Bahasa Basis Data Bahasa Basis Data Database Language

  • Slides: 19
Download presentation
Bahasa Basis Data

Bahasa Basis Data

Bahasa Basis Data (Database Language) DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data dalam

Bahasa Basis Data (Database Language) DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data dalam disk. Cara berinteraksi / berkomunikasi antara pemakai dengan basis data tersebut diatur dalam bahasa khusus yang ditetapkan oleh pihak pembuat DBMS. Bahasa tersebut dapat disebut sebagai bahasa basis data yang terdiri atas sejumlah perintah (command) yang dapat dituliskan / diberikan user untuk kemudian diproses oleh DBMS untuk melakukan suatu aksi tertentu. Contoh : SQL, d. Base, dsb.

Bahasa Basis Data……Lanjutan 1 Sebuah Bahasa basis data biasanya dapat dipilah ke dalam 2

Bahasa Basis Data……Lanjutan 1 Sebuah Bahasa basis data biasanya dapat dipilah ke dalam 2 kelompok, yaitu : 1. Data Definition Language (DDL) 2. Data Manipulation Language (DML)

Data Definition Language (DDL) � DDL adalah bahasa basis data yang digunakan untuk menggambarkan

Data Definition Language (DDL) � DDL adalah bahasa basis data yang digunakan untuk menggambarkan desain basis data secara keseluruhan. � Dengan DDL kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel, dsb. � Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data (Data Dictionary).

Data Manipulation Language (DML) DML berisi kumpulan perintah yang berguna untuk melakukan manipulasi dan

Data Manipulation Language (DML) DML berisi kumpulan perintah yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data dapat berupa : 1. Penyisipan / Penambahan data baru ke suatu basis data. 2. Penghapusan data dari suatu basis data. 3. Pengubahan data di suatu basis data.

Data Definition Language (DDL)

Data Definition Language (DDL)

Hasil kompilasi dari perintah DDL adalah satu set dari tabel yang disimpan dalam file

Hasil kompilasi dari perintah DDL adalah satu set dari tabel yang disimpan dalam file khusus disebut data dictionary/directory. Satu set directory adalah satu file yang berisi meta data yaitu “data mengenai data” file ini dikonsultasikan sebelum data sebenarnya dibaca atau dimodifikasikan dalam satu sistem database. Statement yang terdapat dalam DDL : - CREATE DATABASE TABLE INDEX VIEW - DROP DATABASE TABLE INDEX VIEW - ALTER TABLE

Data Definition menggunakan SQL : Tabel Dokter (Kode_Dok menunjukkan primary key dari tabel dokter)

Data Definition menggunakan SQL : Tabel Dokter (Kode_Dok menunjukkan primary key dari tabel dokter) Kode_Dok D 001 D 003 D 004 D 015 Nama_Dok Alfian Joni Kuniawan Esti Yuliana Sri Ningsih Tabel Pasien (Kode_Pas menunjukkan primary key dari tabel pasien) Kode_Pas P 051 P 063 P 004 P 015 P 125 P 023 Nama_Pas Elfis Linda Yati Helmi Depi Haryanto Yanti Octavia Devi Marlina Jekel L P L L P P Alamat Sungai Penuh Tanjung Tanah Semurup Sebukar Sungai Penuh

Tabel Berobat Kode_Pas Kode_Dok P 051 P 063 P 004 P 015 P 051

Tabel Berobat Kode_Pas Kode_Dok P 051 P 063 P 004 P 015 P 051 P 063 P 015 D 004 D 015 D 001 D 003 D 004 D 015 D 004 Tgl_Berobat Nama_sakit 12 -05 -2005 10 -04 -2005 12 -05 -2005 15 -05 -2005 16 -05 -2005 22 -05 -2005 FCreate Database → membuat database Bentuk Umum : Create Database (nama_database);

Contoh : Buat file database dengan nama puskesmas → Create Database puskesmas � utk

Contoh : Buat file database dengan nama puskesmas → Create Database puskesmas � utk menggunakan database gunakan perintah >> use namadatabase F Create Table → membuat tabel Bentuk Umum : Create Table nama_tabel (nama_kolom 1, tipe_data, lebar_data, …. ); Keterangan : � nama_tabel terdiri dari 8 karakter. Tidak boleh memakai spasi, terdiri dari huruf. →� nama_kolom 10 karakter. Tidak boleh memakai spasi, terdiri dari huruf, angka dan lain-lain. → � type_data ditentukan. �→ lebar_data dalam kolom yang telah ditentukan.

