Data Diri Latar Belakang Pendidikan dan Pelatihan Nama
Data Diri, Latar Belakang Pendidikan dan Pelatihan Nama: STJ Budi Santoso No Anggota: 2351/IAGI dan B 071/MGEI Pendidikan: Strata 1 Strata 2 Teknik Geologi-UPN Veteran Jogjakarta 1996, Indonesia Masters in Economic Geology-University of Tasmania 2008, Australia Pelatihan: No Jam Pelatihan 16 jam Tanggal pelatihan 1999 1 Kingston-Morison: Gold Deposit Intensive short course-Bali 2 40 jam 2002 16 jam 2005 4 Lowell Program in Economic Geology Short Course on Porphyry Deposits-University of Arizona, Arizona Dr. Roger Taylor: Ore Textures and Breccia in Mineralized system – an Internal work shop Phelps Dodge. Manila Andrew White Ph. D: Management of Mineral Exploration – James Cook University, Townsville 40 jam 2007 5 Dr. Peter A Dowd: Mastering Evaluation of Mineral and Coal Projects, Singapore 24 jam 2012 3 J Resources Pelatihan
Aplikasi Bidang Keahlian CPI dan ‘self declare’ Aplikasi verifikasi CPI : PHE/Pelaporan Hasil Eksplorasi untuk Tembaga, Emas DMP Seorang CPI: adalah anggota IAGI atau PERHAPI (dengan sendirinya akan terikat oleh kode etik dan aturan organisasi) yang terdaftar sebagai CPI salah satu darinya memiliki pengalaman (yang relevan) sekurangnya 5 tahun dalam bidang yang sesuai dengan bentuk mineralisasi dan jenis cebakan yang sedang dipertimbangkan dan sesuai dengan kegiatan yang sedang dilakukan olehnya. Ybs berkomitmen untuk menggunakan Kode KCMI sebagai acuan minimal bagi/saat menjalankan kegiatan dan melakukan pelaporan atas kegiatan tersebut berdasarkan bidang atau kompetensinya. Saya anggota IAGI dan MGEI saya memiliki pengalaman yang relevan dengan kategori CPI dan komoditi yang saya aplikasi lebih dari 5 tahun (dan berkomitmen untuk menggunakan KCMI 2011 sebagai acuan kinimal saya dalam melakukan pelaporan hasil eskplorasi sesuai bidang keahlian/kompetensi saya). J Resources
Karir Profesional/Pengalaman Kerja J Resources GM Greenfields Exploration J-Resources, 2014 -sekarang Mengatur dan memastikan kegiatan eksplorasi dan delineasi target-target baru di luar wilayah tambang dilakukan sesuai dengan exploration best practice termasuk di dalamnya menyusun program dan biaya kemudian mengeksekusi, memonitor serta melakukan evaluasinya. Principal Geoscientist BHP Billiton, 2012 -2014 Melakukan dan memimpin asesmen atas proyek-proyek (komoditas tembaga utamanya tipe HS dan Porphyry) yang ada (internal) dan yang baru guna memastikan semua kegiatan terkait dilakukan sesuai standar perusahaan dan membuat laporan internalnya.
Karir Profesional/Pengalaman Kerja J Resources GM Geology & Development BRM, 2011 -2012 Mengatur, memberikan supervisi dan memastikan kegiatan eksplorasi (geologi) serta persiapan-persiapan kearah development sebuah proyek (emas LS) dilakukan sesuai best practice-nya. Chief Geologist Freeport Mc. Moran Africa, 2006 -2011 Melakukan supervisi dan mengeksekusi seluruh rangkaian kegiatan eksplorasi (drilling, geochem sampling, mapping, geology modelling untuk pemodelan ore body-nya) sampai hand over kepada departemen operation. (Sed Hosted Copper) Country Manager PT Cyprus Amax Indonesia, 2005 -2007 Mengatur dan melakukan supervisi tim eksplorasi di Indonesia dalam melakukan kegiatan eksplorasi dan asesmen terhadap proyek-proyek baru dan membuat laporannya. (Cu-Au HS dan Porphyry)
Karir Profesional/Pengalaman Kerja J Resources Senior Geologist Phelps Dodge/Ojos del Salado Chile, 2001 -2005 Melakukan dan memimpin tim atas pekerjaan eksplorasi dan tim eksplorasi di sebuah proyek (tembaga dan emas) atas semua kegiatan eksplorasi seperti mapping, geochemistry sampling, drilling, logging, geophysics survey dan interpretasi dan membuat laporan internalnya serta memastikan tiappekerjaannya dilakukan mengacu pada best practice-nya. (Porphyry Cu-Au, IOCG dan Au LS) Project Geologist Western Mining Company, 1999 -2001 Melakukan kegiatan eksplorasi di beberapa proyek (Au LS & PCD) atas semua kegiatan eksplorasi seperti mapping, geochemistry sampling, drilling, logging, geophysics survey dan interpretasi dan membuat laporan internalnya. Exploration Geologist Scorpion Minerals, 1996 -1999 Melakukan kegiatan eksplorasi skala regional dan detil/prospek di beberapa proyek (Au LS & PCD) yang meliputi mapping, geochemistry sampling, geophysics survey dan interpretasi, drilling dan logging.
