INADRG CASEMIX PROGRAM STUDI REKAM MEDIS DAN INFORMASI































- Slides: 31
INA-DRG (CASE-MIX) PROGRAM STUDI REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN FIKES UNIVERSITAS INDONUSA ESA UNGGUL 03/06/2021 1
TUJUAN PEMBELAJARAN • Tujuan Umum Setelah mengikuti materi ini mahasiswa diharapkan memahami tentang latar belakang INA-DRG (Case -Mix) dan penerapannya di Indonesia 03/06/2021 2
LATAR BELAKANG • Visi Depkes RI baru “Masyarakat yang Mandiri” • Misi: – Membuat Rakyat Sehat dengan disertai nilai-nilai berpihak pada rakyat – Bertindak cepat dan tepat – Kerjasama tim – Integritas tinggi – Transparansi dan – Akuntabilitas 03/06/2021 3
LATAR BELAKANG • Indonesia mengalami “TRIPLE BURDEN” – Penyakit lama (Old Problem) belum terpecahkan seperti penyakit infeksi dan kurang gizi – Penyakit lama yang muncul kembali (re-emerging problem) seperti meningkatnya kasus-kasus malaria, tuberkulosa – Timbulnya masalah baru (emerging problem) berupa penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, penyakit degenaratif, masalah NAPZA, munculnya penyakit baru HIV/AIDS dan Avian Influenza • Arus globalisasi yang ditandai dengan perdagangan bebas, meningkatnya teknologi informasi yang belum diimbangi dengan kemampuan SDM kesenjangan pelayanan kesehatan dan tingginya biaya yang harus dikeluarkan 03/06/2021 4
LATAR BELAKANG • Sistem Case Mix salah satu jalan keluar terbaik untuk pengendalian biaya kesehatan • Sistem Case Mix adalah sistem pembiayaan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan mutu, pemerataan dan keterjangkauan, yang merupakan unsur-unsur dalam mekanisme pembayaran Biaya Pelayanan Kesehatan untuk pasien yang berbasis kasus campuran • 15 RS pilot project 03/06/2021 5
15 RUMAH SAKIT NO 03/06/2021 NAMA RUMAH SAKIT JENIS PENYAKIT 1 RSU Adam Malik Medan Penyakit Dalam 2 RSU M. Djamil Padang Syaraf & Outpatient 3 RS Fatmawati Jakarta Bedah Orthopedi 4 RS Jantung & PD Harapan Kita Jakarta Jantung dan Pembuluh Darah 5 RS Anak Bunda Harapan Kita Jakarta Anak 6 RS Kanker Dharmais Jakarta Kanker 7 RS Hasan Sadikin Bandung Bedah Umum 8 RS RS Sardjito Yogyakarta Obsgyn & Radiodiagnostik 9 RS Prof DR Kandou Menado Kulit dan Kelamin & Outpatient 10 RSU M. Hoesin Palembang Mata dan Outpatient 11 RSU Persahabatan Jakarta Paru-paru 12 RS Cipto Mangunkusumo Jakarta Urologi & Radioterapi 13 RSU Sanglah Bali THT dan Outpatient 14 RSU Kariadi Semarang Bedah Syaraf & Outpatient 15 RSU DR Wahidin Sudirohusodo Makassar Jiwa dan Penyakit Dalam 6
LINGKUP PEKERJAAN IMPLEMENTASI CASE MIX No KEGIATAN 2006 SMT 1 1 Coding system/IT/Medrec 2 Detail IR-DRG (MDC) Coding & Audit Coding 3 Perkenalan Clinical Costing Modelling (CCM) & Adjusment sesuai keadaan di Indonesia 4 Bimbingan untuk In Patient dan Out Patient -Memperbaiki Coding -Memperbaiki Costing -Evaluasi MDC (bila tidak mencukupi perlu segeraditambah untuk penyesuaian DRG-IN 5 Menentukan Cost Weight SMT 2 2007 SMT 1 SMT 2 2008 SMT 1 SMT 2 Benchmark Menentukan Index Cost (di Depkes) 6 Penyajian hasil Uji Coba (di Depkes) 03/06/2021 7
WHAT IS CASE-MIX SYSTEM • A type of Disease Classification System • Relates types of cases treated with resources used • Use the following information to categorize diseases: – – – Diagnosis Severity of illness Age of patient Co-morbidity Procedures Complications • Use routinely collected data 03/06/2021 8
WHAT IS CASE-MIX SYSTEM “ Case-Mix System is a classification of patient treatment episodes designed to create classes which are relatively homogenous in respect of the resources used and which contain patients with similar clinical characteristics. ” 03/06/2021 9
CASE-MIX TAKES INTO ACCOUNT Diagnosis - primary - secondary Co-morbidity Complications Age Sex Severity 03/06/2021 Prosedures - primary - secondary Treatment Medications X-ray, Labs Length of stay Complications Co-morbidity 10
COMPONENTS OF CASE-MIX SYSTEM TWO MAIN COMPONENTS 1. Disease Classification • Coding for Diagnosis • Coding for Procedures 2. Cost Analysis • Top-down Costing • Activity-based Costing • Clinical Pathway 03/06/2021 11
APPLICATION OF CASE-MIX SYSTEM Two most important applications of Case-Mix System 1. Improvement of quality care 2. Enhance Efficiency of health care services 03/06/2021 12
PENGKODEAN DIAGNOSIS DAN PROSEDUR (DI UNIT CASE-MIX) • Pengkodean diagnosis menggunakan ICD-10 • Pengkodean prosedur menggunakan ICD-9 -CM • 4 sumber rujukan diagnosis dan prosedur: • • Admission form Discharge summary Case note Procedure form • Audit coding • Laporan audit coding 03/06/2021 13
