JENIS TES Aris Fajar Pambudi FIK UNY Tes
JENIS TES Aris Fajar Pambudi FIK UNY
Tes lisan Individu kelompok Tes tulis Uraian Objektif Berstruktur Bebas Terbatas Tes praktek Individu kelompok Menjodohkan Benar salah Pilihan ganda Isian pendek
TES LISAN • Langsung kepada individu • Menyebar kepada semua peserta • Retorik, dosen bertanya, peserta diberi waktu untuk menjawab, tetapi dosen yang menjawab • Balikan, pertanyaan peserta dijawab dosen selanjutnya dosen bertanya lagi kepada peserta yang bertanya • Terusan, pertanyaan peserta dibalikan untuk dijawab oleh peserta lainnya
TES LISAN • KEUNGGULAN • Mahasiswa dapat mengemukakan argumentasi • Dapat mengevaluasi kemampuan penalaran • Dapat mengevaluasi kemampuan berbahasa lisan • Dapat melakukan pendalaman materi • Tidak mungkin terjadi penyontekan • Bahan ujian dapat luas dan mendalam • KELEMAHAN • Sangat memungkinkan ketidakadilan • Subjektifitas tinggi • Memerlukan waktu yang lama • Mahasiswa dapat melakukan ABS • jika mahasiswa memiliki sifat gugup dapat mengganggu kelancaran menjawab • Kurang reliabel
MANFAAT PERTANYAAN LISAN • Mengembangkan pemahaman mahasiswa • Mengembangkan kemampuan berpikir dan membuat keputusan • Mengaktifkan kedua belah pihak dosen dan mahasiswa
TES TULIS • URAIAN BEBAS – Menghasilkan , menyusun, dan menyatakan ide-ide – Memadukan berbagai pengetahuan dari berbagai bidang studi – Merekayasa bentuk orisinil – Mengevaluasi nilai suatu ide
Contoh uraian bebas • Mengapa pertambahan penduduk berpengaruh terhadap kualitas hidup manusia • Mengapa pada tahun 1998 terjadi reformasi di Indonesia? • Apa yang dimaksud dengan reformasi?
TES TULIS URAIAN TERBATAS ( dibatasi ruang lingkupnya) – Menjelaskan hubungan sebab akibat – Merumuskan hipotesis yang tepat – Merumuskan kesimpulan yang tepat – Melukiskan aplikasi konsep – Merumuskan asumsi – Menjelaskan metoda
CONTOH URAIAN TERBATAS • KURANG BAIK Seorang pedagang buah-buahan setiap harinya dari pagi, petang, dan malam hari dapat menjual 15 kg buah-buahan alpukat, 10 kg buah-buahan apel, dan 10 kg buah-buahan belimbing. Ia bekerja keras untuk dapat menjual buah-buahan tersebut. Sebutkanlah berapa banyak buahan yang pedagang itu dapat menjualnya selama ia bekerja suntuk selama 30 hari.
CONTOH URAIAN TERBATAS • Sudah direvisi Seorang pedagang buah-buahan setiap harinya dari pagi, petang, dan malam hari dapat menjual 15 kg buah-buahan alpukat, 10 kg buah-buahan apel, dan 10 kg buah-buahan belimbing. Ia bekerja keras untuk dapat menjual buah-buahan tersebut. Sebutkanlah. Apabila ia dapat menjual buah-buahan yang sama setiap harinya, berapa banyak buah-buahan yang pedagang itu dapat menjualnya selama ia bekerja suntuk dijualnya selama 30 hari.
