Biomekanika Postur dan Masalah Musculoskeletal Week 3 Laboratorium
Biomekanika : Postur dan Masalah Musculoskeletal Week 3 Laboratorium DSK & Ergonomi Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti
What are the consequences of poor Ergonomics? Mengapa kita belajar Ergonomi sekarang? Apakah ada masalah yang benar-benar baru dalam lingkungan kerja? TIDAK! Konsekuensi dari desain tempat kerja yang buruk pertamakali dicatat pada abad ke-17.
Biomekanika adalah satu kajian ergonomi yang mempelajari tentang mekanika tubuh manusia dalam melakukan aktivitas tertentu.
Apakah anda pernah mendengar hal ini? Historic Occupational Disorders – – – – – house-maid’s knee, washer woman’s thumb, writer’s cramp, data-processing disease, clergyman’s knee, nun’s bursitis, weaver’s bottom, dustman’s shoulder, tailor’s ankle
Do these historic occupational disorders still exist? Yes! • Hal - hal tersebut adalah bagian dari injuries dan disorders yang disebut Musculoskeletal Disorders (MSDs). – MSD tidak selalu disebabkan oleh trauma akut, tetapi terjadi secara lambat karena cedera yang berulang pada jaringan lunak (otot, tendon, ligamen, sendi, cartilage) dan sistem syaraf • MSD dapat terjadi pada siapa saja dari pekerja kantor atau pabrik sampai atlet dan hobiis Before Improved
Do these historic occupational disorders still exist? Yes! • Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) adalah MSD yang disebabkan atau diperparah oleh metode dan lingkungan kerja. • WMSD ini terjadi ketika kapasitas fisik pekerja tidak sesuai dengan kebutuhan pekerjaan Before Improved
Musculoskeletal Disorder
Common MSDs Carpal tunnel syndrome Low back pain Eye strain Tendinitis Trigger finger Image Credit: Cal OSH & NIOSH
What are aliases for WMSDs? • Work-related MSDs mempunyai beberapa nama: – Repetitive Strain or Stress Injury (RSI) – Repetitive Motion Injury (RMI) – Cumulative Trauma Disorder (CTD) – Overuse Syndrome – Activity-related Pain Syndrome Ergonomi membantu mencegah WMSDs
What characteristics of your job put you at risk for MSDs? Dalam waktu yang lama, faktor resiko WMSDs yang terjadi berulang akan dapat merusak tubuh pekerja. Faktor resiko tersebut diantaranya: • • Repetition Awkward Postures Static Postures Cold Temperatures Excessive Force Vibration Compression Inadequate Recovery
Ergonomic Risk Factors Static Loading Co St nta re ct ss Repetition Force Awkward Posture Vibration Risk of injury increases with: § Prolonged exposure to any of these ergonomic risk factors § Presence of multiple risk factors within a single job task
Repetition = melakukan gerakan yang sama berulang – ulang. Contoh Repetition: Mengulang gerakan yang sama setiap beberapa detik atau mengulang siklus gerakan dengan menggunakan anggota tubuh yang sama lebih dari dua kali per menit selama lebih dari 2 jam Menggunakan peralatan atau input device, seperti keyboard dalam posisi yang tetap selama lebih dari 4 jam per hari Repetisi gerakan yang berlebihan akan menyebabkan iritasi pada tendon dan menyebabkan tekanan pada syaraf
Ergonomic Risk Factors: Awkward Postures Elbows out Wrists bent up or down or from side to side Tilt Head up or down or ed Hands rotated or twisting at waist above behind Arms or shoulders
Awkward Postures = Postur yang tidak alami. Postur Netral / alami adalah posisi optimal setiap sendi yang memungkinkan kekuatan dan kontrol yang maksimal Postur tidak alami menyebabkan tekanan pada syaraf dan melukai tendon Before: Teknisi Lab menunduk untuk melihat layar. Posisi tangan dan lengan juga tidak alami ketika ia menulis dokumen Perbaikan Ergonomi: Posisi layar ditinggikan sehingga pekerja dapat melihat layar dengan postur berdiri yang alami.
