BAB I ETIKA KEPRIBADIAN PENGERTIAN ETIKA Kata etika

  • Slides: 64
Download presentation
BAB I ETIKA KEPRIBADIAN

BAB I ETIKA KEPRIBADIAN

PENGERTIAN ETIKA Kata etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ethos berarti adat atau kebiasaan

PENGERTIAN ETIKA Kata etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ethos berarti adat atau kebiasaan baik yang tetap. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), etika adalah ajaran baik dan buruk mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dan sebagainya.

Menurut Dr. Franz Von Magnis mengatakan : 1. Etika adalah penyelidikan filsafat tentang bidang

Menurut Dr. Franz Von Magnis mengatakan : 1. Etika adalah penyelidikan filsafat tentang bidang kewajiban-kewajiban manusia serta tentang aturan-aturan yang baik dan buruk 2. Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan bagaimana manusia harus bertindak, sopan santun, dengan segala kaidah kehidupan pergaulan dan komunikasi.

Perbedaannya dengan etiket Etiket dari bahasa Inggris dan bahasa perancis “Etiquaette” yang berarti persyaratan

Perbedaannya dengan etiket Etiket dari bahasa Inggris dan bahasa perancis “Etiquaette” yang berarti persyaratan konvensional mengenai perilaku sosial. � Dalam kamus bahasa Indonesia, etiket berarti aturan sopan santun dalam pergaulan Maka orang akan beretika, ia tahu tentang etiket. �

Pengertian Moral � Istilah moral dari bahasa latin yag berarti Adat Istiadat. � Dalam

Pengertian Moral � Istilah moral dari bahasa latin yag berarti Adat Istiadat. � Dalam bahasa Indonesia moral diterjemahkan dengan arti susila. � Menurut pandangan para filosof, etika memandang tingkah laku secara universal (umum), sedangkan moral secara lokal.

Pengertian Akhlak � Dalam KBBI akhlak diartikan sebagai budi pekerti atau kelakuan. � Abu

Pengertian Akhlak � Dalam KBBI akhlak diartikan sebagai budi pekerti atau kelakuan. � Abu Hamdi al-Ghazali : akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang darinya menimbulkan perbuatan-perbuatan yang gampang dan mudah tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan(perenungan) terlebih dahulu.

Pentingnya moral dalam kehidupan � Setiap manusia baik tua maupun muda punya hasrat untuk

Pentingnya moral dalam kehidupan � Setiap manusia baik tua maupun muda punya hasrat untuk disenangi dan dicintai dalam pergaulan. � Hampir setiap suku dari bangsa kita memiliki etiket yang berbeda, maka ada pepatah “lain padang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya”

Hidup adalah interelasi dengan manusia. Interelasi ini memerlukan tata krama (manners) dan tata cara

Hidup adalah interelasi dengan manusia. Interelasi ini memerlukan tata krama (manners) dan tata cara (etiquette).

Pertemuan ke 3

Pertemuan ke 3

BEBERAPA NILAI ETIKA YANG HARUS DIKEMBANGKAN � Nilai etika terhadap Tuhan YME � Nilai

BEBERAPA NILAI ETIKA YANG HARUS DIKEMBANGKAN � Nilai etika terhadap Tuhan YME � Nilai etika terhadap diri sendiri � Nilai etika terhadap orang lain � Nilai etika terhadap lingkungan � Nilai etika terhadap bangsa dan negara

Nilai Etika Terhadap Tuhan Yang Maha Esa � Yaitu berkaitan dengan nilai pikiran, perkataan,

Nilai Etika Terhadap Tuhan Yang Maha Esa � Yaitu berkaitan dengan nilai pikiran, perkataan, dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai ajaran agama � Berkaitan dengan selalu melakukan ibadah yang sesuai dengan keyakinan dalam ajaran masing-masing agama.

