BAB 2 UNSUR MANAJEMEN STRATEGI Unsur unsur manajemen
BAB : 2 UNSUR MANAJEMEN STRATEGI Unsur unsur manajemen strategi : Visi, Misi, tujuan, penyusunan strategis perusahaan. Visi adalah gambaran perubahan pada masa yang akan datang yang ingin kita ciptakan. Misi adalah jalan yang perlu ditempuh atau suatu peta agar visi dapat tercapai. Tujuan harus mengungkapkan tentang seberapa jauh kinerja yang ingin dicapai, kinerja macam apa dan kapan. Menyusun startegi sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.
General Manajer (GM) merupakan pemain utama dalam proses manajemen strategis, dan bertanggung jawab atas keberhasilan perusahaan. Peran GM : 1. Peranan antar pribadi; penghubung antar manajer baik internal maupun eksternal. 2. Peranan informatif; penyebar informasi baik internal/eksternal. 3. Pengambil keputusan; perunding/negosiator, penanggulangan gangguan perusahaan. 4. Pemimpin organisasi; eksekutif puncak, berkomunikasi dengan share holders.
Dewan Komisaris secara hukum mempunyai wewenang tertinggi dalam perusahaan, bertanggung jawab pada share holders. Tugas Dewan Komisaris : 1. Manajemen berkesinambungan/mengganti manajer yag tidak cakap. 2. Melindungi penggunaan sumber daya pemegang saham. 3. Memastikan tindakan manajer dengan benar terhadap tujuan perusahaan. 4. Menyetujui keputusan penting manajer keuangan dan operasional. 5. Mewakili perusahaan dalam masyarakat. 6. Menjaga, mengubah, memperkuat AD, ART perusahaan. 7. Mengendalikan perusahaan.
Dewan Komisaris terutama terdiri atas manajer puncak baik dari dalam dan luar perusahaan, anggotanya (pimpinan serikat pekerja, dll) Sesunngguhnya kekuasaan terbesar Dewan Komisari dan pemegang saham yaitu kemampuan untuk memecat/mengangkat seorang Direktur Utama (CEO) baru. CEO sebagai perencana strategis, menentukan jenis usaha dan peluang pasar bagi produk terbaik / andalan. Peranan strategi dan kegagalan Kegagalan perencanaan strategis karena melakukan strategi yang salah, seperti terlalu berambisi dan kurang berhati, menolak strategi lama karena lingkungan yang selalu berubah, bahkan perusahaan berjalan tanpa strategi.
Beberapa faktor yang mempengaruhi tujuan perusahaan antara lain : 1. 2. 3. 4. Kekuatan dalam lingkungan; pemegang saham. Kenyataan sumber daya perusahaan dan hubungan kekuasaan intern. Sistem penilaiaan dari eksekutif punccak / manajemen puncak. Kesediaan manajemen tentang keputusan masa lamppau dan pperkembangan perusahaan.
Misi dan tujuan dapat berubah berdasarkan alasan deskriptif sbb: Tingkatan aspirasi manajer dapat mengubah orientasi tujuan. 2. Misis dapat berubah dalam keadaan krisis. 3. Permintaan dari kelompok koalisi yang membentuk perusahaan dapat berubah. 4. Perubahan daur hidup yang normal dapat terjadi yang akan merubah orientasi tujuan. 1.
- Slides: 6