Anatomi alat Gerak musculoskletal Sceleton Humanum Sceleton trunci

  • Slides: 33
Download presentation
Anatomi alat Gerak musculoskletal

Anatomi alat Gerak musculoskletal

Sceleton Humanum • Sceleton trunci • Cingulum superius (cingulum membri superioris) • Sceleton extremitatis

Sceleton Humanum • Sceleton trunci • Cingulum superius (cingulum membri superioris) • Sceleton extremitatis superioris (sceleton membri superioris liberi) • Cingulum inferius (cingulum membri inferioris) • Sceleton extremitatis inferioris (sceleton membri inferioris liberi) • Cranium Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 2

Pembagian Tulang Menurut Bentuknya • • • Os longum Os breve Os planum Os

Pembagian Tulang Menurut Bentuknya • • • Os longum Os breve Os planum Os pneumaticum Os irregularis Os sesamoidea Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 3

Kejadian Tulang • Osteogenesis desmalis • Osteogenesis enchondralis gambar Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum

Kejadian Tulang • Osteogenesis desmalis • Osteogenesis enchondralis gambar Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 4

Gambar skematik perkembangan tulang back

Gambar skematik perkembangan tulang back

Struktur Tulang • Periosteum (meliputi bagian luar tulang) • Serabut-serabut Sharpey • Substantia compacta

Struktur Tulang • Periosteum (meliputi bagian luar tulang) • Serabut-serabut Sharpey • Substantia compacta (di luar, lebih padat) § Lamellae, § Lacunae, § Canaliculi • Substantia spongiosa (di dalam, lebih lunak) Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 6

Sceleton Trunci • Columna vertebralis • • § Vertebrae cervicales § Vertebrae thoracales §

Sceleton Trunci • Columna vertebralis • • § Vertebrae cervicales § Vertebrae thoracales § Vertebrae lumbales § Vertebrae sacrales § Vertebrae coccygeales Costae § Costae verae (7 ps) § Costae spuriae (5 ps); dua diantaranya disebut § Costae fluctuantes Sternum Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 7

Sceleton Trunci – Lanjutan 2 • Canalis vertebralis adalah saluran yang dibentuk • •

Sceleton Trunci – Lanjutan 2 • Canalis vertebralis adalah saluran yang dibentuk • • oleh foramina vertebrales pada rangkaian tulang belakang dan dilalui oleh medula spinalis. Foramen intervertebrale adalah suatu lubang (foramen) yang dibatasi incisura vertebralis inferior dan incisura vertebralis superior di bawahnya, dan dilalui oleh serabut-serabut saraf dari medula spinalis. Fontanella adalah membran dari jaringan ikat fibrosa yang terdapat di antara tulang-tulang cranium/celah tulang-tulang tengkorak yang belum menyatu pada bayi baru lahir. Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 8

Sceleton Trunci – Lanjutan 2 • Discus invertebralis adalah struktur yang terletak di antara

Sceleton Trunci – Lanjutan 2 • Discus invertebralis adalah struktur yang terletak di antara corpora vertebrae yang terdiri dari: § Annulus fibrosus yang merupakan jaringan fibrocartilago dengan serat-serat collagen dan tersusun atas laminae concentris pada bagian tepinya, dan § Nucleus pulposus, yaitu bagian yang banyak mengandung air, sedikit serat collagen dan sedikit jaringan cartilago di bagian pusat. Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 9

Cingulum Membri Superioris (Gelang Bahu) • Os clavicula • Os scapula * Os scapula

Cingulum Membri Superioris (Gelang Bahu) • Os clavicula • Os scapula * Os scapula berhubungan dengan os clavicula, dan os clavicula berhubungan dengan truncus pada sternum. Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 10

Sceleton Extremitatis Superioris • Os humerus • Os radius • Os ulna • Ossa

Sceleton Extremitatis Superioris • Os humerus • Os radius • Os ulna • Ossa carpalia atau ossa carpi (8) • • Os naviculare atau os scaphoideum Os lunatum Os triquetrum Os pisiforme Os multangulum majus atau os trapezium Os multangulum minus atau os trapezoideum Os capitatum Os hamatum Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 11

Sceleton Extremitatis Superioris-Lanjutan 2 • Ossa metacarpalia (5) • Phalanges (jari-jari; tunggal = phalanx)

Sceleton Extremitatis Superioris-Lanjutan 2 • Ossa metacarpalia (5) • Phalanges (jari-jari; tunggal = phalanx) Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 12

Cingulum Membri Inferioris (Gelang Panggul) • • • Os sacrum Os coccygeus Os coxae