TES TULIS URAIAN BERSTRUKTUR –Pengantar soal –Seperangkat data –Serangkaian sub soal
CONTOH URAIAN BERSTRUKTUR Di bawah ini tercantum daftar nilai hasilujian matematika siswa kelas 22 SMA NILAI JUMLAH SISWA KUMULATIF 32 31 30 29 28 27 1 2 2 2 1 3 5 7 8 10
• Dari data di atas : • Hitungkah berapa rata-ratanya dan berapa mediannya • Hitunglah berapa orang siswa yang nilainya termasuk kedalam kelompok 28 -31, 30 -32 • Hitunglah simpangan bakunya
TES TULIS URAIAN • KEUNGGULAN • Menyusun tes mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama • Memiliki kebebasan menjawab untuk menuangkan buah pikirannya • Lebih ekonomis • KELEMAHAN • Memungkinkan jawaban heterogen • Skoring kurang objektif • jika tulisan mahasiswa kurang baik kesulitan untuk menilai • Bidang yang diuji terbatas
PENSKORAN BENTUK URAIAN • Siapkan gais-garis besar jawaban yang dikehendaki terlebih dahulu sebelum penskoran dilakukan • Setiap jawaban dibandingkan dengan jawaban ideal yang telah ditetapkan ( point method) • Setiap lembar jawaban ditempatkan pada satu kelompok yang sudah dipilah-pilah berdasarkan mutu jawaban ( rating method) • Tentukan bobot skor untuk setiap item` • Dapt menggunakan skala 1 -4, 1 -100, guru tidak memberikan angkan nol
CONTOH SISWA : NAMA CHAIRUNISA nomor soal Nilai yang diperoleh Bobot nilai Total nilai 1 2 3 4 5 4 3 3 4 2 2 3 3 3 5 8 9 9 12 10 total 16 Nilai rata-rata sebelum diberi bobot adalah 16/5 = 3, 2 Nilau rata-rata setelah diberi bobot 48/16 = 3. 0 48
CONTOH SISWA : NAMA AMANDA nomor soal Nilai yang diperoleh Bobot nilai Total nilai 1 2 3 4 5 2 3 3 4 4 2 3 3 3 5 4 9 9 12 20 total 16 Nilai rata-rata sebelum diberi bobot adalah 16/5 = 3, 2 Nilau rata-rata setelah diberi bobot 54/16 = 3. 33 54
BENTUK JAWABAN SINGKAT • Soal yang menghendaki jawaban yang dapat dinilai benar-salah, dibuat dalam bentuk kata : Bilangan , Kalimat, Simbol • Untuk mengukur pengetahuan yang berhubungan dengan istilah: terminologi, fakta, prinsip, metoda, prosedur, penafsiran yang sederhana
KAIDAH PENULISAN BENTUK JAWABAN SINGKAT • Jangan mengambil atau menggunakan pernyataan yang langsung mengambil dari buku teks • Pernyataan hendaknya mengandung hanya satu kemungkinan jawaban yang dapat diterima • Contoh: – Kurang baik: Pangeran Sudirman di lahirkan pada………. – Baik : Pangeran Sudirman dilahirkan pada tahun ……
TES OBJEKTIF BENAR - SALAH • Bentuk soal yang berupa pernyataan • Untuk mengukur kemampuan mengidentifikasi kebenaran pernyataan fakta, konsep, prinsip, definisi • untuk mengukur hasil belajar yang relatif sederhana
KAIDAH PENULISAN BENAR - SALAH • • • Hindarkan pernyataan yang terlalu umum Hindarkan pernyataan negatif ganda Hindari menggunakan kata kadang-kadang Usahakan agar kalimat tidak terlalu panjang Susun pernyataan benar-salah secara acak
TIPE BENTUK SOAL BENAR - SALAH • Tipe benar-salah tanpa koreksi – B - S Bila makanan dibekukan, bakteri yang ada didalamnya akan mati • Tipe benar-salah dengan koreksi – B - (S) ( elektron) Partikel listrik negatif disebut neutron – (B) - S …………. . Propinsi di jawa yang terpadat penduduknya adalah DKI • Tipe benar-salah berumpun – – – Manakah dari penyakit berikut yang disebabkan oleh virus B - S cacar air B - S campak B - S influenza B - S demam berdarah B - S TBC
