ELEMEN KUNCI AMDAL Bagian atau Informasi yang harus
ELEMEN KUNCI AMDAL Bagian atau Informasi yang harus ada dalam AMDAL dan perlu diperhatikan oleh pihak berkepentingan
DIAGRAM UTAMA: ELEMEN KUNCI AMDAL PEMRAKARSA KEGIATAN LOKASI KEGIATAN RENCANA KEGIATAN RONA LINGKUNGAN DAMPAK POTENSIAL RANGKAIAN TAHAPAN KAJIAN TANGGAPAN MASYARAKAT DAMPAK PENTING PIHAK TERLIBAT PENGELOLAAN DAMPAK KELAYAKAN LINGKUNGAN
PEMRAKARSA KEGIATAN Orang atau badan hukum yang bertanggung jawab atas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan (pihak yang mengajukan AMDAL untuk disetujui) Identitas, status, dan alamat harus jelas. Selain informasi lembaga, juga diperlukan informasi individu penanggungjawab. Informasi Pemrakarsa ada di Dokumen KA-ANDAL
RENCANA KEGIATAN usaha atau kegiatan yang akan dilaksanakan pemrakarsa (yang menjadi obyek kajian AMDAL) RENCANA KEGIATAN Informasi Rencana Kegiatan ada di Dokumen KA-ANDAL harus masih dalam fase studi kelayakan atau perencanaan komponen kegiatan harus diuraikan (fase pra-konstruksi, operasi, dan pasca-operasi) informasi wajib lain: tujuan kegiatan denah kegiatan jadwal pelaksanaan izin atau persetujuan formal yang ada
LOKASI KEGIATAN lokasi dimana pemrakarsa akan melakukan kegiatannya perlu disertakan informasi wilayah administratif dan peta lokasi kegiatan dilengkapi informasi sejarah pemanfaatan lokasi kegiatan dan kegiatan sekitar lokasi harus sesuai (tidak bertentangan) rencana tata ruang Informasi Lokasi Kegiatan ada di Dokumen KA-ANDAL
RONA LINGKUNGAN Kondisi komponen-komponen lingkungan di lokasi tapak proyek dan sekitarnya Informasi Rona Lingkungan ada di Dokumen KA-ANDAL & ANDAL RONA LINGKUNGAN Dibutuhkan untuk: Identifikasi pengaruh komponen kegiatan Data baseline dalam prakiraan dampak Data rona lingkungan: Relevan (dengan komponen kegiatan) Harus berguna untuk kajian dampak Representatif Mewakili musim berbeda Perhatian khusus terhadap komponen lingkungan sensitif fisik-kimia biologi sosial-budaya kesehatan masyarakat
DAMPAK YANG DAPAT MUNCUL Dampak Potensial adalah dampak yang diduga dapat terjadi saat komponen kegiatan berinteraksi dengan komponen lingkungan komponen kegiatan komponen lingkungan IDENTIFIKASI DAMPAK sebagian dampak dapat diabaikan sejak awal DAMPAK POTENSIAL perlu dikaji & diprakirakan untuk mengetahui keberadaan dampak (muncul atau tidak) besaran dampak (kuantitatif/kualitatif) karakteristik dampak (positif/negatif, waktu pemunculan) sifat penting dampak (penting/tidak penting) sebagian dampak perlu dikaji lebih mendalam DAMPAK YANG PERLU DIKAJI dampak penting hipotetik Informasi Dampak Yang Dapat Muncul ada di Dokumen KA-ANDAL
DAMPAK PENTING Dampak Penting adalah dampak yang setelah dikaji disimpulkan : dapat menimbulkan perubahan sangat mendasar membutuhkan upaya pengelolaan (dan pemantauan) Informasi tiap dampak penting nama sumber waktu sumber kontinuitas sumber lokasi sumber paramater sumber harus lengkap nama dampak pengaruh dampak fase pemunculan SUMBER DAMPAK SEBARAN DAMPAK PENTING nama obyek dampak waktu sebaran kontinuitas sebaran sifat sebaran lokasi (dan luas) sebaran parameter sebaran DAMPAK YANG PERLU DIKAJI dampak penting hipotetik PRAKIRAAN DAMPAK Informasi Dampak Penting ada di Dokumen ANDAL DAMPAK TIDAK PENTING