Cingulum Membri Inferioris (Gelang Panggul) • • • Os sacrum Os coccygeus Os coxae (dextra et sinistra) Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 13

Sceleton Extremitatis Inferioris • • • Os femur Os tibia Os fibula Os patella

Sceleton Extremitatis Inferioris • • • Os femur Os tibia Os fibula Os patella Ossa tarsalia atau ossa tarsi (7) : § Os calcaneus § Os talus § Os naviculare atau os scaphoideum § Os cuboideum § Os cuneiforme lateral § Os cuneiforme medial § Os cuneiforme intermediale phalanges Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 14

Cranium • Neurocranium (membungkus otak) § Os frontale (1) § Os parietale (1 ps)

Cranium • Neurocranium (membungkus otak) § Os frontale (1) § Os parietale (1 ps) § Os temporale (1 ps) § Os occipitale (1) § Os sphenoidale (1) § Os ethmoidale (1) Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 15

Cranium-Lanjutan 2 • Viscerocranium (membentuk wajah) § Os maxillare (1) § Os zygomaticum (1

Cranium-Lanjutan 2 • Viscerocranium (membentuk wajah) § Os maxillare (1) § Os zygomaticum (1 ps) § Os nasale (1 ps) § Os palatinum (1 ps) § Conchae nasales (3) § Os vomer (1) § Os lacrimale (1 ps) § Os mandibulare (1) Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 16

Cranium-Lanjutan 3 • Pada cranium, terdapat: Vertex (puncak kepala) § Frons (kening) § Occiput

Cranium-Lanjutan 3 • Pada cranium, terdapat: Vertex (puncak kepala) § Frons (kening) § Occiput (belakang kepala) § Tempora (pelipis) Pelajari: § Norma frontalis (tampak depan) § Norma lateralis § Norma verticalis (tampak atas) § Norma occipitalis § Norma basalis § • Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 17

Istilah pada tulang • • Facets, facies (seperti permukaan berlian) adalah area-area yang pipih/datar,

Istilah pada tulang • • Facets, facies (seperti permukaan berlian) adalah area-area yang pipih/datar, halus, kecil. Elevasi atau peninggian § Elevasi linier • Linea = garis • Crista = rigi § Elevasi bulat • Tuberculum • Tuberositas • Malleolus • trochanter Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 18

Elevasi tajam • Spina • Processus Depressions = depressi = cekungan § Fovea, bila

Elevasi tajam • Spina • Processus Depressions = depressi = cekungan § Fovea, bila kecil § Fossa, bila besar § Sulcus, bila memanjang § Incissura, bila dijembatani oleh ligamentum atau oleh tulang § Foramen (perforation or hole) § Canal, meatus (foramen yang membentuk saluran), mempunyai mulut (os = ostium) § • Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 19

Persendian • Klasifikasi formal, berdasarkan strukturnya: § Sendi fibrosa atau synarthrosis (tidak ada kemungkinan

Persendian • Klasifikasi formal, berdasarkan strukturnya: § Sendi fibrosa atau synarthrosis (tidak ada kemungkinan gerakan) • Syndesmosis • Sutura • Gomphosis § Sendi cartilagenea atau amphiarthrosis (memungkinkan sedikit gerakan) • Synchondrosis • Symphisis § Sendi Synoviale atau diarthrosis (gerakan luas) Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 20

Persendian-Lanjutan 2 • Klasifikasi berdasarkan ada tidaknya jaringan yang merekatkan tulang-tulang yang bersendi: §

Persendian-Lanjutan 2 • Klasifikasi berdasarkan ada tidaknya jaringan yang merekatkan tulang-tulang yang bersendi: § Sendi synarthrosis • Syndesmosis, dihubungkan oleh jaringan ikat • Synchondrosis, dihubungkan oleh jaringan tulang rawan • Synostosis, dihubungkan oleh jaringan tulang § Diarthrosis atau sendi synoviale adalah sendi dengan celah di antara tulang-tulang yang membentuknya. Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 21

Persendian-Lanjutan 3 • Klasifikasi berdasarkan luas geraknya: § § § Sendi temporer • Tidak

Persendian-Lanjutan 3 • Klasifikasi berdasarkan luas geraknya: § § § Sendi temporer • Tidak bergerak • Skull type Sendi dengan sedikit gerakan (slightly movable joint) • secure joint • vertebral type Sendi dengan gerakan luas (free movable), synovial joint Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 22

Persendian-Lanjutan 4 • Sutura, hubungan antar tulang tengkorak yang tidak dapat digerakkan. • Gomphosis,