Asas Materialitas dan Transparansi -laporan publik disuguhkan dengan/mengandung informasi yang cukup (memadai), disajikan secara jelas, tidak membingungkan dan tidak menyesatkan Materialitas - laporan publik berisi SEMUA informasi yang relevan, secara wajar dan sepantasnya/semestinya ada untuk pembaca, yang bisa digunakan agar pengambilan keputusan bisa dilakuakan dengan tepat dan berimbang mengenai hasil eksplorasi, sumberdaya dan cadangan yang dilaporkan. Hubungan antara kedua asas diatas: saling melengkapi dan mengikat Cara atau upaya memenuhi dua azas tersebut: 1. Dengan cara melihat sebuah keadaan secara seimbang (materialitas positif atau sebaliknya) 2. Berpedoman pada fakta/data dan peer review J Resources
Pendapat Tentang Kode KCMI 2011 Bagian yang paling berkesan : Penjelasan pasal 10: J Resources
Pendapat Tentang Kode KCMI 2011 Bagian yang paling perlu diperbaiki: 1. Pasal 4: (alih bahasa ke Bahasa Indonesia dari) diskripsi 3 azas, khususnya materialitas dan transparansi perlu dibuat sedemikian rupa agar menjadi lebih jelas; jika perlu ditambahkan poin-poin penjelasannya. Termasuk identifikasi bahwa tenaga ahli yang dimaksud adalah seorang CPI pada diskripsi asas Kompetensi. 2. Penjelasan pasal 10 J Resources
Kode Etik, Tanggung jawab dan Kompetensi Kode etik CPI (Kode Etik IAGI dan rencana penambahannya): Realistis namun masih perlu penambahan beberapa penjelasan dari masing-masing poin mengacu pada situasi dan kondisi terkini. Ini perlu usaha, alokasi waktu dan komitmen yang kuat bahkan sangat kuat untuk mewujudkannya. Sebagai contoh poin 4 dan poin 5 masih mengandung multi tafsir. Tanggungjawab (dan tanggung gugat) atas hasil kerja baik itu secara moral maupun material adalah konsekuensi logis bagi setiap profesional atas kerja profesional-nya bahkan jika tidak atau belum diatur oleh sebuah aturan, apalagi jika sudah. Sangat penting bagi seorang profesional yang melakukan kerja profesionalnya selalu memelihara dan meningkatkan kompetensinya karena basis dari status kompetensi dari ybs adalah aturan, ilmu, teknik dan metodologi dimana semuanya selalu berkembang dan berubah. Hal ini juga tercantum di dalam salah satu kode etik IAGI (poin 7) dimana semua anggotanya harus ‘tunduk’. Upaya realistis: secara aktif belajar secara mandiri maupun mengikuti program-program pelatihan termasuk memberikan materi program tersebut. J Resources
Materi Presentase Calon CPI I. Self Declare dengan menjelaskan Kategori dan Komoditi yang di daftar oleh Calon CPI. Penjelasan mencakup mengenai : 1. 1 Uraikan pemahaman anda mengenai seorang CPI 1. 2 Uraikan mengapa anda layak untuk menjadi CPI dengan kategori dan komoditi yang di daftarkan. II. Penjelasan mengenai kegiatan dan pengalaman kerja yang relevan sesuai dengan kategori yang di aplikasi, meliputi : 2. 1 Pengalaman relevan anda. 2. 2 Proses utama kegiatan (Dengan diagram alir/bagan) dalam mengaktualisasikan kegiatan pekerjaan. Contoh : Kategori PHE : maka harus diuraikan langkah pekerjaan dalam pelaporan hasil explorasi, meliputi proses pengambilan data (sampling, logging, dll) pengolahan data dan pelaporan data tersebut. III. Untuk dapat diterima sebagai CPI, anda tentu harus menguasai kode KCMI 3. 1 Uraikan pengertian anda mengenai asas Materialitas dan asas transparansi dalam menjalankan peran sebagai CPI. 3. 2 Bagaimana hubungan antara Azas Materialitas dan Azas Transparansi dalam pelaporan. 3. 3 Jelaskan cara atau pengalaman anda dalam upaya memenuhi Azas Materialitas dan Azas Transparansi dalam Pelaporan Eksplorasi, Pelaporan Sumberdaya Mineral/Batubara ataupun Pelaporan Cadangan Mineral/Batubara. 3. 4 Bagian mana dalam kode KCMI yang paling berkesan untuk anda? Uraikan alasan anda. 3. 5 Bagian mana dalam kode KCMI yang menurut anda perlu di improvement? Uraikan alasan anda. IV. Jelaskan pemahaman anda mengenai : 4. 1 Kode etik yang harus dipatuhui oleh seorang CPI, apakah realistik untuk dipatuhi ? 4. 2 Tanggung Jawab dan Tanggung Gugat seorang CPI terhadap hasil kerjanya. V. Seberapa penting bagi CPI untuk memelihara dan meningkatkan kompetensinya? Bagaimana upaya realistik yang sudah anda lakukan dalam memelihara dan meningkatkan kompetensi. J Resources
- Slides: 10