ARSITEKTUR PRODUK Produk terdiri dari Elemen Fisik Elemen

  • Slides: 17
Download presentation
ARSITEKTUR PRODUK

ARSITEKTUR PRODUK

Produk terdiri dari: • Elemen Fisik • Elemen Fungsional

Produk terdiri dari: • Elemen Fisik • Elemen Fungsional

Elemen Fisik • Bagian – bagian produk (part), komponen, sub rakitan yang pada akhirnya

Elemen Fisik • Bagian – bagian produk (part), komponen, sub rakitan yang pada akhirnya diimplementasikan terhadap fungsi produk • Elemen fisik produk ditentukan oleh konsep produk dan ditentukan selama fase perancangan detil

 • Elemen Fisik produk biasanya diorganisasikan menjadi beberapa building block utama yang disebut

• Elemen Fisik produk biasanya diorganisasikan menjadi beberapa building block utama yang disebut chunks

 • Setiap chunk terdiri dari sekumpulan komponen yang mengimplementasi fungsi dari produk •

• Setiap chunk terdiri dari sekumpulan komponen yang mengimplementasi fungsi dari produk • Arsitektur produk merupakan skema elemen – elemen fungsional dari produk yang disusun menjadi chunk yang bersifat fisikal dan menjelaskan bagaimana setiap chunk berinteraksi

Arsitektur Modular • Chunk melaksanakan atau mengimplementasikan satu atau sedikit elemen fungsional pada keseluruhan

Arsitektur Modular • Chunk melaksanakan atau mengimplementasikan satu atau sedikit elemen fungsional pada keseluruhan fisiknya • Interaksi antar chunk dapat dijelaskan dengan baik dan umumnya penting untuk menjelaskan fungsi – fungsi utama produk

 • Arsitektur yang paling modular adalah – Yang setiap elemen fungsionalnya diimplementasikan oleh

• Arsitektur yang paling modular adalah – Yang setiap elemen fungsionalnya diimplementasikan oleh satu chunk – Terdapat beberapa interaksi antar chunk yang dapat dijelaskan dengan baik

 • Arsitektur Modular mempermudah perubahan desain suatu chunk tanpa merubah chunk lainnya agar

• Arsitektur Modular mempermudah perubahan desain suatu chunk tanpa merubah chunk lainnya agar produk dapat berfungsi dengan baik.

Arsitektur Integral • Elemen – elemen fungsional dari produk diimplementasikan dengan menggunakan lebih dari

Arsitektur Integral • Elemen – elemen fungsional dari produk diimplementasikan dengan menggunakan lebih dari satu chunk • Satu chunk mengimplementasikan beberapa elemen fungsional • Interaksi antar chunk sulit dijelaskan dan mungkin bersifat insidental (tidak diprediksi sebelumnya) terhadap fungsi utama produk

 • Produk yang menggunakan arsitektur integral sering dirancang dengan kinerja yang tinggi •

• Produk yang menggunakan arsitektur integral sering dirancang dengan kinerja yang tinggi • Implementasi dari elemen – elemen fungsional dapat didistribusikan diantara beberapa chunk • Batasan antar chunk sulit diidentifikasi atau bahkan tidak ada sama sekali.

Tipe – Tipe Modularitas • Arsitektur Modular Slot – Masing – masing penghubung antarchunk

Tipe – Tipe Modularitas • Arsitektur Modular Slot – Masing – masing penghubung antarchunk pada arsitektur ini mempunyai tipe yangberbeda dari yang lain – Beberapa chunk yang terdapat pada produk tidak dapat dipertukarkan

 • Arsitektur Modular Bis – Chunk – chunk yangberbeda dapat dihubungkan ke produk

• Arsitektur Modular Bis – Chunk – chunk yangberbeda dapat dihubungkan ke produk melalui hubungan yang sama – Contoh: perluasan card untuk PC

 • Arsitektur Modular Seksional – Semua penghubung mempunyai tipe yang sama, tetapi tidal

• Arsitektur Modular Seksional – Semua penghubung mempunyai tipe yang sama, tetapi tidal ada satu elemen tunggal yang semua chunk – chunk berbeda dapat dipasang sekaligus. – Rakitan dibuat dengan menghubungkan chunk yang satu dengan yang lain melalui penghubung yang identik – Contoh: sofa yang melingkar, dinding pemisah kantor

 • Arsitektur produk mulai muncul pada waktu pengembangan konsep. • Terjadi secara informal

• Arsitektur produk mulai muncul pada waktu pengembangan konsep. • Terjadi secara informal melalui: – Sketsa – Diagram fungsi – Prototipe awal fase pengembangan konsep.