AIR CONDITIONER AC Sela Arista Paradita 1400007050 Rezi













- Slides: 13
AIR CONDITIONER (AC) Sela Arista Paradita (1400007050) Rezi Yuliansyah Nafissatul Ummah (1400007058) Ma’ruf Faiz (1400007067) Mela Fitriana (1400007070) Firlly Jatnika Hernanto(1501007027)
v Pengertian AC (Air Conditioner) Sistem atau mesin yang dirancang untuk menstabilkan suhu udara dan kelembapan suatu area. v Fungsi AC (Air Conditioner) • Mengatur suhu udara • Mengatur sirkulasi udara • Mengatur kelembaban udara • Mengatur kebersihan udara
v Prinsip Kerja AC 1) Udara di dalam ruang dihisap oleh kipas sentrifugal yang ada dalam evaporator. 2) Tekanan uap dari evaporator disirkulasikan menuju kondensor. 3) Untuk menurunkan tekanan digunakan katup ekspansi 4) Saat udara keluar dari condensor udara menjadi panas. Uap refrigerant memberikan panas kepada udara pendingin dalam condensor menjadi embun pada pipa kapiler.
5) Pada sirkulasi udara dingin terus-menerus dalam ruangan 6) Udara dalam ruang menjadi lebih dingin dibanding diluar ruangan 7) Suhu di luar ruangan lebih panas dibanding di dalam ruangan 8) Gas refrigerant bersuhu tinggi saat akhir kompresi dengan mudah dicairkan dengan udara pendingin pada sistem air 9) Air atau udara tersebut menjadi panas pada waktu keluar dari kondensor. Uap refrigerant yang sudah menjadi cair ini, kemudian dialirkan ke dalam pipa evaporator melalui katup ekspansi.
v Bagian Air Conditioner (AC) 1. Kompresor menekan bahan pendingin ke semua bagian dari sistem. Kompresor bekerja membuat perbedaan tekanan pada masing – masing bagian. Fungsi: menghisap gas refrigerant dari evaporator yang bertekanan dan bertemperatur rendah kemudian memampatkan gas tersebut menjadi gas yang bertekanan dan bertemperatur yang tinggi.
2. Kondensor Adalah alat untuk membuat kondensasi bahan pendingin gas dari kompresor dengan suhu tinggi dan tekanan tinggi. Ditempatkan diluar ruangan, agar dapat membuang panasnya keluar.
3. Pipa kapiler atau ekspansi Adalah pipa dengan diameter 0, 8 – 2, 0 mm dengan panjang kurang lebih 1 meter. Pipa kapiler berfungsi untuk menurunkan tekanan, mengatur cairan refrigerant yang mengalir di pipa kapiler. Ekspansi berfungsi sama seperti pipa kapiler. Ekspansi disini sebagai pengontrol refrigerant yang mengalir dari pipa ke pipa lainya.
4. Evaporator Merupakan jaringan pipa yang berfungsi sebagai penguapan.
5. Thermostat pada air conditioner beroperasi dengan menggunakan lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. Ketika temperatur naik, metal terluar memuai lebih dahulu, sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif.
v Cara Kerja AC 1. Compressor AC yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent) 2. Di bagian kondenser ini yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cait 3. Maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent 4. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser compressor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan.
v Bagan Kerja AC Compressor (gas bersuhu dan tekanan tinggi) Compressor Condensor (gas →cair) Blower (udara dingin ke lingkungan) Orifice (cairan didinginkan) Katup ekspansi (cairan →gas) Evavorator (cairan →gas bersuhu rendah)
v Koefisien performance Koefisien performansi (Cp) menunjukkan tingkat kinerja mesin pendingin Koefisien performansi adalah perbandingan antara kalor yang diserap (Q 2) dengan usaha luar (W) Cp=Q 2/W Cp=Q 2/Q 1 -Q 2 Untuk mesin pendingin ideal, koefisien performansi adalah Cp=T 2/T 1 -T
U N O Y O I T K N N E A T H T T A R U O Y R FO