BAB VII INVESTASI SAHAM PENILAIAN SAHAM BIASA Pertemuan

  • Slides: 22
Download presentation
BAB VII INVESTASI SAHAM & PENILAIAN SAHAM BIASA ( Pertemuan ke-8 & 9 )

BAB VII INVESTASI SAHAM & PENILAIAN SAHAM BIASA ( Pertemuan ke-8 & 9 ) Pembahasan : • Sifat Dasar Saham • Perpajakan • Aspek-aspek Saham • Jenis dan Penggunaan Saham • Nilai Saham • Strategi Investasi • Deviden • Penilaian Harga Saham

SIFAT DASAR SAHAM Saham (common stock) menarik bagi investor karena berbagai alasan. Diantaranya untuk

SIFAT DASAR SAHAM Saham (common stock) menarik bagi investor karena berbagai alasan. Diantaranya untuk mendapatkan kekayaan besar (capital gains) dengan relatif cepat, dan memberikan penghasilan berjalan (current income) berupa deviden. Sifat dasar investor saham adalah memberikan peran serta bagi investor dalam laba perusahaan. Pemegang saham adalah pemilik residual dari perusahaan. Artinya : mereka berhak atas bagian penghasilan perusahaan hanya setelah seluruh kewajiban perusahaan dipenuhi dan tidak ada jaminan bahwa mereka akan memperoleh hasil investasi.

ASPEK-ASPEK SAHAM Saham merupakan suatu bentuk modal penyertaan (equity capital) atau bukti posisi kepemilikan

ASPEK-ASPEK SAHAM Saham merupakan suatu bentuk modal penyertaan (equity capital) atau bukti posisi kepemilikan dalam suatu perusahaan. Saham yang dikenal sebagai emisi yang diperdagangkan secara umum (publicly traded issues) , yaitu saham yang tersedia bagi masyarakat umum, dan di beli serta dijual di pasar terbuka.

Berbagai Aspek Saham : Jenis Emisi. Saham bisa dikeluarkan dengan berbagai cara , yaitu

Berbagai Aspek Saham : Jenis Emisi. Saham bisa dikeluarkan dengan berbagai cara , yaitu : a. Penawaran umum (public offering) , dimana perusahaan emiten, bekerjasama dengan underwriter, melakukan penawaran sejumlah saham tertentu pada harga tertentu kepada masyarakat investor b. Penawaran hak (rights offering) , dimana pemegang saham yang ada diberi hak pertama untuk emisi baru dengan membeli saham baru secara proporsional dengan kepemilikannya di perusahaan saat itu.

c. Saham penyertaan yang ditangguhkan (deffered equity securities), dimana pemegang warrant diberi hak untuk

c. Saham penyertaan yang ditangguhkan (deffered equity securities), dimana pemegang warrant diberi hak untuk sejumlah saham tertentu, sedang pemegang saham konvertibel diberi hak untuk menukarnya dengan sejumlah saham biasa tertentu d. Stock Split. Perusahaan dapat meningkatkan jumlah saham yang beredar dengan mengumumkan bahwa setiap saham yang beredar dapat ditukarkan dengan sejumlah saham baru. Misalnya : Stock split 2 untuk 1 berarti dua saham baru ditukar dengan setiap saham lama c. Treasury Stock : saham yang telah dikeluarkan dan kemudian dibeli kembali oleh perusahaan emiten.

q Biaya Transaksi : Biaya traksaksi pembelian atau penjualan saham terdiri dari dua komponen

q Biaya Transaksi : Biaya traksaksi pembelian atau penjualan saham terdiri dari dua komponen utama, sbb : 1. Fee perantara yang tergantung dari jumlah dan harga saham yang diperdagangkan (rata-rata antara 1% sampai 3% dari traansaksi) 2. Fee transfer dan Tax (pajak) yang dikenakan pada penjual sekuritas yang jumlahnya relatif kecil dibanding komisi broker.

