GERBANG DESA KUBE GERAKAN MEMBANGUN DESA KELOMPOK USAHA
GERBANG DESA KUBE GERAKAN MEMBANGUN DESA KELOMPOK USAHA BERSAMA
Tujuan 2 Ekonomi Kelompok Usaha Bersama dan Keluarga Miskin. Senin, 6 Februari 2017 Meningkatkan Usaha Merubah pola pikir dan sikap mental : ketergantungan & konsumtif mandiri produktif. Meningkatkan tanggung jawab, kepedulian dan kesetiakawanan sosial guna mengembangkan dan meningkatkan usaha kelompok. Meningkatkan kesetaraan dan keadilan gender dalam rangka pengingkatan kesejahteraan sosial keluarga.
KUBE Nama Kegiatan: Pembangunan KUBE. 2. Waktu Kegiatan: Jangka Waktu 3 Tahun. 3. Tempat: Kabupaten Kebumen 4. Anggaran: a. APBN/ APBD II/ APBDes b. Sumber dana CSR : Dunia Usaha dan Badan pengumpul Zakat Infak Sodaqoh Senin, 6 Februari 2017 1. 3
Manfaat pekerjaan. Meningkatkan Produktifitas anggota kelompok. Meningkatkan pendapatan bagi anggota kelompok. Memotivasi warga kurang mampu untuk meningkatkan taraf hidupnya. Menambah kreatifitas anggota kelompok. Mengembangkan usaha kelompok masyarakat kurang mampu lainnya. Senin, 6 Februari 2017 Menciptakan lapangan 4
Paket Usaha KUBE 1. KUBE JASA: E warong, Laundry 2. KUBE Peternakan dan Perikanan: a. Peternakan Kambing b. Sapi c. Budidaya Lele d. Ayam Petelur KUBE Pertanian : 3. a. Ubi Kayu dan Jagung b. pertanian Lada Tumpang Gilir Padi Gogo Dan Kacang Tanah c. Tani Belimbing dan Kacang Tanah 5
Analisa Ekonomi Kebutuhan Kelompok Usaha Bersama 1. Paket Kelompok Budidaya Kambing/ Peternakan Kambing i m o n a. Masa produktif kambing betina dan jantan adalah 5 tahun. Pembelian kambing sebaiknya yang tergolong dara atau kambing yang siap beranak sehingga waktu penantian peternak tidak terlalu lama. b. Waktu pemeliharaan adalah 5 tahun. c. Induk dapat beranak 3 kali dalam 2 tahun dan sekali beranak rata-rata 2 ekor per kelahiran. d. Jumlah cempe yang dihasilkan selama 5 tahun adalah 2 ekor x 7 kali e. Angka kematian 10 %, sehingga diperkirakan kematian cempe maksimal sebanyak 2 ekor. f. Harga cempe mengacu pada harga pasaran kabupaten Kebumen yaitu Rp. 1000. 000, - per ekor (jantan dan betina dibuat rata-rata harga). g. Biaya rumput diabaikan (karena hijauan ditanam sendiri) dengan asumsi kita hanya membeli dedak padi. Hitungan tersebut tidak berlaku apabila peternak membeli rumput untuk pakan kambingnya. h. Analisa dibuat berdasarkan perhitungan per kelompok dengan anggota 15 orang, jumlah kambing yang dipelihara 3 ekor jantan dan 30 ekor betina. o k e o t n o C k h n a i j a (5 th = 7 x beranak) = 14 ekor cempe. 6
Investasi Tetap Tanpa Kandang BIAYA PRODUKSI Anggaran Per Anggota Kelompok : (56. 650. 000 + 11. 025. 000) / 15 orang = Rp. 4. 511. 666, - 7
Keterangan Keuntungan kelompok dalam masa produksi 5 tahun = Rp. 340. 025. 000, - Keuntungan kelompok dalam masa produksi 1 tahun = Rp. 340. 025. 000 : 5 = Rp. 68. 005. 000, - Keuntungan kelompok dalam masa produksi 1 bulan = Rp. 68. 005. 000 : 12 = Rp. 5. 667. 083, - Keuntungan anggota dalam masa produksi 1 bulan = Rp. 5. 667. 083 : 15 Orang = Rp. 377. 805, Jadi kegiatan ini akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat anggota kelompok sasaran sebesar Rp. 377. 805, - per bulan. 8