PENGELOLAAN DAMPAK Rencana pengelolaan dampak harus dimiliki untuk setiap dampak penting (berikut rencana pemantauan komponen lingkungan terkait) Bisa dilakukan terhadap sumber dampak maupun obyek dampak Harus jelas siapa pihak terlibat (pihak pengelola, pihak pengawas, dan pihak pelapor) Informasi rencana pengelolaan dampak harus lengkap tindakan kelola waktu pelaporan obyek kelola nama obyek kelola lokasi kelola pendekatan kelola tujuan & acuan kelola keterkaitan izin parameter kelola pihak terlibat kelola RENCANA PENGELOLAAN Informasi Pengelolaan Dampak ada di Dokumen RKL - RPL Pencegahan Minimisasi Pengolahan Kompensasi PENGELOLAAN DAMPAK sasaran pantau parameter pantau waktu pantau frekuensi pantau waktu pelaporan lokasi pantau rencana perolehan data rencana analisis data pihak terlibat pantau RENCANA PEMANTAUAN
TANGGAPAN MASYARAKAT Tanggapan dari masyarakat yang wajib diperhatikan Pemrakarsa Sebagai bagian dari perlindungan kepentingan masyarakat dan transparansi proses Diatur oleh Kepka Bapedal No. 08/2000 tentang Tatacara Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi dalam Proses AMDAL Diperoleh dari 3 jalur penyampaian PENGUMUMAN KEGIATAN Saat AMDAL dimulai TANGGAPAN MASYARAKAT KONSULTASI MASYARAKAT Saat Pelingkupan KETERWAKILAN MASYARAKAT Saat Rapat Penilaian Masyarakat Terkena Dampak Masyarakat yang akan langsung merasakan dampak kegiatan Informasi Tanggapan Masyarakat ada di Dokumen KA-ANDAL Masyarakat Berkepentingan Masyarakat yang terpengaruh segala bentuk keputusan AMDAL Masyarakat Pemerhati Masyarakat yang tidak terkena dampak tetapi punya perhatian
PIHAK TERLIBAT Identitas dan peran dari pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan AMDAL dan pelaksanaan kewajiban pasca-AMDAL KONSULTAN AMDAL INSTANSI PEMBERI IZIN INSTANSI PEMBINA KEGIATAN PENERIMA LAPORAN RKL - RPL PELAKSANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN PENGAWAS PENGELOLAAN LINGKUNGAN PELAKSANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN PENGAWAS PEMANTAUAN LINGKUNGAN PIHAK TERLIBAT AMDAL merupakan proses yang memungkinkan semua pihak terlibat saling berkomunikasi sejak suatu kegiatan masih dalam perencanaannya. Informasi Pihak Terlibat ada di Dokumen KA-ANDAL dan RKL-RPL
KELAYAKAN LINGKUNGAN Informasi Kelayakan Lingkungan ada di Dokumen ANDAL Alasan Pemrakarsa tentang kelayakan lingkungan dari rencana kegiatannya Diperoleh setelah melakukan evaluasi holistik terhadap dampak-dampak dari rencana kegiatannya. Hanya dianggap layak lingkungan jika: • Semua dampak dapat ditanggulangi, atau • Manfaat kegiatan lebih besar dari biaya penanggulangan dampak. Syarat lain untuk layak lingkungan : • • • Daya dukung lingkungan tidak dilampaui. Kebijakan pemerintah tidak terpengaruh atau berubah. Nilai sosial atau pandangan masyarakat tidak terganggu. Entitas ekologis kunci tidak terganggu. Kegiatan existing tidak terganggu. KELAYAKAN LINGKUNGAN
Dokumen KERANGKA ACUAN ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN (KA-ANDAL) RANGKAIAN TAHAPAN KAJIAN IDENTIFIKASI DAMPAK POTENSIAL PENENTUAN DAMPAK PENTING HIPOTETIK PENYUSUNAN KERANGKA ANALISIS RANGKAIAN TAHAPAN KAJIAN Dokumen ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN (ANDAL) PRAKIRAAN DAMPAK EVALUASI DAMPAK PERENCANAAN PENGENDALIAN DAMPAK AMDAL terdiri dari rangkaian tahapan proses yang harus dikerjakan secara runut dan lengkap untuk kemudian diuraikan dalam dokumen AMDAL. Dokumen RKL - RPL
