INTELLIGENZ STRUKTUR TEST IST Dalam buku karangannya Rudolf
INTELLIGENZ STRUKTUR TEST (IST)
Dalam buku karangannya Rudolf Amthauer, 1953 “ Intelegensia di tanggapi sebagai sesuatu struktur tersendiri di dalam keseluruhan struktur kepribadian seseorang manusia. Intelegensia bagi kita merupakan sesuatu keseluruhan terstructur yang terdiri dari kemampuan jiwa dan rohani, yang berfungsi sedemikian rupa sehingga memberikan kemampuan bagi manusia, untuk bertindak sebagai pelaksana dalam duniannya”
Fungsi dan Tujuan IST umum digunakan untuk memahami diri dan pengembangan pribadi, merencanakan pendidikan dan karier serta membantu pengambilan keputusan dalam hidup individu.
SUSUNAN TES DAN CARA MENYELESAIKANNYA : Tes IST terdiri dari 9 sub-tes, yaitu : 1. 2. 3. SE (Satzerganzng) WA (Wortausuahl) AN (Analogien) → waktu penyelesaian 6 menit. → waktu penyelesaian 7 menit. 6. GE (Gmeinsamkeiten) → waktu penyelesaian 8 menit. RA (Rechen Aufgaben) → waktu penyelesaian 10 menit. ZR (Zahlen Reihen) → waktu penyelesaian 10 menit. 7. FA (Form Ausuahl) 8. WU (Wurfal Aufgaben) → waktu penyelesaian 9 menit. SE (Merk Aufgaben) → untuk menghafal 3 menit, waktu penyelesaian 6 menit. 4. 5. 9. → waktu penyelesaian 7 menit.
v. SE → Melengkapkan Kalimat Disini di sediakan kalimat-kalimat yang belum selesai yang harus diselesaikan testee. Contoh : “ Seekor kuda mempunyai kesamaan terbanyak dengan seekor. . . . ” ( Jawaban di pilih di antara 5 buah pilihan jawaban yang sudah disediakan)
atu v. WA → Memilih salah satu kata yang tidak termasuk didalam kesamaan yang dipertunjukkan 4 kata lainnya. Jadi dari 5 kata yang telah disediakan, testee harus memilih salah satu kata yang tidak termasuk dalam ke 4 kata lainnya yang menunjukkan sesuatu persamaan tertentu. Contoh : “ Meja- kursi- tempat tidur- burung- lemari ” Burung di sini merupakan kata yang tidak memiliki persamaan seperti empat kata lainnya yang merupakan perabot rumah tangga (meubel).
atu v. AN → Di sini ditentukan 3 kata, di mana di antara kedua kata pertama menunjukkan suatu hubungan tertentu; hubungan tertentu itu sendiri harus dicari. Contoh : Hutan : pohon, Tembok : . . . . Pilihan yang tersedia adalah : a) batu-bata b) rumah c) semen d) putih e) dinding. “hubungan antara hutan dan pohon adalah bahwa hutan terdiri dan pohon-pohon, sehingga hubungan antara tembok dan salah satu kata pilihan adalah tembok terdiri dari batubata”
atu v. GE → Di sini setiap kali disajikan dua buah kata tertentu. Testee kemudian harus mencari satu perkataan lain yang mencakup pengertian kedua kata tadi. Contoh : Pensil − Pena Disini alat tulis dapat merupakan jawaban yang paling tepat, karena meliputi pengertian kata pensil dan kata pena.
atu v. RA → Merupakan hitungan-hitungan sederhana. Tugas Testee adalah mengerjakan persoalan-persoalan hitungan yang disediakan dan menuliskan jawabannya yang benar. v. ZR → Merupakan deret-deret angka. Testee harus menyelesaikan deret-deret angka ini sesuai dengan yang diminta.
atu v. FA → Mencari bentuk tertentu yang dapat disusun dan bagian-bagian (kepingan-kepingan) yang tersedia. Bentuk-bentuk tertentu itu sendiri sudah ditentukan, misalnya dalam bentuk lingkaran/bola , segitiga, dan sebagainya. v. WU → Disini ditetapkan 5 buah kubus yang berlainan satu dengan yang lainnya. Tugas testee adalah mencari kembali kubus-kubus yang telah ditentukan tadi dan kubus-kubus yang tersedia sebagai soal, karena setiap kubus soal pada dasarnya merupakan salah satu kubus yang sudah ditentukan pada awalnya tadi, hanya saja kini disajikan dalam posisi yang berbeda.
atu v. ME → Disini disediakan beberapa buah perkataan yang harus dihafalkan testee dalam kurun waktu tiga menit. Kemudian hasil hafalan tadi ditanyakan kembali melalui soal yang harus dikerjakannya dalam waktu 6 menit. Jadi sebenarnya di sini tidak hanya menyangkut masalah ingatan murni saja akan tetapi melalui masalah-masalah yang di tanyakan kembali dapat dilihat bahwa antara lain juga menyangkut masalah pengertian.
atu Aspek-aspek yang terukur pada setiap subtes IST : · SE : ØBerfikir konkrit praktis ØBerfikir logis ØPembentukan keputusan ØPemaknaan realita WA : ØBerfikir verbal ØPengertian bahasa ØKemampuan empati ØRasa bahasa AN: ØDaya mengkombinasikan ØFleksibilitas/kelincahan berfikir ØAnalisa yang bersifat dugaan GE: ØDaya abstraksi verbal ØPembentukkan konsep ØBerfikir logis dalam bentuk bahasa
atu · RA : ØBerfikir logis objektif ØBerfikir matematis ØMengambil keputusan ØBerfikir praktis dalam hitungan ZR : ØBerfikir teoritis dalam hitungan ØKelincahan berfikir ØBerfikir induktif angka FA : ØBerfikir secara menyeluruh ØKemampuan mengamati ØKemampuan membayangkan WU: ØDaya bayang ruang ØBerfikir analitis ME: ØAtensi ØMemori mengingat kata yang telah dipelajari
� 135 keatas BS � 121 -130 B � 111 -120 C+ � 100 -110 C � 90 - 99 C� 80 – 89 K � 70 kebawah KS
TERIMA KASIH. . . SEMOGA BERMANFAAT. .
- Slides: 15