BIResearch Process 4 1 Phase and Langkah Proses
BI-Research Process 4 -1
Phase and Langkah Proses Riset BI PHASE I: Menetapkan Masalah Riset BI Task Step 1: Menetapkan dan klarifikasi kebutuhan informasi bagi manajemen Mendefinisikan ulang Decision Problem as a Research Problem Menetapkan tujuan Riset dan menetapkan nilai Informasi Task Step 2: Task Step 3: PHASE II: Mengembangkan Pendekatan Desain Riset Task Step 4: Task Step 5: Task Step 6: 4 -2 Menetapkan Research Design dan Data Sources Menetapkan Sample Plan dan Sample Size Menetapkan Alat Pengukuran dan Skala
Phase and Langkah Proses Riset BI PHASE III: Eksekusi Desain Riset Task Step 7: Task Step 8: Task Step 9: Collect and Process Data Analyze Data Transformasi Data menjadi Informasi PHASE IV: Mengkomunikasikan Hasil Riset Task Step 10: 4 -3 Menyiapkan dan Mempresentasikan Laporan akhir kepada Manajemen
Phase I: Task Step 1 Menetapkan dan klarifikasi kebutuhan informasi bagi manajemen ü Pastikan jadwal Pertemuam dengan manajemen untuk melaksanakan kegiatan ini. ü Menggali kendala/peluang apa yang muncul dan kebutuhan Informasi apa saja yang dibutuhkan manajemen. ü Identifikasi faktor-faktor yang secara langsung mempengaruhi problem or opportunity. ü Identifikasi faktor-faktor yang tidak secara langsung mempengaruhi problem or opportunity. 4 -4
Phase I: Task Step 2 Mendefinisikan Ulang Decision Problem sebagai Research Problem Ø Break down masalah menjadi lebih spesifik ØBreak down kebutuhan informasi menjadi lebih spesifik. Ø Nyatakan problem atau opportunity dengan “how, ” “what, ” “where, ” “when, ” and “why”. Ø Tekankan pada attributes yang perlu dimasukkan ke dalam masing-masing statemen pertanyaan. . 4 -5
Phase I: Task Step 3 (1) Menetapkan tujuan Riset • Menggambarkan sesuatu seperti attitudes, perceptions, characteristics, activities, and situations • Menguji hipotesa hubungan antar variabel • Menguji hipotesa ketergantungan antara variabel 4 -6
Phase I: Task Step 3 (2) Menetapkan nilai Informasi Ø Menetapkan data dan informasi yang perlu di kumpulkan. Ø Menetapkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk analisis. Ø Menetapkan data dan informasi yang dibutuhkan untuk interpretasi. 4 -7 2 -10
Phase II: Task Step 4 Menetapkan Research Design dan Data Sources Ø Metode dan prosedur apa yang menjadi pedoman pengumpulan dan analisis informasi? § Exploratory design? § Descriptive design? § Causal design? § Secondary data sources? § Primary data sources? 4 -8
Phase II: Task Step 5 Menetapkan Sample Plan dan Sample Size ØIdentifikasi target population. ØMenetapkan prosedur dasar untuk melakukan kontak dan observasi populasi. ØMenetapkan sampel dan ukuran sampel. 4 -9
Phase II: Task Step 6 Menetapkan Alat Pengukuran dan Skala Ø Menetapkan dimensi/atribut/faktor yang akan diinvestigasikan. Ø Mengestimasi bagaimana mengukur faktor yang diinvestigasikan. Ø Mengestimasi tingkat validitas dan reliabilitas. 4 -10
Phase III: Task Step 7 Collect dan Process Data Ø Melakukan wawancara atau pengamatan terhadap populasi target (sampel) Ø Melakukan pemeriksaan terhadap kesalahan dan ketelitian data. 4 -11
Phase III: Task Step 8 Analisis Data Ø Menyajikan data menjadi struktur yang mudah dijadikan informasi untuk pengambil keputusan, pemecahan masalah atau peluang. Ø Menghubungkan antar variabel-variabel yang diteliti. Ø Mencari ketergantungan antar variabel- variabel yang diteliti. 4 -12
Phase III: Task Step 9 Tranformasi Struktur Data Menjadi Informasi ØMendeskripsikan hasil analisis data. ØMenyajikan informasi yang sehingga pengambil keputusan mudah memahami dan menggunakan. 4 -13
Phase IV: Task Step 10 Menyiapkan dan mempresentasikan hasil akhir ke Manajemen. ØMengkomunikasikan hasil riset dan informasi baru dalam format tulisan kepada pengambil keputusan. ØMengkomunikasikan hasil riset dan informasi bari ke manajemen secara lisan. 4 -14
The Consumer Research Process • Six steps – defining the objectives of the research – collecting and evaluating secondary data – designing a primary research study – collecting primary data – analyzing the data – preparing a report on the findings 4 -15
