BAB XIX INJURY POISONING CERTAIN OTHER CONSEQUENCES OF
BAB XIX INJURY, POISONING & CERTAIN OTHER CONSEQUENCES OF EXTERNAL CAUSES Disusun oleh dr. Mayang Anggraini Naga FIKES – RM-IK – U-EU (Revisi 2016) 1
BAB XIX CEDERA, KERACUNAN & KONSEKUENSI LAIN-LAIN TERTENTU AKIBAT SEBAB LUAR (S 00 – T 98) [791 -892] Excl. : birth trauma (P 10 -P 15) obstetric trauma (O 70 -O 71) Bab terdiri dari blok-blok: S 00 -S 09 Cedera kepala S 10 -S 19 Cedera leher S 20 -S 29 Cedera dada S 30 -S 39 Cedera abdomen, pinggang bawah, ruas tulang belakang lumbar dan rongga panggul (pelvis). 2
(Lanjutan-1) S 40 -S 49 S 50 -S 59 S 60 -S 69 Cedera bahu dan lengan atas Cedera siku dan lengan bawah Cedera pergelangan tangan dan tangan S 70 -S 79 Cedera pinggul dan paha S 80 -S 89 Cedera lutut dan tungkai bawah S 90 -S 99 Cedera pergelangan tumit dan kaki T 00 -T 07 Cedera regio multiple pada tubuh 3
(Lanjutan-2) T 08 -T 14 T 15 -T 19 T 20 -T 32 T 33 -T 35 T 36 -T 50 Cedera bagian tubuh yang tidak dirinci, tungkai atau regio badan Efek benda asing yang masuk tubuh melalui lubang/jalan masuk alamiah Luka bakar dan korosif Cedera beku Keracunan obat, medicamenta dan substansia biologis 4
(Lanjutan-3) T 51 -T 65 T 66 -T 78 T 79 T 80 -T 88 T 90 -T 98 Efek racun substanasi yang utama sumbernya non-medicinal Efek lain dan tidak terinci dari sebab luar Komplikasi dini tertentu dari trauma. Komplikasi dari asuhan medis dan tindakan operasi yang NEC Sequelae (sisa) dari cedera, keracunan dan konsekuensi lain dari sebab luar 5
(Lanjutan-4) Bab ini menggunakan Seksi-S untuk mengkode berbagai tipe: cedera, keracunan dan konsekuensi dari sebab luar yang terkait satu regio tubuh, sedangkan Seksi-T untuk: meliput: cedera multiple atau cedera yang mengena bagian tubuh yang tidak dirinci, 6
(Lanjutan-5) • Apabila cedera site multiple dirinci khusus pada judu. L, maka: kata “with” menunjukkan bahwa gangguan mengena kedua bagian sisi tubuh, sedangkan: kata “and” menunjukkan bahwa gangguan mengena salah satu atau kedua sisi tubuh. 7
(Lanjutan-6) Aturan bagi Coding Multiple seberapa mungkin harus diikuti. Kombinasi kategori untuk cedera multiple disediakan untuk dimanfaatkan apabila ada keterangan cukup tentang: - bentuk alamiah kondisi individu, atau - untuk keperluan tabulasi primer apabila memang lebih memudahkan untuk merekam kode tunggal (single code); apabila tidak demikian, maka komponen cedera harus dicode secara terpisah. Rujukan ke pedoman di Volume 2 tentang Rules Morbidity dan Mortality harus diikuti dengan cermat. 8
(Lanjutan-7) Blok pada Seksi S dan juga T 00 -T 14 dan T 90 -T 98 menampung cedera pada tingkat klasifikasi 3 -karakter sesuai tipe sebagai berikut: CEDERA SUPERFISIAL (SUPERFICIAL INJURY) meliput sebutan: abrasion (abrasi, cedera gores) blister (nonthermal) (pelepuh, nontermal) contusion (cedera bentur) termasuk: bruise (memar) & hematoma (perdarahan di bawah kulit) splinter (cedera akibat benda asing) tanpa luka terbuka gigitan insekta (nonvenous) (tidak beracun) 9
