E M Agus Subekti Drs M Kes M

  • Slides: 26
Download presentation
E. M. Agus Subekti, Drs, M. Kes, M. Psi, Psikolog Weni Endahing Warni, M.

E. M. Agus Subekti, Drs, M. Kes, M. Psi, Psikolog Weni Endahing Warni, M. Psi, Psikolog Lutfi Arya, M. Psi. , Psikolog

Review Psi. Kepribadian 1 l l Pola dasar memahami kepribadian dari tipologi yang meliputi

Review Psi. Kepribadian 1 l l Pola dasar memahami kepribadian dari tipologi yang meliputi komponen jasmani, temperamen, sistem nilai budaya Memahami kepribadian dari psikodinamika, yaitu memplajari hal-hal yang disangka yang berada dibawah sadar. l l l Freud psikoanalisis Jung-Adler bentuk equivalensi/ kesamaan penimbangan kekuatan alam bawah sadar Murray kepribadian manusia dipahami dari segi need/ kebutuhan sebagai indikator

Psikologi Kepribadian 2 l l l MK Kuliah ini merupakan kelanjutan dari MK Psikologi

Psikologi Kepribadian 2 l l l MK Kuliah ini merupakan kelanjutan dari MK Psikologi Kepribadian 1 Dalam MK ini mahasiswa diajak memahami berbagai teori kepribadian yang diakui keberadaannya dan penerapannya sampai saat ini. Mahasiswa diajak untuk memahami prinsip dasar, struktur, dinamika, dan perkembangan kepribadian menurut Teori Behavioristik, Humanistik, Trait, Eksistensial, dan pandangan Psikologi Timur tentang kepribadian.

Lanjutan…. Psikologi Kepribadian 2 l l Mencoba memahami pola-pola dasar personality dari konteks Humanistik

Lanjutan…. Psikologi Kepribadian 2 l l Mencoba memahami pola-pola dasar personality dari konteks Humanistik personality menunjukkan suatu keberdayaan dan eksistensinya Humanistik berbicara mengenai : l l l Berdaya/ ada Aktualisasi (kemampuan mewujudkan diri) Apabila seseorang memiliki selftapi tidak mampu mengaktualisasikandiri maka perlu dikaji mengenai keabnormalitasan/ patologi eksistensi

Menggunakan pendekatan fenomenologis l Selalu menyoroti gejala-gejala yang ada dan berkenaan pada individu l

Menggunakan pendekatan fenomenologis l Selalu menyoroti gejala-gejala yang ada dan berkenaan pada individu l Memotret personality dari segi behavior : l l pragmentalism (pemahaman) selalu memandang kepribadian sebagai atau akumulasi dari perilaku-perilaku manusia l Perilaku dapat dibentuk dan dipersuasi di tiap bagiannya

Elementalistik merupakan pemahaman pada bagian-bagian l Kepribadian terbentuk karena pembiasaan dan hal ini merupakan

Elementalistik merupakan pemahaman pada bagian-bagian l Kepribadian terbentuk karena pembiasaan dan hal ini merupakan bentuk pembelajaran l Impelementasi direkomendasikan dalam sosial enginering (kerekayasaan sosial) l

Teori Medan menyatakan bahwa diri manusia berkaitan dengan lingkungan hidupnya l Dalam setting Kognitif,

Teori Medan menyatakan bahwa diri manusia berkaitan dengan lingkungan hidupnya l Dalam setting Kognitif, kepribadian merupakan kumpulan dari bangunan atau construct yg abstrak (tidak perlu ada dihadapan) l

Materi Psikologi Kepribadian 2: 1. 2. 3. Hakekat Dasar tenang Struktur, dinamika, dan perkembangan

Materi Psikologi Kepribadian 2: 1. 2. 3. Hakekat Dasar tenang Struktur, dinamika, dan perkembangan dalam model Pendekatan Behavior & Humanistik Teori Behavior Klasik – Skinner Teori Pembelajaran Sosial – Bandura 5. Teori Pemerkuatan (Reinforcement) – Dollar & Miller Teori Humanistik – Maslow 6. 7. 8. Teori Self – Rogers Teori Trait – Cattel Teori Trait – Eysenck 9. Teori Kognitif – Kelly 4.