c. Total Biaya Usaha Pembesaran Ikan Lele Total Biaya Usaha Pembesaran Ikan Penerimaan (Revenue) Pemeliharaan lele selama 2 bulan Penjualan v Jumlah panen yang dihasilkan = 3. 000 ekor x 90% x 110 gr = 297 kg v Harga jual size 9 = Rp. 16. 000, - v Penjualan = Jumlah panen yang dihasilkan x Harga per kg = 297 x Rp. 16. 000, = Rp. 4. 752. 000, - Laba = Penjualan – Total biaya produksi = Rp. 4. 752. 000 – Rp. 3. 885. 000 9
2. Paket Kelompok Budidaya Ikan Lele Kolam pembesaran dengan kontruksi kolam bundar menggunakan terpal dinding penyangga dengan wire mash, diameter 2 m. Investasi Usaha Pembesaran Ikan Lele Keuntungan Kolam Budar : 1. Kolam bundar ukuran diameter 2 meter bisa menampung maksimal 6000 ekor 2. Tidak perlu memakan tempat yang lebar 3. Kolam bisa dipindah kemana saja 4. Suhu air lebih merata dibandingkan dengan kolam kotak 10
c. Total Biaya Usaha Pembesaran Ikan Lele Total Biaya Usaha Pembesaran Ikan Penerimaan (Revenue) Pemeliharaan lele selama 2 bulan Penjualan v Jumlah panen yang dihasilkan = 3. 000 ekor x 90% x 110 gr = 297 kg v Harga jual size 9 = Rp. 16. 000, - v Penjualan = Jumlah panen yang dihasilkan x Harga per kg = 297 x Rp. 16. 000, = Rp. 4. 752. 000, - Laba = Penjualan – Total biaya produksi = Rp. 4. 752. 000 – Rp. 3. 885. 000 11
3. Paket Kelompok Ayam Petelur 1. Ayam jenis Leghorn umur produktif bisa mencapai 1, 5 tahun sejak mulai aktif bertelur. Umur produktif ayam yang sebagian orang menyebut dengan ayam merah ini mulai umur 20 minggu sejak menetas. 2. Umumnya ada dua cara peternak dalam memelihara, mulai dari 0 dengan melakukan pembelian DOC (Day Old Chick)/anakan ayam atau dengan melakukan pembelian bibit (Pullet) di usia 16 minggu. 3. Pada masa produktif, ayam biasanya ditempatkan pada kandang baterai yang dipasang dinaungi kandang utama (seperti bangunan rumah) bahan yang digunakan bisa beragam mulai dari bambu atau kayu atau bahan yang bisa dijangkau kondisi keuangan kita 12
Perhitungan Laba Rugi Perbulan Pendapatan Rp 522. 000 x 30 = Rp 15. 660. 000 Pengeluaran Pakan Rp 320. 000 x 30 Listrik + Air Laba Kotor = Rp 9. 600. 000 = Rp 200. 000 = Rp 5. 860. 000 Penyusutan Ayam Dengan harga jual ayam afkir per ekor Rp 27. 000 dengan asumsi tingkat kematian 4 % Penjualan ayam afkir 480 ekor x 27. 000 = 12. 960. 000 Penyusutan Rp 32. 000 – 12. 960. 000 = 19. 040. 000 / 18 bulan = Rp 1. 050. 000 / bulan Penyusutan Kandang (Siklus 2 periode pemeliharaan/3 tahun Biaya Kandang Rp 16. 050. 000 / 36 = Rp 445. 800 perbulan 13
Mekanisme Pengajuan Ajukan proposal 2. Bentuk kelompok 3. Tunjukkan keseriusan dengan berbagai cara: 4. a. Menugaskan praktisi yang ahli b. Menugaskan pendamping c. Menyiakkan lahan/ kandangan/ pangan d. Pernyataan tanggung jawab mutlak dan kesanggupan menganggarkan dari dana APBDes (1: 2) Ranking urutan berdasarkan kajian/ penilaian dari team Senin, 6 Februari 2017 1. 14
