ANATOMI ALAT REPRODUKSI PRIA DAN WANITA ANATOMI ALAT

  • Slides: 23
Download presentation
ANATOMI ALAT REPRODUKSI PRIA DAN WANITA

ANATOMI ALAT REPRODUKSI PRIA DAN WANITA

ANATOMI ALAT KANDUNGAN ALAT GENITALIA EKSTERNA Mons veneris Labia mayora, (komisura posterior) Labia minora

ANATOMI ALAT KANDUNGAN ALAT GENITALIA EKSTERNA Mons veneris Labia mayora, (komisura posterior) Labia minora ( fossa navikulare) Klitoris Vulva (Ostia skene, kelenjar bartholin) Bulbus vestibuli sinistra et dekstra Introitus vagina Perineum

Alat Genitalia Eksterna • Vulva Tampak dari luar (mulai dari mons pubis sampai tepi

Alat Genitalia Eksterna • Vulva Tampak dari luar (mulai dari mons pubis sampai tepi perineum), terdiri dari mons pubis, labia mayora, labia minora, clitoris, hymen, vestibulum, orificium urethrae externum, kelenjar-kelenjar pada dinding vagina. • Mons pubis / mons veneris Lapisan lemak di bagian anterior symphisis os pubis. Pada masa pubertas daerah ini mulai ditumbuhi rambut pubis. .

 • Labia mayora Lapisan lemak lanjutan mons pubis ke arah bawah dan belakang,

• Labia mayora Lapisan lemak lanjutan mons pubis ke arah bawah dan belakang, banyak mengandung pleksus vena. Homolog embriologik dengan skrotum pada pria • Labia minora Lipatan jaringan tipis di balik labia mayora, tidak mempunyai folikel rambut. Banyak terdapat pembuluh darah, otot polos dan ujung serabut saraf. • Clitoris Terdiri dari caput/glans clitoridis yang terletak di bagian superior vulva, dan corpus clitoridis yang tertanam di dalam dinding anterior vagina. Homolog embriologik dengan penis pada pria.

 • Introitus / orificium vagina Terletak di bagian bawah vestibulum. Pada gadis (virgo)

• Introitus / orificium vagina Terletak di bagian bawah vestibulum. Pada gadis (virgo) tertutup lapisan tipis bermukosa yaitu selaput dara / hymen, utuh tanpa robekan. Hymen normal terdapat lubang kecil untuk aliran darah menstruasi, dapat berbentuk bulan sabit, bulat, oval, cribiformis, septum atau fimbriae. Akibat coitus atau trauma lain, hymen dapat robek dan bentuk lubang menjadi tidak beraturan dengan robekan (misalnya berbentuk fimbriae).

 • Perineum Daerah antara tepi bawah vulva dengan tepi depan anus. Batas otot-otot

• Perineum Daerah antara tepi bawah vulva dengan tepi depan anus. Batas otot-otot diafragma pelvis (m. levator ani, m. coccygeus) dan diafragma urogenitalis (m. perinealis transversus profunda, m. constrictor urethra). Perineum meregang pada persalinan, kadang perlu dipotong (episiotomi) untuk memperbesar jalan lahir dan mencegah ruptur.

ALAT GENITALIA INTERNA VAGINA a. Dinding depan & belakang 6, 5 x 9 cm.

ALAT GENITALIA INTERNA VAGINA a. Dinding depan & belakang 6, 5 x 9 cm. b. Mendapat darah dari a. uterine, a. vesikalis inferior, a. hemoroidalis mediana dan pudendus intern. c. Panjang depan 9 cm dan belakang 11 cm. d. Dinding vagina berlipat-berlipat sirkuler Rugae e. Puncak vagina menonjol ujung servik disebut porsio.

 • TUBA FALOPII F Terdapat pada tepi atas ligamentum latum sampai kornu uteri

• TUBA FALOPII F Terdapat pada tepi atas ligamentum latum sampai kornu uteri kanan/kiri. F Panjang 12 cm, diameter 3 – 8 mm F Dibagi 4 bagian part interstitialis, istmika, ampularis, infundibulum. F Fungsi membawa ovum dari ovarium ke cavum uteri.