SLIDE TAMBAHAN
DAMPAK YANG DAPAT MUNCUL IDENTIFIKASI DAMPAK Identifikasi dampak lingkungan yang potensial timbul akibat interaksi komponen kegiatan dengan komponen lingkungan. KOMPONEN KEGIATAN Pra-Konstruksi • Perizinan • Survai kelayakan teknis • Rekruitmen tenaga kerja Konstruksi • Mobilisasi tenaga kerja • Pembangunan workshop • Pembangunan temporary jetty • Mobilisasi alat & bahan • pengangkutan material reklamasi • Reklamasi tapak kegiatan • Pembangunan pelabuhan jetty • Pembangunan porta camp • Pemboran dengan sistem cluster • Pembangunan fasilitas produksi Operasi • Mobilisasi tenaga kerja • Produksi • Pengoperasian jetty Pasca operasi • Penutupan sumur • Demobilisasi peralatan • Penanganan penutupan sumur KOMPONEN LINGKUNGAN RENCANA KEGIATAN IDENTIFIKASI DAMPAK RONA LINGKUNGAN DAFTAR DAMPAK POTENSIAL Dampak potensial belum menyebutkan besar atau kecil dampak, positif atau negatif dampak, penting atau tidaknya dampak Sebagian dampak potensial nantinya akan dinyatakan sebagai Dampak Penting Hipotetik yang akan dikaji dalam ANDAL. Fisika-Kimia • Iklim mikro • Kualitas udara • Kebisingan • Kualitas air laut • Arus (arah dan kecepatan) • Erosi dan sedimentasi • Abrasi • Bentang alam • Fisiografi pulau Biologi • Vegetasi pantai • Satwa liar dilindungi • Jenis dan kelimpahan biota laut Sosekbud & Keslingmas • Kesempatan kerja • Perekonomian lokal • Hasil tangkapan laut • Penguasaan pulau • Struktur dan interaksi sosial • Resiko keclakaan lalulintas • Sikap masyarakat • Keslingmas
DAMPAK PENTING PRAKIRAAN DAMPAK 1 Prakiraan besaran dampak Guna menentukan besaran dampak (kuantitatif atau kualitatif) untuk parameter lingkungan pilihan Harus menggunakan data dan metodologi prakiraan yang benar, juga ahli prakiraan dampak yang tepat Membandingkan kondisi lingkungan dengan-kegiatan (with project) dengan tanpa-kegiatan (without project) 2 Penentuan karakteristik dampak Guna menentukan sifat penting dampak berdasarkan 6 faktor penentu JUMLAH MANUSIA terkena dampak LUAS WILAYAH sebaran dampak INTENSITAS dan DURASI dampak Banyaknya KOMPONEN TERKENA DAMPAK Sifat KUMULATIF DAMPAK Berbaliknya dampak Kepka BAPEDAL No. KEP- 056 Tahun 1994, Pedoman Mengenai Ukuran Dampak Penting Juga untuk menentukan positif atau negatif dampak Perlu dilengkapi informasi mengenai prakiraan pemunculan dampak dan sifat pemunculan-nya PRAKIRAAN DAMPAK PENTING HIPOTETIK
TANGGAPAN MASYARAKAT KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM AMDAL Sesuai Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08 Tahun 2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Dalam Proses AMDAL Pemrakarsa diwajibkan memasang pengumuman rencana kegiatannya di media cetak, media elektronik, papan pengumuman, dan lainnya. Masyarakat dapat menyampaikan tanggapannya dalam rentang waktu 30 hari. PENGUMUMAN KEGIATAN KONSULTASI MASYARAKAT KETERWAKILAN MASYARAKAT Pemrakarsa diwajibkan untuk melakukan konsultasi langsung (khususnya saat penyusunan KA-ANDAL) ke kelompok masyarakat yang akan terkena dampak langsung. Wakil masyarakat terkena dampak diberi hak untuk menjadi anggota Komisi Penilai AMDAL dan hadir langsung dalam rapat-rapat pembahasan dokumen AMDAL.