Awkward Postures = Postur yang tidak alami. Contoh Postur yang tidak alami: Bekerja dengan tangan pada posisi di atas kepala atau lengan diatas bahu yang dilakukan berulang-ulang lebih dari 2 jam per hari Berlutut lebih dari 2 jam per hari Bekerja dengan membungkuk atau menunduk lebih dari 2 jam per hari Duduk tanpa menyangga kaki
Ergonomic Tips to Minimize Awkward Postures • • Work near elbow height to avoid bending excessive bending Avoid overhead reaching and kneeling when possible 16
Ergonomic Tips to Minimize Awkward Postures Where awkward postures are unavoidable, change tasks, stretch, and take short breaks frequently 17
Ergonomic Tips to Minimize Awkward Postures Select the correct tool handle orientation based upon worksurface height/orientation (when possible) In-line grip Pistol grip Primary Use Surface Orientation Select this tool type Above shoulder height vertical surface in-line grip horizontal surface pistol grip vertical surface pistol grip horizontal surface in-line grip vertical surface in-line grip horizontal surface pistol grip Between elbow and shoulder height Below elbow height 18
Pergerakan Anggota Tubuh (1) Nama Gerakan Definisi Flexion Gerakan menekuk atau terjadinya pengurangan sudut antara bagian-bagian tubuh. Extension Terjadinya penambahan sudut antara bagian-bagian tubuh. Abduction Adduction Pergerakan sebuah segmen tubuh yang menjauhi garis tengah tubuh atau bagian tubuh tempatnya berpusat atau 'menempel'. Pergerakan sebuah segmen tubuh atau kombinasi segmen mendekati garis tengah tubuh atau bagian tubuh tempatnya berpusat atau 'menempel'.
Pergerakan Anggota Tubuh (2) Nama Gerakan Definisi Medial Rotation Berputar mendekati garis tengah tubuh. Lateral Rotation Berputar menjauhi garis tengah tubuh. Pronation Rotasi pada bagian lengan bawah sehingga telapak tangan menghadap ke arah bawah. Supination Rotasi pada bagian lengan bawah sehingga telapak tangan menghadap ke arah atas.
Gerakan Flexion dan Extension
Gerakan Abduction dan Adduction
Gerakan Supination dan Pronation pada Pergelangan Tangan
Radial Deviation dan Ulnar Deviation pada Pergelangan Tangan
POSTUR FTubuh Manusia merupakan sistem mekanis yang mengikuti hukum fisika Fperlu mekanisme pengendalian postural dan keseimbangan FYang berpengaruh terhadap postur FKerangka (skeleton) FOtot (muscle) FLigamen FJaringan tubuh
Dasar Mekanis Tubuh Soft tissues of the body skeleton muscle
• Lakukan analisis secara mekanika terhadap tekanan yang bekerja pada ruas L 5/S 1 pada gambar diatas dengan menggambarkan diagram gaya nya. • Berapakah besarnya gaya yang bekerja pada ruas L 5/S 1 tersebut?
Static Postures = Menahan posisi yang sama menggunakan otot yang sama dalam waktu yang lama Postur statis yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan aliran darah terganggu dan otot cedera Before: Mekanik menahan postur leher, punggung dan tangan untuk memberbaiki pesawat Ergonomic Improvement: Menggunakan Creeper yang mendekatkan posisi mekanik pada pekerjaannya
Cold Temperatures Bekerja pada suhu di bawah 68 o. F dapat menyebabkan kerusakan syaraf Bekerja pada suhu yang dingin akan mempengaruhi koordinasi dan kontrol manual pekerja karena menyebabkan pekerja menggunakan kekuatan lebih dari yang seharusnya
Force = A strong physical exertion Exertion = tekanan yang dihasilkan otot dan disalurkan melalui tendon Tekanan yang berlebihan pada otot menyebabkan kelelahan dapat merusak otot dan jaringan lainnya. Sebelum : resiko terjatuh dan cedera pada pekerja Perbaikan Ergonomi: pekerja lebih mudah dan lebih cepat dan lebih aman bekerjanya
Force = A strong physical exertion Contoh pengerahan tenaga yang berlebihan: Lifting: Lebih dari 75 pounds sekali angkat; Lebih dari 55 pounds, lebih dari 10 kali per hari; Lebih dari 25 pounds dari ketinggian di bawah lutut, di atas bahu, atau panjang lengan sebanyak lebih dari 25 kali per hari. Pushing / pulling dengan tenaga awal 20 pounds selama lebih dari 2 jam per hari Pinching (pencil type grip) benda yang lebih dari 2 pounds yang tidak tersangga selama lebih dari 2 jam per hari Gripping benda dengan berat 10 pounds atau lebih selama lebih dari 2 jam per hari
Ergonomic Risk Factors - Force Carpal Tunnel Syndrome is one effect from excessive force on the hand.
