BONE CARTILAGE TENDON AND JOINT Y Andwi Ari

  • Slides: 35
Download presentation
BONE, CARTILAGE, TENDON AND JOINT Y. Andwi Ari Sumiwi Bag. Histologi dan Biologi Sel

BONE, CARTILAGE, TENDON AND JOINT Y. Andwi Ari Sumiwi Bag. Histologi dan Biologi Sel FK UGM

Sel-sel dalam jaringan

Sel-sel dalam jaringan

Empat(4) Jaringan Dasar Tubuh • 1. Jaringan Epithelium • 2. Jaringan Ikat : –

Empat(4) Jaringan Dasar Tubuh • 1. Jaringan Epithelium • 2. Jaringan Ikat : – a. jaringan Ikat proprium – b. jaringan lemak – c. jaringan cartilago – d. jaringan tulang – e. jaringan darah • 3. jaringan otot • 4. jaringan saraf

Jaringan Ikat • Fungsi: – menyokong organ (stroma) – Menyambungkan jaringan satu dengan lainnya

Jaringan Ikat • Fungsi: – menyokong organ (stroma) – Menyambungkan jaringan satu dengan lainnya – Sebagai medium pertukaran nutrien dan produk buangan antara sel dan darah. • Dibentuk oleh 3 komponen: sel, serabut(serat) dan substansia dasar (matriks ekstraseluler) • Tipe jaringan ikat ditentukan oleh kombinasi 3 komponen di atas

 • Sel pada jaringan ikat – Fibroblastus, sel mast, makrofag, sel plasma •

• Sel pada jaringan ikat – Fibroblastus, sel mast, makrofag, sel plasma • Serabut – Kolagen, retikuler, elastik • Substansia Dasar – Tidak berwarna, transparan – Mengisi ruang 2 antara sel dan serabut – Komponen utama: glikosaminoglikan(dermatan sulfat, khondroitin sulfat, keratan sulfat, heparan sulfat); proteoglikan; glikoprotein(fibronectin, laminin).

Serabut kolagen dan serabut elastik Serabut retikuler

Serabut kolagen dan serabut elastik Serabut retikuler

Jaringan Ikat Padat Teratur (Tendon)

Jaringan Ikat Padat Teratur (Tendon)

Tendon dan Otot

Tendon dan Otot

Cartilago Fungsi – Menahan tekanan mekanis – Menyokong jaringan lunak – Sliding area pada

Cartilago Fungsi – Menahan tekanan mekanis – Menyokong jaringan lunak – Sliding area pada sendi Sel : Chondrocytus Matriks Ekstraseluler : Substansia Dasar : asam hyaluronat, proteoglikan Serabut : kolagen tipe I, tipe II, elastin Avaskuler Dibungkus Perichondrium

Matriks Cartilago

Matriks Cartilago

Cartilago • Berdasarkan variasi komponen, terdapat 3 tipe cartilago: – Cartilago hyalin (hidung, costa,

Cartilago • Berdasarkan variasi komponen, terdapat 3 tipe cartilago: – Cartilago hyalin (hidung, costa, trachea) – Cartilago elastic (auricula, epiglottis) – Fibrocartilago (discus intervertebralis)

Cartilago Hyalin dan cartilago elastic P C P

Cartilago Hyalin dan cartilago elastic P C P

Cartilago fibrosa

Cartilago fibrosa

TULANG • Fungsi: – Menyokong struktur – Melindungi organ vital(cranial, thorax) – Tempat cadangan

TULANG • Fungsi: – Menyokong struktur – Melindungi organ vital(cranial, thorax) – Tempat cadangan kalsium, fosfat dan ion lain – Ikut membentuk sistem pengungkit dalam sistem muskuloskeletal. 25 Agt 2014 defisiensi IKD

TULANG • Sel : 1. osteoblastus 2. osteocytus 3. osteoclastus • Matriks : 1.

TULANG • Sel : 1. osteoblastus 2. osteocytus 3. osteoclastus • Matriks : 1. anorganik : 50% berat kering matriks # Ca, P terbanyak bentuk kristal : Ca 10(PO 4)6(OH)2 / Ca hidroxyapatit non kristal : calcium phosphate # bicarbonat, citrate, Mg, Na, K 2. organik : # kolagen tipe I IKD # substansia dasardefisiensi : agregasi proteoglikan

TULANG osteoklastus

TULANG osteoklastus

Kombinasi mineral & serabut kolagen tulang bersifat keras dan resistance • Secara kasar ada

Kombinasi mineral & serabut kolagen tulang bersifat keras dan resistance • Secara kasar ada 2 tipe: – Tulang kompak/padat – Tulang spongious/cancellous • Secara histologis struktur kedua jenis tersebut sama

25 Agt 2014 defisiensi IKD

25 Agt 2014 defisiensi IKD

Struktur tulang kompak Osteon sistem haversi

Struktur tulang kompak Osteon sistem haversi

 • Canalis centralis • Canalis Volkman • osteocytus

• Canalis centralis • Canalis Volkman • osteocytus

Insersi Otot ke dalam Tulang

Insersi Otot ke dalam Tulang

PERIOSTEUM O : Osteoblastus C : Collagen

PERIOSTEUM O : Osteoblastus C : Collagen

HISTOGENESIS TULANG • Osifikasi intramembranosa • Osifikasi endochondral

HISTOGENESIS TULANG • Osifikasi intramembranosa • Osifikasi endochondral

OSIFIKASI INTRAMEMBRANOSA • Osteocytus • Osteoblastus • osteoclastus Ob

OSIFIKASI INTRAMEMBRANOSA • Osteocytus • Osteoblastus • osteoclastus Ob

OSIFIKASI ENDOCHONDRAL

OSIFIKASI ENDOCHONDRAL

Epiphyseal growth plate

Epiphyseal growth plate

SENDI • DIARTHROSIS • SYNARTHROSIS – SYNOSTOSIS • Tidak dapat bergerak, hub antara tulang

SENDI • DIARTHROSIS • SYNARTHROSIS – SYNOSTOSIS • Tidak dapat bergerak, hub antara tulang dan tulang – SYNCHONDROSIS • Dihub oleh cartilago hyalin (epiphyseal plate) – SYNDESMOSIS • Dihub oleh ligamen atau jar. ikat padat (mis: symphysis pubis)

OSIFIKASI ENDOCHONDRAL

OSIFIKASI ENDOCHONDRAL

DIARTHROSIS

DIARTHROSIS

 • Cartilago articularis: – melapisi permukaan sendi diarthrosis – Tanpa perichondrium

• Cartilago articularis: – melapisi permukaan sendi diarthrosis – Tanpa perichondrium

Synovial membrane

Synovial membrane