OPEN WOUND (CEDERA LUKA TERBUKA) - Ini meliputi sebutan: animal bite (gigitan hewan) cut (luka potong) laseration (luka lecet) puncture wound (luka tusuk) NOS with (penetrating) foreign body (tusukan benda asing) 10
FRACTURE (FRAKTUR) (PATAH TULANG) - CLOSED: comminuted - linear - depressed - simple elevated - slipped spiphysis fissured - spiral greenstick - dislocated impacted - displaced dengan atau tanpa penyembuhan yang terhambat (delayed healing) - dislocated displaced 11
(Lanjutan) - OPEN : compound infected missile puncture with foreign body (benda asing) dengan atau tanpa penyembuhan terhambat. Excl. : fracture: - pathological (M 84. 4) - with osteoporosis (M 80. -) - stress (M 84. 3) malunion or fracture (M 84. 0) nonunion of fracture [pseudoarthrosis] (M 84/1) 12
(Lanjutan) DISLOCATION, SPRAIN & STRAIN including: avulsion laceration sprain strain traumatic: - haemarthrosis - rupture - subluxation - tear dari cartilage, joint (capsule persendian), ligament (urat). 13
CEDERA SARAF & CORDA SPINALIS. Termasuk ini: lesi corda spinalis komplit atau in-komplit lesi pada sambungan saraf dan corda spinalis traumatic: division of nerve haematomyelia paralysis (transient) paraplegia quadripelgia 14
CEDERA PEMBULUH DARAH. Termasuk ini: - avulsion cut laceration traumatic: - aneurysm or fistula (arteriovenous) - arterial haematoma - rupture dari pembuluh darah 15
CEDERA OTOT, FASCIA DAN TENDON. Termasuk ini: avulsion cut laceration traumatic rupture dari otot dan tendon CRUSHING IINJURY TRAUMATIC AMPUTATION 16
INJURY TO INTERNAL ORGANS. Termasuk ini: -` blast injuries - bruise - concussion injuries - crushing - laceration - traumatic: - hematoma - puncture - rupture - tear of internal organ. OTHER AND UNPSECIFIED INJURIES 17
Injuries to the head (Cedera kepala) (S 00 -S 09) [795] Incl. : . . . Excl. : . . . S 00 S 01 Cedera superficial kepala Excl. : . . . S 00. 0; S 00. 3 s/d S 00. 5; S 00. 7; S 00. 8; S 00. 9 Pada S 00. 1 dan S 00. 2 ada Excl. : . . . Luka terbuka (Open wound) kepala Excl. : . . . Pada S 01. 0 dan S 01. 5 ada Excl. : . . . S 01. 1 s/d S 01. 4 dan S 01. 7; S 01. 8; S 01. 9 18
HAL-HAL YANG PERLU PERHATIAN • S 02 Note: For primary coding of fracture of skull and facial bones with associated intracranial injury, reference should be made … The following subdivision are provided … a fracture not indicated as closed or open should be classified as closed. 0 closed 1 open Peringatan ini ada di hal. 796, 799, 802, 806, 808, 811, 813, 814, 816, 819, 823, 827, 829, 833, 838; 842; 843, 844, 845. 19
BURN & CORROSIONS (LUKA BAKAR) • Lihat volume 3 halaman 86 Burn (electricity) (flame) (hot gas, liquid or object) (radiation) (steam) (thermal) T 30. 0 Note - The following fourth-character subdivisions are for use with categories T 20 -T 25 and T 30: Rincian keterangan tentang derajat status luka bakarnya. . 0 Unspecifeid degree. 1 First degree [eryhtema]. 2 Second degree [blister, epidermal loss]. 3 Third degree [deep necrosis of underlying tissue] [full-thickness skin loss] 20