Nilai Etika Terhadap Diri Sendiri � � � Jujur Bertanggung jawab Bergaya hidup sehat

Nilai Etika Terhadap Diri Sendiri � � � Jujur Bertanggung jawab Bergaya hidup sehat Disiplin Kerja keras Percaya diri Berjiwa wirausaha Berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif Mandiri Ingin tahu Cinta ilmu

Nilai Etika Terhadap Orang Lain � Sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang

Nilai Etika Terhadap Orang Lain � Sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain � Patuh pada aturan-aturan sosial � Menghargai karya dan prestasi orang lain � Santun � Demokratis

Nilai Etika Terhadap Lingkungan � Mencegah kerusakan alam � Mengembangkan upaya untuk memperbaiki keruskan

Nilai Etika Terhadap Lingkungan � Mencegah kerusakan alam � Mengembangkan upaya untuk memperbaiki keruskan alam � Menjaga lingkungan

Nilai Etika Terhadp Bangsa Dan Negara � Nasionalis � Menghargai keberagaman

Nilai Etika Terhadp Bangsa Dan Negara � Nasionalis � Menghargai keberagaman

PERTEMUAN KE 4

PERTEMUAN KE 4

BENTUK-BENTUK SIKAP � Sikap positif � Sikap negatif

BENTUK-BENTUK SIKAP � Sikap positif � Sikap negatif

Sikap Positif Sikap positif adalah perwujudan nyata dari suasana jiwa yang terutama memperhatikan hal-hal

Sikap Positif Sikap positif adalah perwujudan nyata dari suasana jiwa yang terutama memperhatikan hal-hal yang positif.

Cerminan sikap positif � Merupakan suatu yang indah dan membawa seseorang untuk selalu dikenang,

Cerminan sikap positif � Merupakan suatu yang indah dan membawa seseorang untuk selalu dikenang, dihargai dan dihormati. � Mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kepercayaan diri, bahwa ia patut dikenal dan diketahui � Mengatakannya tidak hanya melalui ekspresi wajah, tetapi juga bagaimana cara ia berbicara, berjumpa orang lain, dan cara menghadapi masalah

Sikap Negatif Sikap negatif adalah perwujudan nyata dari suasana jiwa yang mengarahkan seseorang pada

Sikap Negatif Sikap negatif adalah perwujudan nyata dari suasana jiwa yang mengarahkan seseorang pada kesulitan dan kegagalan.

Cerminan sikap Negatif � Lebih dari sekedar bermuka sedih � Sesuatu yang menyatakan ketidakramahan,

Cerminan sikap Negatif � Lebih dari sekedar bermuka sedih � Sesuatu yang menyatakan ketidakramahan, tidak menyenangkan, dan tidak memiliki kepercayaan diri.

Dua langkah untuk menghilangkan sikap negatif � Belajar mengenalinya, dengan cara jujur terhadap diri

Dua langkah untuk menghilangkan sikap negatif � Belajar mengenalinya, dengan cara jujur terhadap diri sendiri serta tanya pada seseorang yang anda percaya dan hargai. � Akui bahwa anda melakukannya.

Setiap orang akan memperoleh keuntungan dari sikap positif, tanpa menghiraukan tingkat usia, latar belakang,

Setiap orang akan memperoleh keuntungan dari sikap positif, tanpa menghiraukan tingkat usia, latar belakang, pendidikan, keterampilan dan tujuan. Dan yang harus diingat adalah setiap orang dapat bersikap positif.