• 4 staf penting untuk keberhasilan pengkelasan DRG (DRG grouping) 1. 2. 3. 4. • 03/06/2021 Dokter ruangan dan perawat Staf bagian rekam medis Staf coding (unit case-mix) Staf bagian analisa data case-mix Tugas staf di atas: memastikan proses pengkelasan DRG berjalan dengan lancar 14
WORK PROCESS IN CASE-MIX UNIT Medical Record Case-Mix Unit Coded: Diagnosis: Primary Secondary Info-Med (HIS) IR-DRG Grouper Intermediate Software (Parser) Procedure: Primary Secondary DRG Group Personal Particulars Role of IT 03/06/2021 15
03/06/2021 16
03/06/2021 17
HASIL PILOT PROJECT • INA-DRG terdiri dari: – 23 MDG – 1. 077 kode INA-DRG berserta tarifnya yang terbagi dalam • 789 kode untuk rawat inap • 288 untuk rawat jalan 03/06/2021 18
INA-DRG 1. Sistem pembayaran pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan mutu, pemerataan dan jangkauan dalam pelayanan kesehatan yang menjadi salah satu unsur pembiayaan pasien berbasis kasus campuran 2. Merupakan suatu cara meningkatkan standar pelayanan kesehatan RS 3. Memantau pelaksanaan “Program Quality Assurance” 03/06/2021 19
4. Pengklasifikasian setiap tahapan pelayanan kesehatan sejenis ke dalam kelompok yang mempunyai arti relatif sama 5. Setiap pasien yang dirawat di sebuah RS diklasifikasikan ke dalam kelompok yang sejenis dengan gejala klinis yang sama serta biaya perawatan yang relatif sama 03/06/2021 20
• Pengembangan INA-DRG: Paket JAMKESMAS – Berdasarkan diagnosa dan Prosedur – Pengklasifikasian setiap tahapan pelayanan kesehatan sejenis ke dalam kelompok yang mempunyai arti relatif sama 03/06/2021 21
TARIF PAKET • Terdiri dari: – Diagnosis penyakit (ICD-10) sebanyak 18. 483 dan – Tindakan (ICD-9 -CM) sebanyak 2. 945 03/06/2021 22
TARIF PAKET/INA-DRG • Dibagi menjadi: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 03/06/2021 RS Umum dan Khusus Kelas A RS Umum dan Khusus Kelas B RS Umum dan Khusus Kelas C dan D RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta RSAB Harapan Kita Jakarta RSJP Harapan Kita Jakarta RS Kanker Dharmais Jakarta 23
TUJUAN TARIF PAKET/INA-DRG • Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat minskin dan tidak mampu dalam rangka mewujudkan tercapainya pelayanan kesehatan di rs yang optimal secara efektif dan efisien 03/06/2021 24
TARIF PELAYANAN • Meliputi: 1. Pelayanan Rawat Inap Merupakan paket jasa pelayanan, prosedur/tindakan, penggunaan alat, ruang perawatan, serta obat-obatan dan bahan habis pakai yang diperlukan 2. Pelayanan Rawat Jalan Merupakan paket jasa pelayanan kesehatan pasien rawat jalan sudah termasuk jasa pelayanan, pemeriksaan penunjang, prosedur/tindakan, obat-obatan yang dibawa pulang. Bahan habis pakai lainnya. 03/06/2021 25
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DOKTER • Menegakkan dan menulis diagnosa primer dan sekunder menurut ICD-10 • Menulis seluruh prosedur/tindakan yang telah dilaksanakan • Serta membuat resume lengkap selama pasien dirawat 03/06/2021 26
KODE DIAGNOSA • Diagnosa dan prosedur/tindakan yang telah dituliskan oleh dokter selanjutnya diberi kode paket yang sesuai berdasarkan pada ICD-10 dan ICD-9 CM oleh KODER • Dan perlu diperhatikan bahwa kesalahan pemberian kode diagnosa dan prosedur dapat mempengaruhi klaim pelayanan kesehatan di rs 03/06/2021 27
KEUNTUNGAN TARIF PAKET/INADRG • Tarif terstandarisasi dan lebih transparan • Penghitungan tarif pelayanan lebih objektif n berdasarkan kepada biaya yang sebenarnya • RS mendapat pembiayaan berdasarkan kepada beban kerja sebenarnya • Dapat meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan RS 03/06/2021 28
MANFAAT INA-DRG • Bagi RS 1. Salah satu cara untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan 2. Secara objektif memantau pelaksanaan “Program Quality Assurance” 3. Bisa mendapatkan informasi mengenai variasi pelayanan 4. Dapat mengevaluasi kualitas pelayanan 5. Dapat mempelajari proses perawatan pasien 6. Adanya rencana perawatan yang tepat 03/06/2021 29
MANFAAT INA-DRG • Bagi Pasien 1. Memberikan prioritas perawatan pada pasiaen berdasr tingkat keparahan penyakit 2. Pasien menerima kualitas pelayanan kesehatan yang lebih baik 3. Mengurangi resiko yang dihadapi pasien 4. Mempercepat pemulihan dan meminimalisasi kecacatan 03/06/2021 30
KESIMPULAN • INA-DRG – – 03/06/2021 Kendali biaya dan mutu Tarif yang fair dan transparant Sesuai untuk pembayaran klaim Mendukung persiapan pelaksanaan SJSN 31