HukumHukum Persepsi Lia Aulia Fachrial M Si Hukum












- Slides: 12
Hukum-Hukum Persepsi Lia Aulia Fachrial, M. Si
Hukum persepsi menurut Teori Gestalt • Hukum Figure-Ground • Hukum Kedekatan (Proximity) • Hukum Kesamaan (Similarity) • Hukum Kontinuitas • Hukum Kelengkapan atau Ketertutupan (Closure)
HUKUM FIGURE GROUND • Lapangan perseptual terdiri dari 2 bagian, yaitu gambar (figure), bagian yang dominan dan merupakan fokus perhatian dan latar belakang (ground), bagian yang melatar belakangi atau melengkapi. • Hukum ini menyatakan bahwa dalam mengorganisasikan stimuli, individu cenderung membedakan antara gambar (figure) dan latar belakang (ground). • Figure lebih rinci menonjol diatas latar belakang yang kurang rinci. • Individu melakukan persepsi terhadap sesuaty, apa yang tidak menjadi fokus dalam persepsi itu akan menjadi latar belakang atau ground. Antara figure dan ground dapat terjadi pertukaran fungsi, yang semula ground dapat menjadi figure dan sebaliknya.
HUKUM KEDEKATAN (PROXIMITY) • Hukum ini menyatakan bahwa stimulus yang saling berdekatan, akan cenderung dipersepsi sebagai suatu keseluruhan atau suatu Gestalt. • Contoh : 1 23 45 67 89 10 x xx xx xx • Pada gambar tersebut individu akan mempersepsi tanda silang pertama dan kedua, ketiga dan keempat, kelima dan keenam, ketujuh dan kedelapan, kesembilan dan kesepuluh, masing-masing pasangan tersebut merupakan suatu Gestalt.
HUKUM KESAMAAN (SIMILARITY) • Hukum ini menyatakan bahwa stimulus atau objek yang sama cenderung dipersepsi sebagai suatu kesatuan atau Gestalt.
HUKUM KONTINUITAS • Hukum ini menyatakan bahwa stimulus yang mempunyai kontinuitas satu dengan yang lain, akan dilihat lepas dari latar belakangnya dan akan dipersepsi sebagai suatu kesatuan atau keseluruhan.
HUKUM KELENGKAPAN / KETERTUTUPAN • Hukum ini menyatakan bahwa dalam mengorganisasikan stimuli, kita cenderung menutup suatu bagian yang hilang dari suatu gambar dan melihat gambar tersebut lengkap.
KONSTANSI DALAM PERSEPSI • Persepsi yang dilakukan terhadap sesuatu, tidak hanya ditentukan oleh stimulus semata, melainkan juga dipengaruhi oleh keadaan individu yang melakukan persepsi. Situasi ini biasa disebut dengan struktur kognisi.
KONSTANSI BENTUK • Ada kecenderungan orang untuk mempersepsi sesuatu secara sama (konstan) tanpa memperhatikan adanya kemungkinan variasi. • Uang logam atau piring, cenderung dilihat sebagai bulat, padahal kalau dilihat dari samping uang logam dan piring itu pipih dan tidak bulat. Ini berarti hasil persepsi itu tidak semata-mata ditentukan oleh stimulus secara objektif, melainkan juga oleh individu yang mempersepsi
KONSTANSI WARNA • Kecenderungan untuk mempersepsi sesuatu sebagai berwarna sama walaupun dalam penerangan cahaya yang berbeda. • Misalnya susu selalu dipersepsikan sebagai berwarna putih, walaupun diterangi cahaya emang-remang berwarna merah.
KONSTANSI UKURAN • Kecenderungan melihat sesuatu dengan ukuran yang sama walaupun ada banyak variasi dalam cara melihat. • Misalnya, gajah dewasa dipersepsikan sebagai berukuran besar, walaupun jika dilihat dari jarak jauh gajah itu kelihatannya kecil.