Environmental Health and Safety Ergonomic Tips to Minimize Force q Use mechanical lift assists and carts when available § Avoid manually handling heavy objects (more than 35 pounds) § Avoid carrying objects more than 100 feet q Practice Proper Cart Handling § Push instead of pulling § Use both hands when pushing § Stand directly behind the cart when pushing (avoid twisting your body) § Maintain good control and limit speed § Ensure cart is not overloaded 34
Environmental Health and Safety Ergonomic Tips to Minimize Force q Use proper lifting techniques when lifting § Examine the load and the surrounding area § Bend knees when lifting a load § Look forward to keep back straight § Position the load close to the body § Maintain a firm grip on the load § Use smooth, controlled movements § Keep arms in front of body § Turn feet in direction of movement to avoid twisting q Get help before performing tasks requiring excessive force 35
Environmental Health and Safety Ergonomic Tips to Minimize Force A Two-Person Lift Is Appropriate When. . . q A lift, hoist or other mechanical assistance is unavailable q The object is heavier than you are capable of lifting alone (typically more than 35 pounds) q The object is not heavier than what two people are capable of lifting (typically less than 60 pounds) q The object is awkward or oversized. q Any object that does not have its weight equally distributed within the load. q Remember some objects are too heavy or awkward to be handled with two people 36
Environmental Health and Safety Ergonomic Tips to Minimize Force q Use the correct tools / powered tools for the task § Powered tools tend to require less exertion to perform a task § Ensure that the weight of a powered tool (and cording) does not create additional force issues q Use only the amount of force necessary to complete the task 37
Vibration - Single Point Paparan getaran pada tangan atau lengan disebabkan oleh alat yang menimbulkan getaran seperti power tools. Penyebab Risiko Menggunakan alat – alat yang menimbulkan getaran tinggi selama lebih 30 menit per hari (chain saws, jack hammers, percussive tools, riveting or chipping hammers). Before: Sailor is exposed to vibration above ACGIH TLV guidelines Ergonomic Improvement: Lower vibration tool reduces vibration to safe levels Menggunakan alat-alat yang menimbulkan getaran sedang selama lebih dari 2 jam per hari (jig saws, grinders or sanders).
Environmental Health and Safety Ergonomic Tips to Minimize Vibration & Torque q To lessen vibration: § Pad tool handles with a soft compressible surface § Use vibration damping (gel filled) gloves § Select tools (hammers and chippers) with built in damping systems (springs/hydraulics) q To lessen torque reaction: § Use electric tools as opposed to air driven tools § Use pulse tools or auto-shutoff tools 39
Vibration - Whole Body Paparan getaran pada seluruh tubuh disebabkan oleh kendaraan seperti forklifts, cranes, truk, bus, subways dan pesawat. Paparan getaran pada seluruh tubuh dapat menyebabkan cedera otot dan low-back pain
Compression = jaringan lunak mengalami tekanan antara tulang dan benda yang keras atau tajam Tekanan karena aktivitas memegang atau kontak dengan pegangan alat mengakibatkan konsentrasi tekanan pada sebagian area tubuh, mengurangi aliran darah dan transmisi syaraf, dan merusak tendon. Before: Worker rests his wrists on the sharp tray edges. His wrist is extended into a non-neutral posture. Ergonomic Improvement: Worker rests her wrists and forearms on a padded surface. Wrist and forearms are in a neutral position.