SEKILAS TENTANG MATERI PSIKOLOGI KEPRIBADIAN 2

SEKILAS TENTANG MATERI PSIKOLOGI KEPRIBADIAN 2

Perspektif Humanistik Dalam Menyoroti Kepribadian (1) Theory of Humanistik (A. Maslow) l Sekilas tentang

Perspektif Humanistik Dalam Menyoroti Kepribadian (1) Theory of Humanistik (A. Maslow) l Sekilas tentang Maslow l Maslow sebenarnya bukan Psikolog namun belajar Psikologi dari berbagai hal l Imigran Rusia yg menetap di New York l Kuliah hingga S 1 di Universitas Wilcoxin dan meneruskan program magister di universitas yg sama.

Lanjutan… Theory of Humanistik (A. Maslow) (Perspektif Humanistik Dlm Menyoroti Kepribadian) l Dalam desertasinya

Lanjutan… Theory of Humanistik (A. Maslow) (Perspektif Humanistik Dlm Menyoroti Kepribadian) l Dalam desertasinya meneliti ttg : perilaku kera yg sama spt manusia & menyoroti bbrp hal, al : 1. 2. 3. Seksualitas Afeksi Homoseksual Manusia 3 hal yg dijadikan dasar Kepribadian

Lanjutan… Theory of Humanistik (A. Maslow) (Perspektif Humanistik Dlm Menyoroti Kepribadian) Seberapa jauh tanggungjwb

Lanjutan… Theory of Humanistik (A. Maslow) (Perspektif Humanistik Dlm Menyoroti Kepribadian) Seberapa jauh tanggungjwb seseorang : melibatkan insight yang tinggi l Responsibilitas sso menggambarkan kepribadian yg dimiliki l Manusia memiliki kebebasan berperilaku karena dapat bertanggungjwb atas perilakunya. l

Pandangan Skinner : Pendekatan Behavior (2) l l l Manusia tidak memiliki otonom (tdk

Pandangan Skinner : Pendekatan Behavior (2) l l l Manusia tidak memiliki otonom (tdk memiliki kekuatan dr dlm) Faktor keturunan tdk memberikan kontribusi Faktor keturunan secara genetik tdk berpengaruh Perilaku dipandang sbg ilmu yg cukup memberikan dasar memprediksi Lingkungan berpengaruh pada perilaku Apabila ingin melihat kepribadian sso harus berinteraksi secara nampak/ nyata

Lanjutan… Pandangan Skinner : Pendekatan Behavior l l l Pendapat bhw personality mrpkn kumpulan

Lanjutan… Pandangan Skinner : Pendekatan Behavior l l l Pendapat bhw personality mrpkn kumpulan dr perilaku faktor genetik ditolak oleh Skinner Keunikan dari pola relasi antara, manusia yang satu dg yg lain (adanya penguatan) Kunci utama : 1. 2. Melihat responden (respondent behavior) tanggapan perilaku secara reflektif dilakukan oleh individu antara lain mengadop spt eksperimen Pavlov. responden respon (akibat kebutuhan hidup) Operant Behavior respon yg dipindahkan adanya proses pembelajaran reinforcement untukmembentuk kepribadian.

Teori Reinforcement (3) Kepribadian setara dengan perilaku yang muncul l Dollar & Miller mengakui

Teori Reinforcement (3) Kepribadian setara dengan perilaku yang muncul l Dollar & Miller mengakui adanya Habit/ pembiasaan (hasil dari penguatan) reinforcement yg dibentuk. l Ternyata ada unsur budaya/ kultur/ norma lingkungan tertentu yg mempengaruhi tingkah manusia l

Social Learning – Bandura (4) l Kepribadian dibentuk karena ada proses modelling sehingga timbul

Social Learning – Bandura (4) l Kepribadian dibentuk karena ada proses modelling sehingga timbul perilaku tertentu.