Keuntungan dan kerugian pemilikan saham : Keuntungan / kemanfaatan pemilikan saham : Peluang memperoleh

Keuntungan dan kerugian pemilikan saham : Keuntungan / kemanfaatan pemilikan saham : Peluang memperoleh hasil yang cukup besar berupa capital gain Penghasilan berjalan dari pembayaran dividen Investasi saham cukup likuid dan mudah dipindah tangankan Unit biaya saham biasanya cukup rendah Kelemahan pemilikan saham : Risikonya yang cukup tinggi Sangat sulit menilai saham dan memilih saham yang berprestasi karena banyaknya unsur yang mempengaruhi perkiraan dan harapan tentang arah dari harga saham dimasa depan. Penghasilan berjalan dari saham relatif rendah dibandingkan dengan bunga obligasi, sehingga dividen yield dari saham lebih rendah dari current yield dari obligasi

Hak Suara Pemegang saham memiliki hak suara yang dapat ikut menentukan hal-hal yang mempengaruhi

Hak Suara Pemegang saham memiliki hak suara yang dapat ikut menentukan hal-hal yang mempengaruhi jalannya perusahaan.

NILAI SAHAM Nilai par (par value) : digunakan untuk menunjukkan nilai tertera (stated value)

NILAI SAHAM Nilai par (par value) : digunakan untuk menunjukkan nilai tertera (stated value) atau nominal (face value). Nilai ini sebenarnya tidak mengukur apa-apa, kecuali untuk akuntansi yang semula menjadi dasa penilaian kewajiban hukum pemegang saham Nilai buku (book value) : menunjukkan besarnya penyertaan pemegang saham (stockholders' equity) di perusahaan. Nilai Likuidasi (liquidation value) : merupakan indikasi mengenai nilai lelang perusahaan bila terpaksa ditutup dan berhenti beroperasi. Nilai pasar (market value) : harga pasar dari suatu emisi saham , dan merupakan petunjuk bagaimana para pelaku pasar secara keseluruhan mengukur nilai dari saham itu. Nilai investasi (investment value) : merupakan indikasi nilai yang diberikan oleh investor terhadap saham yang didasarkan atas perkiraan serta harapannya tentang perilaku hasil dan risiko dari suatu saham

D E V I D E N. Deviden merupakan salah satu dari dua sumber

D E V I D E N. Deviden merupakan salah satu dari dua sumber penghasilan bagi investor dari pemilikan saham bahkan sebagian investor, dividen merupakan sumber penting atau satu-satunya sumber penghasilan KEBIJAKSANAAN DEVIDEN Kebijaksanaan Dividen Regular : didasarkan atas pembayaran dalam rupiah tetap setiap periode. Tujuannya menjamin tingkat deviden yeng teratur dan konsisten, maksudnya, memperbesar kepercayaan investor. Kebijaksanaan Dividen Ekstra : dimana perusahaan secara periodeik mengumumkan deviden ekstra bila tingkat laba lebih tinggi dari normal, dan perusahaan memiliki cadangan dana yang besar untuk membayar dividen. Kebijaksanaan Payout Ratio Tetap : yang menjaga agar persentase setiap rupiah dari laba yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai dapat konstan.

PERPAJAKAN Pajak senantiasa merupakan faktor yang harus diperhitungkan dalam penghasilan dividen.

PERPAJAKAN Pajak senantiasa merupakan faktor yang harus diperhitungkan dalam penghasilan dividen.