Usaha menuju sikap positif � Tumbuhkan pada diri anda suatu motif yang kuat �

Usaha menuju sikap positif � Tumbuhkan pada diri anda suatu motif yang kuat � Jangan biarkan perkecualian terjadi sebelum kebiasaan baru mengakar dikehidupan anda. � Berlatih pada setiap kesempatan

Peran Sikap Positif dalam Kepribadian Mengubah kepribadian yang membosankan menjadi kepribadian yang menarik �

Peran Sikap Positif dalam Kepribadian Mengubah kepribadian yang membosankan menjadi kepribadian yang menarik � Sikap positif dapat membuat orang cantik/tampan menjadi duakali lebih cantik/tampan. � Dapat menarik perhatian kepada ciri istimewa dalam suatu kepribadian yang biasanya tidak menonjol. � Beberapa sikap positif mencemerlangkan karakteristik kepribadian. �

PERTEMUAN KE 5 Jelaskan definisi etika dan sebutkan 5 jenis nilai etika! 2. Bagaimana

PERTEMUAN KE 5 Jelaskan definisi etika dan sebutkan 5 jenis nilai etika! 2. Bagaimana peran sikap positif dalam kepribadian, sebutkan! 3. Sebutkan dua langkah menghilangkan sikap negatif! 1.

KEPRIBADIAN Pengertian kepribadian Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dalam diri individu yang sistem

KEPRIBADIAN Pengertian kepribadian Kepribadian adalah suatu organisasi yang dinamis dalam diri individu yang sistem psikofisiknya menentukan karakteristik, tingkah laku serta cara berpikir seseorang (GW Allport)

Tiga karakteristik tentang pibadi yang berfungsi penuh (Carl Rogers) � Terbuka terhadap pengalaman baru

Tiga karakteristik tentang pibadi yang berfungsi penuh (Carl Rogers) � Terbuka terhadap pengalaman baru � Selalu dalam proses menjadi (becoming) � Kepercayaan pada diri sendiri

Enam kriteria kpribadian yang matang (Allport) � Perluasan diri � Hubungan yang hangat dengan

Enam kriteria kpribadian yang matang (Allport) � Perluasan diri � Hubungan yang hangat dengan orang lain � Keamanan emosioanal dan penerimaan diri � Memiliki persepsi yang realistis mengenai lingkungan disekitar � Memiliki insight dan humor � Memiliki falsafah hidup

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian Faktor bawaan 2. Faktor lingkungan 3. Interaksi antara faktor bawaan

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian Faktor bawaan 2. Faktor lingkungan 3. Interaksi antara faktor bawaan dan lingkungan 1.

Perkembangan konsep diri dari masing-masing masa petumbuhan � Kanak-kanak Konsep diri dapat berpengaruh dari

Perkembangan konsep diri dari masing-masing masa petumbuhan � Kanak-kanak Konsep diri dapat berpengaruh dari 1. Orangtua 2. Guru 3. Teman sebaya 4. Saudara

� Dewasa Konsep diri dapat berpengaru dari 1. Majikan 2. Lingkungan 3. Pasangan hidup

� Dewasa Konsep diri dapat berpengaru dari 1. Majikan 2. Lingkungan 3. Pasangan hidup 4. Teman 5. Anak 6. Orangtua

� Usia tua Konsep diri dapat berpengaruh dari 1. Anak 2. Pasangan hidup 3.

� Usia tua Konsep diri dapat berpengaruh dari 1. Anak 2. Pasangan hidup 3. Cucu

PERTEMUANKE 7 �

PERTEMUANKE 7 �

Pengenalan Diri Dalam melakukan instrospeksi diri yang kita lakukan adalah mengenal diri kita secara

Pengenalan Diri Dalam melakukan instrospeksi diri yang kita lakukan adalah mengenal diri kita secara keseluruhan, sehingga kita dapat mengenal kelebihan dan kekurangan diri kita. Dengan pengenalan diri yang tepat, anada bisa memperoleh konsep diri yang lebih tepat. Dengan demikian anda dapat berupaya untuk mengembangkan segi positi dan mengatasi segi negatif anda.

Soal Ujian Tengah Semester Stiami Pinang Take home Perhatikan fenomena yang terjadi saat ini

Soal Ujian Tengah Semester Stiami Pinang Take home Perhatikan fenomena yang terjadi saat ini di kalangan para pejabat atau para selebriti (artis), coba anda jelaskan kaitan antara perilaku mereka dengan materi kuliah yang sudah anda dapatkan (etika kepribadian, sikap positif, sikap negatif serta kepribadian !