3. Syarat Anggota KUBE Usia produktif 18 s/d 60 Tahun dan sudah berkeluarga Anggota KUBE bukan pegawai negeri sipil (PNS, TNI dan POLRI) termasuk pensiunan Anggota merupakan Kepala Keluarga Rumah Tangga Miskin Keluarga miskin yang termasuk dalam TKP 2 KDes dan Basis Data Terpadu Belum pernah mendapatkan bantuan KUBE Setiap KUBE beranggotakan 10 -15 KK Tidak Merokok/ Surat Pernyataan sanggup berhenti merokok (bermatrai 6000)
4. Proses Pembentukan KUBE Verifikasi dan validasi data calon penerima manfaat ( Basis Data Terpadu dan data TKP 2 Kdes ). Identifikasi potensi calon anggota KUBE ( Pengalaman Usaha calon anggota, jenis pekerjaan, ketersediaan lokasi usaha/Lahan) Pembentukan Kelompok KUBE Melaksanakan Musyawarah KUBE ( menentukan jenis usaha, pembuatan proposal permohonan bantuan, dan Pembagian Tugas Kelompok ) Membuka Rekening untuk pencairan bantuan. Membelanjakan bantuan sesuai RAB Membuat pelaporan pembelanjaan / SPJ Melakukan evaluasi dan perhitungan hasil Usaha Pendampingan, mempunyai peran sangat penting bagi berhasil dan berkembangnya KUBE, mengingat sebagian besar PMKS merupakan kelompok yang paling miskin.
Pembagian Tugas 1. Pemerintah Daerah ( Dinas Terkait ) Memberikan Modal KUBE Melakukan Pendampingan, Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi 2. Pendamping Teknis Melakukan Pendampingan terkait pengelolaan Kelompok Pendampingan yang dilakukan berupa : a. Kesehatan Hewan b. Pembuatan pakan c. Pengolahan Limbah d. Pengolahan hasil akhir e. Membuat catatan perkembangan kelompok f. Membuat laporan terkait pendampingan kelompok
3. Pendamping Management Pelaksanaan Mendampingi kelompok membuat rekening kelompok Mendampingi kelompok dalam pencairan bantuan KUBE Mendampingi kelompok dalam belanja barang Mendampingi kelompok dalam pembuatan spj belanja barang KUBE Mendampingi kelompok dalam pengelolaan KUBE bekerjasama dengan pendamping teknis. Mendampingi kelompok dalam mekanisme pembagian tugas anggota kelompok Mendampingi kelompok dalam management ekonomi kelompok Mendampingi kelompok dalam pemasaran hasil usaha KUBE Mendampingi kelompok dalam setiap Musyawarah KUBE Mendampingi kelompok dalam membuat laporan berkala rutin kepada pemberi bantuan program KUBE
4. Kelompok Kube a. Membentuk kelompok KUBE b. Membuat Administrasi kelompok c. Memusyawarahkan jenis usaha KUBE d. Membuat pembukuan keuangan kelompok e. Melakukan evaluasi kelompok f. Membuat tata tertib dan AD ART kelompok
Indikator Keberhasilan dari Program percepatan penanggulangan kemiskinan dengan metode KUBE di kabupaten Kebumen meliputi: Berkurangnya angka kemiskinan mikro di Kabupaten Kebumen (80% KUBE sukses) Meningkatnya ketahanan sosial masyarakat dalam pencegahan masalah kemiskinan Meningkatkan dan memperkuat kesetiakawanan sosial warga miskin dan masyarakat dalam penanganan berbagai permasalahan kesejahteraan sosial Menambah Pendapatan Ekonomi minimal 400. 000/bulan untuk warga miskin ( penerima manfaat KUBE ) Mewujudkan kemandirian usaha sosial ekonomi masyarakat miskin Tersedianya lapangan pekerjaan untuk penyandang masalah kesejahteraan soaial di kabupaten Kebumen Meningkatkan kepedulian dan tanggungjawab sosial masyarakat dan dunia usaha dalam penanganan kemiskinan Mempelajari analisa ekonomi yang sudah dibuat.
21 Senin, 12 Februari 2018 Terima kasih
- Slides: 21