JENIS BENTUK KEMITRAAN DALAM KEWIRAUSAHAAN Kemitraan adalah sikap
JENIS, BENTUK KEMITRAAN DALAM KEWIRAUSAHAAN
Kemitraan adalah sikap menjalankan bisnis yang berorientasi pada hubungan kerjasama yang solid (kokoh & mendalam), berjangka panjang, saling percaya dan dalam kedudukan yang setara KEMITRAAN
PP NOMOR 44 TAHUN 1997 Dasar Hukumnya? ? Kemitraan adalah kerjasama usaha antara Usaha Kecil dengan Usaha Menengah dan atau dengan Usaha Besar disertai pembinaan dan pengembangan oleh Usaha Menengah dan atau Usaha Besar dengan memperhatikan prinsip saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan Usaha Kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil yang mempunyai kriteria sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil. Usaha Menengah dan atau Usaha Besar adalah kegiatan ekonomi yang memiliki kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan lebih besar dari pada kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan Usaha Kecil Menteri Teknis adalah menteri yang secara teknis bertanggung jawab untuk membina dan mengembangkan pelaksanaan kemitraan dalam sektor kegiatan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya Menteri adalah Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil. Pola kemitraan adalah bentuk-bentuk kemitraan yang sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun 1995
Dasar Kemitraan • • Bersifat bisnis Saling membutuhkan Saling percaya Sukarela Disiplin Saling menguntungkan Accountable Saling memperkuat
Mengapa Kemitraan Penting? ? ? • Memenuhi kebutuhan dalam menjaga kinerja kompetitif perusahaan • Ke- bersinambungan dan keberlanjutannya usaha dalam sektor yang sama atau yang related • Membangun kebersamaan dan penguatan sesama pelaku bisnis
Kekuatan Pendorong Kemitraan Harus Dilaksanakan • Meningkatnya • Kebutuhan akan persaingan dalam dunia pengembangan produk usaha baru yang cepat • Harapan pelanggan • Kekurangan keahlian lebih tinggi • Pengenalan proses • Penekanan pada biaya bisnis baru • Perubahan tehnologi yang cepat • Persaingan dalam pasar yang lebih luas
Kemitraan dari sudut pandang sistem Vertical Backward Linkage • Adalah sitem kemitraan yang di dalamnya Usaha Besar (UB) bergerak dalam produksi barang akhir (assembler) Usaha Kecil (UK) sebagai pemasok komponen kepada UB. Vertical Forward Linkage • Usaha Centernya/Besar menghasilkan bahan baku dan memasok untuk diproses selanjutnya oleh Usaha Kecil Horizontal Linkage • Usaha Besar sebagai trader/exporter, Usaha Kecil menghasilkan produk yang akan dipasok ke trader.
Bentuk Kemitraan Bentuk kemitraan tergantung pada apa yang diinginkan atau dalam hal apa saja yang akan dikerjasamakan
• Sesuai kebutuhan spesifik usaha, kemitraan dapat berbentuk : ü Pembagian kompetensi (produk, tehnologi, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia) ü Subkontrak ü Pasokan ü Usaha Patungan ü dll
1 Pola Kemitraan ? ? ? Kerjasama keterkaitan antar hulu-hilir (forward linkage) Pembangunan industri dasar dengan skala besar yang dilakukan untuk mengolah langsung sumber daya alam termasuk sumber energi yang terdapat di suatu daerah, perlu dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan cabang-cabang dan jenis-jenis industri yang saling mempunyai kaitan, yang selanjutnya dapat dikembangkan menjadi kawasan industri 2 Kerjasama keterkaitan antar hilir-hulu (backward linkage) Dapat menggunakan bahan-bahan dalam negeri adalah untuk meningkatkan nilai tambah, memelihara keseimbangan antara peningkatan produksi dan kesempatan kerja, serta pemerataan pendapatan, dalam rangka usaha memperbesar nilai tambah sebanyaknya, maka pembangunan industri harus dilaksanakan dengan mengembangkan keterkaitan yang berantai ke segala jurusan secara seluas-luasnya yang saling menguntungkan kelompok industri hilir, keterkaitan antara kelompok industri hulu/dasar
3 Kerjasama dalam pemilik usaha jalinan kerjasama yang dilakukan antara usaha besar atau menengah dengan usaha kecil didasarkan pada kesejajaran kedudukan atau mempunyai derajat yang sama terhadap kedua belah pihak yang bermitra Hal-hal yang harus diperhatikan : 1. Perjanjian tertulis 2. Berdasarkan asas manfaat 3. Berdasarkan asas adil 4. Tidak ada unsur paksaan
