KARAKTERISTIK SKALA PSIKOLOGI LANGKAH DASAR KONSTRUKSI Dellawaty Supraba
KARAKTERISTIK SKALA PSIKOLOGI & LANGKAH DASAR KONSTRUKSI Dellawaty Supraba, S. Psi. , M. Si Feat. Yoga Barata, S. Psi, M. Psi, Psikolog www. mastershadow. com
Karakteristik Skala Psikologi 1. Agar Jawaban Responden Berupa Proyeksi Dirinya Instead of Giving Em “Saya Mudah Marah”, You Should Go With Something Like. . . “Hal yang berjalan diluar rencana membuat emosiku menjadi imba, galau, mupeng, dll. . . ” 2. As I Have Explained Before, We`re Playing About Consistency Here, begitu juga untuk persiapan item gugur 3. Skor hanya menghitung kuatitas perwakilan indikasi atribut yang diukur. Bukan untuk Mencari Nilai 100 atau A, B, C, D Remidi Stimulus berupa pertanyaan maupun pernyataan tidak langsung Skala psikologi memiliki banyak aitem Tidak ada jawaban “benar” ataupun “salah”
Langkah Dasar Konstruksi 1. Identifikasi Tujuan / Kawasan Ukur 2. Pembatasan Domain 3. Operasionalisasi Aspek 4. Penulisan Item 5. Evaluasi Kuanti & Kuali 6. Seleksi Item 7. Validasi Konstrak 8. Kompilasi Final Identifikasi Tujuan Ukur Seleksi aitem Validasi Konstrak Pembatasan Domain Evaluasi Kuantitatif & Kualitatif Kompilasi Final Operasionalisasi Aspek (blue print, penskalaan) Penulisan aitem
Identifikasi Tujuan Ukur Pembatasan Domain • Memilih suatu definisi, mengenali dan memahami dengan seksama teori yang mendasari konstrak psikologi atribut yang ingin di ukur. • The Reason Why do You Pick The Subject • Menetapkan Konstrak Teoritis • Merumuskan dimensi maupun aspek yang konsep keperilakuannya lebih jelas. • Apabila sesuai maka akan menunjang validitas skala. • Perumusannya harus berada dalam batas koridor teori dan sama sekali tidak boleh keluar dari konstrak atribut yang diukur • Contoh, dari atribut agresivitas yang telah dikaji teorinya, maka dapat dirumuskan tiga dimensi keperilakuan yang menjadi ciri utama orang yang agresif
Operasionalisasi Aspek • Menuangkan dimensi keperilakuan ke dalam bentuk indikator keperilakuan. (Dapatnya dari Teori yang udah kamu cari dan kaji) • Co Indikator Self-Efficacy dan Citra Diri (5 mins) • Himpunan indikator dituangkan ke dalam bentuk kisi (blue print). Penulisan Aitem • Memperhatikan kaidah penulisan. • Jumlah aitem yang dibuat lebih banyak dari jumlah yang direncanakan (setidaknya 3 kali lipat) agar tidak kehabisan aitem apabila banyak aitem yang gugur karena tidak memenuhi persyaratan.
Format Item Mk. I Pada dasarnya format aitem dalam penyusunan skala psikologi dibedakan bentuknya menjadi dua macam, yaitu: • bentuk pernyataan : format pernyataan berupa serangkaian kalimat deklaratif yang didahului oleh beberapa baris kalimat/gambar sebagai stimulus kemudian diikuti oleh pernyataan berkenaan dengan stimulus tersebut. • bentuk pertanyaan : dibuat dalam serangkaian kalimat tanya atau didahului oleh stimulus berupa beberapa kalimat/gambar.
Format Item Mk. II (Respon) • Respon negatif : respon yang menentang atau menegasikan isi dari item tersebut. • Respon positif : respon yang mendukung atau mengafirmasi isi dari item tersebut
Format Item Mk. III (Kaedah) • Gunakan kata dan kalimat yang sederhana, jelas, dan mudah dimengerti (I call things that contradict this as PLEONASME BAHASA) • Tulis item yang tidak menimbulkan penafsiran ganda (I Call This Ambiguity) • Jangan menulis aitem yang langsung berkaitan dengan atribut yang diukur (Remember about the Stealth? ) • Perhatikan indikator perilaku apa yang hendak diungkap (Jangan Menyimpang dari situ) • Isi aitem tidak boleh mengandung social desirability yang tinggi (I call this TOO OBVIOUS items) • Untuk menghindari stereotipe jawaban, sebagian aitem dibuat favorabel dan sebagian lain tidak favorabel *Stereotipe adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan.
• re·view, /rəˈvyo o/, noun Review Aitem • a formal assessment or examination of something with the possibility or intention of instituting change if necessary. • Dilakukan penulis, apakah aitem sudah sesuai dengan indikator yang telah ditentukan. • Dilanjutkan dengan review oleh orang yang kompeten (sebagai panel). Evaluasi Kualitatif & Kuantitatif • Expert judgement (Evaluasi Kualitatif). • Field Test (Evaluasi Kuantitatif), dilihat berapa yang valid dan reliabel dan berapa yang gugur
Seleksi Aitem Koefisien Reliabilitas & Validitas • Dasarnya adalah analisis aitem. Penghitungan indeks diskriminasi aitem (kemampuan aitem dalam membedakan subyek yang memiliki atribut yang diukur dan yang tidak). • Aitem yang memiliki daya diskriminasi tinggi dapat meningkatkan reliabilitas skala. • Penambahan jumlah aitem juga dapat menaikkan koefisien reliabilitas skala. • Pengujian validitas konstrak untuk menentukan aitem mana yang valid maupun tidak. Masih Inget Kontes?
Kompilasi Final • Bentuk Akhir dari Skala yang (sudah mateng) akan Disebar pada Responden • Buatlah secara Simple dan menarik. • Dilengkapi dengan petunjuk pengerjaan, lembar skala, terkadang lembar jawaban yang terpisah. • Faktor lain yang perlu diperhatikan antara lain adalah ketebalan skala, ukuran huruf, jenis huruf, minimalisasi distraktor. www. mastershadow. com
Discussion time! Skala Angket
End of Lesson Yoga Barata, S. Psi, M. Psi, Psikolog Thank You. . . Dellawaty Supraba, S. Psi, M. Si
- Slides: 13