Error Steady State Analisa Respon Sistem Pendahuluan Review

  • Slides: 19
Download presentation
Error Steady State Analisa Respon Sistem

Error Steady State Analisa Respon Sistem

Pendahuluan - Review • Respon sistem terbagi menjadi – Transient response – Steady state

Pendahuluan - Review • Respon sistem terbagi menjadi – Transient response – Steady state response • Anlisa respon sistem diarahkan pada : – Kestabilan sistem – Respon transien sistem – Error steady state sistem

Pendahuluan • Error steady state – Perbedaan input dan output untuk sinyal uji tertentu

Pendahuluan • Error steady state – Perbedaan input dan output untuk sinyal uji tertentu saat t ~ • Suatu sistem mungkin tidak memiliki ess untuk masukan tangga (step) tapi punya ess untuk masukan landai (ramp) • Ess tergantung pada fungsi alih loop terbuka sistem • Analisa error steady state dilakukan jika sistem telah diketahui stabil

Pendahuluan

Pendahuluan

Pendahuluan

Pendahuluan

Penggolongan Sistem • Sistem kontrol dapat digolongkan berdasarkan kemampuannya mengikuti berbagai jenis masukan. •

Penggolongan Sistem • Sistem kontrol dapat digolongkan berdasarkan kemampuannya mengikuti berbagai jenis masukan. • Fungsi alih loop terbuka G(s)H(s) : • Penggolongan sistem ini dilihat dari pangkat N dari suku s penyebut sistem – berbeda dengan orde sistem • Jika jenis sistem bertambah, ketepatannya meningkat (ess kecil), tapi stabilitas memburuk

Kesalahan Keadaan Tunak • Tinjau sistem di bawah R(s) + E(s) _ G(s) C(s)

Kesalahan Keadaan Tunak • Tinjau sistem di bawah R(s) + E(s) _ G(s) C(s) H(s) • Fungsi alih loop tertutup • Fungsi alih antara error/e(t) dan masukan/r(t) sehingga • Dengan teorema nilai akhir Laplace, besar ess :

Kesalahan Keadaan Tunak • Lihat kembali fungsi alih loop terbuka: • Jika s mendekati

Kesalahan Keadaan Tunak • Lihat kembali fungsi alih loop terbuka: • Jika s mendekati nol, maka penguatan loop terbuka K secara langsung berhubungan dengan ess • Semakin besar tetapan semakin kecil ess • Istilah : – Tetapan kesalahan posisi, Kp keluaran – Tetapan kesalahan kecepatan, Kv laju perubahan keluaran – Tetapan kesalahan percepatan, Ka percepatan perubahan keluaran

Kesalahan Keadaan Tunak

Kesalahan Keadaan Tunak

Kesalahan Keadaan Tunak • Ilustrasi sistem pengaturan posisi untuk Kp , Kv , Ka

Kesalahan Keadaan Tunak • Ilustrasi sistem pengaturan posisi untuk Kp , Kv , Ka • Step input – Posisi konstan – Kemampuan sistem menempatkan dirinya dengan target yang statis – Contoh : satellite in geostationery orbit • Ramp input – Perubahan posisi (kecepatan) konstan – Kemampuan sistem untuk tracking target dengan perubahan posisi tetap – Contoh : satellite orbiting at constant velocity • Parabola input – Perubahan kecepatan (percepatan) konstan – Kemampuan sistem mengikuti target dengan percepatan tetap – Contoh : accelerating missile

Kesalahan Keadaan Tunak

Kesalahan Keadaan Tunak

Tetapan Kesalahan Posisi Statis Kp • Pembangkit kesalahan keadaan tunak dengan input step •

Tetapan Kesalahan Posisi Statis Kp • Pembangkit kesalahan keadaan tunak dengan input step • Kp didefiniskan : sehingga • Untuk sistem tipe 0 : Untuk sistem tipe 1 atau lebih • Kesimpulannya, untuk masukan langkah, ess : Untuk sistem jenis 0 Untuk sistem jenis 1 atau lebih

Tetapan Kesalahan Kecepatan Statis Kv • Pembangkit kesalahan keadaan tunak dengan input ramp •

Tetapan Kesalahan Kecepatan Statis Kv • Pembangkit kesalahan keadaan tunak dengan input ramp • Kv didefiniskan : sehingga • Untuk sistem tipe 0 : Untuk sistem tipe 1 : Untuk sistem tipe 2 atau lebih :

Tetapan Kesalahan Kecepatan Statis Kv • Kesimpulannya, untuk masukan landai, ess : Untuk sistem

Tetapan Kesalahan Kecepatan Statis Kv • Kesimpulannya, untuk masukan landai, ess : Untuk sistem jenis 0 Untuk sistem jenis 1 Untuk sistem jenis 2 atau lebih

Tetapan Kesalahan Percepatan Statis Ka • Pembangkit kesalahan keadaan tunak dengan input parabola •

Tetapan Kesalahan Percepatan Statis Ka • Pembangkit kesalahan keadaan tunak dengan input parabola • Ka didefinisikan : sehingga • Untuk sistem tipe 0 : Untuk sistem tipe 1 Untuk sistem tipe 2 Untuk sistem tipe 3 atau lebih

Tetapan Kesalahan Percepatan Statis Ka • Kesimpulannya, untuk masukan parabola, ess : Untuk sistem

Tetapan Kesalahan Percepatan Statis Ka • Kesimpulannya, untuk masukan parabola, ess : Untuk sistem tipe 0 dan 1 Untuk sistem tipe 2 Untuk sistem tipe 3 atau lebih

Rangkuman • Kesalahan keadaan tunak dalam suatu penguatan K Input Step Sistem jenis 0

Rangkuman • Kesalahan keadaan tunak dalam suatu penguatan K Input Step Sistem jenis 0 Sistem jenis 1 0 Sistem jenis 2 0 Input Ramp Input Parabola ~ ~ ~ 0

Latihan 1. Sistem dengan transfer function a. b. Tentukan tipe sistem, Kp, KV, Ka

Latihan 1. Sistem dengan transfer function a. b. Tentukan tipe sistem, Kp, KV, Ka Tentukan steady state error untuk input step, ramp, parabolic Jawab : a. 0, 127, 0, 0 b. 7. 8 x 103, ~ 2. Jika diketahui Kp = 1000 a. Tentukan tipe sistem, sinyal input yang digunakan b. Berapa error per unit step Jawab : a. 0, step b. 1/1001

Latihan 3. Tentukan nilai K, supaya ada error sebesar 10 % pada steady state

Latihan 3. Tentukan nilai K, supaya ada error sebesar 10 % pada steady state R(s) + _ E(s) _____K(s+5)_____ C(s) s(s+6)(s+7)(s+8) Jawab : Karena tipe sistem 1, input yang digunakan ialah ramp. sehingga maka 4. Jika G(s) = K(s+12) / (s+14)(s+18) Berapa nilai K untuk menghasilkan error steady state 10 % Jawab : K = 189