Persendian-Lanjutan 4 • Sutura, hubungan antar tulang tengkorak yang tidak dapat digerakkan. • Gomphosis, sendi kaitan, sendi kantong seperti gigi di dalam ‘kantong’nya. • Syndesmosis, misalnya sendi (articulatio) tibiofibularis inferior. • Synchondrosis (hyaline cartilage joints), sendi tulang rawan primer di antara epiphyse dan diaphyse tulang panjang Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 23

Persendian-Lanjutan 5 • Symphisis, contoh: Sendi antara os pubis kiri dan kanan § Sendi

Persendian-Lanjutan 5 • Symphisis, contoh: Sendi antara os pubis kiri dan kanan § Sendi intervertebrale (ada discus intervertebralis) • Synostosis, jaringan ikat/rawan yang menghubungkan tulang-tulang yang bersendi sudah menulang. * Articulatio (persendian) biasa digunakan sehari untuk sendi yang mempunyai gerakan yang luas yaitu sendi diarthrosis. § Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 24

Persendian-Lanjutan 6 • Klasifikasi berdasarkan jumlah axis: § Articulationes dengan 1 axis (uniaxial) •

Persendian-Lanjutan 6 • Klasifikasi berdasarkan jumlah axis: § Articulationes dengan 1 axis (uniaxial) • Articulatio gynglimus • Articulatio trochlearis = articulatio bicondylaris • Articulatio trochoidea § Articulationes dengan 2 axis (biaxial) • Articulatio ellipsoidea = articulatio condylaris • Articulatio sellaris Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 25

Persendian-Lanjutan 7 Articulationes dengan 3 axis, contoh articulatio globoidea § Articulatio simplex, dibentuk oleh

Persendian-Lanjutan 7 Articulationes dengan 3 axis, contoh articulatio globoidea § Articulatio simplex, dibentuk oleh 2 tulang § Articulatio composita, dibentuk oleh > 2 tulang * Dalam suatu persendian, kemungkinan gerakan menjadi lebih sedikit bila: § dataran sendi yang berlekuk-lekuk saling mengisi § banyak ligamenta yang terbentang di antara kedua tulang § gambar Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 26

Persendian (articulatio) back

Persendian (articulatio) back

Otot • Otot polos • Otot jantung • Otot skeletal § § § Merupakan

Otot • Otot polos • Otot jantung • Otot skeletal § § § Merupakan alat gerak aktif Disebut musculus (english: muscle) Memiliki origo (origin) dan insertio (insertion) Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 28

Otot-Lanjutan 2 § Terdiri dari: • Tendo (jaringan ikat fibrous, membulat) • Aponeurosis (jaringan

Otot-Lanjutan 2 § Terdiri dari: • Tendo (jaringan ikat fibrous, membulat) • Aponeurosis (jaringan ikat fibrous, pipih dan membranous) • Ligamentum (jaringan ikat fibrous, penggantung) • Fascia Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 29

Tata Nama Otot • Menurut bentuk: triangularis, quadratus, trapezeius, rhomboideus • Menurut bentuk umum:

Tata Nama Otot • Menurut bentuk: triangularis, quadratus, trapezeius, rhomboideus • Menurut bentuk umum: longus, serratus (seperti gergaji) • Menurut jumlah caput (kepala): biceps, triceps, quadriceps • Menurut struktur (jaringan): semitendinous, semimembranous Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 30

Tata Nama Otot-Lanjutan 2 • Menurut lokasi: supraspinatus, tibialis anterior • Menurut tempat perlekatan:

Tata Nama Otot-Lanjutan 2 • Menurut lokasi: supraspinatus, tibialis anterior • Menurut tempat perlekatan: brachio-radialis • Menurut fungsi: extensor, flexor • Menurut arah serabut: transversus, obliquus, rectus Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 31

§ § § Otot dihubungkan oleh jaringan ikat sehingga tidak tercerai-berai menuju Tulang Sifat:

§ § § Otot dihubungkan oleh jaringan ikat sehingga tidak tercerai-berai menuju Tulang Sifat: • Eksitabilitas • Kontraktil Perlekatan: • Fascia • Tendo Anatomi Umum 32 r

Perlekatan Otot • • Origo (‘origin’) adalah tempat perlekatan otot pada tulang yang lebih

Perlekatan Otot • • Origo (‘origin’) adalah tempat perlekatan otot pada tulang yang lebih terfiksir (sukar atau tidak bisa digerakkan) Insersio (‘insertion’) adalah tempat perlekatan otot pada tulang yang dapat digerakkan Mutiara Budi Azhar Anatomi Umum 33