KEKUATAN PIKIRAN � Pikiran Manusia adalah makhluk yang istimewa, salah satu kelebihan manusia dari

KEKUATAN PIKIRAN � Pikiran Manusia adalah makhluk yang istimewa, salah satu kelebihan manusia dari makhluk lain adalah akal pikiran. Akal bertugas mengatur pikiran, persepsi, memori, emosi, keinginan, imajinasi, serta segala aktivitas bawah sadar. Dengan akal manusia mampu berpikir dan mengelola pikiran.

Dampak Pikiran Ide gagasan Mindset Tindakan pemahaman Kebiasaan Karakter

Dampak Pikiran Ide gagasan Mindset Tindakan pemahaman Kebiasaan Karakter

1. 2. 3. 4. 5. Pikiran berawal dari gagasan Pikiran berulang menjadi Mindset yang

1. 2. 3. 4. 5. Pikiran berawal dari gagasan Pikiran berulang menjadi Mindset yang telah terbentuk melahirkan tindakan/pemahaman. Tindakan yang dilakukan berulang menjadi kebiasaan Lalu terbentuklah karakter.

Kesimpulan : Karakter adalah pikiran yang diciptakan seseorang dalam benaknya, kemudian dihubungkan dengan perasaan

Kesimpulan : Karakter adalah pikiran yang diciptakan seseorang dalam benaknya, kemudian dihubungkan dengan perasaan diulang hingga akal meyakininya sebagai bagian dari perilakunya

Pikiran Melahirkan Kenyataan Pikiran bekerja layaknya magnet, ia akan menarik apapun yang sejenis dengannya.

Pikiran Melahirkan Kenyataan Pikiran bekerja layaknya magnet, ia akan menarik apapun yang sejenis dengannya.

Berpikir Positif Menurut Dr. Musa Rasyid el-bahdal dalam bukunya Asyik Berpikir Positif, mengartikan pikiran

Berpikir Positif Menurut Dr. Musa Rasyid el-bahdal dalam bukunya Asyik Berpikir Positif, mengartikan pikiran positif sebagai potensi yang mendorong pemiliknya untuk berbuat dan bekerja dengan menginvestasikan seluruh kemampuan kemanusiaannnya.

Keajaiban berpikir positif Pikiran positif membawa kebahagiaan 2. Pikiran positif menawarkan kesehatan 3. Pikiran

Keajaiban berpikir positif Pikiran positif membawa kebahagiaan 2. Pikiran positif menawarkan kesehatan 3. Pikiran positif mewujudkan cita-cita, harapan, dan keinginan 4. Pikiran positif membawa perubahan 1.

Karakter pikiran � Memiliki prioritas � Berada dimasa lalu � Tidak kenal ruang dan

Karakter pikiran � Memiliki prioritas � Berada dimasa lalu � Tidak kenal ruang dan waktu � Tidak bisa hilang, namun bisa diganti / diubah � Tidak bisa membedakan kenyataan dan khayalan � Membangun kenyataan

Kekuatan pikiran � Mampu mendorong � Mampu mengubah

Kekuatan pikiran � Mampu mendorong � Mampu mengubah

1. Pengertian Etika Secara etimologis berasal dari bahasa Yunani kata “ethos” yang berarti adat

1. Pengertian Etika Secara etimologis berasal dari bahasa Yunani kata “ethos” yang berarti adat atau kebiasaan baik yang tetap. Aristoteles yakni, seorang silosof Yunani yang pertama kali menggunakan kata-kata ini. Ø Dalam kamus besar bahasa indonesia {KBBI} bahwa Etika adalah ajaran tentang baik & buruk mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dan sebagainya. Ø