FROSBITE (T 33 – T 35) Excl. : hypothermia & other effects of reduced temperature (T 68 -T 69) T 33 Suoerficial frostbite Incl. : . . . Excl. : . . . T 33. 0 s/d T 33. 3; T 33. 5; T 33. 6; T 33. 8; T 33. 9 Pada T 33. 4 dan T 33. 7 ada Excl. : . . T 34 Frostbite with tissue necrosis Excl. : . . . T 34. 0 s/d T 34. 3; T 34. 5; T 34. 6; T 34. 8; T 34. 9 Pada T 34. 4 dan T 34. 7 ada Excl. : . . 21
(Lanjutan) T 35 Frostbite involving multiple body regions unspecified frostbite T 35. 0 s/d T 35. 7 Poisoning by drugs, medicaments and biological substances (T 36 – T 50) [857 – 865] T 36 Incl. : . . Excl. : . . Poisoning by systemic antibiotics Excl. : . . . T 36. 0 s/d T 36. 9 22
(Lanjutan-3) T 78 Adverse effects, NEC Note: The category is to used as the primary code, to identify the effects, NEC, of unknown, undetermined or ill-defined causes. For multiple coding purposes, this category may be used as an additional code to identify the effects of conditions classified elsewhere Excl. : . . . T 78. 0 dan T 78. 8 Pada T 78. 1 s/d T 78. 4 dan T 78. 9 ada Excl. : . . . 23
COMPLICATIONS OF SURGICAL & MEDICAL CARE, NEC (T 80 – T 88) [878 -888] Use additional external cause code (Chapter XX), if disired, to identify devices involved and details of circumstances. Use additional code (B 95 -B 97), if desired, to identify infectious agent. Excl. : . . . T 80 Complications following infusion, transfusion and therapeutic injection Incl. : . . . Excl. : . . . T 80. 0; T 80. 3; T 80. 4 dan T 80. 8; T 80. 9 Pada T 80. 1; T 80. 2; T 80. 5 dan T 80. 6 ada Excl. : . . . 24
SEQUELAE OF INJURIEWS, OF POISONING & OF OTHER CONSEQUENCES OF EXTERNAL CAUSES (T 90 -T 98) [889 -892] T 90 T 91 T 92 T 93 T 94 T 95 T 96 T 97 T 98 Sequelae cedera kepala Sequelae cedera leher & badan Sequelae tungkai atas. Sequelae tungkai bawah Sequelae terkait cedera multiple (site tidak dirinci) Sequelae luka bakar, korosi dan frostbite Sequelae keracunan obat, medicaments dll. Sequelae efek racun substansi nonmedicinal. Sequelae lain-lain terkait efek kausa external 25
(Lanjutan-1) • Note: Categories T 90 – T 98 digunakan untuk memaparkan kondisi-kondisi pada S 00 -S 99 dan T 00 T 88 sebagai penyebab late efects, yang mereka sendiri terklasifikasi di tempat lain. “Sequelae” meliputi mereka yang terkode sebagai sequelae, atau sebagai “late effects”, dan mereka yang hadir 1 atau >1 tahun setelah cedera akutnya. T 90 Sequelae of injuries of head T 90. 0 s/d T 90. 5 dan T 90. 8; T 90. 9 T 91 Sequelae of injuries of neck & trunk T 91. 0 s/d T 91. 5 dan T 91. 8; T 91. 9 26
LATIHAN PENYELESAIAN SOAL-SOAL 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Luka bakar telapak tangan kanan derajat ke 2 Fraktur leher femur, terbuka Fraktur humerus distal Masuk biji kacang ke dalam rongga hidung Emboli udara akibat trauma pembuluh darah Urticaria akibat reaksi alergi terhadap krim kulit Keracunan makanan jamur (mushooms) Keracunan sehabis makan kerang Keracunan tetrasiklin Cedera gencet pada tumit Luka tembak pada abdomen dan hati Luka tusuk pisau pada telapak tangan Cedera saraf sciatic (ischiadica) Cedera arteria femoralis kanan No; No: No: No: No: 27
