ASUHAN KEPERAWATAN IBU DENGAN PRENATAL Di Poliklinik Flamboyan
ASUHAN KEPERAWATAN IBU DENGAN PRENATAL Di Poliklinik Flamboyan Sularni dan Lily
PENGKAJIAN Nama klien : Ny. S Alamat : Jl Jembatan Besi Umur : 27 tahun Pekerjaan : Swasta Agama : Kristen Tgl pengkajian : 21 April 2009 Status obstetri : G 1 P 0 A 0 H 36 mgg HPHT : 28 Juli 2008 Suku Bangsa : Cina
RESUME: q Datang ke klinik untuk kontrol rutin q Selama kehamilan tak ada keluhan yang berarti q Klien belum mempersiapkan sewaktu 2 melahirkan q Berencana akan memberikan asi, tapi tidak mengerti apakah itu asi ekslusif q Berencana ikut KB dengan emakai IUD, tetapi takut karena klien mendapatkan informasi bahwa dengan IUD sering gagal dalam ber. KB q Selama hamil tidak pernah ikut senam hamil q Kadang 2 nyeri perut saat posisi tidur mika-miki yang agak lama q Tanda 2 vital: TD: 120/80, Sh: 36, 60 C, N: 80 X/mnt, q BB : 74, 5 Kg, sebelum hamil : 55 Kg q TFU : setinggi PX q DJJ : 140 x/mnt q BAB tidak setiap hari, konsumsi sayur sedikit, olah raga ringan tidak ada P: 20 X/mnt,
ANALISA DATA SABJEK: Klien mengatakan : v nyeri perut saat posisi tidur ttt dalam waktu lama v Persiapan persalinan belum ada v Berencana KB(IOD) tapi takut v BAB tidak setiap hari v Konsumsi sayur sedikit v Tak pernah olahraga ringan v Merupakan kehamilan pertama
Objektif : • Observasi SH 36, 6 o C, nadi 80 x/menit, TD : 120/80 mm. Hg, P: 20 x/menit • TFU setinggi PX • DJJ 140 x/menit
DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Kurang pengetahuan klien tentang persiapan persalinan berhubungan dengan kurang informasi Tujuan : Setelah dilakukan penkes selama 15 menit klien mengerti tentang persiapan persalinan. Kriteria Hasil : Klien dapat menyebutkan persiapan persalinan. Rencana Tindakan : Berikan penkes kepada klien tentang persiapan persalinan Implementasi : - Menjelaskan kepada klien tentang persiapan persalinan. - Menjelaskan kepada klien kontrol kembali satu minggu. - Menjelaskan kepada klien sewaktu-waktu ada tanda-tanda persalinan segera datang ke Rumah Sakit.
2. Perubahan pola eliminasi BAB berhubungan dengan kurang konsumsi sayuran Tujuan Kriteria Hasil Rencana Tindakan Implementasi : Setelah penkes 1 x 15 menit, klien mengerti tentang pentingnya makan sayur. : klien Mengatakan banyak makan sayur, buah. : - Lakukan penkes kepada klien pentingnya makan sayur. - Lakukan penkes kepada klien pentingnya olahraga kecil/jalan-jalan pagi. : - Melakukan penkes tentang pentingnya makan sayur dan buah untuk melancarkan BAB. - Melakukan penkes tentang pentingnya olahraga kecil/jalan-jalan pagi.
3. Kurang pengetahuan akan ASI eksklusif berhubungan dengan kurang informasi. Tujuan : Setelah diberi penkes 1 x 15 menit, klienmengerti tentang asi eksklusif. Kriteria Hasil : - Klien dapat menyebutkan kembali asi eksklusif - klien berniat untuk memberikan asi ekslusif. Rencana perawatan : - Berikan penkes tentang asi eksklusif. - Berikan penkes tentang cara memberi asi dan menyimpannya saat ibu bekerja di kantor. Implementasi : - Memberikan penkes tentang asi eksklusif kepada klien. - Memberikan penkes tentang cara memeras dan menyimpan asi
4. Kurang pengetahuan tentang KB IUD berhubungan dengan salah informasi. Tujuan Kriteria Hasil Rencana Perawatan Implementasi : Setelah diberi penkes 1 x 15 menit, klien mengerti tentang KB (IUD) : - Klien dapat meyebutkan kembali tentang KB. - Klien berencana mengikuti KB. : - Jelaskan kepada klien tentang KB terutama IUD. - Jelaskan kepada klien kapan saat yang tepat untuk ber-KB : - Menjelaskan kepada klien tentang KB(IUD). - Menjelaskan kepada klien saat yang tepat pemasangan KB(IUD).
EVALUASI Kurang pengetahuan klien tentang persiapan persalinan berhubungan dengan kurang informasi 1. S : - Klien menyebutkan persiapan persalinan. - Klien menyebutkan jadwal kontrol yang akan datang. - Klien menyatakan segera datang ke RS bila ada tanda persalinan. O : - Klien mengetahui persiapan persalinan. - Klien mengetahui jadwal kontrol yang akan datang. - Klien mengetahui tanda-tanda persalinan. - Klien mengetahui jadual kontrol yang akan datang. - Klien mengetahui tanda –tanda persalinan. A : masalah teratasi. P : - interfensi di lanjutkan di rumah. - ingatkan untuk kembali. - minum obat sesuai progam dokter.
2. . Perubahan pola eliminasi BAB berhubungan dengan kurang konsumsi sayuran S : - Klien menyebutkan hal-hal yang melancarkan BAB. - Klien Mengatakan banyak makan sayur, buah, dan olahraga kecil/jalan-jalan pagi. O : Klien mengetahui kegiatan untuk melancarkan BAB. A : Masalah teraksi. P : Interfensi dihentikan.
3. Kurang pengetahuan akan ASI eksklusif berhubungan dengan kurang informasi. S : - Klien menyebutkan pentingnya asi eksklusif. - Klien menyebutkan pentingnya lama pemberian asi eksklusif. - Klien mengatakan memberikan bayinya asi eksklusif. - Klien menyebutkan cara memeras dan menyimpan asi. O : - Klien mengetahui asi eksklusif - klien mengetahui cara memeras dan menyimpan asi. - Klien berencana akan memberikan asi ekslusif. A : Masalah tranfusi P : Interfensi dihentikan.
4. Kurang pengetahuan tentang KB IUD berhubungan dengan salah informasi. S : - Klien menyebutkan macam-macam KB. - Klien menyebutkan saat pemasangan IUD yang tepat. - Klien mengatakan ikut ber-KB O : - Klien mengetahui tentang KB. - Klien mengetahui waktu pemasangan IUD yang tepat. - Klien berencana ber-KB. A : Masalah teratasi. P : Interfensi dihentikan.
- Slides: 14