JENIS DAN PENGGUNAAN SAHAM Blue chips : saham yang tak tertandingi dalam mutu dan

JENIS DAN PENGGUNAAN SAHAM Blue chips : saham yang tak tertandingi dalam mutu dan mempnyai pengalaman yang panjang dan stabil dalam laba dan dividen Saham penghasilan (income stock) : saham yang memiliki pengalaman yang panjang dan berkelanjuatan dalam pembayaran dividen di atas rata secara regular. Saham pertumbuhan (growth stock) : saham yang telah ( dan diharapkan terus ) mengalami laju pertumbuhan yang tinggi secara konsisten dalam operasi dan laba. Saham spekulatif (speculative stock) : saham yang menawarkan harapan bahwa harganya akan naik. Saham Siklikal (cyclicak stock) : saham yang penghasilannya berhubungan erat dengan tingkat kegiatan usaha umum. Saham defensif (defensive stock) : saham yang harganya tetap stabil ( atau malahan meningkat ) bila kegiatan ekonomi menurun

STRATEGI INVESTASI Pada dasarnya , saham dapat digunakan untuk mencapai tiga tujuan investasi utama

STRATEGI INVESTASI Pada dasarnya , saham dapat digunakan untuk mencapai tiga tujuan investasi utama : Sebagai gudang nilai : berati investor mengutamakan keamanan prinsipal, sehingga mereka akan mencari saham blue chips dan saham nonspekulatif lainnya Untuk pemupukan modal, berarti investor mengutamakan invetasi jangka panjang, sehingga mereka akan mencari saham pertumbuhan untuk memperoleh capital gain atau saham penghasilan untuk mendapatkan dividen Sebagai sumber penghasilan, berarti mereka akan mencari saham penghasilan yang bermutu-baik dan hasil tinggi

Berbagai strategi investasi dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan investasi tsb : Beli dan tahan (buy

Berbagai strategi investasi dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan investasi tsb : Beli dan tahan (buy and hold) : dengan menempatkan uang pada wahana investasi yang aman, dan melihatnya berkembang dari waktu ke waktu. Penghasilan tinggi (higt income) : dimana investor mengejar tingkat penghasilan berjalan yang tinggi, dengan saham yang memberikan deviden yang terus meningkat dimasa depan. Pertumbuhan jangka panjang yang bermutu (quality long-term growth) : yang mengejar capital gain sebagai sumber hasil yang utama. Manajemen saham agresif (aggressive stock management): merupakan strategi mencari penghasilan melalui manajemen portofolio dan perdagangan saham yang agresif untuk mendapatkan dividen dan capital gain. Spekulasi dan perdagangan jangka pendek (speculation and short-term trading) : menganut strategi yang spekulatif dengan tujuan semata-amta untuk mendapatkan capital gain dalam jangka pendek.

PENILAIAN HARGA SAHAM Laba Per Saham atau Earning Per Share ( EPS ): Merupakan

PENILAIAN HARGA SAHAM Laba Per Saham atau Earning Per Share ( EPS ): Merupakan ratio yang menunjukkan berapa besar keuntungan (return) yang diperoleh investor atau pemegang saham per saham. Semakin tinggi nilai EPS tentu saja menggembirakan pemegang saham karena semakin besar laba yang disediakan untuk pemegang saham Laba bersih EPS = _________ Jumlah Saham

Price Earning Ratio ( PER ) Menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan

Price Earning Ratio ( PER ) Menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. PER dihitung dalam satuan kali Harga Saham PER = _______ EPS Jumlah saham = modal ditempatkan & disetor penuh : nilai nominal Laba bersih per saham = laba bersih : jumlah saham

Nilai Buku (Book Value / BV) Menggambarkan perbandingan total modal ( ekuitas ) terhadap

Nilai Buku (Book Value / BV) Menggambarkan perbandingan total modal ( ekuitas ) terhadap jumlah saham. Total Ekuitas BV = ___________ Jumlah Saham Beredar

Price to Book Value / PBV Menggambarkan seberapa besar pasar menghargai nilai buku saham

Price to Book Value / PBV Menggambarkan seberapa besar pasar menghargai nilai buku saham suatu peruahaan. Makin tinggi ratio ini berarti pasar percaya akan prospek perusahaan. Harga saham PBV = _________ Nilai Buku Saham Divident Payout Ratio / DPR Persentase tertentu dari laba perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen kas kepada pemegang saham

Contoh Lembar Saham :

Contoh Lembar Saham :