Hubungan Konsentrasi Substrat Dengan Laju reaksi dr Syazili
Hubungan Konsentrasi Substrat Dengan Laju reaksi dr. Syazili Mustofa Departemen Biokimia Dan Biologi Molekuler FK Universitas Lampung
• Reakasi umum enzimatik
K 1, K 2, K 3 adalah bilangan tetap
• V = Laju reaksi maximum (semua enzim telah terikat dalam bentuk ES • v = laju reaksi • Pada tahap awal Reaksi berjalan menuju Orde Pertama sehingga berbanding lurus dengan komplek ES yang baru terbentuk, Oleh karna itu perbandinganya sebagai berikut : Hubungan kecepatan/ laju awal dengan Konsentrasi substrat Persamaan Michaelis -Menten
Pada konsentrasi substrat yang sangat rendah, kecepatan reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi substrat • Pada konsentrasi substrat yang tinggi, jauh melampaui nilai Km, penambahan konsentrasi substrat tidak lagi menyebabkan kenaikan laju reaksi
• Makna Km pada persamaan Michaelis Menten, jika v= ½ V akan diperoleh hasil : • Artinya bahwa 2[S] = Km+ [S] atau Km = [S] • Dengan kata lain Km adalah konsentrasi substrat yang menyebabkan laju reaksi (v) sama dengan separuh laju reaksi maksimum (1/2 V) • Km = Kd, nilai Km dapat digunakan untuk melihat afinitas antara substrat dengan enzim
• Makin kecil harga Kd atau Km makin besar nilai penyebut, artinya makin banyak S yang diikat oleh E • Jika ada 2 substrat yang dapat diolah oleh suatu enzim, substrat dengan nilai Km yang lebih kecil mempunyai nilai afinitas yang tinggi terhadap enzim tersebut
• K 3 = Kkat merupakan bilangan pergantian, Turnover number • Dalam persamaan tersebut K 3 adalah tetapan laju reaksi penguraian ES menjadi E+P, reaksi tersebut adalah orde pertama, karna reaksi tersebut hanya dipengaruhi oleh ES • Laju reaksinya v= K 3 [ES], jika seluruh E terikat S maka : • v= K 3 [E]T V= K 3 [E]T K 3 = V/[E]T • K 3 = bilangan yang menyatakan berapa jumlah molekul substrat yang diolah oleh 1 molekul enzim
• Konsep bilangan pergantian sangat penting antara lain untuk amplifikasi serangkaian kerja enzim, misalnya dalam transduksi sinyal atau jeram reaksi
- Slides: 9