekerjaan

• Ritme dan Kerja Bekerja dengan senang dalam suasana ritme. Dalam banyak pekerjaan terlihat adanya ritme dan ini menyenangkan karena memungkinkan seseorang bermimpi. 2. Ritme yang menyenangkan atau merangsang Ritme bukan saja mendorong, menahan, tetapi juga, menimbulkan rasa senang dan memaksa suatu kelanjutan.

 • Takt (Metrum) Takt adalah kebalikan dari ritme yang mengalir. Takt merupakan irama

• Takt (Metrum) Takt adalah kebalikan dari ritme yang mengalir. Takt merupakan irama terputus – putus yang dapat kita temukan pada metronome, detak jam, gerakan dan mesin. Takt merupakan fenomen teknik yang diciptakan manusia dengan pikiran yang menghitung dan mengendalikan. Artinya : ada kemauan.

 • Takt murni dapat dibedakan dari ritme yang bertakt. Perbedaannya terlihat dalam jalan

• Takt murni dapat dibedakan dari ritme yang bertakt. Perbedaannya terlihat dalam jalan biasa menggunakan ritme bebas dan jalan berbaris dengan langkah ditegangkan yang disesuaikan dengan irama musik. Takt berlangsung secara sadar, sedangkan ritme berlangsung secara tidak disadari.

Hubungan antara Ritme bertakt dengan keadaan jiwa Ritme Bertakt adalah suatu kerusakan sehingga harus

Hubungan antara Ritme bertakt dengan keadaan jiwa Ritme Bertakt adalah suatu kerusakan sehingga harus ada komponen dari sifat pernyataan takt yang menyesuaikan ritme itu. Contoh : Lagu Halo – Halo Bandung menimbulkan dorongan kemauan yang kuat di samping suasana hati yang menyenangkan dan meninggi.

Takt sebagai alat bantu pedagodik Takt dipakai juga untuk mendidik, yaitu membantu menerangkan sesuatu

Takt sebagai alat bantu pedagodik Takt dipakai juga untuk mendidik, yaitu membantu menerangkan sesuatu yang memerlukan irama. Jadi mula-mula takt dipakai untuk mendapatkan kepastian tentang tempo yang diinginkan.

Ritme dan Takt sebagai penghayatan Antropomorf Ritme adalah gerakan dasar tiap makhluk hidup dan

Ritme dan Takt sebagai penghayatan Antropomorf Ritme adalah gerakan dasar tiap makhluk hidup dan dijumpai pula pada manusia terutama pada mereka yang naif / yang lincah. Dengan ritme, manusia mendapatkan fantasi tentang konsepsi alam. Sedangkan pada mesin yang menghasilkan takt, tidak akan muncul cerita fantasi.

Gerakan Ulangan yang Terganggu Disebabkan oleh disharmoni. Misalnya, seseorang berbicara lancar dengan temannya namun

Gerakan Ulangan yang Terganggu Disebabkan oleh disharmoni. Misalnya, seseorang berbicara lancar dengan temannya namun ketika menghadap atasan berbicaranya berubah menjadi gagap, tidak lancar dan terputus-putus, sehingga dapat dikatakan bahwa kurang ada hubungan asosiatif dengan yang bersangkutan.

BENTUK - B ENTUK Y ANG BERHUBUNGAN 1. Hubungan antara Ritme dan Takt Ritme

BENTUK - B ENTUK Y ANG BERHUBUNGAN 1. Hubungan antara Ritme dan Takt Ritme berjalan tanpa disadari dan mempunyai daya sendiri (swadaya), sedangkan takt berjalan dengan sadar dan mengatur (ada kemauan). Ritme dan takt terjalin dalam motorik secara keseluruhan, jadi dalam setiap gerakan ada elemen ritme dan elemen takt, begitu juga dalam kehidupan sehari-hari kalau kita mengerjakan suatu.

2. Hubungan dengan gerakan-gerakan khusus Dua macam gerakan ini yaitu ritme dan takt, terjalin

2. Hubungan dengan gerakan-gerakan khusus Dua macam gerakan ini yaitu ritme dan takt, terjalin dalam motorik secara keseluruhan. Jadi tiap dalam pergerakan ada elemen ritme dan elemen takt. 3. Gangguan dalam keseluruhan motorik Jika ada gangguan dalam keseluruhan motorik, maka gangguan timbul dari gerakan ulangan sehingga kelancaran terganggu. Terlihat bahwa dalam aliran gerakan yang lancer ada istirahat yang terputus-putus, dan dengan demikian aliran dari gerakan ini terhambat dan ada gerakan lain yang dilakukan dengan tergesa-gesa. Secara keseluruhan tampak ada disharmoni (tidak ada keselarasan)

4. Bentuk hubungan bulat dan menyiku pada tipe Jaensch dan Kretschmer Ada dua bentuk

4. Bentuk hubungan bulat dan menyiku pada tipe Jaensch dan Kretschmer Ada dua bentuk bulat yaitu membulat dan menyiku. 5. Bentuk bulat dan menyiku sebagai tahap perkembangan Ini dapat dilihat pada anak yang sudah dapat mengendalikan gerakan, yaitu ± 4 tahun ada permainan gerakan yang mengarah ke bulat. Kraeplin menamakan ini “Kindlichen. Grazid” yang sesuai dengan jiwa anak dan cara bergerak mendekat ritme dan gerakan bulat. Tampak ada keseimbangan, perasaan aman dalam lingkungan, adanya kecenderungan ke arah fantasi dan intuisi.