PIHAK TERLIBAT Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Lembaga yang diakreditasi KLH untuk melakukan uji dan menerbitkan sertifikat kompetensi. INDIVIDU KONSULTAN Individu konsultan (Ketua & Anggota) wajib memiliki sertifikat kompetensi. KONSULTAN AMDAL INSTANSI PEMBERI IZIN LEMBAGA PENYEDIA JASA Lembaga penyedia jasa wajib memiliki tanda registrasi dari KLH. Instansi yang memberikan izin pokok (izin yang penerbitannya membutuhkan Surat Kelayakan Lingkungan). Seringkali juga merupakan instansi pembina kegiatan INSTANSI PEMBINA KEGIATAN Merupakan instansi teknis yang membidangi rencana kegiatan yang sedang mengerjakan AMDAL. Lembaga Registrasi Kompetensi (LRK) Berperan melakukan pembinaan teknis pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang menjadi bagian dari izin kegiatan. Menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup sesuai jenis kegiatan yang dibidanginya.
RANGKAIAN TAHAPAN KAJIAN PENYUSUNAN KERANGKA ANALISIS LINGKUP KAJIAN METODOLGI PRAKIRAAN DAMPAK PENYUSUNAN KERANGKA ANALISIS Memberikan arah dan batasan terhadap kajian yang akan dilakukan dalam ANDAL. Dengan demikian kajian dapat dilakukan secara fokus dengan waktu dan biaya yang efisien. Kajian dampak penting hipotetik Kajian alternatif Model fisik Percobaan/eksperimen Model matematik Teknik analogi Penilaian ahli TENAGA AHLI WILAYAH KAJIAN BATAS WAKTU PRAKIRAAN Batas administratif Batas sosial Batas ekologis Batas proyek
RANGKAIAN TAHAPAN KAJIAN Rencana berbagai tindakan pengelolaan guna RENCANA PENGELOLAAN • Mencegah, mengendalikan, dan menanggulangi dampak negatif LINGKUNGAN • Meningkatkan dampak positif tindakan pengelolaan waktu pelaporan obyek pengelolaan lokasi pengelolaan pendekatan pengelolaan tujuan & acuan pengelolaan keterkaitan ijin parameter kelola pihak terlibat PERENCANAAN PENGENDALIAN DAMPAK Menguraian berbagai tindakan pengelolaan dan pemantauan dampak yang perlu dilakukan pemrakarsa (dan pihak berkepentingan lain). RENCANA Rencana berbagai tindakan pemantauan PEMANTAUAN terhadap kondisi atau kualitas kompo. LINGKUNGAN nen lingkungan terkena dampak. sasaran pemantauan parameter pemantauan waktu pemantauan frekuensi pemantauan waktu pelaporan lokasi pemantauan rencana perolehqan data rencana analisis data pihak terlibat PERENCANAAN PENGENDALIAN DAMPAK
- Slides: 20