Teori Eksistensial (5) l Tidak melihat perilaku tapi melihat aktualisasi, eksistensi menggambarkan kepribadian esensi

Teori Eksistensial (5) l Tidak melihat perilaku tapi melihat aktualisasi, eksistensi menggambarkan kepribadian esensi faktual

Teori Trait – Allport (6) Kepribadian “ada potensi” kemampuan yg bs dilacak sejarah/ historisnya.

Teori Trait – Allport (6) Kepribadian “ada potensi” kemampuan yg bs dilacak sejarah/ historisnya. l Trait menghargai potensi yg ada kaitannya dg proses genetik/ alur keturunan/ potensi disposisi kecenderungan yg akan dilakukan umum & khusus. l

Teori Self – Rogers (7) l Menfokuskan pada fenomena/ medan berjalan, tidak bisa dihapus

Teori Self – Rogers (7) l Menfokuskan pada fenomena/ medan berjalan, tidak bisa dihapus karena dengan fenomena yang ada akan berbentuk perwujudan/ aktualisasi

Teori Kognitif (8) l Kepribadian merupakan proses pembentukan nalar

Teori Kognitif (8) l Kepribadian merupakan proses pembentukan nalar

Psikologi Timur l l Kepribadian merupakan holistik, penyatuan dari medan gejala Keberadaan kepribadian diibaratkansebagai

Psikologi Timur l l Kepribadian merupakan holistik, penyatuan dari medan gejala Keberadaan kepribadian diibaratkansebagai air yg mengalir karena ada perubahan masa pasang dan surut. Tugas manusia adl mampu melihat pasangsurutnya kehidupan Digambarkan hidup sebagai penderitaan pasang : banjir surut : kering

Psikologi Timur Ajaran Budha Gautama konsep 2 psikologi scr umum yg menyoroti ttg aktivitas

Psikologi Timur Ajaran Budha Gautama konsep 2 psikologi scr umum yg menyoroti ttg aktivitas jiwa. l Banyak dirujuk oleh pemikir Barat, Tokoh Romawi dan Yunani. l Psi. Timur tidak berkembang, berkaitan dg metode yg sifatnya sangat subyektif, yaitu metode penghayatan. Hidup melakukan pengorbanan. l

Referensi Utama : 1. 2. 3. 4. 5. Hjele, Larry A. , & Ziegler,

Referensi Utama : 1. 2. 3. 4. 5. Hjele, Larry A. , & Ziegler, D. J. (1993). Personality heories : Assumtion Research and Application. Singapore : Mc. Graw-Hill Inc. Hall, Calvin S, & Lindzey, G. (1981). Theories Of Personality. New York : John Willey & Sons. ___________ & Campbell, John B. (1998). Theories Of Personality. New York : John Willey & Sons. Sumadi Suryabrata. (2003). Psikologi Kepribadian. Jakarta : Raja. Grafindo Persada. Pervin, Lawrence A. (1993). Personality : Theory and Research. . New York : John Willey & Sons.

Referensi Pendukung : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Alwisol. (2005). Psikologi Kepribadian. Edisi

Referensi Pendukung : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Alwisol. (2005). Psikologi Kepribadian. Edisi Revisi. Malang : UMM Press. Feist, J & Feist G. J. (2008). Teories Of Personality. Edisi Keenam. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Hall, Calvin S, & Lindzey, G. (1993). Psikologi Kepribadian 1 : Teori-teori Psikodinamik (Klinis). Editor : Dr. A. Supratiknya. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. _______________ Psikologi Kepribadian 2 : Teori-teori Holistik (Organismik – Fenomenologis). Editor : Dr. A. Supratiknya. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. _______________ Psikologi Kepribadian 3 : Teori-teori Sifat dan Behavioristik. Editor : Dr. A. Supratiknya. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.

Sistematika Penulisan Makalah 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Latar Belakang Pandangan

Sistematika Penulisan Makalah 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Latar Belakang Pandangan Dasar Prinsip 2 Dasar Dinamika Kepribadian Perkembangan Kepribadian Struktur Kepribadian Kritik terhadap Teori Daftar Pustaka (min. 2 buku)