ANTROPOMETRI DESAIN SARANA ANTROPOMETRI Antropometri berasal dari anthro
ANTROPOMETRI & DESAIN SARANA
ANTROPOMETRI • Antropometri berasal dari “anthro” yang memiliki arti manusia dan “metri” yang memiliki arti ukuran. • Menurut (Wignjosoebroto, 2008), antropometri adalah studi yang berkaitan dengan pengukuran dimensi tubuh manusia. • Bidang antropometri meliputi berbagai ukuran tubuh manusia seperti berat badan, posisi ketika berdiri, ketika merentangkan tangan, lingkar tubuh, panjang tungkai, dan sebagainya
ANTROPOMETRI PRINSIP PENERAPAN DATA ANTROPOMETRI • Prinsip perancangan bagi individu dengan ukuran ekstrim (besar atau kecil) – Bagian sarana/fasilitas yang ukurannya berkaitan dengan jangkauan maka penentuan ukuran mempertimbangkan individu yang kecil (Persentil 5) Rumus P 5 = Rata-Rata – (1, 645 x Standar Deviasi) – Bagian sarana/fasilitas yang ukurannya berkaitan dengan akses maka penentuan ukuran mempertimbangkan individu yang besar (Persentil 95) Rumus P 95 = Rata-Rata + (1, 645 x Standar Deviasi)
ANTROPOMETRI PRINSIP PENERAPAN DATA ANTROPOMETRI • Prinsip perancangan yang bisa disesuaikan Rancangan bisa diubah – ubah ukurannya, sehingga cukup fleksibel untuk diaplikasikan pada berbagai ukuran tubuh (berbagai populasi) • Prinsip perancangan dengan ukuran rata – rata. Rancangan didasarkan atas rata – rata ukuran manusia. Prinsip ini dipakai jika peralatan yang didesain harus dapat dipakai untuk berbagai ukuran tubuh manusia
ANTROPOMETRI JENIS ANTROPOMETRI • Antropometri Statis (stuctural body dimension) : Pengukuran ini diukur dengan berbagai posisi standar dan tidak bergerak (tetap tegak sempurna) • Antropometri Dinamis (functional body dimension) : Pengukuran ini dilakukan terhadap posisi tubuh pada saat melakukan gerakan tertentu yang berkaitan dengan gerakan-gerakan kerja atau dalam posisi yang dinamis.
ANTROPOMETRI STATIS
ANTROPOMETRI STATIS
ANTROPOMETRI STATIS
ANTROPOMETRI STATIS
ANTROPOMETRI STATIS
DESAIN SARANA : LOKET Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain loket antara lain : • Kerahasiaan : desain loket pendaftaran perlu memberi pembatas atau penyekat pada masing-masing loket. • Kelancaran komunikasi : apabila terdapat pembatas antara petugas dengan pendaftar/pasien maka perlu diberi sarana komunikasi.
DESAIN SARANA : LOKET Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain loket antara lain : • Keselamatan dan keamanan kerja serta mengurangi beban dalam kerja/stres : – Penentuan jenis mebel/furniture menunjang kenyamaman kerja petugas. – Ukuran Tinggi optimum meja loket pendaftaran adalah 5 -10 cm di bawah tinggi siku (pasien) dan 5 -10 cm di atas tinggi siku (petugas).
DESAIN SARANA : LOKET Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendesain loket antara lain : • Keselamatan dan keamanan kerja serta mengurangi beban dalam kerja/stres : – Desain Kursi Kerja Mudah dinaik-turunkan Lebar sandaran punggung seharusnya sama dengan lebar punggung wanita 5 percentile populasi. Jika terlalu lebar akan mempengaruhi kebebasan Sandaran punggung fleksibel dapat disesuaikan dengan bentuk Lebar alas duduk adalah 44 -48 cm dan harus lebih besar dari lebar pinggul Tinggi Sandaran Punggung tidak melebihi tepi bawah ujung tulang belikat dan bawahnya setinggi garis pinggul Alas duduk dan sandaran berbahan lunak (busa)
DESAIN SARANA : No 1 2 3 KRITERIA UKURAN MEJA LOKET Bagian Antropometri Bagian Dimensi Sarana Analisis • ≤ Tinggi Siku berdiri Tinggi Meja sisi P 5 Tinggi Siku berdiri Depan (sisi pasien) • < 5 -10 cm Tinggi siku • ≥ Tinggi siku duduk P 5 + tinggi alas Tinggi Meja sisi Tinggi siku duduk P 5 duduk, atau belakang (petugas) + tinggi alas duduk • > 5 -10 cm Tinggi siku duduk P 5 + tinggi alas duduk Panjang Meja ≤ Panjang Meja Panjang depa P 5 Panjang Depa P 5
DESAIN SARANA : No 1 2 3 KRITERIA UKURAN MEJA KERJA Bagian Antropometri Bagian Dimensi Sarana Analisis • ≥ Tinggi siku duduk P 5 + tinggi alas Tinggi Meja sisi Tinggi siku duduk P 5 duduk, atau belakang (petugas) + tinggi alas duduk • > 5 -10 cm Tinggi siku duduk P 5 + tinggi alas duduk Panjang Meja ≤ Panjang Meja Panjang depa P 5 Panjang Depa P 5 • ≤ Jangkauan tangan Lebar Meja ke depan P 5 kedepan P 5 • ≤ 80 cm
DESAIN SARANA : No KRITERIA UKURAN KURSI KERJA Bagian Antropometri Bagian Dimensi Sarana Analisis 1 Tinggi Alas Duduk Tinggi popliteal = Rata-Rata Tinggi Popliteal 2 Panjang Alas Duduk ≤ Panjang popliteal P 5 3 Lebar Alas Duduk 4 Tinggi Sandaran 5 Lebar Sandaran Panjang popliteal Lebar pinggul • ≥ Lebar pinggul P 95 • 44 -48 cm Tinggi tulang belikat • ≤ Tinggi Tulang posisi duduk Belikat P 5 Tinggi bahu posisi • ≤ Tinggi bahu P 5 duduk Lebar bahu ≤ Lebar bahu P 5
DESAIN SARANA : KRITERIA UKURAN Bagian RAK FILING Bagian No Dimensi Sarana Antropometri/DRM Analisis 1 Tinggi Rak Jangkauan Tangan Ke Atas 2 Panjang Rak Panjang Depa 3 Lebar Rak Jangkauan Tangan Ke Depan Lebar Rak ≤ Jangkauan Tangan Ke Depan Persentil 5 Landscape = Lebar DRM Potrait = Panjang DRM Landscape = Tinggi Sub Rak ≥ Lebar DRM Potrait = Tinggi Sub Rak ≥ Panjang DRM Landscape = Lebar Sub Rak ≥ Panjang DRM 4 Tinggi Sub Rak Landscape = Panjang DRM 5 Lebar Sub Rak Tinggi Rak ≤ Jangkauan Tangan Ke Atas Persentil 5 Panjang Rak ≤ Panjang Depa Persentil 5
- Slides: 17