 • UTERUS Seperti buah peer, 7 -7, 5 x 5, 25 x 2,

• UTERUS Seperti buah peer, 7 -7, 5 x 5, 25 x 2, 5 cm. Terdiru dari fundus, korpus, servik. Difiksasi oleh ligamentum kardinale, sakro-uterinum, rotundum, latum, infundibulopelvikum, ovarii-proprium. . Posisi anteversiofleksio. Dinding rahim perimetrium, myometrium, endometrium

 • OVARIUM Sebesar ibu jari tangan, ukuran 4 x 1, 5 cm. Struktur

• OVARIUM Sebesar ibu jari tangan, ukuran 4 x 1, 5 cm. Struktur terdiri dari kortek dan medulla. Dengan bekal 100. 000 folikel primordial tiap bulannya harus mengeluarkan satu bahkan 2 ovum untuk ovulasi. F Terdapat di kanan dan kiri diikat oleh ligamentum ovari ke uterus dan ligamentum infundibulum ke panggul. F Bagian luar (kortek), bagian dalam (medula). F Pada kortek terdapat folikel primordial. F Pada medula terdapat pembuluh syaraf, darah, limpha.

ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI Kelenjar terdiri dari : a. Testis b. Vesika seminalis c. Prostat

ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI Kelenjar terdiri dari : a. Testis b. Vesika seminalis c. Prostat d. Bulbouretralis Kelenjar ductus yang termasuk kelenjar duktili : a. Epidermis b. Ductus seminalis c. Uretra Bangun penyambung a. Skrotum b. Fenikulus spermatikus c. Penis

A. KELENJAR 1. Testis Merupakan organ kelamin laki-laki tempat spermatozoa dan horman laki-laki dibentuk.

A. KELENJAR 1. Testis Merupakan organ kelamin laki-laki tempat spermatozoa dan horman laki-laki dibentuk. Testosteron dihasilkan testis, berkembang di dalam abdoment sewaktu janin dan turun melalui saluran inguinal kiri dan kanan masuk ke dalam skrotum menjelang akhir kehamilan. Fungsi testis : a. Membentuk gamet-gamet baru yaitu spermatozoa dilakukan di tubulus seminiferus b. Menghasilkan hormon testosteron, dilakukan oleh sel intestrisial

2. Vesika Seminalis Kelenjar yang panjangnya 5 -10 cm berupa kantong sepertihuruf S berbelok-belok

2. Vesika Seminalis Kelenjar yang panjangnya 5 -10 cm berupa kantong sepertihuruf S berbelok-belok sekretnya yang alkalis bersama dengan cairan prostat.

3. Kelenjar Prostat Merupakan kelenjar yang terletak dibawah vesika urinaria melekat pada dinding bawah

3. Kelenjar Prostat Merupakan kelenjar yang terletak dibawah vesika urinaria melekat pada dinding bawah vesika urinaria sekitar uretra bagian atas. Kelenjar prostad merupakan suatu kelenjar yang terdiri dari 3050 kelenjar yang terbagi atas 4 lobus yaitu : 1. Lobus posterior 2. Lobus lateral 3. Lobus anterior 4. Lobus medial Fungsi kelenjar prostat untuk menambah cairan alkalis pada cairan seminalis berguna untuk melindungi spermatozoa terhadap tekanan yang terdapat pada uretra dan vagina.

B. DUCTUS DUCTULI 1. Epidermis Merupakan saluran halus yang panjang ± 6 cm terletak

B. DUCTUS DUCTULI 1. Epidermis Merupakan saluran halus yang panjang ± 6 cm terletak disepanjang atas tepi dan belakang dari testis. 2. Semen Terdiri dari sekret epidermis vesika seminalis dan prostat serta mengandung spermatozoa yang dikeluarkan setiap ejakulasi. 3. Ductus deferens Merupakan kelanjutan dari epidermis kanalis inguinalis, kemudian ductus ini berjalan masuk kedalam rongga perut terus ke kandung kemih akhirnya bergabung dengan saluran vesika seminalis dan selanjutnya membentuk ejakulatorius dan bermuara di prostat, panjang ductus deferens 5040 cm berjalan bersama pembuluh darah dan saraf dalam funiculus spermaticus melalui canalis inguinalis. 4. Uretra Merupakan saluran kemih pada pria yang sekaligus merupakan saluran ejakulasi (mani).

C. BANGUNAN PENYOKONG ATAU PENYAMBUNG 1. Skrotum Merupakan kantongyang menggantung di dasar pelvis, dimana

C. BANGUNAN PENYOKONG ATAU PENYAMBUNG 1. Skrotum Merupakan kantongyang menggantung di dasar pelvis, dimana sepasang testis tersimpan, didepan skrotum terletak penis, dibelakang skrotum terletak anus. 2. Sub cutan Berisi sedikit jaringan otot, testis (buah pelir) berada dalam pembungkus yang disebut tunika vaginalis yang dibentuk dari peritonium. 3. Penis Terletak menggantung di depan skrotum. Bagian ujung penis disebut Glant penis.

Terima Kasih “YOU ARE STRONGER THAN YOU THINK YOU ARE” Be a good midwife”

Terima Kasih “YOU ARE STRONGER THAN YOU THINK YOU ARE” Be a good midwife”