Variasi gerakan terbagi menjadi dua bagian, yaitu lebar atau luas variasi dan taraf gerakan.

Variasi gerakan terbagi menjadi dua bagian, yaitu lebar atau luas variasi dan taraf gerakan. 1. Lebar atau luas variasi Dalam cara seseorang bergerak, dijumpai banyak bentuk dari sikap pernyataan, yang disebut juga sebagai kelebihan bentuk dan/atau kekurangan bentuk.

Kelebihan bentuk contohnya dapat dijumpai pada orang yang suasana hatinya bahagia mempunyai perasaan spontan

Kelebihan bentuk contohnya dapat dijumpai pada orang yang suasana hatinya bahagia mempunyai perasaan spontan untuk menyatakan kegembiraannya. Jika merupakan gejala menetap, maka menunjukkan optimisme yang didasarkan tempramen hipemanisch. Mereka mudah dipengaruhi sugesti, mudah diombang-ambing oleh rasa yang datang, dan emosional.

Kekurangan bentuk Tidak ditemukannya banyak bentuk gerakan yang mengiringi tingkah laku. Dalam kelompok ini

Kekurangan bentuk Tidak ditemukannya banyak bentuk gerakan yang mengiringi tingkah laku. Dalam kelompok ini ditemukan dua macam kekurangan bentuk, yaitu: 1. Kekurangan bentuk tanpa ketegangan. Pada keadaan acuh tak acuh tidak terjadi banyak gerakan ditemukan pada orang intelektual yang skeptis (kurang percaya atau ragu) dan dingin (yang selalu meragukan sesuatu) atau pada mereka dengan suasana hati tertekan, depresif.

2. Kekurangan bentuk dengan ketegangan. Dibalik kurangnya gerakan, terdapat kemauan dan perasaan yang terlihat

2. Kekurangan bentuk dengan ketegangan. Dibalik kurangnya gerakan, terdapat kemauan dan perasaan yang terlihat dalam gerakan individu. Tetapi, bisa juga disebabkan oleh tidak adanya keseimbangan antara keadaan dalam diri individu dengan kelakuannya. Jadi suatu pertentangan yaitu dalam diri lain kemudian bagaimana diperlihatkan keluar muka yang tampak keluar, tidak banyak bentuk. Ringkasnya yaitu, kekurangan bentuk dengan ketegangan ada perasaan atau emosi yang ingin dimunculkan tetapi yang ditampakan hanya sedikit. Contoh : ada seseorang yang sedang merasakan sedih yang sangat amat dalam ia ingin menangis sambil berteriak, tetapi yang ditunjukan hanya raut muka sedihnya saja dan mata yang berkaca

Dengan taraf gerakan dimaksudkan: 1. Perubahan bentuk yang sering terjadi. Dapat dihubungkan dengan banyaknya

Dengan taraf gerakan dimaksudkan: 1. Perubahan bentuk yang sering terjadi. Dapat dihubungkan dengan banyaknya ketegangan yang silih berganti serta tidak dikendalikan. Dapat dilihat pada mereka yang impulsif, atau pada keadaan suasana hati yang sangat gembira atau bila cukup banyak minum alkohol. Terdapat juga pada mereka yang tak dapat menutup diri terhadap rangsang, lincah dan banyak bicara, artinya terus menerus tanpa titik dan koma.

2. Perubahan bentuk yang jarang terjadi. Proses-proses dalam dirinya jarang berubah. Dapat dilihat pada

2. Perubahan bentuk yang jarang terjadi. Proses-proses dalam dirinya jarang berubah. Dapat dilihat pada mereka yang tenang, yang disebabkan cara hidup yang selalu teratur, tak mudah dipengaruhi, perhatian tak mudah dialihkan, tidak tergesa-gesa dalam membuat kesimpulan.

3. CIRI UMUM GERAK DAN GERAKAN KESELURUHAN Situasi adekuat dan tidak adekuat dapat diartikan

3. CIRI UMUM GERAK DAN GERAKAN KESELURUHAN Situasi adekuat dan tidak adekuat dapat diartikan secara kualitatif. Adekuat berarti bahwa orang itu menerima siuasi pada saat itu dengan terbuka dan tidak berhasrat. • Kuantitatif inadekuat: Yaitu reaksi menurut sifatnya dialami dengan benar, tetapi intensitasnya terlalu kuat atau terlalu lemah. Artinya alat pengendalian tidak sesuai lagi. Misalnya: orang sanguis akan bersorak setinggi langit bila senang, tetapi bila sedih akan amat sedih. Juga pada orang yang mabuk al-kohol dan yang histeris.

 • Kualitatif inadekuat: • Terjadi bila seseorang salah menafsirkan situasi atau tidak memperhatikan

• Kualitatif inadekuat: • Terjadi bila seseorang salah menafsirkan situasi atau tidak memperhatikan situasi. Kualitatif inadekuat terlihat pada wajah tamu yang tidak memperhatikan suasana gembira dari lingkungannya pada saat itu.