AKSES EKSIT DI HALAMAN Aspek Keselamatan Jiwa sebagai
AKSES - EKSIT DI HALAMAN Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
8. JALUR DAMKAR - VOLUME BANGUNAN dan KDH STUDI BANGUNAN Dengan volume + 113. 600 m 2 Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota No. 200 tahun 2015 Tentang Persyaratan Teknis Akses Pemadam Kebakaran A PERMEN PU NO. 26 TAHUN 2008 B. Bangunan Gedung 2 Lt Footprint 11. 400 m 2 (100 x 114) Tinggi 10 m Volume : 114. 000 m 3 B Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung A. Bangunan Gedung 32 Lt @ 900 m 2 (30 x 30) Volume : 113. 600 m 3
AKSES DAMKAR Vs KDH SIMULASI MALL/ PABRIK 2 LT (100 x 114)x 10 M (H) V : 114000 m 3 APT 32 LT 30 X 30 V : 113. 600 m 3 KDH : OK KDB = 50% KDH : OK CATATAN PERTANYAAN : - Akankah berpengaruh terhadap penyerapan KLB pada lahan sempit? - Hard Standing akan menjadi 10 m x 18 m? . . . dengan clearance 6 m? Bagaimana dengan struktur kota dengan jembatan dan underpass setinggi 4, 5 m? Atau diberlakukan hanya pada daerah tertentu?
AKSES MOBIL & PETUGAS DAMKAR vs KDH Fire Stair Fire Lift & Stair * Akses petugas ke FCC dan Lift Kebakaran * Jalur mobil setengah (3/4) keliling * Akses petugas ke kedua dan FCC * Jalur mobil sekeliling Pertanyaan : Apakah diperlukan jalur damkar sekeliling bangunan 30 m x 30 m ? Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
TINJAUAN - SIMULASI Pengaruh Akses Damkar Terhadap Lingkungan - Penghijauan dan Kota JALAN UTAMA Jalur Damkar Sekeliling Bangunan Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
TINJAUAN - SIMULASI Pengaruh Akses Damkar Terhadap Lingkungan – Penghijauan dan Kota JALAN UTAMA Jalur Damkar 3/4 Keliling Bangunan Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
TINJAUAN - SIMULASI Pengaruh Akses Damkar Terhadap Lingkungan - Penghijauan dan Kota JALAN UTAMA Jalur Damkar 1/2 Keliling Bangunan Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
SINGAPORE FIRE CODE Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
TUJUAN KDH * Resapan Air * Oksigen - Penghijauan Kemungkinan/ alternative lain pemenuhan KDH pada lahan sempit : • Secara teknologi bahan : penggunaan bahan untuk jalan yang bisa menyerap air • Secara desain : pada bangunan PERMEN PU NO. 29 TAHUN 2006 Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
KEBAKARAN PADA GEDUNG TINGGI Neo Soho – Central Park Wisma Kosgoro – Jakarta Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
KEBAKARAN PADA GEDUNG RENDAH Pasar Senen – Jakarta Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
KEBAKARAN PADA GEDUNG TINGGI The Torch - Dubai Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
HARAPAN TERHADAP PERATURAN KESELAMATAN JIWA PADA BANGUNAN • Tepat, Lebih spesifik • Jelas, mudah dimengerti • Sinkron, dalam penerapan • Terintegrasi, dengan peraturan lain • Agar terwujud kota yang sehat, nyaman dengan bangunan yang dapat memenuhi aspek keselamatan jiwa secara baik , tepat dan efisien. Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
TERIMAKASIH
Contoh peraturan yg terdapat pada buku lama, tapi tidak terdapat pada buku baru : -Lebar koridor exit pada lantai dasar - Tangga kebakaran : Rumus pijakan dan tanjakan tangga Railing setinggi 90 cm Cara menghitung kapasitas tangga Batang panik pada pintu - Aspek Keselamatan Jiwa sebagai Persyaratan Tertib Arsitektur dalam Bagian Gedung
- Slides: 15