Etika dirumuskan beberapa ahli, diantaranya: 1. Q. P. Simorangkir (ukuran dan nilai yang baik)

Etika dirumuskan beberapa ahli, diantaranya: 1. Q. P. Simorangkir (ukuran dan nilai yang baik) 2. Sidi Gajalba (segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal) 3. Burhanudin Salam (nilai dan norma moral) Etika/Ethos menurut Aristoteles (Paduan nilai): 1. Good Intensions (Itikad Baik) 2. Trustworthisness (Keterpercayaan) 3. Conpetence or expertness (kemampuan atau keahlian)

Perbedaan dengan Etiket adalah terjemahan dari bahasa Inggris han Perancis ‘Etuquaette” yang berarti “persyaratan

Perbedaan dengan Etiket adalah terjemahan dari bahasa Inggris han Perancis ‘Etuquaette” yang berarti “persyaratan konvensional mengenai perilaku sosial” Kamus Bahasa Indonesia, W. J. S Poerwadarminta etiket yaitu “aturan sopan santun dalam pergaulan”

2. Pengertian Moral Mores (B. Latin) Susila (B. Indonesia) Etika bersifat teori dan secara

2. Pengertian Moral Mores (B. Latin) Susila (B. Indonesia) Etika bersifat teori dan secara universal (Umum) Adat Kebiasaan Ide-ide yang umum yang diterima tentang tindakan manusia, mana yang baik dan mana yang wajar. Moral bersifat praktek dan secara lokal (Khusus)

3. Pengertian Budi Pekerti Secara Etimologis dimaknai sebagai Penampilan diri yang berbudi. Secara Klasikal

3. Pengertian Budi Pekerti Secara Etimologis dimaknai sebagai Penampilan diri yang berbudi. Secara Klasikal dimaknai sebagai Tingkah Laku, Perangkai akhlak & Watak Secara Operasional dimaknai sebagai Perilaku yg tercermin dalam kata, perbuatan, pikiran, sikap & perasaan, keinginan & hasil karya. Dalam KBBI Budi Pekerti artinya Perangai, Akhlak & Watak bersifat Baik Hati

4. Pengertian Akhlak Dalam KBBI Akhlak diartikan sebagai Budi Pekerti atau kelakuan dalam diri.

4. Pengertian Akhlak Dalam KBBI Akhlak diartikan sebagai Budi Pekerti atau kelakuan dalam diri. Akhlak menurut pendapat beberapa ahli secara terminologis, diantaranya: ü Iman Abu Hamadi al-Ghazali (dikutip oleh Abudin Nata, 2002: 4) ü Muhammad bin Ali Asy-Syarif al-Jurjani (Ali Abdul Halim Mahmud, 2004: 32)

5. Tata Krama Global adalah tata krama yang mempunyai hasrat untuk disenangi dan dicintai

5. Tata Krama Global adalah tata krama yang mempunyai hasrat untuk disenangi dan dicintai dalam pergaulan. hasrat yang dimaksud yakni, kita harus pandai bergaul. Yang perlu diperhatikan dalam Tata Krama Global, yaitu: 1. Etiket Global 2. Penampilan 3. Kesan pertama yang berpengaruh 4. Perkenalan 5. Percakapan

6. Etika di Tempat Umum o o o o Pintu Berputar Lift Pintu Teater

6. Etika di Tempat Umum o o o o Pintu Berputar Lift Pintu Teater Restoran Swalayan Tidak meludah, korek gigi, menyisir rambut Selalu buang sampah ditempatnya.