Pengumpulan Data • Secondary Versus Primary Data • Data Collection Methods 4 -16
Secondary Versus Primary Data • Secondary data: data • Primary data: data yang telah dikoleksi yang dikoleksi secara untuk kepentingan lain khusus untuk sebelum penelitian kepentingan dilakukan, tidak secara penelitian, belum khusus untuk tersedia sebelumnya. penelitian yang dilakukan. 4 -17
Sumber Utama Secondary Data 4 -18 Government Publications Periodicals & Books Internal Sources Commercial Data
Data Collection Methods Observation Experimentation Surveys 4 -19
Observasi (mengamati) • Mengamati orang-orang terhadap frekuensi pembelian suatu produk. • Mengamati orang-orang dalam menggunakan suatu produk. • Menggali atribut-atribut produk yang disukai konsumen. 4 -20
Ekperimen (memberi perlakuan berbeda) • Menguji perbedaan respon antara beberapa perlakuan atau tindakan yang dilakukan. • Studi lapangan atau laboratorium. 4 -21
Survey Data Collection Methods Personal Interview Mail Telephone Online 4 -22
Validitas dan Reliabilitas 4 -23 Validity Tingkat keakurasian alat ukur (measurement instrument) dalam merefleksikan obyek yang diukur. Reliability Tingkat konsistensi alat ukur (measurement instrument) tentang dalam melakukan pengukuran.
Sampling Plan Whom to survey? How many? How to select them? 4 -24
Penentuan Sampling – Total Population – Probability Sampling – Non-Probability Sampling – Sample Size 4 -25
Total Population • The total collection of units, elements or individuals that you want to analyse. • These can be countries, light bulbs, university students, banks, etc. 4 -26
Sample • A sample is a group of units selected from a larger group (the population). By studying the sample it is hoped to draw valid conclusions about the larger group. • samples selected because the population is too large to study in its entirety. 4 -27
Probability Sampling • A probability sampling method is any method of sampling that uses some form of random selection. In order to have a random selection method, you must set up some process or procedure that assures that the different units in your population have equal probabilities of being chosen (Clark 2002: 37). 4 -28
Probability Sampling Designs Simple random sample Setiap anggota populasi diketahui dan memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih. Systematic random sample Setiap anggota diberi nomor, dipilih satu secara random dan berikutnya anggota ke n dipilih. Stratified random sample Populasi dibagi menjadi beberapa grup dan random sampel dilakukan untuk masing-masing grup. Cluster (area) sample Populasi dibagi beberapa grup, dipilih grup secara random, sampel dipilih secara random dari grup yang terpilih. 4 -29
Nonprobability Sampling Designs Convenience sample Peneliti menyeleksi anggota populasi berdasarkan informasi dari anggota yang terpilih sebelumnya. Judgment sample Angota populasi dipilih yang diyakini peneliti memberi informasi yang obyektif. Quota sample Peneliti memilih anggota populasi dengan membatasi jumlahnya untuk kategori tertentu. 4 -30
Quantification, Variables And Levels Of Measurement • Rowntree (2000) distinguishes between category variables and quantity variables. • Category variables can be nominal or ordinal. • Quantity variables can be discrete or continuous. 4 -31
Examples: Nominal Data • Type of Bicycle – Mountain bike, road bike, chopper, folding, BMX. • Ethnicity – White British, Afro-Caribbean, Asian, Chinese, other, etc. (note problems with these categories). • Smoking status – smoker, non-smoker 4 -32
Ordinal Data • A type of categorical data in which order is important. • Degree of illness- none, mild, moderate, acute, chronic. • Opinion of students about stats classes. Very unhappy, neutral, happy, ecstatic! 4 -33
Relationships between Variables Quantity Category Ordinal Nominal Ordered categories 4 -34 Discrete (counting) Ranks. Continuous (measuring)
- Slides: 34