Panduan Penyelesaian Soal-Soal Latihan 1. Luka bakar telapak tangan kanan derajat ke 2 (Burn, hand, 2 nd degree) (86 – 87) T 23. [851] No: T 23. 2 Perhatikan [854 - 855] T 31 tersedia code untuk yang diketahui % luas luka bakarnya. Baca Note: … Beda: burn = corrosion = 2. Fraktur leher femur, terbuka (287 - 288) No: S 72. 0 1 [827] 0 closed atau 1 open? (Baca keterangannya pada S 72) Karena terbuka maka tambah angka 1 28
(Lanjutan-1) 3. Fraktur humerus distal (288) No: S 42. 4 0 Angka 0 ditambahkan karena tidak disebut tertutup atau terbuka, maka harus diberi kode 0 4. Masuk biji kacang ke dalam rongga hidung No: T 17. 1 (Foreign body, entering … nose passage) (285 -286) [847 – 848] T 17. 1 Foreign body in nostril Perlu dilengkapi mengapa itu terjadi? Kecelakaan? (691) Foreign body (nose) No: W 44. Perlu dilengkapi ? Tempat kejadian? Sedang melakukan aktivitas apa? [895 -898] [899] Untuk isi digit ke 3 dan 4 29
(Lanjutan-2) 5. Emboli udara akibat trauma pembuluh darah (249) [876] No: T 79. 0 ini komplikasi dari trauma p. d Trauma (626) Trauma (see also injury) (365) Injury blood vessel NEC T 14. 5 [846] Bagaimana cara menulisnya? T 79. 0 akibat T 14. 5 6. Urticaria akibat reaksi alergi terhadap krim kulit (646) urticaria allergic contact No: L 50. 6 [546] L 50. 6 Contact urticaria 30
(Lanjutan-3) 7. Keracunan makanan jamur (mushooms) No: T 62. 0 (Poisoning, food) (521) [870] ingested musrooms Keracunan makanan (infeksi atau noninfeksi? ) No: T 62. 9 atau A 05. 9? perlu ditanyakan kembali ke dokternya. 8. Keracunan sehabis makan kerang (521) Seafood No: T 61. 9 shellfish (noxious) No: T 61. 2 [869] T 61. 2 Other fish and shellfish poisoning T 61. 9 Toxic effect of unspecified seafood T 61. 8 Toxic effect of oter seafoods 31
(Lanjutan- ) 9. Keracunan tetrasiklin (antibiotika) (727) (827) [858] Apa? [955] X 44. - atau [972] Y 40. 4 ? Perlu penjelasan lebih rinci. No: T 36. 4 10. Cedera gencet pada tumit No: S 97. 0 (Injury, crushing …) External cause-nya apa? (367 161 162) S 97. 8 [835] S 97. 0 Umpamanya: Tergencet forklift (682) No: W 23, di pelabuhan [898] No: W 23. 8 Akibat pesawat helikopternya jatuh [933] No: V 95. 0 32
Panduan Penyelesaian Soal-soal Latihan (Lanjutan-2) 11. Luka tembak pada abdomen sampai ke hati No: S 31. 8 saat keadaan darurat perang di Aceh. (656) [810] S 31. 1 (abdomen) Legal intervention [968] No: Y 35. 0 2 Pasien adalah anggota TNI 12. Luka tusuk pisau pada telapak tangan (657) No: S 61. 8 akibat dihantam rampok di rumah (673) [895 899] No: X 99. 0 9 33
(Lanjutan) 13. Cedera saraf sciatic (ischiadica) (371) No: S 74. 0 akibat jatuh terpleset dari escalator (689) No: W 10. 5 1 di hotel, saat sedang berlibur di Bali [897] 5 Trade and service area [899] 1 While engaged in leisure activity 14. Cedera arteria femoralis kanan (365) T 14. 5 S 75. 9 akibat terpotong saat tindakan operasi S 75. 0 (682 see also Contact. . 680 ) (682) Cut during medical. . . No: Y 60. 9 Y 60. 8 [981] Y 60. 9 Y 60. 8 During other surgical. . . 34
• https: //quizlet. com/_4 memyi 35
- Slides: 35