Contoh : - Buat tabel Dokter → Create Table Dokter (Kode_Dok int(4) notnull, nama_dok

Contoh : - Buat tabel Dokter → Create Table Dokter (Kode_Dok int(4) notnull, nama_dok varchar(25) notnull); - Buat tabel Berobat → Create Table Berobat (Kode_Pas int(4) notnull, Kode_Dok int(4) notnull, tgl_berobat date(8) notnull, nama_sakit varchar(25) notnull);

 • untuk melihat tabel yg sudah dibuat, perintah; >> show tables; • utk

• untuk melihat tabel yg sudah dibuat, perintah; >> show tables; • utk melihat struktur tabel >> describe namatabel

Contoh :

Contoh :

ERD Perusahaan

ERD Perusahaan

FCreate Index → membuat index. Bentuk Umum : Create (unique) Index nama_index on nama_tabel

FCreate Index → membuat index. Bentuk Umum : Create (unique) Index nama_index on nama_tabel (nama_kolom); Keterangan : unique → pilihan perincian yang dapat digunakan untuk menguatkan nilai data di dalam kolom nama index menjadi unik. nama_index → nama index yang baru. nama_tabel → nama tabel yang berisi kolom index akan dibuat. nama_kolom → nama dari kolom tempat index akan dibuat. Yang terdiri dari Asc untuk pilihan index naik dan Desc untuk pilihan index menurun. Index memungkinkan suatu tabel diakses dengan urutan tertentu tanpa harus mengubah urutan fisik datanya dan juga dapat mempercepat proses pencarian data berdasarkan nilai field tertentu. Contoh : - Buat index data pasien berdasarkan kode_pas dengan nama pasien 2 → Create index pasien 2 on pasien (kode_pas); - Buat index data berobat berdasarkan kode_dok dengan nama obat 2 → Create index obat 2 on berobat (kode_dok);

FCreate View → untuk membuat tabel view. Create view lebih bersifat manipulasi data daripada

FCreate View → untuk membuat tabel view. Create view lebih bersifat manipulasi data daripada pernyataan definisi data. Bentuk Umum : Create View nama_view [(nama_kolom 1, …)] As Select statement [with check option]; Keterangan : nama_view → huruf, bilangan dimulai harus garis dari atau bawah. Maksimal terdiri dari 9 karakter. with check option → merupakan klausa optimal yang menyebabkan semua perubahan dan penyisipan ke view akan diperiksa untuk mengetahui apakah semua itu memenuhi definisi view.

Contoh : - Buat view dengan nama pasienview yang berisi semua data pasien. →

Contoh : - Buat view dengan nama pasienview yang berisi semua data pasien. → Create view pasienview As select * from pasien; - Buat view dengan nama berobatview yang berisi kode_pas, kode_dok dan tgl_berobat. → Create view berobatview (kode_pas, kode_dok, tgl_berobat) As select kode_pas, kode_dok, tgl_berobat from berobat ; F Drop (database, table, index, view) → digunakan untuk menghapus database, tabel, index, dan view. Bentuk Umum : Drop Database nama_database ; → untuk menghapus database Table nama_tabel ; → untuk menghapus tabel Index nama_index ; → untuk menghapus tabel index View nama_view ; → untuk menghapus view

Contoh : Hapus database pasien → Drop database pasien ; Hapus tabel berobat →

Contoh : Hapus database pasien → Drop database pasien ; Hapus tabel berobat → Drop table berobat ; Hapus tabel index dokter → Drop index dokter ; Hapus tabel view pasien → Drop view pasien ; F Alter Table → digunakan untuk menambah satu atau lebih kolom di tabel yang baru dibuat. Bentuk Umum : Alter Table nama_tabel ADD (nama_kolom, jenis_kolom) → untuk menambah kolom MODIFY (nama_kolom, jenis_kolom) → untuk mengubah kolom DROP (nama_kolom, jenis_kolom) → untuk menghapus kolom

Contoh : 1. Tambahkan kolom alamat (Alt) dengan panjang 25 karakter pada tabel Dokter

Contoh : 1. Tambahkan kolom alamat (Alt) dengan panjang 25 karakter pada tabel Dokter → Alter table dokter add (alt char(25)) ; 2. Ubah panjang kolom nama dokter (nama_dok) menjadi 15 karakter → Alter table dokter modify (nama_dok char(15)) ; 3. Hapus kolom tanggal berobat (tgl_berobat) dari tabel berobat → Alter table berobat drop (tgl_berobat char(8)) ;