BAB V KARYA TULIS ILMIAH Langkahlangkah dalam Penulisan

  • Slides: 15
Download presentation
BAB V KARYA TULIS ILMIAH

BAB V KARYA TULIS ILMIAH

Langkah-langkah dalam Penulisan Karya Ilmiah PEMILIHAN DAN PEMBATASAN TOPIK

Langkah-langkah dalam Penulisan Karya Ilmiah PEMILIHAN DAN PEMBATASAN TOPIK

Hakikat Topik Pokok Pembahasan Pokok Penulisan Pokok pembicaraan

Hakikat Topik Pokok Pembahasan Pokok Penulisan Pokok pembicaraan

Rumusan GB/FB = Gatra Benda Pendidikan Pembangunan Mendidik Membangun Koperasi Prestasi belajar

Rumusan GB/FB = Gatra Benda Pendidikan Pembangunan Mendidik Membangun Koperasi Prestasi belajar

Sumber Fakta Pustaka

Sumber Fakta Pustaka

Syarat Dikuasai Menarik Empiris Teoritis Tersedia bahan Fungsional Praktis Teoritis

Syarat Dikuasai Menarik Empiris Teoritis Tersedia bahan Fungsional Praktis Teoritis

Tabel pemilihan topik No Topik Dikuasai Menarik Tersedia bahan Fungsional 1. . . +

Tabel pemilihan topik No Topik Dikuasai Menarik Tersedia bahan Fungsional 1. . . + - - - 2. . - + - - 3. . + + - - 4. . . - + + +

Pembatasan Topik Diagram Pohon KB. . Perkembangan Peranan Kegunaan Pengendalian penduduk Kualitas hidup Desa

Pembatasan Topik Diagram Pohon KB. . Perkembangan Peranan Kegunaan Pengendalian penduduk Kualitas hidup Desa Tertinggal Kota Maju

PERUMUSAN TESIS • Karya ilmiah 1. Hakikat 2. Syarat Tesis= intisari = tema a.

PERUMUSAN TESIS • Karya ilmiah 1. Hakikat 2. Syarat Tesis= intisari = tema a. kalimat < 1 para b. Abstraksi gagasan; c. lengkap 3. Fungsi a. dasar b. Pedoman c. Pengendali gagasan 4. Langkah perumusan a. identifikasi unsur judul b. Eksplanasi unsur judul c. Formulasi tesis 1. organisasi hasil eksplanasi 2. sistematisasi hasil eksplanasi

Contoh Perumusan Tesis • Judul : Peranan KB dalam Pengendalian Penduduk Desa Tertinggal 1.

Contoh Perumusan Tesis • Judul : Peranan KB dalam Pengendalian Penduduk Desa Tertinggal 1. Identifikasi unsur judul: KB Peranan Pengendalian Penduduk Desa Tertinggal.

2. Pendefinisian unsur judul • KB: program yang meliputi (1) penundaan usia nikah, (2)

2. Pendefinisian unsur judul • KB: program yang meliputi (1) penundaan usia nikah, (2) penjarangan kelahiran, (3) pemakaian kontrasepsi. • Peranan: Pengubahan dari kondisi tertentu ke kondisi lain yang lebih baik. • Pengendalian: penyeimbangan antara kondisi tertentu dengan faktor lain yang mempengaruhi kondisi tersebut. • Penduduk: sekelompok orang yang mendiami suatu wilyah tertentu • Desa: wilayah yang sebagian besar penduduknya berpencaharian agraris • Tertinggal : pendapatan perkapita penduduk yang berada di bawah batas minimum

Perumusan Judul Karya Ilmiah 1. Hakikat: Judul=kepala karangan 2. Syarat: a. sesuai topik b.

Perumusan Judul Karya Ilmiah 1. Hakikat: Judul=kepala karangan 2. Syarat: a. sesuai topik b. Singkat c. Frasa benda d. Lugas e. Liputan isi tulisan

3. Teknik perumusan: a. didasarkan pada pembatasan topik. b. Merangkaiakan kata dalam pembatasan topik.

3. Teknik perumusan: a. didasarkan pada pembatasan topik. b. Merangkaiakan kata dalam pembatasan topik. 4. Cara penulisan: a. Huruf kapital: PERANAN KB DALAM PENGENDALIAN PENDUDUK DESA TERTINGGAL b. Paduan kapital-kecil: Peranan KB dalam Pengendalian Penduduk Desa Tertinggal

Perancangan Kerangka Karangan 1. Hakikat: a. gagasan-gagasan b. Terorganisasi c. Tersistematis d. Dasar/ pegangan

Perancangan Kerangka Karangan 1. Hakikat: a. gagasan-gagasan b. Terorganisasi c. Tersistematis d. Dasar/ pegangan e. Pengembagan karangan 2. Syarat: a. Didasarkan pada tesis b. Pola urutan tertentu 3. Langkah: a. identifikasi unsur tesis b. Klasifikasi unsur c. Elaborasi unsur dalam klasifikasi d. Sistematisasi e. Formulasi akhir

3. Formulasi Tesis Peranan KB Dalam Pengendalian Penduduk Desa Tertinggal Pengubahan dari kondisi tertentu

3. Formulasi Tesis Peranan KB Dalam Pengendalian Penduduk Desa Tertinggal Pengubahan dari kondisi tertentu ke kondisi lain yang lebih baik oleh program yang meliputi (1) penundaan usia nikah, (2) penjarangan kelahiran, (3) pemakaian kontrasepsi adalah penyeimbang antara jumlah penduduk/ kelompok orang yang mendiami wilayah yang sebagian besar penduduknya bermatapencaharian agraris dengan pendapatan perkapita penduduk yang berada di bawah batas minimum.