7. Etika Bisnis adalah etika yang berlaku bagi kegiatan- kegiatan manusia dalam berbisnis. Rumus

7. Etika Bisnis adalah etika yang berlaku bagi kegiatan- kegiatan manusia dalam berbisnis. Rumus etika kerja disebut kode etik, yakni perilaku para pekerja yang akan dikontrol, dinilai, diperbaiki dan dikembangkan. Sebuah lembaga bisnis dapat meraih sukses apabila : Ø Mendapat keterpercayaan Ø Didukung oleh segenap karyawan Ø Dieluk-elukkan konsumen Ø Diterima oleh masyarakat sekitar Ø Ditopang oleh jaringan penyalur Ø Direstui pemerintah Ø Disegani dan dihormati oleh para pesaing

Sebuah lembaga bisnis dapat meraih sukses apabila 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Sebuah lembaga bisnis dapat meraih sukses apabila 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mendapat kepercayaan dari para pemilik saham karena mampu memberikan laba Didukung oleh segenap karyawan. Diidolakan konsumen setia yang merasa puas Dipercaya pemasok dan rekanan, karena memberi imbalan yang tepat pada waktunya. Diterima oleh masyarakat sekitar. Direstui pemerintah, dan melunasi kewajiban. Disegani dan dihormati dengan para pesaing, karena dapat bersaing secara sehat.

8. Etika jamuan makan (Table Manners) Diutamakan sopan santun dan tidak dapat lepas dari

8. Etika jamuan makan (Table Manners) Diutamakan sopan santun dan tidak dapat lepas dari aturan-aturan yang berlaku secara Internasional.

KOMUNIKASI DAN PENGUNGKAPAN DIRI Pengertian Komunikasi Tidak dapat dipungkiri bahwa sesungguhnya sebagian besar aktivitas

KOMUNIKASI DAN PENGUNGKAPAN DIRI Pengertian Komunikasi Tidak dapat dipungkiri bahwa sesungguhnya sebagian besar aktivitas manusia sehari melibatkan komunikasi. 1. Komunikasi merupakan proses sosial yang fundamental dalam masyarakat.

Komunikasi harus dipandang sebagai proses. 2. Pengiriman informasi, arti dan pengertian. 3. Mencakup aspek

Komunikasi harus dipandang sebagai proses. 2. Pengiriman informasi, arti dan pengertian. 3. Mencakup aspek manusia dan bukan manusia 1.

Tipe-tipe komunikasi Komunikasi Intrapersonal 2. Komunikasi Interpesonal 3. Komunikasi Environmental 4. Komunikasi Publik 1.

Tipe-tipe komunikasi Komunikasi Intrapersonal 2. Komunikasi Interpesonal 3. Komunikasi Environmental 4. Komunikasi Publik 1.

Proses Komunikasi Tahap ideasi Tahap ecoding Tahap pengiriman Tahap penerimaan Tahap decoding Tahap tindakan

Proses Komunikasi Tahap ideasi Tahap ecoding Tahap pengiriman Tahap penerimaan Tahap decoding Tahap tindakan

Hambatan- hambatan dalam Komunikasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. Hambatan teknis Hambatan perilaku

Hambatan- hambatan dalam Komunikasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. Hambatan teknis Hambatan perilaku Hambatan bahasa Hambatan struktur (organisasi) Hambatan sosial budaya Hambatan karena proses komunikasi

Jarak Zona dalam komunikasi Zona intim ( 15 -45 cm) 2. Zona pribadi (46

Jarak Zona dalam komunikasi Zona intim ( 15 -45 cm) 2. Zona pribadi (46 cm-1, 2 m) 3. Zona sosial (1, 2 m-3. 6 m) 4. Zona umum (lebih dari 3, 6 m) 1.

Pengenalan Diri Melalui Introspeksi Joseph luft dan Harington Ingham dalam “Johari Windows” nya menyatakan

Pengenalan Diri Melalui Introspeksi Joseph luft dan Harington Ingham dalam “Johari Windows” nya menyatakan bahwa manusia memiliki 4 daerah pengenalan diri : a. b. c. d. Daerah terbuka (diri terbuka) Daerah Buta ( diri terlena) Daerah tertutup (diri tersembunyi) Daerah gelap (diri yang tidak dikenal siapapun)