BENAR - SALAH • Keunggulan • Pemeriksaaan dapat dilakukan dengan cepat dan objektif • Soal dapat disusun dengan mudah • Kelemahan • Kemungkinan menebak 50% • Kurang dapat mengukur aspek perpikir tingkat tinggi • Banyak masalah yang tidak dapat dijawab dengan dua kemungkinan
BENTUK SOAL MENJODOHKAN • Terdiri atas dua kelompok pernyataan yang paralel • Kelompok satu ( kiri) merupakan bagian yang berisi dari soal-soal yang harus dicari jawabannya • Kelompok dua ( kanan) merupakan bagian yang berisi jawaban soal-soal • Jumlah soal dan jawaban sama, lebih baik lagi jika lumlah jawaban lebih banyak dari jumlah soal
KAIDAH PENULISAN BENTUK SOAL MENJODOHKAN • Hendaknya materi yang dijukan berasal dari hal yang sama ( homogen) • Usahakan agar pertanyaan dan jawaban mudah dimengerti • Jumlah jawaban hendaknya lebih banyagunakan simbol yang berlainan untuk pertanyaan dan jawaban
BENTUK SOAL MENJODOHKAN • KEUNGGULAN • Penilaian dapat dilakukan dengan cepat • Tepat digunakan untuk mengukur kemampuan mengidentifikasi antara dua hal yang berhubungan • Dapat mengukur ruang lingkup materi yang lebih luas • KELEMAHAN • Hanya mengukur hal-hal yang didasarkan atas fakta dan hafalan • Sukar untuk menentukan materi
BENTUK SOAL PILIHAN GANDA • Memiliki satu jawaban yang benar atau paling tepat • Struktur pilihan ganda terdiri dari : – Pernyataan-pernyataan yang berisi permasalahan – Sejumlah pilihan jawaban • Jawaban benar dan paling tepat satu • Distraktor/pengecoh
SOAL PILIHAN GANDA SEBAB-AKIBAT • siswa ditunut untuk mengidentifikasi hubungan sebab akibat antara pernyataan pertama yang merupakan akibat dan pernyataan kedua yang merupakan sebab • Kedua pernyataan (pertama dan kedua) dihubungkan dengan kata sebab
CONTOH SOAL PILIHAN GANDA SEBAB-AKIBAT • PETUNJUK A. jika pernyataan pertama betul, pernyataan kedua betul dan kedua-duanya mempunyai hubungan sebab- akibat B. jika pernyataan pertama betul, pernyataan kedua betul , tetapi kedua-duanya tidak mempunyai hubungan sebab- akibat C. jika salah satu dari kedua pernyataan salah D. jika kedua pernyataan salah
SOAL PILIHAN GANDA KOMPLEKS • A. B. C. D. PETUNJUK Jika hanya (1), (2), dan (3) betul Jika hanya (1), dan (3) betul Jika hanya (3) dan (4) betul Jika hanya (4) betul
SOAL PILIHAN GANDA • KEUNGGULAN • Materi yang diujikan dapat mencakup sebagianbesar dari bahan pembelajarn yangtelah diberikan • Jawaban siswa dapat dikoreksi dengan mudah dan cepat • objektif • KELEMAHAN • Kemungkinan menebak sangat besar • Proses berpikir siswa tidak dapat dilihat dengan nyata • Pembuatan soal memerlukan waktu, tenaga dan biaya yang tinggi
PENSKORAN TES OBJEKTIF • • • Sk = B – ( S/0 -1) Sk adalah sekor yang diperoleh B adalah jawaban yang benar S adalah jawaban yang salah O adalah kemungkinan jawaban atau option • Benar –salah pakai Sk = B – S • Menjodohkan pakai Sk = B
CONTOH PENSKORAN TES OBJEKTIF • Seorang siswa menjawab betul – 21 soal dari 30 soal pilihan ganda option 4 – 15 soal dari 20 soal bentuk benar salah – 10 soal dari 20 soal menjodohkan • Sekor yang dicapai pilihan ganda option 4 Sk = 21 – ( 9/ 4 – 1) = 18 bentuk benar salah Sk = 15 – 5 = 10 soal menjodohkan Sk = 10 Total sekor 38 Sekor maksimum yang mungkin dicapai siswa 70
CONTOH SOAL PILIHAN GANDA • Seorang anak melakukan perhitungan bilangan pecahan 1/2 + 1/3 , berapakah hasilnya : • A. 3 • B. 2 • C. 1 • D. 5/6
CONTOH SOAL PILIHAN GANDA • • 1/2 + 1/3 = A. 2/5 B. 1/6 C. 2/3 D. 5/6
TERIMAKASIH
- Slides: 36