Berusaha mengerti dahulu baru dimengerti Saling memahami WUJUDKAN
Berusaha mengerti dahulu baru dimengerti Saling memahami
WUJUDKAN SYNERGY [ H 6 ] BERUSAHA MENGERTI DAHULU BARU DIMENGERTI [ H 5 ] KEMANDIRIAN [ H 1 -3 ] BERPIKIR M-M [ H 4 ]
7 Kesalingtergantungan 5 6 Kemenangan Publik Berusaha mengerti dahulu, baru dimengerti. 4 Kemandirian 3 1 Kemenangan Pribadi 2 Ketergantungan 7 H-I-H 5 -00 -A (3)
PRINSIP (LIHAT) PARADIGMA (DAPAT) HASIL (BUAT) PROSES 7 H-I-H 5 -04 -A (4)
Hambatan Utama Komunikasi Tidak mau mendengarkan Sibuk dengan pikiran nya Memaksakan kehendak Interupsi Tempat / Lokasi
Diagnosa sebelum mengobati Kecenderungan kita bukanlah mendengarkan untuk memahami, tetapi untuk menjawab. Padahal, kebutuhan jiwa manusia yang paling mendalam adalah untuk dimengerti, untuk dihargai, untuk didengarkan.
Lima tingkat mendengarkan 5. Secara Empatik dengan kerangka acuan orang yang kita dengar 4. Penuh Perhatian 3. Secara Selektif 2. Berpura-pura dengan kerangka acuan kita sendiri 1. Mengabaikan 7 H-I-H 5 -00 -C (7)
Respon Otobiografik Kita cenderung menyaring apa yang kita dengarkan melalui Saringan Masa Lalu kita (Autobiographical Response). Menasehati (Advising) Menyelidiki (Probing) Menafsirkan (Interpreting) Menilai (Evaluating) 7 H-I-H 5 -01 (8)
Bagaimana Kita Berkomunikasi Kata-kata 7% 38% Nada Suara 7 H-I-H 5 -02 (9)
Bagaimana Kita Berkomunikasi Kata-kata 7% 38% Bahasa Tubuh 55% Nada Suara 7 H-I-H 5 -02 (11)
Mendengarkan ( Thing ) Telinga Mata Hati (Perhatian yang tak terputus)
Mendengarkan Secara Empatik KETERAMPILAN SIKAP
Dengarkan Secara Empatik Apabila kita tidak yakin kita mengerti. Apabila kita tidak yakin bahwa orang lain merasa telah dipahami. Apabila interaksi yang ada memiliki komponen emosional yang kuat. Apabila permasalahannya adalah permasalahan yang penting. 7 H-I-H 5 -03 (14)
Merespon Secara Empatik Menirukan Mengungkapkan ulang isinya Merefleksikan perasaan Mengungkapkan ulang isinya dan merefleksikan perasaan Tahu kapan untuk tidak merefleksikan apapun 7 H-I-H 5 -04 (15)
Penerjemah Setia A ar ng De n da on sp Re C Dengar dan Respon B
Percakapan Managing Director ke Chief Operating Officer "Besok akan ada gerhana matahari total pada jam sembilan pagi. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. Untuk menyambut dan melihat peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta untuk berkumpul di lapangan dengan berpakaian rapi. Saya akan menjelaskan fenomena alam ini kepada mereka. Bila hari hujan, dan kita tidak bisa melihatnya dengan jelas, kita berkumpul di kantin saja. "
Chief Operating Officer ke Department Heads "Sesuai dengan perintah Managing Director, besok pada jam sembilan pagi akan ada gerhana matahari total. Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul di lapangan untuk melihatnya dengan berpakaian rapi. Dengan demikian, peristiwa hilangnya matahari ini akan dijelaskan oleh Managing Director di kantin. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. "
Departmental Heads ke Sectional Heads "Sesuai dengan perintah Managing Director, besok kita akan mengikuti peristiwa hilangnya matahari di kantin pada jam sembilan pagi dengan berpakaian rapi. Managing Director akan menjelaskan apakah besok akan hujan atau tidak. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. "
Section Heads ke Foreman "Jika besok turun hujan di kantin, kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari, Managing Director, dengan berpakaian rapi, akan menghilang jam sembilan pagi. "
Foreman ke Operator "Besok pagi, pada jam sembilan, Managing Director akan menghilang. Sayang sekali, kita tidak bisa melihatnya setiap hari. "
- Slides: 21