Kerjasama dalam bentuk 4 bapak dan anak-angkat bapak angkat sebagai 5 pemodal ventura Pada dasarnya pola bapak Merupakan bentuk kerjasama angkat adalah refleksi dalam bentuk suatu investasi kesediaan pihak yg mampu melaui pembiayaan berupa atau besar untuk membantu penyertaan modal ke dalam pihak lainyang kurang suatu perusahaan swasta mampu atau kecil pihak yang (anak perusahaan) sebagai memang memerlukan pasangan usaha (investee pembinaan company) untuk jangka waktu tertentu
6 Pola Inti Plasma Adalah merupakan hubungan kemitraan antara UKM dan UB sebagai inti membina dan mengembangkan UKM yang menjadi plasmanya dalam menyediakan lahan, penyediaan sarana produksi, pemberian bimbingan teknis manajemen usaha dan produksi, perolehan, penguasaan dan peningkatan teknologi dll, yang diperlukan bagi peningkatan efisiensi dan produktivitas usaha
Perusahaan Mitra membina kelompok mitra dalam hal? ? Penyediaan dan penyiapan lahan Pemberian saprodi Pemberian bimbingan teknis manajemen usaha dan produksi Perolehan, penguasaan dan peningkatan teknologi Pembiayaan Bantuan lain seperti efesiensi dan produktifitas usaha
Subkontrak hubungan kemitraan antara Usaha Kecil dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar, yang di dalamnya Usaha Kecil memproduksi komponen yang diperlukan oleh Usaha Menengah atau Usaha Besar sebagai bagian dari produksinya Pembinaan oleh perusahaan mitra Meningkatkan pengetahuan dan kewirausahaan kelompok mitra Membantu mencarikan fasilitas kredit yang layak Mengadakan penelitian, pengembangan, dan pengaturan teknologi tepat guna 7 Pembinaan oleh kelompok mitra Merencanakan Usaha Melaksanakan dan mentaati perjanjian kemitraan Memupuk modal dan memanfaatkan pendapatan secara rasional Meningkatkan hubungan melembaga dengan koperasi Melakukan konsultasi dan temu usaha Mencari dan mencapai skala usaha ekonomi
8 Pola Pedagang Umum hubungan kemitraan antara UK dengan UM atau UB, yang di dalamnya UM atau UB memasarkan hasil produksi UK atau UK memasok kebutuhan yang diperlukan oleh UM atau UB mitranya
Waralaba 9 bentuk hubungan kemitraan antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba (franchisee) dalam mengadakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba) Pemberi waralaba (Franchisor) adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak kekayaan intelektual (HKI) atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya Penerima waralaba (Franchisee) adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak kekayaan intelektual (HKI) atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba
4 jenis franchise Product Franchise untuk mengatur bagaimana cara pedagang eceran menjual produk yang dihasilkan oleh produsen Manufacture Franchise, memebrikan hak pada suatu badan usaha untuk membuat suatu produk dan menjualnya pada masyarakat dengan menggunakan merek dagang dan merek franchisor Business Oportunity Ventures, mengharuskan pemilik bisnis untuk membeli dan mendistribusikan produk-produk dari suatu perusahaan tertentu Business Format Franchising, perusahaan menyediakan suatu metode yang telah terbukti untuk mengoperasikan bisnis bagi pemilik bisnis dengan menggunakan nama dan merek dagang dari perusahaan
10 Keagenan Adalah hubungan kemitraan antar kelompok mitra dengan perusahaan mitra dimana kelompok diberi hak khusus untuk memasarkan barang dan jasa usaha pengusaha mitra
Implementasinya ? ?
KOREA SELATAN Lembaga penunjang bernama Small and Medium Industry Promotion Corporation bersifat semi pemerintah dan bertugas menjadikan UK tangguh dan dapat bermitra dengan UB serta melakukan program ahli teknologi dan investasi dari UB ke UK
JEPANG Mendirikan Institut for promotion of subcontracting yang tugasnya memperkuat kedudukan UK dan teknologi UK serta menyediakan informasi
Taiwan Dalam mengembangkan kemitraan usaha industri di Taiwan dibuat Center satelite system UB bertindak sebagai center dan UK dan UM sebagai satelite. Untuk menunjang program tersebut, didirikan Corporate Synergy Development Center (CSD) yang dibiayai oleh pemerintah dan sektor swasta
- Slides: 25