Compression = jaringan lunak mengalami tekanan antara tulang dan benda yang keras atau tajam Before: Tool handles are small and angular requiring the worker to grasp tightly against sharp edges Ergonomic Improvement: Tool handle is formed to fit the worker’s hand which requires less grip strength or force and a more user-friendly tool
Dapatkah Faktor Lain Menyebabkan MSDs? Tidak semua faktor risiko ergonomi merupakan faktor fisik, beberapa faktor lainnya berkaitan dengan lingkungan kerja. Stres dalam pekerjaan, tekanan rekan kerja, kebosanan, konflik dengan rekan kerja atau atasan, deadlines, dapat memberikan kontribusi (bukan menjadi penyebab) terjadinya MSDs
Apakah Faktor Personal memberi kontribusi pada MSDs? Beberapa orang mengalami MSDs disebabkan karena faktor personal, diantaranya: • Umur dan Gender • Kebiasaan postur yang tidak baik • Cedera lampau • Kondisi fisik • Kondisi Medis (diabetes dan arthritis) • Kehamilan • Obesitas • Konsumsi obatan • Merokok • Kelelahan
Faktor Resiko Ergonomi merupakan Interaksi dari 3 Hal: Pekerjaan Lingkungan
Faktor Risiko yang Berkaitan dengan Pekerja Fisik, psikologis, atau aktivitas/hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan dapat menjadi faktor yang khas
Faktor Risiko yang berkaitan dengan Pekerjaan Prosedur Kerja, peralatan kerja, desain tempat kerja
Faktor Risiko yang Berkaitan dengan Lingkungan fisik dan psikososial.
Apakah Gejala dari MSD ? • • Sakit pada persendian dan otot Sakit dan bengkak Jari-jari tangan dan kaki pucat Radang pada sendi Kaku dan susah bergerak Rasa panas Sakit ketika malam hari
Bagaimana Jika Anda mengalami Gejala MSD? • Laporkan pada supervisor atau atasan anda • Jika gejala sakit tidak hilang dengan beristirahat, pergilah ke dokter
Bagaimana Menghindarinya? Bekerja Cerdas, bukan Bekerja Keras! Keras Bekerja pada postur yang netral Gunakan teknik mengangkat yang benar Mengurangi pengerahan atau gunakan alat angkut tenaga dan pengulangan yang sesuai Istirahat sebentar (misalnya Atur peralatan kerja berdiri atau peregangan) pada posisi yang mudah dijangkau Pelihara lingkungan yang Kurangi posisi yang statis nyaman dan sehat
Inilah yang Sering Kita Lakukan… Mengangkat benda berat secara berulang-ulang Memutar badan ketika mengangkat (twisting) Teknik mengangkat yang salah Mengangkat benda di atas pundak
Sebaiknya… Gunakan alat pengangkut Jangan memutar badan Tumpuan beban di kaki, bukan di punggung Usahakan punggung tetap tegak
Ergonomi dalam Pekerjaan Risiko terjadinya cedera Mengurangi terjadinya risiko cedera
Apa yang dapat ergonomi lakukan untuk anda? Perancangan Stasiun Kerja yang baik dapat…. . Meningkatkan kesehatan dan keselamatan dengan mengurangi pekerjaan yang sakit dan cedera Meningkatkan kenyamanan, moral dan kepuasan kerja Meningkatkan produktivitas dan mengurangi kompensasi biaya akibat cedera dan sakit dan mengurangi penggantian tenaga kerja Before Improved
Why is effective ergonomics so important? Back injuries are the leading cause of disability Low back pain accounted for 23% In 1998 there were 279, 507 back injuries 582, 300 MSDs that resulted in employees missing time from work in 1999.
Can You Identify The Risk Factors?
An ounce of Prevention is worth a pound of cure !
Safety is Everybody’s Business
- Slides: 59