Culture Fair Intelligence Test Disusun oleh Raymond B
Culture Fair Intelligence Test
• Disusun oleh Raymond B. Cattell. • Termasuk dalam tes bebas budaya. • Untuk menemukan IQ menggunakan skala milik Binet. • Terdiri dari 2 skala : skala 2 dan skala 3.
Culture Fair Intelligence Test (CFIT), Scale 2 and 3 From A and From B • Buku soal dan lembar jawaban yang terpisah. • Tes ini mengukur faktor kemampuan mental umum (g-factor) • Tes ini dipergunakan untuk keperluan yang berkaitan dengan faktor kemampuan mental umum atau kecerdasan. – Skala 2 untuk anak-anak usia 8 -14 tahun dan untuk orang dewasa yang memiliki kecerdasan di bawah normal. – Skala 3 untuk usia sekolah lanjutan atas dan orang dewasa dengan kecerdasan tinggi.
ROLE PLAY ….
Achtung-achtung • Informasi tambahan silakan lihat slide berikut ini…
Klasifikasi IQ • Klasifikasi IQ berbeda untuk setiap metode test yang digunakan. • Stanford-Binet mengklasifikasikan nilai IQ normal yang berkisar diantara 85 – 115. • Lewis Terman mengklasifikasikan nilai IQ normal pada kisaran 90 – 109. • Lebih jauh lagi, Wechsler mengklasifikasikan IQ normal pada angka 100 dengan nilai toleransi 15 (berarti 85 – 115). • Dikarenakan perbedaan ini, maka selain nilai IQ yang didapat, harus diperhatikan pula metode test apa yang digunakan.
Klasifikasi IQ Binet • 70 – 79 : Tingkat IQ rendah atau keterbelakangan mental. • 80 – 90 : Tingkat IQ rendah yang masih dalam kategori normal (Dull Normal). • 91 – 110 : Tingkat IQ normal atau rata-rata. 111 – 120 : Tingkat IQ tinggi dalam kategori normal (Bright Normal). • 120 – 130 : Tingkat IQ superior. • 131 atau lebih : Tingkat IQ sangat superior atau jenius.
- Slides: 7